cover
Contact Name
Alfan Hadi
Contact Email
kreasi.journal@gmail.com
Phone
+6287835553491
Journal Mail Official
kreasi.journal@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Sinarah Ibrahim , Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83662
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094182     DOI : https://doi.org/10.58218/kreasi
Core Subject : Social,
KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar P-ISSN dan E-ISSN. KREASI adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh BALE LITERASI yang merupakan lembaga riset, pelatihan & edukasi, sosial dan publikasi. Penerbitan jurnal ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2021 terbit sebanyak tiga kali terbit yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat memfokuskan pada masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 247 Documents
Peran Seni Hadroh dalam Meningkatkan Ketrampilan dan Karakter Anak di TPA Al-Barokah Nglantung Bangunrejo Muwahidah Nurhasanah; Khusna Zanuba Alfin; Abdul Jabar Idharudin
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1222

Abstract

Seni hadroh merupakan bagian penting dari budaya Islam, terutama di masyarakat desa yang kental dengan nilai-nilai keagamaan. Seni hadroh berperan penting dalam meningkatkan keterampilan dan karakter anak melalui pengembangan nilai-nilai religius, disiplin, dan kerja sama. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan musikal, tetapi juga membentuk karakter positif yang mendukung pertumbuhan moral dan sosial anak. Keterampilan anak dalam seni hadroh berkembang melalui latihan rutin yang melibatkan berbagai aspek musikalitas, seperti ritme, melodi, dan harmoni. Dalam proses belajar, anak-anak diajarkan cara memainkan alat musik tradisional seperti rebana dan marawis, yang tidak hanya meningkatkan kemampuan musikal mereka, tetapi juga melatih konsentrasi dan ketepatan. Selain itu, seni hadroh mendorong anak untuk berkolaborasi dalam kelompok, sehingga mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan menghargai pendapat orang lain. Melalui pengalaman ini, anak-anak tidak hanya mengasah keterampilan seni, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan disiplin yang akan bermanfaat dalam berbagai aspek kehidupan mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan seni hadroh sebagai media dakwah dan penguatan identitas budaya Islam di masyarakat desa. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pemain hadroh serta tokoh masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni hadroh tidak hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai media dakwah yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam. Selain itu, praktik seni hadroh juga memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat identitas budaya Islam di masyarakat desa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya dukungan dan perhatian lebih lanjut terhadap pengembangan seni hadroh sebagai salah satu upaya pelestarian budaya Islam di tingkat lokal.
Pelatihan Pendidikan Seksual pada Siswa SMP di Kota Ambon Izak Jakobis Makulua; Prisca Diantra Sampe; Rusnawati Ellis; Neleke Huliselan
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1223

Abstract

Sex education is an important thing to teach to teenagers. This is because teenagers are at the genital stage, which makes them want to seek information or try sexual activities. This activity aims to improve students' understanding of sexuality and risky sexual behavior. This activity was carried out for 15 junior high school students in Ambon City. This activity was carried out by delivering material and discussing. The results achieved were that 100% of students understood the material well. This finding indicates that this community service program is effectively implemented for junior high school students
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga Sebagai Konselor Pemberian Makanan Bayi dan Anak di Desa Cabeyan, Sukoharjo. Firmansyah; Puan Ayu Safir Agusta; Kharisma Kusuma Wardani
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1224

