cover
Contact Name
Qodri Mursyidin
Contact Email
kasta@baleliterasi.org
Phone
+6285337082700
Journal Mail Official
qmursyid0@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Sinarah Ibrahim , Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83662
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094166     DOI : https://doi.org/10.58218/kasta/
Core Subject : Education,
KASTA adalah Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan dibawah lembaga Bale Literasi . Jurnal ini terbit tiga kali setahun, yaitu bulan April,Agustus dan Desember, ini memuat tentang ilmu-ilmu sosial, keagamaan, baik dalam pemikiran Islam,dan kajian Islam lainnya, kajian tetang budaya serta ilmu pendidikan lainnya, Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi dalam jurnal ini. Bahasa yang digunakan dalam bentuk bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Implementasi Reward and Punishment dan Implikasinya Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 25 Rejang Lebong Rumiana, Hasni; Sutarto, Sutarto; Iswanto, Rahmat
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i3.718

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: (1) mengetahui Implementasi reward and punishment dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 25 Rejang Lebong, (2) mengetahui Implikasinya reward and punishment terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 25 Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kulitatif yaitu penelitian datang ke lapangan untuk melihat secara langsung fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verivikasi data & nbsp. Hasil penelitian impelementasi reward and punishment dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 25 Rejang Lebong menunjukkan: di awal pelajaran guru membuat kesepakatan dengan peserta didik terkait penerapan reward and punishment. Reward yang diberikan berupa reward verbal dan reward non verbal. Punishment yang diberikan berupa teguran, memberikan tugas seperti membaca buku, menghafal ayat atau hadist dan membersihkan tempat ibadah. Implikasinya reward and punishmen, yaitu (1) Tingkat perhatian peserta didik terhadap pembelajaran meningkat, (2) Tingkat keyakinan peserta didik terhadap kemampuan dalam mengerjakan tugas-tugas pembelajaran, (3) Tingkat kepuasan peserta didik dalam proses pembelajaran, (4) Menentukan perbuatan yang harus dilakukan.
Perencanaan Keuangan dalam Memperbaiki Sarana dan Prasana di SMKIT Khoiru Ummah Curup: Financial Planning in Improving Facilities and Infrastructure at SMKIT Khoiru Ummah Muslihah, Muslihah
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i3.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perencanaan keuangan kaitannya dengan sarana. prasarana, keuangan dan perencanaan keuangan dalam memperbaiki sarana dan prasarana di SMKIT Khoiru Ummah Curup. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan menggunakan ependekatan studi kasus. Informan penelitian adalah Kepala sekolah, wakil sarana prasarana dan bendahara.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan Miles and Huberman yaitu data ( pengumpulan data), data (reduksi data), data (penyajian data), dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Sarana dan prasarana saat ini tergolong baik 2) kondisi keuangan di SMKIT Khoiru Ummah Curup bersumber dari sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) peserta didik setiap bulan, bantuan operasional sekolah (BOS) dan dana infaq dari pihak – pihak yang tidak mengikat Untuk kondisi keuangan walaupun sekolah berstatus swasta masih mampu untuk membiayai operasional sekolah 3) perencanaan keuangan dalam memperbaiki sarana dan prasarana di SMKIT Khoiru Ummah Curup dilakukan pada tahap awal tahun pelajaran yang dilaksanakan dalam rapat untuk merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana termasuk program kegiatan yang terlebih dahulu diidentifikasi oleh setiap bagian. Kebutuhan itu dibahas dalam forum rapat yang kemudian hasilnya disahkan oleh bendahara dan kepala sekolah untuk diajukan ke pihak yayasan untuk diputuskan oleh yayasan.
Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Pengalaman Keagamaan terhadap Religiusitas Peserta Didik di SMA N 8 Rejang Lebong: The Influence of Islamic Religious Education Learning and Religious Experience on the Religiosity of Students at SMA N 8 Rejang Lebong Masrofah, Tria
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i3.732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah pembelajaran Pendidikan Agama Islam berpengaruh secara signifikan terhadap Religiusitas peserta didik SMA N 8 Rejang Lebong. (2) apakah pengalaman keagamaan berpengaruh secara signifikan terhadap Religiusitas peserta didik SMA N 8 Rejang Lebong. (3) apakah pembelajaran Pendidikan Agama Islam berpengaruh secara signifikan terhadap Religiusitas peserta didik SMA N 8 Rejang Lebong.Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui angket, adapun subjek penelitian adalah siswa-siswi SMA N 8 Rejang Lebong yang berjumlah 293 peserta didik. Sampel yang digunalan berjumlah 75 dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan (1) tidak ada pengaruh pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Religiusitas Peserta didik SMA N 8 Rejang Lebong, dimana niilaii Siig seibeisar 0,299 > 0,05 dan niilaii thiitung -1,045 < ttabeil 2,000. (2) ada pengaruh yang signifikan pengalaman keagamaan terhadap Religiusitas peserta didik SMA N 8 Rejang Lebong, dimana teirliihat darii niilaii siig seibeisar 0,000 < 0,05 dan thiitung 8,525 > ttabeil 2,000. (3) ada pengaruh yang signifikan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Religiusitas peserta didik SMA N 8 Rejang Lebong, dimana koeifiisien deiteirmiinasii (R2) meinunnjukkan bahwa Adjusteid R squarei seibeisar 0,541 (54,1%).
Analisis Pengaruh Etika Bisnis Islam dan Bauran Pemasaran Terhadap Pendapatan Usaha Kecil Kuliner di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi Junaldi, Junaldi; Amir, Amri; Dean Amri, Ary
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i3.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan etika bisnis islam dan bauran pemasaran terhadap pendapatan pedagang usaha kecil kuliner di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan memperoleh data melalui kusioner. Menghasilkan 108 responden. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh nilai variabel Etika Bisnis Islam yaitu: Sig(0,000),dan Bauran Pemasaran yaitu: Sig(0,000). Dari hasil uji F atau uji secara bersama-sama didapati hasil F hitung (14,799) Sig.(0,000) < 0,05 dapat diartikan bahwa variabel independen (X) berpengaruh secara signifikan bersama-sama terhadap variabel dependen (Y). Dan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dapat dilihat dari hasil R2 (R Square) Sebesar 0,220 atau 22,0% dan sisanya dapat dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Metode Hypnoteaching Dan Multiple Intelligence Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Pembelajaran IPS SD Di Universitas Hamzanwadi Latif, Abdul; Pahru, Syaiful
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i3.801

