Jurnal Ilmu Multidisplin
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Articles
732 Documents
Kajian Yuridis Terdahap Tindakan Pemalsuan PPJB oleh Notaris: Studi Kasus Nomor 73/PID/2023/PT BDG
Amanda Wira Hartanto;
Ana Silviana
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1149
Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) merupakan suatu perjanjian pengikat antara penjual dan pembeli sebelum dilakukannya pembuatan Akta Jual Beli (AJB). PPJB dibuat ketika pembuatan AJB belum dapat dilaksanakan karena adanya proses lainnya yang belum selesai dan dokumen-dokumen yang belum lengkap. PPJB merupakan perjanjian pendahuluan yang mengikat tetapi bukan merupakan dasar untuk melakukan balik nama terhadap suatu sertifikat. Notaris memiliki peran sebagai perantara yang harus menjamin bahwa adanya kesepakatan diantara para pihaknya dengan membuatkan akta PPJB yang mana harus menjamin kepastian hukum dari setiap akta otentik yang dibuatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Yuridis Normatif dengan menggunakan pendekatan kasus. Dalam penelitian ini membahas pada kasus Nomor 73/Pid/2023/PT BDG, yang mana seorang Notaris melakukan tindakan pemalsuan terhadap PPJB dengan membuat suatu PPJB dari objek tanah yang sebelumnya sudah pernah dilakukan pembuatan PPJB. Yang mana ternyata sertifikat atas objek tanah tersebut adalah palsu dan tidak terdaftar di Kantor Pertanahan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa Notaris sebagai pejabat yang berwenang untuk membuat akta otentik wajib untuk menjamin kepastian hukum dan legalitas bagi para pihaknya melalui PPJB yang dibuatnya. Notaris dapat bertanggung jawab secara hukum atas tindakan pemalsuan yang dilakukannya yang mana dapat terkena sanksi pidana dan juga terancam dapat terkena sanksi administratif.
Analisis Pengurangan Sampah Plastik pada Minimarket Indomaret di Kabupaten Sukabumi Berdasarkan Undang-Undang Nomer 32 Tahun 2009
Muhamad Fikri;
Ujang Badru Jaman
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1151
Sampah plastik telah menjadi masalah global yang serius, termasuk di Indonesia, yang menempati peringkat kedua sebagai penyumbang terbesar sampah plastik laut. Toko-toko serba ada seperti Indomaret turut berkontribusi signifikan terhadap sampah plastik akibat penggunaan kantong plastik sekali pakai yang tinggi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengurangan kantong plastik di minimarket Indomaret di Kabupaten Sukabumi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis dokumen, tinjauan literatur, dan pengamatan tidak langsung. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan yang diterapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 81 Tahun 2019 berhasil mengurangi limbah plastik sebesar 98,32 ton dari sektor ritel modern. Indomaret secara aktif mendukung kebijakan ini dengan menyediakan kantong belanja ramah lingkungan dan mendidik konsumen. Namun, tantangan tetap ada, terutama di sektor informal dan dalam mengubah perilaku konsumen. Oleh karena itu, diperlukan penegakan kebijakan yang lebih kuat berbasis komunitas dan penerapan prinsip ekonomi sirkular untuk memastikan pengurangan limbah plastik yang berkelanjutan dan efektif.
Evaluasi Pengelolaan Obat Tahap Pengadaan, Penyimpanan dan Distribusi di Instalasi Farmasi RSUD I.A.Moeis Kota Samarinda Tahun 2024
Helena Aritonang;
Muh. Taufiqurrahman;
Raymon Simanullang
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1152
Pengadaan, penyimpanan dan distribusi obat merupakan faktor penting dalam pengelolaan obat. Ketidaklancaran pengelolaan obat dapat memberi dampak negatif terhadap rumah sakit. Dampak pengadaan, penyimpanan, dan distribusi yang tidak optimal mengakibatkan terjadinya kekosongan obat yang mempengaruhi pada pelayanan terhadap pasien dan stok obat yang melewati masa kadaluwarsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan obat pada tahap pengadaan, penyimpanan dan distribusi obat di Instalasi Farmasi RSUD I.A.Moeis Samarinda sesuai dengan indikator WHO, Pudjaningsih dan Kemenkes. Pengambilan data dengan observasi mengamati langsung kepada subjek penelitian dengan menggunakan lembar indikator pengelolaan obat, telaah dokumen tahun 2024 dan melakukan wawancara kepada kepala instalasi farmasi. Hasil penelitian pada tahap pengadaan yaitu persentase frekuensi kesalahan faktur sebesar 0% dan pada tahap penyimpanan yaitu persentase kecocokan antara obat dengan kartu stok sebesar 100%, persentase nilai obat kadaluwarsa sebesar 0,7%, persentase stok mati sebesar 1,74%, pada tahap distribusi yaitu persentase obat yang diserahkan 100%, persentase obat yang dilabeli benar sebesar 100%, rata-rata waktu tunggu pasien untuk resep obat non racikan sebesar 15 menit dan untuk resep obat racikan sebesar 27 menit.
