cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Brownies Kukus dengan Substitusi Tepung Cantel Putri , Maria Helena Prasetya; Jayendra , Putu Sabda
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.515

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dari brownies kukus yang telah disubstitusi dengan tepung cantel. Akan dilihat dari kualitas warna, rasa, aroma, dan tekstur serta mengetahui respon masyarakat mengenai produk ini. Selain itu untuk menguji daya tahan produk dan menghitung biaya produksi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Maka dari itu digunakan teknik pengumpulan data yang berupa ekperimen murni dan memberikan kuisioner dan observasi untuk melihat daya tahan produk. Analisis deskriptif kuantitatif dan uji organoleptik kepada 20 panelis terpilih digunakan sebagai teknik analisis data. Eksperimen dilakukan dengan 3 perlakuan yaitu Perlakuan Kontrol (P0) yang terdiri dari 100% dari tepung terigu, P1 yang terdiri dari 50%, serta P2 yang terdiri dari 100% tepung cantel. Untuk P0 hanya sebagai pembanding dari resep asli agar panelis dapat membandingkan resep asli dan resep yang sudah di substitusi oleh tepung cantel. Terdapat perbedaan dari Perlakuan P1 dan P2. Tekstur yang dimiliki P0 lebih lembut dibandingkan P2 karena memilki butiran yang lebih kasar daripada tepung terigu. Sementara perlakuan P1 memiliki warna coklat yang paling terang dibanding dengan P2. Respon masyarakat terhadap brownies substitusi tepung cantel juga disambut dengan baik untuk gaya memulai gaya hidup sehat dan ide untuk berjualan. Skor rata-rata tertinggi yang jatuh kepada perlakuan P2 dengan nilai sebesar 307. Ketiga sampel memiliki daya tahan 3 hari. Untuk harga jual dan keuntungannya berkisar Rp 63.000. Melalui pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa eksperimen brownies yang di substitusi dengan tepung cantel dapat menjadi penemuan yang menarik dan bermanfaat. The purpose of this study was to determine the quality of steamed brownies that have been substituted with cantel flour. It will be seen from the quality of color, taste, aroma, and texture. To know the public's response to this product. In addition to testing product durability and calculating production costs. The approach used is quantitative and qualitative. Data collection techniques are used in the form of pure experiments and provide questionnaires and observations to see the durability of the product. Quantitative descriptive analysis and organoleptic test to 20 selected panellists were used as data analysis techniques. Experiments were carried out with 3 treatments, namely Control Treatment (P0) which consisted of 100% of wheat flour, P1 which consisted of 50%, and P2 which consisted of 100% of cantel flour. For P0 only as a comparison from the original recipe. There are differences from Treatment P1 and P2. The texture of P0 is softer than P2 because it has coarser grains than wheat flour. Meanwhile, treatment P1 had the lightest brown color compared to P2. The public's response to brownies substituted with cantel flour is also well received for starting a healthy lifestyle and ideas for selling. The highest average score fell to the P2 treatment with a value of 307. The three samples had a 3-day endurance. The selling price and profit ranges from Rp. 63,000. Through this statement, it can be concluded that the brownie experiment which is substituted with cantel flour can be an interesting and useful.
Inovasi Pembuatan Brownies Berbahan Dasar Oat, Kurma, dan Ubi Jalar Sabrina , Alicia Valery; Wardana , Miko Andi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.516

Abstract

Kreasi Bolu dengan Ketan Kukus Susanto , Steve; Mahendra , I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.517

