cover
Contact Name
Agus Hendra Al Rahmad
Contact Email
agus.hendra.alr@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260047644
Journal Mail Official
jurnal.pka@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Aceh. Jl. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Aceh, Aceh Besar, Indonesia. Kode Pos: 23352. Telp/ fax : (0651) 46128 / (0651) 46127
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi
ISSN : 27469581     EISSN : 28291484     DOI : http://dx.doi.org/10.30867
Core Subject : Health, Social,
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi merupakan perwujudan ilmiah dari suatu kegiatan atau intervensi kepada masyarakat yang dilaksanakan baik oleh dosen, mahasiswa maupun praktisi/kalangan lainnya yang berorientasi kepada kesejahteraan kesehatan masyarakat. Jurnal ini ditujukan untuk menampung berbagai hasil kegiatan atau bentuk intervensi dari karya-karya yang mutakhir dibidang kesehatan dan berdampak positif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat baik secara teoritis maupun praktis. Karya-karya yang memenuhi cakupan dalam jurnal ini meliputi hasil dari intervensi bidang gizi, tenologi pangan, bidang kesehatan lingkungan, sanitasi dan hygiene masyarakat, bidang kebidanan, promosi kesehatan kepada masyarakat, pelayanan kesehatan ibu dan bayi, bidang keperawatan dan keperawatan gigi, serta bidang kefarmasian.
Articles 93 Documents
Mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah: Pengalaman pengabdian kepada masyarakat di Desa Panteriek, Banda Aceh Al Rahmad, Agus Hendra; Ichsan, Ichsan; Imran, Herry; Miko, Ampera
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1330

Abstract

Bahaya obesitas pada anak-anak sekolah akibat konsumsi jajanan tidak sehat telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah peningkatan berat badan berlebihan akibat konsumsi tidak  sehat pada anak sekolah. Dalam upaya mencegah dan mengatasi hal tersebut maka diperlukan edukasi melalui penyuluhan gizi. Tujuan kegiatan yaitu untuk menggambarkan pengalaman dan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah di Desa Panteriek, Banda Aceh. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yaitu menggunakan pendekatan pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan 43 anak usia 10-12 tahun di desa tersebut. Sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan, dilakukan pre-tes dan post-tes untuk mengukur pengetahuan dan sikap anak-anak terhadap bahaya konsumsi jajanan tidak sehat. Materi penyuluhan mencakup bahaya obesitas, jajanan tidak sehat, dan risiko konsumsi jajanan dijalanan. Hasil, analisis data menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan anak-anak meningkat secara signifikan setelah penyuluhan (p=0.029). Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam sikap anak-anak terhadap bahaya jajanan tidak sehat (p=0.030). Hasil ini menunjukkan efektivitas kegiatan pengabdian dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap anak-anak terkait pilihan jajanan sehat. Kesimpulan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berhasil mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah. Pengetahuan dan sikap anak-anak meningkat setelah penyuluhan, yang menunjukkan pengaruh positif.
The effect of busy book media on knowledge level dental and oral health in children Utami, Sri Pandu; Darmawangsa, Darmawangsa; Mahata, Intan Batura Endo; Ashari, Caisar
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1333

Abstract

The World Health Organization (WHO) in World Oral Health Day 2020 states that around 90% of the world's population has experienced dental and oral diseases. Among them 78% occur in children or about 573 million children who experience tooth and mouth decay due to lack of maintaining dental and oral health, children who suffer from tooth decay will cause discomfort that interferes with eating and sleeping patterns, causing children to lose concentration and causing disruption of the daily learning process at school. The purpose of this study was to determine the effect of busy book media on the level of knowledge of dental and oral health in children who came to RSGM Baiturrahmah. This study used an experimental design with a One Group pre-test-post-test design. Samples were taken using the Slovin formula, obtained as many as 30 students. Data were analyzed using the Wicoxon Signed Ranks Test. Based on the results of data analysis carried out, it shows that there is a significant difference with the test results of 0.001 (p <0.05) in the data before and after being given dental and oral health education using the Busy Book Media. Busy Book on children's knowledge level.   
Meningkatkan pengetahuan masyarakat Meunasah Krueng Kecamatan Ingin Jaya tentang bahan makanan yang mengandung formalin Hadi, Abdul; Ichsan, Ichsan; Alfridsyah, Alfridsyah; Khazanah, Wiqayatun; Mulyani, Nunung Sri
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1334