The Influence of Green Marketing on Purchase Intention of Eco-Friendly Household Products: The Mediating Role of Consumer Rights Awareness
Muhamad Al Faruq Abdullah;
Eriklex Donald
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1153
This study aims to examine the influence of green marketing on consumers' purchase intention of eco-friendly household products, with consumer rights awareness as a mediating variable. Using a quantitative approach, data were collected through an online survey of 100 respondents aged 18–35 who are aware of sustainable products. The analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS. The results show that green marketing has a significant and positive effect on both consumer rights awareness (? = 0.834; p < 0.001) and purchase intention (? = 0.541; p < 0.001). Additionally, consumer rights awareness has a positive influence on purchase intention (? = 0.355; p = 0.003) and significantly mediates the relationship between green marketing and purchase intention (? = 0.296; p = 0.006). These findings highlight the dual function of green marketing as both an informative and empowering tool in sustainable consumption. The study contributes to the understanding of how ethical communication strategies can enhance behavioral outcomes and provides practical implications for businesses aiming to increase market adoption of environmentally friendly products.
Perlindungan Hukum Bagi Debitur atas Perbuatan Melawan Hukum PT. Bank BTN Syariah Cab. Batam dalam Pengalihan Piutang Secara Cessie (Studi Putusan No. 1992/PDT.G/2020/PA.BTM)
Achmad Wahid Wibisono;
Utary Maharany Barus;
Syarifah Lisa Andriati
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1154
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisi akibat hukum dari pengalihan piutang yang dilakukan secara sepihak oleh bank terhadap posisi debitur sebagai konsumen dalam sistem pembiayaan syariah ke konvensional, untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap debitur dalam penyelesaian sengketa pada pengalihan piutang (cessie), dan untuk menganalisis pertimbangan majelis hakim dalam pengalihan piutang secara cessie Nomor 1922/Pdt.G/2020/PA.Btm. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif, yang bersifat deskriptif-analitis dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan komparatif. Sumber data terdiri dari bahan hukum primer seperti peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, bahan hukum sekunder seperti literatur dan jurnal hukum, serta bahan hukum tersier berupa ensiklopedia hukum dan kamus hukum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, sementara analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan sistematisasi hukum dan interpretasi normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalihan piutang secara sepihak tanpa pemberitahuan atau persetujuan debitur oleh bank syariah melanggar prinsip keadilan dalam hukum Islam serta bertentangan dengan ketentuan normatif dalam hukum positif. Majelis hakim dalam perkara No. 1922/Pdt.G/2020/PA.Btm mempertimbangkan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk perbuatan melawan hukum karena tidak memberikan hak informasi kepada debitur dan tidak sesuai dengan prinsip syariah sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 111/DSN-MUI/IX/2017. Praktik cessie oleh bank syariah kepada pihak konvensional juga berpotensi menimbulkan kerugian moril dan materil, serta menciptakan ketidakpastian hukum dalam relasi kontraktual. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi teknis dan perlindungan konsumen dalam praktik pembiayaan syariah, agar tidak terjadi tumpang tindih antara asas hukum perdata konvensional dan prinsip hukum Islam. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI) diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan pedoman pelaksanaan cessie agar tidak merugikan nasabah dan tetap menjaga integritas prinsip syariah.