Abstract

Reducing the prevalence of stunting is one of the goals in Indonesia's development, the 2025 Global Nutrition Targets and is included in the indicators in the Sustainable Development Goals (SDGs). However, one in three children in Indonesia suffers from stunting. The government has made various efforts to achieve this goal, namely by referring to the recommendations of the Lancet 2013 which include sensitive and specific nutritional interventions. To support these efforts, the proposer prepared a proposal to assist in accelerating stunting reduction in Cabeyan Village with nutrition education activities on feeding infants and children (PMBA). PMBA is an activity that includes exclusive breastfeeding socialization, how to process local food in Cabeyan Village, Bendosari, Sukoharjo such as practicing snack cooking demonstrations that can be used as MP Breast Milk and PMT recovery for stunted toddlers. In addition, the food products produced can also be sold to improve the economy in the village. The PMBA program will be carried out at each posyandu in Cabeyan Village which adjusts to the routine schedule of the Posyandu for toddlers. Community Service uses the lecture method, namely providing PMBA counseling to posyandu cadres and family companion cadres totaling 24 people. Furthermore, the target of this activity will be a peer-educator to the community in Cabeyan Village regarding the practice of feeding infants and children. The success indicator of this activity is that it can be followed by 100% of posyandu cadres and family companions who can then provide insight into improving the knowledge of mothers under five and the community in Cabeyan Village by utilizing local food. In addition, there was an increase in target knowledge of more than 70% at the time of knowledge evaluation
Taman Baca Untuk Anak Agar Menyukai Buku Sejak Dini Husaen Sudrajat; Neli Aprianti; Husnul Khotimah; Shahibul Ardhi; Rosidah; Indrawati; Retno Handasah; Aenullael Mukarromah; Suci Handayani
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1242

Abstract

Dewasa ini sering ditemukan banyak anak yang bisa membaca namun tidak menyukai buku, padahal saat ini masyarakat diharapkan memiliki minat baca yang tinggi. Buku merupakan sumber ilmu dan pengetahuan yang telah ada sejak dulu dan mudah untuk ditemukan. Taman baca yang diadakan di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu taman yang harus dimaksimalkan secara serius dalam menangani krisis rasa suka anak terhadap buku. Menghadirkan taman baca kepada masyarakat yang ditujukan untuk anak usia dini bertujuan dapat memberikan pengalaman dari kegiatan membaca bersama sehingga anak memiliki rasa suka terhadap buku dan gemar membaca. Peran masyarakat (orang tua) sangat diperlukan untuk memotivasi dan membangkitkan semangat menyukai buku khususnya anak usia dini sebagai pondasi untuk lebih mencintai buku, tidak hanya membaca tetapi juga dapat mengerti dari apa yang telah dibacanya dan juga dapat mengaitkan dengan keadaan pengalaman di dunia nyata. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, peranan orang tua selaku masyarakat menjadi lebih optimal dalam membantu mengembangkan rasa suka anak terhadap buku. Taman baca ini merupakan taman yang bersifat partisipatif dengan melibatkan warga masyarakat di Desa Puyung dan akademisi yang membantu dalam kelancaran kegiatan tersebut.
PKM Pelatihan Asesmen Berorientasi 21th Century Learning Design (21CLD) Pada Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Guru Sekolah Dasar Siti Raihan; Nurhaedah; Hikmawati Usman; Hotimah; Erma Suryani Sahabuddin
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1244

Abstract

Penelitian ini merupakan PKM pelatihan asesmen berorientasi 21th Century Learning Design (21CLD) pada implemengtasi kurikulum merdeka untuk guru sekolah dasar. Tujuannya yaitu sebagai upaya pengotimalan dan pengendalian mutu penilaian di Sekolah Dasar khususnya bagi sekolah-sekolah yang sudah menerapkan kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat (pkm) ini dilaksanakan dengan 3 tahapan utama, yakni pendahuluan, pelaksanaan dan evaluasi (hasil). Pendahuluan dilakukan dengan pendekatan dan sosialisasi untuk menjalin Kerjasama dengan pihak mitra (KKG). Pelaksanaan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan guru. Pelatihan secara langsung dilaksanakan dengan pemberian materi pelatihan secara bertahap untuk selanjutnya dilakukan pendampingan melalui grup WA. Hasil yang diperoleh Pertama, seluruh aspek kompetensi memiliki nilai p > 0.05, menunjukkan bahwa varians data pre-test dan post-test dapat dianggap homogen. Kedua, Nilai normalized gain menunjukkan peningkatan yang signifikan pada semua aspek kompetensi, dengan kisaran G antara 0.56 hingga 0.68. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang dilakukan efektif dalam membantu guru meningkatkan kemampuan mereka mengembangkan asesmen yang berorientasi pada pembelajaran abad ke-21 sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Saran untuk peneliti selanjutnya berupa pengembangan kegiatan yang berkelanjutan, pendampingan pasca pelatihan, penerapan pada tingkat sekolah yang lebih luar, melakukan penelitian lanjutan yang mengukur dampak asesmen abad ke-21.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru MA ATT ADD Al-Amin Gersik Lombok Barat dengan Memanfaatkan Teknologi Alfan Hadi; Samsul Hakim; Syamsul Hadi; Raoda Tul Jannah Maruddani; Muhamad Akrom; Muhamad Hirjan; Muh Asroruddin Al-Jumhuri; Fatmawati; Sirajudin
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1246