Abstract

Pengaruh Metode Hypnoteaching dan Multiple Intelligence untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah pembelajaran IPS SD di Universitas Hamzanwadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh Metode Hypnoteaching dan Multiple Intelligence untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Pembelajaran IPS SD. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasy experiment engan desain nonequvalent control group design. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Metode Hypnoteaching dan Multiple Intelligence pada Mata Kuliah Pembelajaran IPS SD Prodi PGSD Universitas Hamzanwadi sangat baik sehingga dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hal ini juga dapat dilihat pada indeks Gain skor yang diperoleh pada kelas eksperimen sebesar 0,7 sehingga masuk pada kategori sangat tinggi dan signifikansi perbedaan ditunjukkan dengan thitung > ttabel atau 4,616 > 2,001.
Pengaruh Literasi Digital dan Media Pembelajaran Berbasis TIK Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru PAI Yadi, Supriyadi; Kusen; Anshori, Sakut
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v4i2.805

Abstract

PAI teachers' understanding of digital literacy and the use of learning tools is very important, which should be able to improve PAI teachers' pedagogical competence. This research aims to see the influence of digital literacy and TIK-based learning media on the pedagogic competence of Islamic Religious Education (PAI) teachers at MTs throughout Kepahiang Regency. This research uses quantitative research methodology. The sampling method used in this research was complete sampling, with a total of 33 PAI teachers from 99 MTs spread across Kepahiang Regency. Research found that PAI MTs teachers in Kepahiang Regency have a high level of digital literacy, with 86.5% of teachers aware of digital learning resources. They are able to use TIK-based learning materials, applications, social networks, and the internet to search for and provide learning media. The use of technology in the classroom is considered good, with an average score of 85.6%. PAI teachers demonstrate good educational skills, including assessing student skills, offering systematically structured learning, identifying learning problems, and evaluating learning effectively. Digital literacy has a significant impact on the pedagogical skills of PAI MTs teachers in Kepahiang Regency, increasing their pedagogical competence. TIK-based learning media improves learning design, communication, teamwork, and student knowledge development. However, teachers must continue to strengthen their technology skills to remain relevant in the digital era.
Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas Petani Terhadap Minat Membayar Zakat Pertanian Padi di Dusun Lelong Desa Lelong Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah: Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas Petani Terhadap Minat Membayar Zakat Pertanian Padi di Dusun Lelong Desa Lelong Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah Selviatun, Huliya; Kartika Dewi, Resti
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i3.813