Abstract

Sebagian besar konsumen tidak paham seberapa besar bahaya yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya, mereka tertarik pada bahan makanan seperti ikan dan daging yang tampak segar, berwarna cerah, kenyal, tidak berbau dan murah walaupun sebenarnya bahan makanan tersebut mengandung pengawet berbahaya. Metode : Metoda yang dilakukan di pengabdian masyarakat ini adalah metode penyuluhan tentang bahan makanan yang mengandung Formalin Hasil Kegiatan : Dari hasil perolehan nilai rata-rata pengetahuan dan sikap peserta yang mengikuti pre-test dan posttest terlihat bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta sebesar 57,5% yaitu dari 37,5% menjadi 95%. Kemudian, terjadi peningkatan juga terhadap rata-rata sikap peserta sebesar 63,68% yaitu dari 33,04% menjadi 96,72%. Kesimpulan : Penyuluhan yang dilakukan sebanyak dua hari telah dapat menambah wawasan masyarakat serta dapat peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat menjadi lebih baik. 
Deteksi dini kejadian sindrom metabolik melalui penyuluhan gizi, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan pemeriksaan tekanan darah serta kadar gula darah Mulyani, Nunung Sri; Fitriyaningsih, Eva; Wagustina, Silvia; Arnisam, Arnisam
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1098

Abstract

Sindroma metabolik merupakan kumpulan kelainan metabolik komplek yang muncul sebagai faktor risiko penyakit kardiovaskular serta diabetes mellitus tipe II. Komponen utama sindrom metabolik diantaranya adalah obesitas abdomen, peningkatan kadar glukosa darah (sewaktu dan atau puasa), peningkatan tekanan darah dan dislipidemia. Penyuluhan gizi pada pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai sindrom metabolik yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular. Pengabdian masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 19-20 September 2022 di desa Lamrukam kecamatan Peukan Bada Aceh Besar. Peserta pengabmas adalah ibu-ibu yang memiliki resiko sindrom metabolic sebanyak 25 orang. Kegiatan pengabmas terdiri dari pre test untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang sindrom metabolic, pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB) untuk mengetahui status gizi peserta pengabmas, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran gula darah, penyuluhan gizi dan post test. Hasil, status gizi peserta overweight yaitu 12 orang (48%), sedangkan tekanan darah   dan kadar gula darah normal yaitu 18 orang (72%) dan 22 orang (88%). rata-rata pengetahuan peserta sebelum penyuluhan gizi yaitu 36 sedangkan setelah dilakukan penyuluhan gizi rata-rata pengetahuan peserta menjadi 64,8. Hal ini dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 28,8%. Kesimpulan, penyuluhan pada peserta pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat cara deteksi dini kejadian sindrom metabolik.
Pemberdayaan kewirausahaan bidang gizi melalui pelatihan teknologi pengolahan produk hasil perikanan bagi mahasiswa dan alumni gizi Poltekkes Kemenkes Aceh Rachmawati, Rachmawati; Novita, Rosi; Erwandi, Erwandi; Iskandar, Iskandar
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1093

Abstract

Kegiatan pemberdayaan kewirausahaan bidang pangan dan gizi melalui pelatihan teknologi pengolahan produk hasil perikanan selain dapat meningkatkan konsumsi ikan juga dapat meningkatkan peluang pengembangan kewirausahaan bidang pangan dan gizi dan sekaligus dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa kegiatan pemberdayaan kewirausahaan bidang pangan dan gizi melalui pelatihan teknologi pengolahan produk hasil perikanan dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu pada tanggal  26-27 Juli 2022, dengan kelompok sasaran adalah alumni dan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh sebanyak 21 orang.  Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dan praktek pengolahan produk hasil perikanan di Laboratorium Gizi Kuliner Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta setelah mendapatkan materi  pengembangan kewirausahaan dan praktek pengolahan produk hasil perikanan.
Pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga penjamah makanan dalam persiapan makanan di Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Miko, Ampera; Arrisa, Gusti
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1081