Abstract

Penulisan artikel ilmiah merupakan keterampilan penting bagi guru dalam menyampaikan hasil penelitian dan pengembangan pendidikan. Dalam konteks ini, pelatihan penulisan artikel ilmiah bagi guru MA ATT ADD Al-Amin Gersik Lombok Barat diadakan dengan memanfaatkan teknologi digital. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menulis artikel ilmiah yang berkualitas, sehingga dapat berkontribusi pada pengembangan pendidikan di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi teori, praktik, dan penggunaan platform digital untuk mendukung proses penulisan. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam menulis artikel ilmiah.
Pengembangan Pendidikan Karakter Pada Usia Remaja dalam Meningkatkan Nilai Kesopanan di Desa Unterudang Rahmat Saleh Harahap; Emmi Juwita Siregar; Putri Permata Sari Siregar; Riski Aprianti Ritonga; Zulfahmi
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1252

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus dalam membahas pentingnya pendidikan karakter sebagai upaya untuk terusmeningkatkan dan memperkuat kesadaran masyarakat Indonesia. Terutama hal ini bertujuan agar masyarakat menyadari bahwa masa depan yang lebih baik hanya dapat tercapai dengan membangun dan memperkuat karakter bangsa. Terkhususnya bagi remaja saat ini yang sering disebut sebagai Generasi Z atau sering juga disebut sebagai generasi era digital. Di zaman yang sangat terhubung dengan dunia Maya saat ini sangat dibutuhkan peran pengembangan Pendidikan karakter untuk membangun kesadaran bahwa pentingnya sopan santun dan tata krama terutama dalam kehidupan social sebagai bagian dari kehidupan sehari hari. Mengingat besarnya dampak dari social media yang dirasakan terutama bagi perkembangan karakter khususnya remaja yang paling banyak menguasai social media sebagai sarana hiburan dan komunikasi yang digunakan setiap hari, maka Pendidikan karakter adalah salah satu solusi dalam memperbaiki proses berfikir dan prilaku setiap individu agar terbentuk kembali kesadaran untuk saling bekerjasama, baik antar keluarga, Masyarakat, bangsa, dan juga negara. Pendidikan karakter merupakan peran penting terutama bagi remaja dalam membangun karakter anak bangsa agar tetap sesuai dengan norma yang berlaku.
PKM Penguatan Kapasitas Guru dalam Implementasi Kurikulum Sekolah Ramah Anak Berbasis Budaya Positif di Lingkungan Belajar Siti Raihan; Saprizal; Fitriana; Awayundu Said; Amir Pada
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1270