Abstract

Ketan merupakan bahan dasar berbagai olahan makanan tradisional khas Indonesia, yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Ketan biasanya dijadikan suatu suguhan makanan pada tamu yang berkunjung, begitu pula dengan bolu kukus. Bolu kukus merupakan salah satu resep makanan tradisional, dimana pada saat ini masih digemari oleh banyak orang. Tujuan dari penelitian kreasi ketan bolu kukus adalah untuk mengetahui kualitas penggabungan dua makanan yaitu ketan dengan bolu kukus yang akan dilihat dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis seberapa besar biaya yang diperlukan dalam pembuatan kreasi ketan dengan bolu kukus. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, penelitian eksperimen ini dilakukan dengan membuat kreasi ketan bolu kukus, kemudian diuji oleh 20 panelis dengan kuesioner tes uji organoleptik, dan analisis biaya. Hasil penelitian ini berupa kualitas dari kreasi ketan bolu kukus, mendapat nilai yang sedang. Dapat dilihat dari segi rasa mendapat nilai enak, segi aroma harum, segi tekstur cukup lembut, serta dari segi penampilan menarik. Dari hasil uji daya tahan kreasi ketan bolu kukus, mampu bertahan selama 5 hari. Dari hasil analisis biaya dalam pembuatan kreasi ketan bolu kukus membutuhkan biaya Rp. 17.470,00 setiap loyang. Selain itu, perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kandungan gizi dari penggabungan ketan dengan bolu kukus tersebut. Sticky rice is the basic ingredient of various traditional Indonesian food, which are already familiar for Indonesian people. Sticky rice is usually used as a food of treat for guest who visiting, as well as steamed sponge cake. Steamed sponge is one of the traditional food recipes, which at this time is still favored by many people. The purpose of the research form creation sponge with steam sticky rice is to determine the quality of combining two foods, namely sticky rice with steamed sponge which will be seen in terms of taste, flavour, texture and color, then to determine the durability and analyze how much cost is required for making creation of sponge with steam sticky rice. The research approach used is experimental research, this experimental research was conducted by making sponge and steamed sticky rice, then tested by 20 panelists with organoleptic test questionnaires, and cost analysis. The results for this study from quality of creations sponge with steamed sticky rice, got medium score. It can be seen in terms of taste, it gets good value, in terms of fragrant flavor, in terms of texture, it is quite soft, and in terms of attractive appearance. From the results of the durability test of steamed sticky rice cake creations, it was able to last for 5 days. And the results of the cost analysis in making creation sponge with steam sticky rice, it costs Rp. 17,470.00 every pan. In addition, further research is needed to determine the nutritional content of combining sticky rice with the steamed sponge.
Kualitas Cookies dengan Campuran Tepung Sorgum Yuliani , Kadek Diah; Tunjungsari , Komang Ratih
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.519

Abstract

Sorgum merupakan tanaman serealia yang sudah lama ada di Indonesia namun pemanfaatannya menurun tajam setelah ketersediaan beras mencukupi dengan relatif dan harga murah. Melihat masih terbatasnya pemanfaatan sorgum, maka dirasa perlu adanya alternatif pengolahan sorgum menjadi suatu produk baru yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi. Dalam penelitian ini akan menggunakan pendekatan penelitian berupa eksperimen. Melalui uji organoleptik yang merupakan cara pengujian dengan menggunakan indera yang dimiliki manusia sebagai alat utama sebagai pengukuran daya penerimaan terhadap produk. Berdasarkan uji daya tahan cookies dengan campuran tepung sorgum dapat bertahan hingga 7 hari apabila disimpan dalam tempat tertutup dan pada suhu ruangan. Hasil Analysis Cost biaya yang diperlukan untuk membuat 1 resep (30 pcs) cookies adalah Rp 49.936,- dan untuk 1 pcs nya adalah Rp 1.664,. Sorghum is a cereal crop that has existed for a long time in Indonesia, but its use as food has decreased sharply after the availability of sufficient rice at a relatively low price. Seeing the limited use of sorghum, it is deemed necessary to have alternative processing of sorghum into new products that have higher economic value. In this study will use a research approach in the form of experiments. Through organoleptic test which is a method of testing using the human senses as the main tool as a measure of product acceptance. Based on the durability test, cookies with a mixture of sorghum flour can last up to 7 days if stored in a closed place and at room temperature. Results of Cost Analysis, the cost required to make 1 recipe (30 pcs) cookies is Rp. 49,936, - and for 1 pcs Rp. 1664,.
Kualitas Cookies Berbahan Campuran Tepung Labu Kuning Shinta , Syahrifah; Lestari , Denok
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.521

