Articles
26 Documents
Search results for
, issue
"Volume 9, Nomor 1, Januari 2024"
:
26 Documents
clear
ANALISIS POLA PERMUKIMAN BERDASARKAN TOPOGRAFI DI KOTA TERNATE
Purnamasari, Eva;
Yudi Antomi, Yudi;
Hafid, Samsudin A.;
Karim, Sukri
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.15227
Pengetahuan tentang pola distribusi titik ruang akan memudahkan untuk mencari solusi penyebab pola titik dalam ruang tersebut terbentuk. Melalui cara tersebut maka, perbandingan antara pola persebaran dapat dilakukan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola permukiman berdasarkan topografi atau kemiringan lereng yang terdapat di Kota Ternate. Analisis data menggunakan analisis tetangga terdekat untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola permukiman berdasarkan sebaran permukiman pada topografi yang mempengaruhi pola permukiman di Pulau Ternate. Topografi atau kemiringan lereng Pulau Ternate dihasilkan dari analisis data Digital Elevation Model Shuttle Radar Topography Mission. Ternate bagian Barat atau sebagian Kecamatan Pulau Ternate dominan dalam kelas agak curam sampai sangat curam, sehingga di daerah tersebut jarang ada permukiman. Sedangkan Ternate bagian Selatan, Timur dan Utara yang didominasi kemiringan lereng kelas datar hingga landai membuat daerah tersebut padat permukiman, khususnya Ternate bagian Timur. Hasil analisis tetangga terdekat keempat Kecamatan di Kota Ternate menghasilkan pola permukiman yang mengelompok. Pola permukiman mengelompok tersebut didominasi di daerah yang memiliki kemiringan lereng datar hingga landai, dengan taraf persentasi 0-8% kelas datar dan 8-15% kelas landai. Berdasarkan peta pola permukiman, daerah yang padat permukiman terletak di Kecamatan Ternate Utara, Ternate Tengah dan Ternate Selatan. Ketiga kecamatan tersebut merupakan area yang termasuk kategori datar yang cocok untuk permukiman dan memiliki area datar yang lebih luas dibandingkan dengan Kecamatan Pulau Ternate. ABSTRACT Knowledge of the pattern of the distribution of points in space will make it easier to find solutions to the cause of the pattern of points in the space formed. Through this method, comparisons between distribution patterns can be carried out properly. The purpose of this study is to identify and analyze settlement patterns based on topography or slopes in Ternate City. Data analysis uses nearest neighbor analysis to identify and analyze settlement patterns based on the distribution of settlements on topography that affect settlement patterns on Ternate Island. The topography or slope of Ternate Island is generated from data analysis of the Digital Elevation Model Shuttle Radar Topography Mission. The western part of Ternate or part of the Ternate Island District is dominant in a rather steep to very steep class so in that area there are rarely settlements. Meanwhile, the southern, eastern, and northern parts of Ternate, which are dominated by flat to gentle slopes, make the area densely populated, especially in the eastern part of Ternate. The results of the analysis of the closest neighbors of the four sub-districts in Ternate City produce clustered settlement patterns. The clustered settlement pattern is dominated by areas that have flat to gentle slopes, with a percentage level of 0-8% flat class and 8-15% sloping class. Based on the settlement pattern map, densely populated areas are located in the Districts of North Ternate, Central Ternate, and South Ternate. The three sub-districts are areas that are included in the flat category which are suitable for settlements and have a wider flat area compared to Ternate Island District
STRES KERJA PADA KARYAWAN YANG BERKAITAN DENGAN FAKTOR PSIKOSOSIAL LINGKUNGAN KERJA
Albasithu, Farras Fahira;
Wartono, Magdalena
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16221
Every company demands good productivity from its employees. However, there are things that can cause a decrease in work productivity, one of which is work stress. This common mental state in employees can be caused by bad work environment psychosocial factors. Decreased of work productivity could occur because employees who experience stress would find it difficult to concentrate and easily tired. This research was conducted to determine the relationship between psychosocial factors in the work environment and work stress on employees. Method: Observational research with a cross-sectional study using the COPSOQ-II and SDS questionnaires on 112 employees at ministry in 2021. Data analysis used the Chi-Square test and was processed using the SPSS program with a significance level used of 0.005. Results:The results of the analysis between the psychosocial factors of the work environment and work stress on employees obtained a value of p = 0.000 which indicated that there was a significant relationship (p <0.005). So it could be concluded that there was a significant relationship between psychosocial factors in the work environment and work stress on employees. Conclusion: This study shows that there is a significant relationship between psychosocial factors in the work environment and work stress on employees.