Tracer Study Analysis of Graduates of SMK Karsa Mulya Palangkaraya for Talent Mapping Adaptive to the Needs of Business and Industry
Rasmi Widya Rani;
Veitzhal Rivai;
Azis Hakim
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1155
The purpose of the study was to analyze the results of the tracer study of graduates of SMK Karsa Mulya Palangkaraya, which became the basis for mapping talents associated with the needs of business and industry. The existence of a match between the competencies of graduates of SMK Karsa Mulya Palangkaraya and the demands of business and industry (Dudi) is one of the indicators of success in vocational education. This study used a Mixed Methods approach with a Sequential Explanatory design, which is a quantitative approach followed by qualitative to provide an in-depth understanding of the preliminary results. This approach was chosen because the purpose of the study was not only to measure the level of absorption of SMK Karsa Mulya Palangkaraya graduates in the world of work, but also to map the potential and talents of graduates based on the needs of the business and industrial world (DUDI). The data collected included graduate employment, curriculum relevance, skills used in the workplace, and waiting time in getting a first job. The results show that most graduates work according to their expertise but there are still gaps in some technical and non-technical skills needed in the industrial world. The study recommends increased collaboration between SMK Karsa Mulya Palangkaraya and industry partners, as well as continuous evaluation of the curriculum and apprenticeship program.
Sinkronisasi Kewenangan Kantor Pertahanan Kota Subulussalam dan Dinas Pertahanan Kota Subulussalam Menangani Masalah Pertahanan di Kota Subulussalam
Rahimal Jannati BR.Kombih;
Muhammad Yamin Lubis;
Zaidar Zaidar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1156
Penelitian ini membahas sinkronisasi kewenangan antara Kantor Pertanahan Kota Subulussalam sebagai lembaga vertikal di bawah Kementerian ATR/BPN dan Dinas Pertanahan Kota Subulussalam sebagai perangkat daerah, dalam menangani permasalahan pertanahan di Kota Subulussalam. Permasalahan utama yang diangkat adalah potensi tumpang tindih kewenangan antara kedua instansi yang berdampak pada ketidakpastian hukum, konflik pertanahan, dan rendahnya efisiensi pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode deskriptif-analitis untuk menggambarkan dan menganalisis ketentuan hukum serta praktik di lapangan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kedua instansi memiliki landasan hukum masing-masing, belum terdapat mekanisme koordinatif yang memadai untuk menghindari dualisme peran. Sinkronisasi diperlukan baik dalam aspek regulasi, struktur birokrasi, maupun operasional teknis. Upaya harmonisasi melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) menjadi salah satu pendekatan potensial dalam menjembatani kewenangan, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan keadilan agraria di tingkat lokal. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan regulasi teknis bersama dan forum koordinasi formal yang melibatkan kedua institusi secara aktif dan setara.
Hubungan Italia dengan Uni Eropa di Bawah Kepemimpinan Giorgia Meloni
Deborah Ecclesia Shacharit Sinaga
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i2.1157
Kajian ini mendalami hubungan Italia dengan Uni Eropa di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Giorgia Meloni. Penulis menganalisis pendirian nasionalis Meloni dalam masalah imigrasi, pemberlakuan pajak, dan masalah Eurozone, secara khusus berfokus pada upayanya dalam menyamaratakan prioritas negara dengan isu-isu prioritas UE. Di bawah kepemimpinan Meloni, Italia mempertahankan dukungan yang kuat untuk kerjasama EU dalam pengendalian perbatasan namun juga menghadapi kekhawatiran dari pemimpin-pemimpin Eropa lainnya dikarenakan orientasi politik Meloni yang bersayap kanan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sejarah, budaya, dan sosial yang mempengaruhi integrasi Italia dengan UE secara komprehensif, menimbang dampak kepemimpinan Meloni dengan penetapan kebijakan-kebijakan UE. Kajian ini juga memahami tantangan yang Italia hadapi dalam hubungannya dengan UE, termasuk juga kebijakan migrasi dan kooperasi ekonomi, memberikan wawasan baru bagi pembuat kebijakan untuk memahami posisi Italia di tengah-tengah kompleksitas UE. Kepemimpinan Meloni, ditandai dengan komunikasi yang strategis dan pendekatan yang nasionalis, menggambarkan komitmennya untuk membangun Italia yang lebih independen di tengah-tengah kerangka kerja UE, dan bersamaan juga membentuk peran Italia dalam penyelesaian masalah Eropa.