Abstract

Penjamah makanan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan agar makanan yang dikonsumsinya dapat berkualitas baik dari segi proses maupun hasil penyiapannya. Salah satu permasalahan penjamah makanan adalah proses penyiapan makanan yang tidak tepat. Tujuan kegiatan untuk mengkaji pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan dalam penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan. Metode kegiatan dilakukan melalui quasi eksperimen dengan rancangan one gruop pre post test design. sampel sebanyak 25 orang. Lokasi penelitian adalah RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Juni 2021. Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data analisis menggunakan uji-T. Hasil, menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan sebesar 10,8. Peningkatan keterampilan penjamah makanan sebesar 2,68. Selanjutnya, terdapat pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan (p= 0,000) dan keterampilan (p= 0,020) penjamah makanan pada penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Kesimpulan, kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui metode penyuluhan sangat berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan pada penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan.
Edukasi gizi tentang pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dengan pemanfaatan pangan lokal di Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar Fitriyaningsih, Eva; Mulyani, Nunung Sri; Ahmad, Aripin
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1097

Abstract

Makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi, diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain dari ASI. Makanan atau minuman yang mengandung gizi diberikan kepada bayi / anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Merupakan makanan peralihan dari ASI ke makanan keluarga. Pengenalan dan pemberian MP-ASI harus dilakukan secara bertahap baik bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan kemampuan pencernaan. Pengenalan makanan dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan pangan disekitar tempat tinggal atau pangan local yang sering dikonsumsi oleh masyarakat atau keluarga. Pemberian edukasi kepada ibu balita sangat berpengaruh terhadap pengetahuan ibu untuk memanfaatkan pangan lokal agar makanan yang diberikan kepada anak dapat bervariasi. Metode yang dilaksanakan dalam pengabmas adalah penyuluhan dan demo masak bahan pangan lokal dalam  pembuatan makanan pendamping ASI. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yaitu tgl 25 Agustus dan 29 September 2022 di dsa Ateuk Mon Panah Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Hasil yang diperolah Pemanfaatan pangan lokal sekitar sudah dilakukan namun informasi pemanfaatan ini  belum merata. Ada peningkatan pemanfaatan pangan lokal setelah diberikan edukasi. Pemanfaatan pangan lokal yang banyak digunakan adalah ubi kayu dan ubi jalar, labu kuning, daun kelor, daun ubi, wortel, ikan mujair dan lele serta pisang dan pepaya. Ada peningkatan pemberian makanan selingan/snack dengan pangan lokal juga ferkuensi pemberiannya.Informsi pemanfaatan pangan lokal ini dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan nilai gizi balita bersumber pangan lokal.
Pemeriksaan mikroskopis scabies (sarcoptes scabiei) dan edukasi personal hygiene santri di Dayah Madrasatul Quran Aceh Besar Jumadewi, Asri; Wahab, Irwana; Munira, Munira
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i2.1402