Abstract

This study aims to test the influence of farmers knowledge and farmer religiosity, on the interest in paying rice farming zakat in Lelong Hamlet, Lelong Village, Central Praya District, Central Lombok Regency. This study used a quantitative approach with associative type. The population in this study was 129 farmers in Lelong Hamlet, with data collection techniques using questionnaires and sample totaling 39 people. The data analysis methods used is multiple analysis tests. The results showed that simultaneously farmer knowledge and farmer religiosity had a positive effect on the interest in paying rice agricultural zakat. While partially, knowledge has no effect on the interest in paying rice agricultural zakat and the religiosity of farmers has a positive effect on the interest in paying rice agricultural zakat.
Peran Kyai Dalam Penggunaan Teknologi Untuk Meningkatkan Pembelajaran Pada Santri An- Nahdliyah Mojoketo di Era Society 5.0 Moch Solich; Muhammad Maimun Ni'am
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i2.972

Abstract

Globalisasi membawa perubahan signifikan dalam pandangan dunia dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan tantangan global dan daya saing yang kita peroleh melalui sistem pendidikan akan menggabungkan teknologi dalam inovasi baru untuk mempermudah peserta didik dalam mengetahui teknologi informasi yang semakin berkembang. Untuk itu dalam era Society 5.0 yang merupakan penyempurnaan dari society 4.0, dimana teknologi menjadi bagian dari manusia itu sendiri, bukan hanya untuk berbagi informasi, namun dapat memudahkan kehidupan manusia sehari-hari. Pesantren dengan tradisi klasiknya menampilkan aspek pengembangan teknologi saat ini terus mengalami kemajuan yang pesat seiring dengan adanya globalisasi. Hal ini terjadi di PP. An-Nahdliyah Sooko Mojokerto, penting kiranya pondok pesantren memberikan wawasan baru dalam konteks penggunaan teknologi 5.0 yang sedang terjadi. Dengan metode kualitatif, tehnik pengambilan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, maka pokok persoalan yang diangkat sebagaimana berikut Bagaimana peran kiai dalam pengembangan kebijakan terkait penggunaan teknologi di Pondok Pesantren An-Nahdliyyah? Bagaimana penerapan penggunaan teknologi di Pondok Pesantren An-Nahdliyyah?, Apa saja tantangan yang di hadapi di pesantren dalam meningkatkan pembelajaran di era society 5.0 ? Dengan hasil penelitian sebagaimana berikut ini; Peran Kyai dalam pengembangan kebijakan penggunaan teknologi di Pondok Pesantren An-Nahdliyyah sangat penting di era Society 5.0. Kyai sebagai pemimpin spiritual dan arsitek kebijakan, memastikan teknologi digunakan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai agama. Kepemimpinan uswatun hasanah yang berkarisma memberikan teladan kepada santri dan ustadz, membantu mereka menerima dan memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Kyai menetapkan kebijakan komprehensif untuk penerapan teknologi di pesantren, mendorong perubahan budaya, dan melakukan evaluasi rutin untuk memastikan efektivitas. Dengan menjadi fasilitator, motivator, serta pemberdaya SDM, Kyai memastikan staf pengajar siap mengadopsi teknologi. Pendekatan ini memastikan pesantren siap memanfaatkan teknologi secara etis dan bijak untuk mempersiapkan generasi santri yang mampu menghadapi era masyarakat 5.0. Pondok Pesantren An-Nahdliyah di Mojokerto telah memanfaatkan teknologi dalam mendukung pembelajaran di era Society 5.0 dengan menyediakan fasilitas seperti ruang kelas multimedia, laboratorium praktikum, dan ekstrakurikuler berbasis teknologi. Pesantren telah melakukan perencanaan strategis dalam penggunaan teknologi, mengembangkan infrastruktur, dan memberdayakan sumber daya manusia melalui pelatihan. Evaluasi rutin memastikan strategi penerapan teknologi selalu diperbarui dan relevan, sehingga memberikan nilai tambah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan. Pondok Pesantren An-Nahdliyah telah menerapkan kebijakan teknologi dengan strategi perencanaan yang mencakup pengembangan infrastruktur, pelatihan tenaga pendidik, penggunaan media sosial, dan evaluasi berkala. Namun, pesantren menghadapi beberapa tantangan seperti penolakan budaya, keterbatasan anggaran, kesenjangan pengetahuan, dan akses konten negatif. Solusi yang diterapkan meliputi dialog, kemitraan, pendekatan etis, serta sosialisasi dan pelatihan berkelanjutan. Kiai memiliki peran strategis dalam merumuskan kebijakan yang sejalan dengan nilai-nilai agama untuk memanfaatkan teknologi secara optimal. Evaluasi rutin memastikan penerapan teknologi mendukung pembelajaran efektif dan etis, sementara kolaborasi antara kiai, guru, dan santri memastikan kesuksesan di era Society 5.0.
Gambaran Celebrity Worship pada Penggemar Boyband Korea BTS (Army) Wiranata, Dinar Cahya; Widya Agustin, Rin
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v4i2.978