Abstract

Cookies adalah kue kering yang bertekstur renyah, berbentuk pipih dan biasanya berbentuk kecil. Pada umumnya cookies berbahan tepung terigu. Namun kalori yang terkandung dalam tepung terigu sangatlah tinggi. Dalam hal ini peneliti ingin mengurangi ketergantungan penggunaan tepung terigu dengan salah satu jenis buah yang dimana masyarakat masih awam dalam pengolahannya, yaitu buah labu kuning, yang dapat ditemukan dengan sangat mudah dipasaran. Peneliti ingin membuat inovasi baru yaitu produk cookies berbahan campuran tepung labu kuning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kualitas, daya tahan produk, serta biaya pembuatan produk. Eksperimen ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengumpulan data. Percobaan ini menggunakan tiga formulasi dengan rasio: P1 = 25% tepung labu kuning dan 75% tepung terigu, P2 = 50% tepung labu kuning dan 50% tepung terigu, P3 = 75% tepung labu kuning dan 25% tepung terigu. Berdasarkan hasil uji organoleptik yang diujikan kepada 20 panelis ahli, cookies (P2) mendapatkan nilai terbaik dengan skor 316. Dalam kurun waktu 7 hari, produk cookies tidak mengalami penurunan kualitas. Total biaya yang diperlukan adalah Rp. 42.650,- sedangkan dengan per satu piece cookies dengan berat 25 gram sebesar Rp. 2000.- Cookies are pastries that are crunchy in texture, flat in shape and usually small in shape. In general, cookies are made from wheat flour. However, the calories contained in wheat flour are very high. In this case the researcher wants to reduce the dependence on the use of wheat flour with one type of fruit that is still foreign in its processing, namely pumpkin which is very easy to find in the market. Researchers want to make a new innovation, namely a pastry product made from a mixture of pumpkin flour. The purpose of this research is to find out how the quality, durability of the product, and the cost of making the product are. This experiment was conducted using research methods and data collection. This experiment used three formulations with ratios: P1 = 25% pumpkin flour and 75% wheat flour, P2 = 50% pumpkin flour and 50% wheat flour, P3 = 75% pumpkin flour and 25% wheat flour. Based on the results of organoleptic tests tested on 20 expert panelists, cookies (P2) got the best score with a score of 316. Within 7 days, the cookie product did not experience any quality degradation. degradation. The total cost required is Rp. 42,650, - while one piece of pastries weighing 25 grams is Rp. 2000.-
Pengaruh Persepsi Wisatawan Terhadap Keputusan Berkunjung Ulang ke Kawasan Pantai Dewi , Ni Made Riska Rima; Sutiarso , Moh. Agus; Pranatayana , Ida Bagus Gde
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.522

Abstract

Keputusan berkunjung ulang merupakan bagian dari perilaku wisatawan yang dapat memicu kunjungan atau kunjungan kembali ke daerah tujuan wisata yang sama. Faktor yang dapat mempengaruhi keputusan wisatawan untuk kembali adalah persepsi wisatawan terhadap objek wisata terhadap keputusan berkunjung ulang. Wisatawan merupakan salah satu stakeholder yang berperan penting dalam industri pariwisata. Wisatawan memiliki pengaruh yang besar terhadap keputusan sebelum melakukan perjalanan. Rumusan masalah dalam penelitian ini tentang pengaruh persepsi wisatawan berdasarkan 4A (Atrraction, Amenity, Accesibility, Ancillary) terhadap keputusan berkunjung ulang ke Kawasan Pantai Sanur Bali. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh persepsi wisatawan berdasarkan 4A (Atrraction, Amenity, Accesibility, Ancillary) terhadap keputusan berkunjung ulang ke Kawasan Pantai Sanur Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan alat penelitian berupa kuesioner dan checklist observasi dengan populasi tak terhingga atau infinit dan menggunakan teknik non probability sampling. Data diolah dari jawaban lengkap 96 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Persepsi wisatawan berdasarkan attraction (atraksi) terhadap keputusan berkunjung ulang ke Kawasan Pantai Sanur memiliki memiliki tingkat hubungan kuat, signifikan, dan memiliki arah yang positif karena mendekati 1; 2) Persepsi wisatawan berdasarkan amenity (amenitas) terhadap keputusan berkunjung ulang ke Kawasan Pantai Sanur memiliki tingkat hubungan kuat, signifikan, dan memiliki arah yang positif karena mendekati 1; 3) Persepsi wisatawan berdasarkan accesibility (aksesibilitas) terhadap keputusan berkunjung ulang ke Kawasan Pantai Sanur memiliki tingkat hubungan kuat, signifikan, dan memiliki arah yang positif karena mendekati 1; 4) Persepsi wisatawan berdasarkan ancillary (pelayanan tambahan) terhadap keputusan berkunjung ulang ke Kawasan Pantai Sanur memiliki tingkat hubungan kuat, signifikan, dan memiliki arah yang positif karena mendekati 1. The decision to revisit is part of tourist behavior that can trigger visits or return visits to the same tourist destination. Factors that can influence the decision of tourists to return is the perception of tourists to the tourist attraction to the decision to visit again. Tourists are one of the stakeholders who play an important role in the tourism industry. Tourists have a great influence on decisions before traveling. The formulation of the problem in this study is about the influence of tourist perceptions based on 4A (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancillary) on the decision to revisit the Sanur Beach area of Bali. This study aims to determine the effect of tourist perceptions based on 4A (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancillary) on the decision to revisit the Sanur Beach area of Bali. The research method used is descriptive quantitative with data collection techniques using research tools in the form of questionnaires and observation checklists with an infinite population and using non-probability sampling techniques. The data is processed from the complete answers of 96 respondents. The results of this study indicate: 1) The perception of tourists based on attraction to the decision to revisit the Sanur Beach area has a strong, significant, and positive direction because it is close to 1; 2) Perceptions of tourists based on amenities on the decision to revisit the Sanur Beach area have a strong, significant relationship level, and have a positive direction because they are close to 1; 3) Perceptions of tourists based on accessibility to the decision to revisit the Sanur Beach Area have a strong, significant relationship level, and have a positive direction because it is close to 1; 4) Perceptions of tourists based on ancillary (additional services) on the decision to revisit the Sanur Beach area have a strong, significant relationship level, and have a positive direction because they are close to 1.
Strategi Pengelolaan Objek Wisata Pantai dalam Menghadapi Era New Normal Rismayani , Komang; Nugraha , I Gede Putra; Sulasmini , Ni Made Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.523

