Jurnal Life Science
Jurnal Life Science (JLS) adalah jurnal yang menerbitkan dan mempromosikan penelitian pendidikan sains ilmiah. Jurnal ini mengkaji pendidikan dasar, menengah, tinggi, dan informal yang berkaitan dengan pendidikan sains. Dalam menerbitkan artikel ilmiah, JLS mencari artikulasi prinsip dan praktik yang digunakan oleh para peneliti untuk membuat klaim yang valid tentang dunia dan kritik mereka terhadap pendidikan sains. Penelitian dapat mengambil banyak bentuk, metode kuantitatif, kualitatif dan mixed method. JLS tertarik untuk menghasilkan penelitian yang valid dan dapat dipercaya yang mengambil berbagai bentuk dan mencakup kemampuan baru yang ada, terutama seputar teknologi. Praktik inovatif dan bagaimana hal ini berhubungan dengan pendidikan sains. Karya ilmiah yang menarik yang diterbitkan dalam JLS perlu mencerminkan keragaman. Selain itu, karya tersebut juga harus mencakup keragaman bentuk. Beberapa kajian dalam jurnal ini meliputi: kajian kurikulum pendidikan sains, penerapan dan pengembangan model pembelajaran, pengintegrasian teknologi kedalam pembelajaran sains, dan temuan biologi murni.
Articles
128 Documents
Minyak Atsiri Lengkuas Merah Alpinia Purpurata sebagai Anti Bakteri
Sitti Rahbiah Akram;
Rahmita;
Hairudin
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v5i2.352
Lengkuas Merah Alpinia purpurata K.Schum. merupakan salah satu tanaman obat yang sering dimanfaatkan. Salahsatu manfaatnya yaitu sebagai antimikroba yang terdapat pada ekstrak minyak atsiri lengkuas merah. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektivitas dari minyak atsiri lengkuas merah Alpinia purpurata K.Schum. sebagai antibakteri. Pengujian daya hambat dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan empat konsentrasi (10%, 20%,40% dan 80% b/v), ciprofloxacin sebagai kontrol (+) dan Dimetill Sulfoksida (DMSO) sebagai kontrol (-) padamedium Muller Hinton Agar (MHA) yang diinkubasi selama 2 x 24 jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa minyakatsiri sebagai anti bakteri karena mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichiacoli dengan daya hambat terbesar masing – masing 18,2 mm dan 17,1 mm serta efektif pada konsentrasi 20%.
Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan Gabus (Channa striata) di Lahan Gambut
Syifara Chika;
Fathimah Azzahro
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v6i1.353
Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pemanfaatan ikan gabus berbagai ukuran dari kecil sampai besar menyebabkan kebutuhan ikan gabus semakin meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan strategi budidaya untuk memenuhi kebutuhan ikan gabus. Ikan gabus yang mampu bertahan hidup dalam kondisi yang kurang memadai adalah pilihan jenis ikan yang cocok untuk dibudidayakan. Khususnya pada lahan gambut untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lahan gambut melalui budidaya ikan gabus teknik pemijahan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah melalui studi literatur (literature review) dari berbagai sumber seperti artikel jurnal, artikel prosiding, buku dan sumber lain yang valid. Strategi yang harus dilakukan, yaitu melakukan pemijahan semi alami untuk mempercepat perkembangbiakan ikan gabus dan penambahan vitamin C untuk meningkatkan pertumbuhan dari ikan gabus.
Persepsi Siswa dan Guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran Biologi
Desri Mulyati;
Leni Sri Mulyani;
Rifaatul Muthmainnah
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v6i2.354
Pada tahun 2020 pendidikan mengalami banyak perubahan dikarenakan efek dari pandemi Covid-19. Kurikulum merdeka mengedepankan konsep “Merdeka Belajar” bagi siswa yang dirancang untuk membantu pemulihan krisis pembelajaran yang terjadi akibat adanya pandemi Covid-19. Diperlukan sebuah penelitian untuk menggali pandangan siswa dan guru terhadap kurikulum merdeka tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka di MAN 1 Garut serta persepsi siswa dan guru terhadap implementasi kurikulum merdeka dalam mata pelajaran biologi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Proporsional Random Sampling. Subjek penelitian adalah 3 guru biologi dan 178 siswa yang diambil sebagai sampel. Persepsi siswa dan guru biologi dilihat dari 3 indikator yaitu penerimaan, pemahaman dan penilaian. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa dan guru biologi kelas X MAN 1 Garut sudah mengimplementasikan kurikulum merdeka dan 3 indikator pada kategori baik.