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to strengthen the capacity of teachers at SD Inpres Timbuseng in implementing a Child-Friendly School (CFS) curriculum based on a positive school culture. The program was initiated in response to preliminary findings showing that teachers had not fully understood the principles of CFS, had yet to apply empathetic communication, and had not integrated positive values into their teaching materials. The program was carried out using a transformative participatory approach through four stages: needs identification, training and workshops, implementation assistance, and reflective evaluation. One of the main approaches introduced was positive discipline, a pedagogical strategy that emphasizes dialogue, appreciation, and logical consequences to build a non-violent, positive school culture. The program results showed a significant improvement in teachers’ understanding of the CFS curriculum (from 62.5% to 88.3%), the development of child-friendly teaching materials, and changes in classroom teaching practices through the implementation of positive discipline supported by empathetic and reflective communication strategies. Teachers actively participated in all stages of the program, and the principal provided full support for its implementation. The program has implications for improving the quality of inclusive and participatory learning environments and opens opportunities for replication and further development through teacher learning communities and supportive school policies. Thus, this PKM program makes a concrete contribution to the creation of child-friendly schools.
Pelatihan Dasar Microsoft Word bagi Siswa Sekolah Dasar: Upaya Peningkatan Kemampuan TIK di Desa Tanjung Tiram Pratama Hidayat Nuddin; Muthiah Zahara Harahap; Dita Ayunda Harahap; Harry Santana; Januardi Rosyidi Lubis
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1272

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tanjung Tiram dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital anak-anak sekolah dasar melalui pelatihan penggunaan Microsoft Word. Di era digital saat ini, kemampuan dasar dalam mengoperasikan perangkat lunak pengolah kata menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki sejak usia dini. Namun, keterbatasan akses terhadap fasilitas komputer dan pembelajaran teknologi informasi masih menjadi kendala di wilayah pedesaan seperti Tanjung Tiram. Kegiatan ini dilakukan melalui metode les komputer secara langsung yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, disesuaikan dengan usia peserta. Materi pelatihan meliputi pengenalan antarmuka Microsoft Word, mengetik dan mengedit teks, menyisipkan gambar, serta menyimpan dan mencetak dokumen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan dasar siswa dalam menggunakan Microsoft Word. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat respons positif dari orang tua dan guru, karena dianggap membantu mendukung proses belajar anak di sekolah. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya melek digital di kalangan anak-anak di pedesaan.
Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat di SDN Candirejo 02 Aini Ridha Az Zahrah; Novita Dwi Ratnasari; Welli Dianti; Istianatus Sunnah; Jatmiko Susilo; Sikni Retno Karminingtyas
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1273

Abstract

Demam berdarah merupakan penyakit berbasis lingkungan yang sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat. DBD terjadi karena virus dengue yang dibawa oleh vector nyamuk Aedes A egepty. Menurut Kementrian Kesehatan Indonesia Hingga minggu ke-17 2024, tercatat 88.593 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan 621 kasus kematian di Indonesia. Hingga saat ini masih sering terjadi kasus DBD dan masih belum ada spesifikasi yang nyata terhadap penanganan penyakit DBD, dengan adanya kegiatan pengabdian Masyarakat ini akan memberikan banyak dampak positif bagi siswa-siswi SDN candirejo 02 yang mengikutinya. Sehingga siswa dapat teredukasi dan paham terkait bahaya DBD dan bagaimana pencegahannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang pencegahan demam berdarah Dengue serta melatih siswa-siswi agar dapat menerapkan cara pencegahan demam berdarah Dengue. Metode kegiatan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dengan memberikan edukasi berupa pemaparan materi dan video tentang bagaimana proses perkembang biakan nyamuk sampai menyebabkan demam berdarah kepada siswa dan siswi kelas 6 SDN Candirejo 02. Hasil menunjukan bahwa siswa-siswi sudah memaham terkait materi yang diberikan, terlihat jelas seluruh siswa dan siwi serta bapak ibu guru berpartisipasi aktif selama acara berlangsung dengan menjawab pertanyaan yang di berikan oleh tim pengabdian. Kesimpulan dari kegiatan ini siswa-siswi kelas 6 SDN candirejo 02 yang mengikuti kegiatan ini memiliki pengetahuan yang baik terkait materi yang telah disampaikan, siswa-siswi kini mengetahui pengertian, gejala, dan tindakan pertolongan penyakit demam berdarah dengue, serta dapat menjelaskan mengenai penyebab dan pencegahan penyakit demam berdarah dengue.