Abstract

Penelitian dilakukan di Objek wisata Pantai Lovina yang merupakan destinasi pariwisata paling popular di Bali Utara. Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana tingkat kesiapan objek wisata Pantai Lovina dalam menghadapi Era New Normal sesuai dengan pedoman CHSE yang dikeluarkan oleh Kementrian Pariwisata serta untuk mengetahui strategi pengelolaan yang cocok untuk diterapkan di Pantai Lovina agar lebih banyak menarik wisatawan berkunjung. Pada penelitian ini, terdapat tiga teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini dijabarkan oleh penulis dengan menggunakan metoda deskriptif kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesiapan objek wisata Pantai lovina dalam menghadapi Era new normal dilihat dari checklist observasi dan wawancara mengenai CHSE Kemenkraf serta Protokol Kesehatan Tatanan Era Baru dapat dikatakan belum siap, masih ada beberapa hal yang belum terpenuhi dengan baik. Berdasarkan tinjauan matriks internal-eksternal, yang antara lain memuat empat strategi: Strategi SO, khususnya strategi penciptaan produk wisata bahari, teknik pemasaran yang berteknologi maju, dan kerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya. Strategi ST yaitu dengan strategi pengelolaan potensi agar berbeda dengan wisata bahari lainya, serta peningkatan kepedulian terhadap lingkungan sekitar Pantai Lovina. Strategi WO,yaitu strategi Peningkatan kualitas SDM dengan mengadakan sosialisasi serta pelatihan. Strategi WT yaitu dengan melakukan strategi peningkatan kesadaran serta kreatifitas dari pelaku pariwisata dan masyarakat setempat, selain itu manajemen organisasi yang jelas. Saran dari penelitian ini adalah melengkapi fasilitas pendukung pariwisata di era baru serta melakukan sertifikasi CHSE kementrian untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan. Selain itu juga diperlukn adanya kerjasama yang baik dan patrisipasi masyarakat untuk menjaga kelestarian kawasan Pantai Lovina dan memelihara fasilitas pendukung maupun penunjang pariwisata di era baru. The research was conducted at the Lovina Beach tourist attraction, the most popular tourist destination in North Bali. The purpose of this research is to identify how the level of readiness of Lovina Beach attractions in facing the New Normal Era following the CHSE guidelines issued by the Ministry of Tourism and to find out the management strategies that are suitable to be applied in Lovina Beach to attract more tourists to visit. In this study, there are three data collection techniques, namely, interviews, observation, and documentation. The author described the data analysis in this study using a qualitative descriptive method. This research shows that the level of readiness of the Lovina Beach tourist attraction in facing the new normal era seen from the observation checklist and interviews regarding the CHSE of the Ministry of Craft and the New Era Order Health Protocol can be said to be not ready, there are still some things that have not been appropriately fulfilled. Based on an internal-external matrix review, which includes four strategies: SO strategy, precisely the strategy for creating marine tourism products, marketing techniques with advanced technology, and collaboration with other stakeholders. The ST strategy is a potential management strategy to be different from other marine tourism and increase awareness of the environment around Lovina Beach. WO strategy, namely the strategy of improving the quality of human resources by conducting socialization and training. The WT strategy is to carry out a strategy to increase awareness and creativity from tourism actors and the local community, in addition to transparent organizational management. This research suggests completing tourism support facilities in the new era and carrying out ministry CHSE certification to provide a sense of security for tourists. In addition, there is also a need for good cooperation and community participation to maintain the sustainability of the Lovina Beach area and maintain supporting and supporting tourism facilities in the new era.