Tinjauan Yuridis terhadap Kewajiban Marketplace terkait Peredaran Barang Palsu yang Melanggar Merek Dagang
Mohammad Daffa Rizkiansyah;
Budi Santoso
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1159
Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam aktivitas perdagangan, terutama dengan hadirnya platform marketplace sebagai penghubung antara penjual dan pembeli. Sayangnya, kemajuan ini juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk memperjualbelikan produk tiruan yang melanggar hak atas merek dagang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum terkait tanggung jawab marketplace dalam mencegah dan menangani peredaran barang palsu yang melanggar merek di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode yuridis normatif melalui telaah peraturan perundang-undangan dan studi kasus yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun marketplace bukan pelaku langsung pelanggaran, mereka memiliki tanggung jawab hukum tertentu berdasarkan asas kehati-hatian serta kewajiban melindungi konsumen, dan dapat dimintai pertanggungjawaban apabila lalai dalam melakukan pengawasan. Selain itu, perlindungan terhadap pemilik merek masih belum maksimal dan memerlukan penguatan dari sisi regulasi maupun implementasi di ranah digital. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang lebih rinci dan tegas mengenai kewajiban marketplace dalam konteks pelanggaran merek dagang.
Perbedaan Pengaruh Heel Raises Exercise dan Seated Exercise terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Lansia
Alfia Syafa’atul Sholikah;
Lailatuz Zaidah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jim.v4i3.1160
Peningkatan usia harapan hidup meningkat seiring berkembangnya bidang kesehatan di Indonesia yang berpengaruh terhadap kesejahteraan lansia dimana salah satu indikasi seorang lansia sehat adalah lansia yang mampu mempertahankan kemandirian, dalam proses menua lansia akan mengalami kemunduran fisik dan penurunan fungsi tubuh, salah satu yang berhubungan erat dengan kualitas kemandirian yaitu kemampuan mempertahankan keseimbangan dinamis agar mengurangi risikon jatuh. Jumlah lansia di dunia diperkirakan mencapai 1,2 milyar pada tahun 2025, sedangkan di kawasan Asia Tenggara sebesar 142 juta jiwa. Prediksi data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan presentase lansia di Indonesia sebesar 33,69 juta jiwa, dan termasuk Provinsi dengan presentase lebih dari 10 persen tahun 2021 berada di Yogyakarta (15,52%), Pravalensi jatuh akibat gangguan keseimbangan menurut WHO (2020) secara global diperkirakan hampir 684.000 jiwa setiap tahunnya, di Indonesia sendiri menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (2020) di Indonesia berdasarkan data survei Indonesian Family Life Survey menunjukkan lansia berusia ?65 sekitar 30% dan angka kejadian jatuh pada usia ?80 tahun sekitar 50%. Keseimbangan dinamis yang baik akan membantu kemandirian lansia dalam menjalankan Activity of Daily Living, menurut gagasan American College of Sport Medicine, keseimbangan lansia dapat ditingkatkan dengan latihan kekuatan otot. Melihat data kejadian jatuh diatas menunjukkan pentingnya latihan keseimbangan lansia sebagai upaya mengurangi risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian Heel Raises Excercise Dan Seated Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Lansia di Panti Jompo Budhi Dharma dan Panti Jompo Wreda Hanna. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy experimental pre dan post test two group design. Latihan diberikan selama 2 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu. Alat ukur yang digunakan yakni Time Up and Go Test (TUGT). Terdapat peningkatan keseimbangan dinamis lansia setelah diberikan Heel Raises Excercise dan Seated Exercise yang artinya ada pengaruh dari kedua latihan terhadap keseimbangan dinamis lansia meski tidak ada perbedaan yang signifikan. Heel Raises Excercise dan Seated Exercise efektif meningkatkan keseimbangan dinamis dan dapat menjadi program latihan untuk mencegah gangguan keseimbangan dinamis serta mengurangi risiko jatuh pada lansia.