HUBUNGAN POLA ASUH DAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN
Wardani, Devitha Sri;
Mediana, Dian
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16262
Saat ini Indonesia sedang mengalami permasalahan gizi yang berdampak pada kejadian stunting. Stunting dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah pola asuh dan berat lahir. Pola asuh yang tidak baik dapat menjadi faktor penyebab terjadinya stunting, dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) lebih rentan mengalami malnutrisi dan retardasi pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai hubungan pola asuh dan berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan. Metode yang digunakan adalah desain cross sectional dengan uji Chi-square dan Fisher exact dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Penelitian ini dilakukan di posyandu Desa Cipancuh, Indramayu, Indonesia pada 80 responden. Stunting diukur menggunakan microtoise, pola asuh diukur dengan kuesioner pola asuh, dan berat badan lahir didapat dari wawancara ibu. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas berjenis kelamin perempuan (53,8%), rentang usia 24-35 bulan (43,8%), status gizi normal (75%), pola asuh baik maupun buruk memiliki nilai yang sama (50%) dan mayoritas anak memiliki berat badan lahir normal (95%). Tidak terdapat hubungan pola asuh maupun berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan (p=0,439; p=1,000). Simpulannya adalah tidak terdapat hubungan pola asuh dan berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan.
HUBUNGAN ANTARA STADIUM KANKER DAN DEPRESI PADA PASIEN KANKER SERVIKS
Gunawan, Talitha Imanina Putri;
Chondro, Fransisca
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16377
Di Indonesia, penyakit keganasan dengan angka kejadian tertinggi secara berurutan adalah kanker payudara dan kanker serviks. Berdasarkan data GLOBOCAN 2020, tercatat adanya 36.633 kasus baru dan 21.003 kematian akibat kanker serviks. Kanker serviks menimbulkan masalah kesehatan fisik maupun psikologis. Studi oleh Endarti W,et al. mendapatkan semakin berat stadium kanker, semakin berat depresi dan dampak pada proses penyembuhan dan survival rate. Namun Nufus menyatakan tidak terdapat hubungan antara stadium kanker dan kejadian depresi. Perbedaan hasil ini membuat peneliti tertarik untuk mencari hubungan antara stadium kanker dan depresi pada pasien kanker serviks. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 56 pasien kanker serviks dengan kriteria inklusi pasien yang terdiagnosis menderita kanker serviks berdasarkan gambaran histopatologis, bersedia menandatangani informed consent, dan mampu berkomunikasi dengan baik, sedangkan kriteria eksklusi adalah memiliki riwayat diagnosis depresi, mengonsumsi obat antidepresan, memiliki riwayat penyakit kronis. Penilaian stadium kanker melalui wawancara dan penilaian depresi menggunakan Beck Depression Inventory II. Data dianalisis dengan uji chi-square dan Kolmogorov Smirnov dengan kemaknaan <0,05. Dari penelitian ini didapatkan, penderita terbanyak pada stadium IV yaitu 39,3% dan mengalami depresi berat yaitu 35,7%. Pada uji bivariat didapatkan nilai p = 0,010. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara stadium kanker dan depresi pada pasien kanker serviks.