Pengaruh Promosi dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Melalui Online Travel Agent Andriani , Dewa Ayu; Arianty , A.A.A Arun Suwi; Suwintari , I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i9.525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi dan harga terhadap keputusan pembelian melalui online travel agent di Hotel Prama Sanur Beach Bali. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan teknik yang diambil adalah sampel kuota. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner sebanyak 188 responden, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan teknik analisis, meliputi: uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier berganda, analisi koefisien determinasi dan pengujian hipotesis melalui uji T dan uji F. Hasil penelitian dan pembahasan menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial dan signifikan antara promosi dan harga terhadap keputusan pembelian di Hotel Prama Sanur Beach Bali dengan nilai signifikan 0,05 (0,000 < 0,05). Promosi dan harga memiliki pengaruh sebesar 76,5% terhadap keputusan pembelian sisanya 23,5% dipengaruhi oleh variabel lain. This study aims to determine the effect of promotion and price on purchasing decisions through online travel agents at Hotel Prama Sanur Beach Bali. The sampling technique in this research used a purposive technique The sampling technique used is quota sampling. Data collection technique used in this research was a questionnaire of 188 respondents, interviews and documentation. In this study, research methods were used with analysis techniques, including: validity and reliability tests, linear regression analysis multiplex, analysis of the coefficient of determination and hypothesis testing via T test and test F. The results of the research and discussion conclude that there is a direct influence partial and significant relationship between promotion and price on purchasing decisions in Hotel Prama Sanur Beach Bali with a significant value of 0.05 (0.000 < 0.05). Promotion and price has an influence of 76.5% on the remaining purchasing decisions 23.5% is influenced by other variables.
Penerapan Cleanliness Health Safety Environmental Sustainability di Sektor Pariwisata Darmaya , I Gede; Ekasani , Kadek Ayu; Supartini , Ni Luh
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i9.530

Abstract

Studi Motivasi dan Kinerja Karyawan pada Masa Pandemi Covid-19 Santika , I Komang Angga; Koerniawaty , Francisca Titing; Kuntariati , Utik
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i9.531

Abstract

Pandemi COVID-19 menjadi Fenomena buruk bagi pariwisata secara global yang menyebabkan sektor perhotelan khususnya di Bali melemah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keadaan motivasi kerja dan kinerja karyawan pada masa pandemi di Padma Resort Ubud. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan bersifat induktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja karyawan Padma Resort Ubud sudah baik karena manajemen Padma Resort Ubud telah berupaya untuk tetap memberikan gaji UMR & service agar kinerja karyawan tetap produktif di masa pandemi COVID-19, meskipun beberapa karyawan mengeluhkan pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan bidangnya. COVID-19 pandemic has become a bad phenomenon for tourism globally which caused the hospitality sector, especially in Bali to weaken. The purpose of this study was to analyze the state of work motivation and employee performance during the pandemic at Padma Resort Ubud. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is inductive which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing (verification). The results show that the work motivation of Padma Resort Ubud employees is good because the management of Padma Resort Ubud has tried to continue to provide minimum wages regional & service salaries so that employee performance remains productive during the COVID-19 pandemic, although some employees complain that the work they do is not in accordance with their fields.

Page 37 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue