cover
Contact Name
Qodri Mursyidin
Contact Email
kasta@baleliterasi.org
Phone
+6285337082700
Journal Mail Official
qmursyid0@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Sinarah Ibrahim , Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83662
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094166     DOI : https://doi.org/10.58218/kasta/
Core Subject : Education,
KASTA adalah Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan dibawah lembaga Bale Literasi . Jurnal ini terbit tiga kali setahun, yaitu bulan April,Agustus dan Desember, ini memuat tentang ilmu-ilmu sosial, keagamaan, baik dalam pemikiran Islam,dan kajian Islam lainnya, kajian tetang budaya serta ilmu pendidikan lainnya, Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi dalam jurnal ini. Bahasa yang digunakan dalam bentuk bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Transformasi Sosial Era Society 5.0: Analisis Pengaruh Interfaith Collaboration, Cultural Intelligence, dan Local Wisdom Leadership Terhadap Harmonisasi Sosial Masyarakat NTT Antonius Ignasius Nggino Tukan; Bernadeta Sri Jumilah
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2429

Abstract

Transformasi sosial di era Society 5.0 menuntut integrasi nilai kemanusiaan, kebudayaan, dan kolaborasi lintas agama untuk membangun masyarakat inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh interfaith collaboration, cultural intelligence, dan local wisdom leadership terhadap harmonisasi sosial di Nusa Tenggara Timur (NTT). Peneliti memilih lokasi ini karena belum banyak penelitian yang dilakukan di lokasi ini dalam kaitan dengan ketiga variabel di atas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal-komparatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berskala Likert dari 200 responden (purposive sampling) di empat wilayah NTT (Kabupaten Ende, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, dan Kota Kupang) lalu dianalisis dengan regresi linier berganda pada tingkat signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interfaith collaboration, cultural intelligence, dan local wisdom leadership masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap harmonisasi sosial (secara parsial dan simultan). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,560 mengindikasikan ketiga variabel menjelaskan 56,0% variasi harmonisasi sosial; kontribusi relatif tertinggi diberikan oleh interfaith collaboration (Beta = 0,307), diikuti cultural intelligence (Beta = 0,293), dan local wisdom leadership (Beta = 0,245). Temuan ini mendukung strategi penguatan kolaborasi lintas iman, peningkatan kecerdasan budaya, dan pemberdayaan kepemimpinan berbasis kearifan lokal untuk memperkuat harmonisasi sosial masyarakat multikultural NTT di tengah dinamika Society 5.0
Strategi Inovatif Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda di Bidang Sosial, Pendidikan, dan Kebudayaan di Kabupaten Lombok Timur Watoni, M. Saipul; Zakaki
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2431

Abstract

Partisipasi pemuda dalam bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan menjadi aspek penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan berdaya saing tinggi. Namun, tantangan globalisasi dan modernisasi sering kali menyebabkan pergeseran nilai dan berkurangnya keterlibatan pemuda dalam pelestarian budaya serta kegiatan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi inovatif Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam meningkatkan partisipasi pemuda di bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan di Kabupaten Lombok Timur. Partisipasi pemuda yang rendah dalam kegiatan sosial, pendidikan nonformal, dan pelestarian budaya menjadi latar belakang penting yang melandasi penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi strategi HMI dalam pemberdayaan pemuda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus HMI, anggota aktif, tokoh masyarakat, serta pemuda lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HMI menerapkan strategi inovatif melalui program pelatihan kepemimpinan, kampanye literasi, pelestarian budaya lokal, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan pemuda meskipun dihadapkan pada beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan gaya hidup generasi muda.
Multicultural Education as a Strategy for Strengthening Students’ Tolerance Attitudes in Islamic Boarding Schools in Lombok Abdurrohman; Muh. Jaelani Al Pansori; Lia Rismawati
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2330