Pengaruh Metode Hypnoteaching terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Koordinasi
Ai Intan;
Leni Sri Mulyani
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v6i1.396
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode hypnoteaching terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem koordinasi. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas XI dengan Sampel kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 6 sebagai kelas eksperimen yang diambil secara acak kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode quasi eksperimen design. Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpul data berupa soal tes objektif. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen rata-rata pre-test 25,15 dan post-test 75,87. Hasil belajar pada kelas kontrol rata-rata pre-test 30,01 dan post-test 68,43. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji mann whitney dengan diperoleh nilai Zhitung = 2,38 > Ztabel = 1,96 maka ho ditolak dan h1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode hypnoteaching terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem koordinasi.
Pengaruh Penambahan Molase Terhadap Hasil Panen Jamur Merang (Volvariella volvacea)
Dewi;
Sri Mulyaningsih
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v6i1.397
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan molase dengan berbagai konsentrasi terhadap hasil panen jamur merang (Volvariella Volvacea). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan jumlah perlakuan sebanyak empat perlakuan antara lain penambahan molase 0%, 10%, 20%, dan 30%. Penelitian ini menggunakan uji normalitas Liliefors, uji homogenitas Barllet, uji Hipotesis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan LSD atau BNT. Jumlah sampel penelitian yaitu sebanyak 24 log. Dari hasil penelitian, diketahui nilai H = 844.4703 > X2tabel = 5.801artinya menerima Ha yaitu terdapat pengaruh penambahan molase terhadap berat segar jamur dan H = 6196.4273 > X2tabel = 5.801 artinya menerima Ha yaitu terdapat pengaruh penambahan molase terhadap jumlah tubuh buah jamur merang. Adapun pemberian molase dengan konsentrasi 10% yang berpengaruh signifikan terhadap Jumlah berat segar jamur merang (Volvariella volvacea) yaitu 197,5 dan Jumlah tubuh buah jamur merang (Volvariella volvacea) yaitu 34,16.
Analisis Keragaman Jenis Lamun (Seagrass) di Pantai Cibako
Irpan Misbahudin;
Sri Mulyaningsih
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v6i1.398
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, tingkat keragaman, kerapatan dan kerimbunan jenis lamun yang ada di Pantai Cibako. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel lokasi penelitian dilakukan secara pemetaan transek garis dengan menggunakan teknik transek kuadrat. Metode perhitungan data yang digunakan adalah rumus keanekaragaman dari Shannon-Winner. Hasil penelitian diperoleh 2 jenis tumbuhan lamun yaitu Cymodocea rotundata dan Thalassia hemprichii yang berada di Pantai Cibako Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus keanekaragaman Shannon-Winner dan diperoleh hasil 0,26 artinya keragaman tumbuhan lamun di Pantai Cibako Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut termasuk pada tingkat sedikit atau rendah karena berkisar 0,22-0,30. Sedangkan untuk kerapatan data hasil penelitian di analisis dengan menggunakan rumus kerapatan jenis Braun-Blanquet dan diperoleh hasil 2,33 artinya kerapatan tumbuhan lamun di Pantai Cibako Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut jarang karena hanya berkisar 10%-24%.
Pengaruh Limbah Cair Tahu dengan Konsentrasi yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.)
Eki Sutarman;
Lida Amalia;
Diah Ika Putri
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v6i1.399
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi limbah cair produksi tahu terhadap pertumbuhan tanaman mentimun (Cucumis sativus L.)Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK). Jumlah perlakuan terdiri atas lima macam dengan lima pengulangan. Perlakuan A = 0%, perlakuan B = 5%, perlakuan C = 10%, perlakuan D = 15%, perlakuan E = 20%. Jumlah sampel sebanyak 75 bibit tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). parameter yang diukur yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah sulur tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair produksi tahu memberikan pengaruh terhadap tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) yang mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah sulur. Konsentrasi yang paling efektif untuk pertumbuhan tinggi tanaman mentimun yaitu konsentrasi D (15%) dengan rata-rata 75,04 cm. Sedangkan jumlah daun dan jumlah sulur yang paling efektif yaitu dengan konsentrasi B (5%) dengan rata-rata 21,6 helai dan 14,8.