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN KECENDERUNGAN GEJALA SOMATISASI PADA SISWA SMA DI ERA PANDEMI COVID-19
Widia Aina Rohmah;
Merijanti, Lie Tanu
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16487
Sekolah beralih ke sistim pembelajaran serta ujian online di era pandemi covid- 19. Keadaan ini membuat perubahan proses belajar siswa dan kemungkinan dapat menyebabkan terjadinya stres akademik yang seringkali diikuti oleh timbulnya keluhan psikis. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan stres akademik dengan timbulnya gejala somatisasi pada siswa SMA di era pandemi Covid-19. Studi dengan desain cross-sectional dengan teknik simple random sampling, dilakukan pada bulan September sampai Desember 2021, dan didapatkan sampel sebesar 102 responden. Kuesioner ESSA (Educational Stress Scale for Adolescents) digunakan sebagai instrumen pengukur stres akademik dan PHQ-15 (The Patient Health Questionnaire 15) digunakan sebagai instrumen pengukur kecenderungan gejala somatisasi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan yang digunakan p< 0,05. Pada kategori stres akademik rendah dan sedang dijumpai 33 responden yang mengalami gejala somatisasi dan 13 responden tidak mengalami gejala somatisasi. Sedangkan untuk kategori stres akademik tinggi terdapat 49 responden yang mengalami gejala somatisasi dan 7 responden yang tidak mengalami gejala somatisasi. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara stres akademik dan gejala somatisasi pada siswa SMA dalam masa pembelajaran online (p=0,046). Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang bermakna antara stres akademik dan gejala somatisasi pada siswa SMA dalam masa pembelajaran online. Kata Kunci: Stres akademik, Somatisasi, pandemic covid
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEHATAN MENTAL PENDUDUK DKI JAKARTA PADA MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN DETERMINAN KESEHATAN PUBLIK PERKOTAAN
Yahya, Wisely
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16635
Mental health is one of the most neglected categories of illness in the health sector. The COVID-19 pandemic exacerbated this condition. Jakarta Provincial Health Office has also highlighted the mental health condition among Jakarta residents both before and during the pandemic through the high number of cases of severe mental disorders in Jakarta. Research on the factors affecting the mental health of Jakarta residents during the COVID-19 pandemic is still limited. This study uses a quantitative approach. This study uses Partial Least Square (PLS) path modeling as an analytical method by using smartPLS software. The study aims to identify the factors of mental health in Jakarta during the COVID-19 pandemic based on urban public health determinants. Three determinants of urban public health are positively related to the mental health of Jakarta residents during the COVID-19 pandemic. The result shows that the social determinant, represented by a healthy lifestyle, contributed significantly to the mental health of Jakarta residents during the COVID-19 pandemic, followed by the economic determinant, represented by healthy food consumption, and the built environment/infrastructure determinant, represented by the provision of green open spaces.
ANALISA AUDIT ENERGI UNTUK OPTIMALISASI PEMAKAIAN LISTRIK AIR CONDITIONING PADA GEDUNG PERKANTORAN X DI JAKARTA
Setiawan, Candra;
Rangkuti, Chalilullah;
Bhikuning, Annisa
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16808
Karena meningkatnya biaya bahan bakar fosil, yang juga menaikkan biaya pembangkitan listrik dan menyebabkan masalah lingkungan, pengurangan konsumsi energi menjadi semakin penting. Tantangan penelitian yang sedang berlangsung adalah mengurangi konsumsi energi di Gedung X tanpa mengorbankan kenyamanan atau kualitas udara dalam ruangan. Gedung X melakukan audit energi untuk mengidentifikasi peluang efisiensi dan penghematan energi karena tingginya konsumsi energi listrik AC, yang mencapai antara 50 hingga 60 persen dari total konsumsi listrik gedung. Audit energi di Gedung X ini dilakukan menggunakan kombinasi metode pengambilan data, analisa perhitungan IKE (Permen ESDM No. 13 Tahun 2012), analisa performance chiller, pengukuran temperatur, kelembaban udara (SNI 03-6390-2011), dan tingkat pencahayaan (SNI 03-6197-2011) serta peluang hemat energi yang bisa dilakukan pada Gedung X. Hasil akhir dari penelitian ini akan memberikan nilai intensitas konsumsi energi (IKE) beserta klasifikasi nya, analisis konsumsi energi pada chiller, tingkat pencahayaan dan rencana peluang hemat energi dengan mengganti ke water cooled chiller dan mengatur jadwal operasional chiller di Gedung X yang dapat menjadi rencana strategi peluang hemat energi agar nilai IKE pada Gedung X menjadi efisien sesuai Permen ESDM No. 13 Tahun 2012.
PENGGUNAAN SINAR INFRA MERAH UNTUK DETEKSI PANAS BUMI DAERAH SANGKANHURIP, KUNINGAN, JAWA BARAT
Sumotarto, Untung;
Hendrasto, Fajar;
Anugrahadi, Afiat;
Purwiyono, Taat Tri;
Ashari, Wahyu Robiul
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16916
Geothermal resources can be explored with aerial photographs followed by surveys and analysis of geological, geochemical and geophysical data as well as shallow drilling. This research was conducted to determine the potential of geothermal resources using a camera capable of capturing infrared rays from objects and photo targets.Geothermal exploration is generally carried out with an initial survey using remote imagery and aerial photography techniques. Taking photos using a tool equipped with a Thermal Infrared Sensor (TIRS), namely a camera equipped with Forward Looking InfraRed (FLIR).The initial survey in this study was conducted at five locations of geothermal springs in the Sangkanhurip area, Kuningan, West Java. From these five locations using FLIR cameras detected geothermal resources with hot spring temperatures between 30 to 40 degrees Celsius.To find out the types of rocks that exist, a geological survey was carried out to make a geological map. The data and information obtained are then analyzed to obtain a map that displays geology with surface temperature data in the study area.This map can be utilized by companies interested in exploring and producing geothermal energy for use as a source of energy for Geothermal Power Generation (PLTP). Further analysis can be carried out with the Geochemical Method for predicting subsurface temperature. This discovery fulfills the research objective of detecting geothermal resources using infrared rays.