Abstract

Celebrity Worship is an admiration to celebrities at low to high levels that leads to pathology based on strong positive feelings but also due to poor psychological well-being. Celebrity Worship is divided into three dimensions: entertainment social value, intense personal feeling, and borderline pathological tendency. One of the celebrities being the object of celebrity worship is BTS, a boyband from South Korea. BTS fans known as ARMY come from various places, one of them in Solo Raya. Army Solo Raya is concerned about experiencing celebrity worship at a high stage and leading to pathology. Therefore, this study aims to get a quantitative picture of celebrity worship experienced by ARMY in Solo Raya. Sampling using purposive sampling with a total of 400 respondents. The scale used is a celebrity worship scale with a likert system of four answers. The existing items are declared valid because they have a score above 0.3 and declared reliable as they have an alpha Cronbach score of 0.933. Data analysis using descriptive and quantitative analysis. The result is that the celebrity worship of ARMY Solo Raya is at a high level with the most dominant social value entertainment aspect, although so the behavior of the Army Solo Raya reflects celebrity worships at all stages or aspects.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN Sutrisno
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v1i1.1162

Abstract

Gaya kepemimpinan adalah cara pemimpin mempengaruhi bawahannya yang diekspresikan dalam bentuk perilaku atau pola kepribadian. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki program dan yang berperilaku bersama dengan anggota kelompok dengan menggunakan cara atau gaya tertentu. Kepemimpinan memiliki peran sebagai kekuatan dinamis yang mendorong, memotivasi dan mengkoordinasikan perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah adalah seorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar atau tempat dimana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran. Dengan ini dapat disebut sebagai pemimpin pada satuan pendidikan yang bertugas melaksanakan pengelolaan satuan pendidikan yang dipimpinnya. Pendidikan Khusus adalah pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial tetapi memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Selain itu, pendidikan khusus juga berarti pembelajaran yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan anak yang bersifat unik. Pendidikan khusus akan tepat digunakan apabila kebutuhan peserta didik tidak dapat diakomodasi dalam program pendidikan umum. Gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMA LB) dalam mengelola kurikulum dan peserta didik adalah gaya kepemimpinan yang digunakan atau diterapkan hanya dalam mengelola kurikulum dan peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB). Bukan gaya kepemimpinan yang digunakan dalam mengelola orang lain atau dalam kegiatan lainnya. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana isi dari skripsi ini akan dijelaskan secara runtut mengenai gaya kepemimpinan kepala sekolah SLB yang luar biasa dalam mengelola kurikulum dan kesiswaan. Yang mana dalam pelaksanaannya kepala sekolah harus berhadapan dengan siswa berkebutuhan khusus. Serta bertanggung jawab dalam mengelola lembaga pendidikan khusus sebagai tempat pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas. Dari hasil penelitian diketahui bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan demokratis. Kepala sekolah SLB Kurnia Asih tidak pernah lepas dan selalu menyarankan musyawarah bagi seluruh stakeholder terkait untuk setiap permasalahan dan keputusan, seperti pembentukan visi dan misi kepala sekolah tidak serta merta memutuskan atau melakukan musyawarah oleh seluruh stakeholder untuk merumuskan dan menyepakati hasil dari visi dan misi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan keputusan kepala sekolah berdasarkan kesepakatan mufakat. Kepala sekolah SLB KURNIA ASIH dalam mengelola kurikulum menggunakan gaya kepemimpinan demokratis. Namun, di sisi lain, kepala sekolah SLB KURNIA ASIH tidak menggunakan gaya kepemimpinan demokratis melainkan menggunakan gaya kepemimpinan laiseez faire dalam mengimplementasikan kurikulum. Di mana kepala sekolah mempercayai sepenuhnya kepada bawahannya dengan menganggap bahwa bawahannya adalah orang yang mampu dan tahu akan tugasnya. Gaya kepemimpinan kepala sekolah SLB KURNIA ASIH yang digunakan dalam mengelola peserta didik tidak lagi menggunakan gaya kepemimpinan demokratis melainkan gaya kepemimpinan liseez faire. Dimana kepala sekolah SLB KURNIA ASIH sudah mempercayai sepenuhnya kepada bawahannya dalam mengelola siswa. Namun, kepala sekolah tidak melepaskan pengawasan kepada bawahannya. Jika dikemudian hari ada bawahan yang menyimpang atau tidak sesuai maka kepala sekolah akan membimbingnya.