Analisis Kinerja Sains Siswa pada Praktikum Struktur Sel Tumbuhan Menggunakan Penuntun Praktikum Berbentuk Komik
Siti nurkamilah;
Nadia Permana;
Sri Mulyaningsih
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v2i1.400
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaaan kinerja sains siswa setelah menggunakan prosedur praktikum berbentuk komik pada praktikum struktur sel tumbuhan. Indikator ketercapaian kinerja siswa dinilai dari 25 aspek kinerja praktikum. Aspek-aspek tersebut terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi sebagai instrumen utama dan angket sebagai instrumen penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal, tahap pelaksanaan dan tahap penutup praktikum termasuk kategori sangat baik. Dari hasil angket respon siswa menunjukkan tanggapan positif dari penerapan penuntun praktikum berbentuk komik tersebut.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Metode Pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ) dengan Question Student Have (QSH) pada Konsep Ekosistem
Asep Rohayat;
Ririn herlina;
De Budi Irwan
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v2i1.401
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) dengan Question Student Have (QSH) pada konsep ekosistem di kelas X MIA SMAN 16 Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen, dengan desain penelitian berbentuk Group Pretest and Posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas X MIA di SMAN 16 Garut tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri atas enam kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA 1 dan X MIA 2 dengan jumlah tiap kelas yaitu 30 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling berdasarkan nilai rata-rata hampir sama atau merata. Pengambilan data penelitian menggunakan instrumen penelitian aspek kognitif. Instrumen yang digunakan yaitu berupa tes tulis berbentuk tes objektif yang berupa soal pilihan ganda dengan tes awal (Pretest) dan tes akhir (Posttest). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil analisis data yang dilakukan pada pretest secara statistik diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen I sebesar 66 dan nilai rata-rata untuk kelas eksperimen II sebesar 62. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan awal siswa yang menggunakan metode pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) dengan Question Student Have (QSH) pada konsep ekosistem. Sedangkan untuk analisis data yang dilakukan pada Posttest secara statistik diperoleh nilai rata-rata antara kelas eksperimen I dan eksperimen II adalah sebesar 71 dan 68.. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) dengan Question Student Have (QSH) pada konsep ekosistem di SMAN 16 Garut. Dan hasil belajar yang menggunakan metode pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) lebih baik dari pada metode pembelajaran Question Student Have (QSH).
Perbandingan Aktivitas Antibakteri Bawang Putih ( Allium Sativum ) dengan Varietas Berbeda Secara In Vitro terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli
Dewi Hernawati;
Siti nurkamilah;
Suci Suharyati
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : IPI Garut Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/lsciences.v2i1.402
Bawang putih memiliki potensi sebagai pengganti antibiotik. Karena selain mudah untuk diaplikasikan sebagai obat, bawang putih telah menjadi salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan sehingga bawang putih dapat ditemukan di seluruh dunia. Varietas bawang putih sangat beragam, baik itu yang ada di Indonesia maupun yang berasal dari luar negara Indonesia seperti china, tiongkok dan lain sebagainya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen kuantitatif dilakukan terhadap tiga varietas bawang putih yang paling sering kita jumpai di masyarakat, sebagai antibakteri dari bakteri Escherichia coli penyebab penyakit radang usus dan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ketiga varietas bawang putih memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli serta untuk mengetahui jenis varietas bawang putih yang paling efektif digunakan terhadap penghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Adapun manfaat yang didapat adalah sebagai informasi tambahan bahwa bawang putih yang diuji dapat digunakan sebagai alternatif obat herbal yang digunakan untuk upaya penyembuhan penyakit diare. Metode Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode InVitro secara Difusi Kertas Cakram dengan menggunakan empat perlakuan dan enam kali pengulangan. Perlakuan yang digunakan adalah yang pertama (Cont - ), kedua (V.Bs), ketiga (V.Bk), dan keempat (V.Bt), dengan satu konsentrasi yang sama yaitu 80% sehingga mendapatkan hasil uji statistik yang menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil rata-rata perlakuan yang didapat terhadap aktivitas antibakteri Escherichia coli, dan menunjukan bahwa varietas bawang putih ShinChung paling efektif menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.