Abstract

Lombok is a region characterized by cultural, ethnic, and social diversity, which necessitates the implementation of multicultural values in education. Islamic boarding schools (pondok pesantren) play a strategic role as religious-based educational institutions in fostering tolerance among students. This study aims to describe the implementation of multicultural education in Islamic boarding schools in Lombok and its contribution to the development of students’ tolerance attitudes. This research employed a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observations, in-depth interviews with pesantren leaders, teachers, and students, as well as document analysis of learning activities and pesantren culture. The findings indicate that multicultural education in Lombok’s Islamic boarding schools is implemented through the integration of tolerance values in classroom learning, educators’ role modeling, religious and social activities, and daily habituation of living together in a diverse pesantren environment. These practices contribute to the development of mutual respect, openness, and acceptance of differences among students. The study concludes that Islamic boarding schools have significant potential as strategic spaces for the development of multicultural education oriented toward strengthening students’ tolerance attitudes.
Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran PAI: Peluang, Tantangan, dan Implikasi Pedagogis dalam Pendidikan Islam Muh. Asroruddin Al Jumhuri
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2434

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), integrasi AI membuka peluang besar sekaligus menghadirkan tantangan yang perlu disikapi secara kritis dan bijaksana. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana AI dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran PAI, mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul, serta merumuskan implikasi pedagogis yang relevan bagi para pendidik Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur (library research) dengan metode analisis deskriptif-analitik terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran PAI memberikan peluang berupa personalisasi pembelajaran, peningkatan aksesibilitas materi keagamaan, efisiensi proses evaluasi, serta pengembangan media pembelajaran interaktif yang berbasis nilai-nilai Islam. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi meliputi risiko dehumanisasi pendidikan, ancaman terhadap nilai-nilai spiritual, kesenjangan digital, serta isu etika dan keamanan data. Implikasi pedagogis yang dihasilkan menekankan pentingnya rekonstruksi paradigma pendidik PAI yang mampu mengintegrasikan literasi digital dengan kearifan spiritual, sehingga teknologi AI berperan sebagai alat bantu, bukan pengganti, dalam membentuk generasi Muslim yang berakhlak mulia dan berwawasan global.
Reconciling Tradition and Modernity: A Critical Review of Sexuality Education in the Indonesian Pesantren Context Mainuddin; Syamsul Arifin; M. Nurul Humaidi; Romelah
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2436

Abstract

This article examines how sexuality education in Indonesian pesantren can reconcile Islamic tradition with contemporary reproductive health concerns. Although sexuality-related material has long existed in pesantren through classical fiqh and yellow-book instruction, it has largely been limited to legal-formal themes such as taharah, puberty, menstruation, aurat, and marital ethics, with little attention to consent, bodily boundaries, reproductive health literacy, and sexual violence prevention. Using a qualitative critical literature review, this study analyzes Islamic texts and scholarly publications published between 2015 and 2025, retrieved through Scopus and Google Scholar using the keywords sex education, pesantren, Islamic tradition, and modernity. Data were interpreted through content analysis and critical discourse analysis to identify possible intersections between maslahah-based Islamic reasoning and contemporary health-oriented perspectives. The findings show that the main challenge is not the absence of religious material, but the lack of epistemic reconstruction linking classical concepts to adolescents’ lived realities. Three major pathways emerged: expanding sexuality education beyond marital issues, integrating sexual violence prevention and bodily protection into the curriculum, and enriching traditional pedagogy with dialogical and participatory approaches. The study also finds that implementation requires collaboration among kyai, teachers, students, parents, communities, and the state to address sociocultural taboos and institutional limitations. This article argues that pesantren should be viewed not as barriers to sexuality education, but as institutions with internal theological and pedagogical resources for contextual renewal. It offers a conceptual framework for culturally grounded and religiously legitimate sexuality education in pesantren. Framework highlights the possibility of reconciling tradition and modernity.
Pemanfaatan Media Digital Interaktif dalam Pembelajaran IPS di Era Society 5.0 Syamsul Hadi
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2438