DUKUNGAN GURU TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH RUTIN REMAJA PUTRI SEKOLAH
Pou, Rudy;
Azhari, Erika Siti;
Virzanisda, Ramsyifa
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16927
Tujuan: Anemia defisiensi besi merupakan satu dari sekian masalah pada kesehatan yang umum terjadi pada remaja putri dan wanita usia subur di dunia tak terkecuali di Indonesia. Anemia defisiensi besi dapat mengakibatkan dampak yang serius bagi kesehatan jangka panjang apabila tidak tertangani sejak dini. Masalah yang terkait dengan anemia defisiensi besi meliputi penurunan potensi akademik; penurunan kesejahteraan dan produktivitas di rumah atau di masyarakat; dan peningkatan kesakitan serta kematian ibu dan bayi bagi wanita usia subur yang hamil. Salah satu upaya Organisasi Kesehatan Dunia maupun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah dengan melakuan program suplementasi zat besi rutin setiap minggu didukung dengan program distribusi suplementasi zat besi ke sekolah-sekolah. Namun hal tersebut tidak didukung dengan kepatuhan dari target remaja putri dalam mengkonsumsi rutin tablet tambah darah yang telah didistribusikan, oleh karena itu perlu dianalisa mengenai faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan remaja putri tersebut. Dari sekian banyak faktor, salah satu faktor yang mendukung kepatuhan adalah dukungan guru di sekolah. Penelitian bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya hubungan antara dukungan guru tersebut dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada remaja putri di sekolah. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional survey dengan pendekatan observasi analisis. Consecutive sampling digunakan untuk memperoleh sampel sebesar 170 siswi sekolah. Survei dilakukan pada bulan Maret 2023 pada 2 (dua) sekolah yaitu SMPN 212 dan SMKN 37 di wilayah Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Hasil: Dari total 170 remaja putri yang diperiksa kadar hemoglobin (Hb)-nya, 48% remaja putri menunjukkan hasil kadar Hb di bawah 12 gr% (anemia). Remaja putri yang mendapat dukungan guru untuk minum tablet tambah darah rutin sebanyak 26,4%. Sebagian besar remaja putri tidak patuh mengkonsumsi tablet tambah darah (88,3%). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan guru dan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah secara rutin dengan p = 0,011 (p < 0,05).
SEMANGAT BERSAMA NESCAFE DALAM FOTO ILUSTRASI: foto ilustrasi
Aryanti, Widya Jidan;
Aurelia, Silviana Amanda;
Novianti, Erlina;
Jidan Aryanti, Widya
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16929
Sejarah perkembangan kopi di Indonesia dapat dimulai sejak abad ke 16 pada tahun 1696, India mengirimkan bibit kopi Yaman atau Arabika kepada gubernur Belanda yang memerintah Indonesia agar dapat dikembangkan di india, khususnya di Batavia. Produksi awal Nescafe di mulai pada tahun 1930, Ketika pemerintah Brazil pertama kali mendekati Nestle Company. Terdapat salah satu foto ilustrasi dengan produk Nescafe yang menggambarkan semangat remaja saat beraktivitas. Tujuan penulis untuk memvisualisasikan semangat beraktivitas saat mengkonsumsi Nescafe caramel macchiato. Metode berkarya yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu data sekunder yang dilakukan melalui data pustaka yang terdapat dari karya tulis ilmiah berupa jurnal yang sudah ada sebelumnya dan referensi foto dari Creative Photography. Penulis akan membuat karya fotografi ilustrasi sebagai media melalui Nescafe caramel macchiato dengan konsep visualisasi gaya hidup remaja yang secara detail memperlihatkan ekspresi dan pose yang sesuai dengan konsep semangat bersama Nescafe yang menggunakan teknik pencahayaan high key yang memiliki cahaya terang dan memberikan kesan warna cerah dengan latar yang berbeda, model dengan pakaian yang berbeda dan properti dengan sesuai konsep. Berdasarkan pengamatan tersebut, memberikan sebuah kesimpulan bahwa dengan menerapkan teknik foto ilustrasi pada Nescafe caramel macchiato dapat memberikan pesan yang ingin disampaikan pada foto.