Abstract

Scabies atau kudis disebabkan oleh Sarcoptes scabiei (var hominis), yaitu sejenis tungau (kutu atau mite) yang infestasinya berupa lesi kulit dan frekuensi gatal yang hebat di malam hari. Prevalensi Scabies tinggi pada anak-anak dengan risiko kejadian di sekolah asrama dan pondok pesantren. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk melakukan screening scabies dan edukasi personal hygiene santri di Dayah Madrasatul Qur’an Aceh Besar. Mitra masyarakat yang terlibat adalah guru, siswa dan petugas kesehatan setempat, sedangkan khalayak sasaran adalah santri. Tahapan awal adalah screening scabies pada santri dengan pengambilan spesimen kerokan kulit dan ditemukan adanya tungau Sarcoptes scabiei melalui pemeriksaan mikroskopis. Penyuluhan dilakukan dengan menggunakan media flyer tentang penyakit scabies dan personal hygiene. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan santri tentang personal hygiene dan penyakit scabies berdasarkan perbandingan hasil yang diperoleh sebelum dilakukan penyuluhan. Hal ini menyimpulkan gambaran bahwa penyuluhan scabies dapat menjadi diseminasi informasi untuk meningkatkan derajat kesehatan santri dari penyakit menular scabies.  
Edukasi pemanfaatan daun kelor menjadi produk olahan pemberian makanan tambahan (PMT) balita di Desa Deunong, Aceh Besar Khazanah, Wiqayatun; Andriani, Andriani; Hadi, Abdul; Miko, Ampera
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i2.1549

Abstract

Latar Belakang :  Daun kelor (Imoringa oleifera) terbukti secara ilmiah memiliki kandungan gizi dan obat berkhasiat, sehingga diyakini memiliki potensi untuk mengatasi kekurangan gizi, kelaparan, serta mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit. Permasalahan yang terjadi yaitu belum banyak masyarakat Indonesia yang mengonsumsi daun kelor dikarenakan karakteristik daun kelor memiliki bau yang khas dan tidak disukai. Tujuan : Secara umum kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat agar dapat mengolah berbagai makanan PMT dengan menggunakan daun kelor. Hasil Kegiatan : Dari hasil perolehan nilai rata-rata pengetahuan dan keterampilan peserta yang mengikuti pre-test dan post-test terlihat bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta sebesar 14,5% yaitu dari 62,6% menjadi 77,1%. Kemudian, terjadi peningkatan juga terhadap rata-rata keterampilan peserta sebesar 13% yaitu dari 79% menjadi 92%. Kesimpulan: Edukasi tentang pemanfaatan daun kelor menjadi produk olahan pemberian makanan tambahan (PMT) balita ini memberikan dampak yang positif bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang pemanfaatan daun kelor sebagai PMT balita. 
Pemberdayaan masyarakat melalui asuhan keperawatan gigi keluarga dengan penerapan positif parenting dalam menurunkan skor risiko karies anak di Gampong Punge Jurong Reca, Reca; Salfiyadi, Teuku; Nuraskin, Cut Aja; Rahayu, Eka Sri; Mufizarni, Mufizarni; Nurdin, Nurdin
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i2.1454

Abstract

Positive Parenting juga merupakan sebuah program traning pengasuhan yang berorientasi pada pengasuhan dan strategi dukungan keluarga. Mengingat risiko yang terjadi pada karies berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak, maka cara pencegahan yang lebih awal penting untuk dilakukan yaitu melalui pemahaman dan peran serta orang tua. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui asuhan keperawatan gigi keluarga dengan penerapan positif parenting dalam menurunkan skor risiko karies anak Di Gampong Punge Jurong Kota Banda Aceh. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode deskriptif, dengan sasaran anak dan ibunya sebagai responden. Analisis data menggunakan analisis univariat. Intervensi yang diberikan berupa penyuluhan berbasis masalah, mengukur pengetahuan, sikap dan Tindakan ibu sebagai responden dan skor risiko karies gigi anak serta demontrasi cara menyikat gigi. Hasil pengabdian masyarakat yaitu ada perubahan peningkatan pengetahuan, sikap dan praktik ibu dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penerapan positif parenting dalam menurunkan skor risiko karies anak ke arah yang lebih baik dari pre test, post test I dan post test II. Direkomendasikan sebaiknya adanya kolaborasi dengan pihak terkait dengan melibatkan dokter gigi, perawat gigi, serta tenaga medis dan kesehatan lainnya dalam program ini. Kolaborasi dapat memperkuat pendekatan interdisipliner dalam memberikan edukasi dan perawatan gigi yang komprehensif.

Page 4 of 10 | Total Record : 93