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era Society 5.0 mendorong dunia pendidikan untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Salah satu bentuk inovasi yang dapat diterapkan adalah penggunaan media digital interaktif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Media digital interaktif, seperti video pembelajaran, animasi, simulasi, peta digital, dan aplikasi edukatif, mampu membantu peserta didik dalam memahami konsep sosial, sejarah, dan geografi secara lebih konkret serta menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media digital interaktif dalam pembelajaran IPS serta pengaruhnya terhadap motivasi dan pemahaman belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media digital interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif siswa, serta pemahaman konsep sosial secara lebih mendalam. Meskipun demikian, penerapan media digital dalam pembelajaran masih menghadapi beberapa kendala, di antaranya keterbatasan sarana dan prasarana teknologi serta rendahnya kompetensi literasi digital guru. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi guru serta penyediaan fasilitas teknologi yang memadai agar pemanfaatan media digital interaktif dalam pembelajaran IPS dapat berjalan secara optimal di era Society 5.0.
Pengaruh Persepsi Identitas Budaya Sasak dan Standarisasi Global Terhadap Minat Wisatawan Berkunjung ke Destinasi Wisata Halal di Lombok Agustina, Ahadiah
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2457

Abstract

Perkembangan pariwisata halal di Indonesia, khususnya di Lombok sebagai salah satu destinasi unggulan, menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Meskipun demikian, kemajuan yang dicapai belum sepenuhnya selaras dengan pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi daya tarik wisatawan untuk melakukan kunjungan. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis dampak persepsi terhadap identitas budaya Sasak dan persepsi terhadap standardisasi global pariwisata halal terhadap niat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata halal di Lombok. Metode kuantitatif dengan rancangan asosiatif kausal diterapkan dalam studi ini. Sebanyak 100 partisipan dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan instrumen kuesioner yang didasarkan pada skala Likert dan dianalisis lebih lanjut menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pandangan mengenai jati diri budaya Sasak dan pandangan terhadap standardisasi global dalam pariwisata halal memiliki pengaruh positif yang substansial terhadap keinginan untuk berkunjung, baik ketika dianalisis secara terpisah maupun bersamaan. Penemuan ini menggarisbawahi krusialnya penggabungan nilai-nilai budaya setempat dengan standar internasional dalam pengembangan sektor pariwisata halal. Konsekuensi dari penelitian ini menggariskan perlunya kolaborasi antara otoritas daerah dan pelaku industri pariwisata untuk memaksimalkan potensi budaya lokal yang sejalan dengan prinsip-prinsip wisata halal, demi memperkuat daya tarik destinasi Lombok bagi wisatawan Muslim.
Pengaruh Persepsi Value dan Fair Terhadap Perilaku Konsumen Pada Produk Halal: Pendekatan Behavioral Islamic Economics Pelaku UMKM di Kota Solo Sulistyowati, Sulistyowati; Yuni Safitri; Galuh Anisa Fala; Siti Selvi Setyaningrum
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi value dan persepsi keadilan (fairness) terhadap perilaku konsumen pada produk halal dengan menggunakan pendekatan Behavioral Islamic Economics pada pelaku UMKM di Kota Solo. Dalam konteks persaingan pasar yang semakin kompetitif, persepsi konsumen terhadap nilai produk dan keadilan dalam transaksi menjadi faktor penting dalam membentuk keputusan pembelian, khususnya pada produk halal yang tidak hanya mempertimbangkan aspek kualitas, tetapi juga nilai-nilai syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap konsumen produk UMKM halal di Kota Solo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi untuk menguji hubungan antar variabel. Variabel persepsi value mencakup dimensi manfaat fungsional, emosional, dan spiritual, sedangkan persepsi fairness meliputi keadilan harga, transparansi, dan kejujuran dalam transaksi. Perilaku konsumen diukur melalui indikator minat beli, keputusan pembelian, dan loyalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi value dan fairness berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumen. Konsumen cenderung memiliki tingkat kepercayaan dan loyalitas yang lebih tinggi terhadap produk halal yang dianggap memberikan nilai manfaat yang optimal serta dipasarkan dengan prinsip keadilan sesuai syariat Islam. Pendekatan Behavioral Islamic Economics memperkuat temuan bahwa faktor religiusitas dan etika bisnis Islam menjadi variabel penting dalam membentuk preferensi konsumen.

Page 10 of 10 | Total Record : 98