cover
Contact Name
Nursaleh Hartaman
Contact Email
nursaleh1994@gmail.com
Phone
+6285240403223
Journal Mail Official
ip@unismuh.ac.id
Editorial Address
5th Floor of Menara Iqra, Universitas Muhammadiyah Makassar. Jalan Sultan Alauddin No.259 Makassar 90221, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kybernology : Journal of Government Studies
ISSN : -     EISSN : 2807758X     DOI : -
Core Subject : Social,
Kybernology : Journal of Government Studies is a peer-reviewed open access journal that aims to spread conceptual thinking or ideas, review and the research findings obtained in Governmental Studies.
Articles 99 Documents
Transformasi Layanan Publik di Kabupaten Gowa: Penerapan Mal Pelayanan Publik untuk Meningkatkan Efisiensi dan Aksesibilitas Sari, Inrinofita; Dwi Nurfaisal, Muhammad; Akbar Maulana, Muhammad; Syukri, Ahmad; Wahdaniyah, Nurul
Kybernology : Journal of Government Studies Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.17661

Abstract

This research aims to analyse the implementation of the Public Service Mall (MPP) in Gowa Regency within the framework of public sector governance, by relating it to governance theories such as New Public Management (NPM), New Public Service (NPS), and New Public Governance (NPG). This research focuses on how MPP is able to improve efficiency, transparency, and accessibility of public services for the community. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data was collected through document analysis, official reports, and relevant previous research. Analysis was conducted using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques to produce an in-depth interpretation of the phenomenon under study. The results show that the MPP in Gowa Regency successfully reflects NPM principles through technology integration and simplification of service processes. In addition, the NPS approach is evident from the government's efforts to involve the community through satisfaction surveys and fair and responsive service delivery. The multi-sector collaboration adopted by the MPP reflects the application of NPG principles in improving the effectiveness and sustainability of governance. However, challenges related to digital literacy and infrastructure still affect service accessibility, especially in remote areas. Research limitations include limited primary data that relies solely on documents and data collection, and ended direct observation of MPP operations in Gowa Regency. The implications of the study include recommendations to improve digital community literacy through education programs and the provision of more equitable technology infrastructure in remote areas. In addition, this study provides guidance for other local governments in adopting agile governance principles to improve the quality of public services through the integration of services and technology.
Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Naibaho, Diana Stevany; Lena, Elsa Fera Mahda; Maulana, Jaka
Kybernology : Journal of Government Studies Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.18578

Abstract

Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di tingkat daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui peran ASN yang profesional dan berintegritas. Meski secara normatif ASN diharapkan menjadi pelaksana kebijakan publik yang bebas dari praktik KKN, realitas di lapangan menunjukkan masih adanya hambatan seperti budaya birokrasi tradisional, kekurangan SDM kompeten, dan lemahnya sistem akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi ASN terhadap penerapan prinsip good governance, khususnya dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASN memainkan tiga peran utama: sebagai pelaksana kebijakan, penyedia layanan publik, dan fasilitator partisipasi masyarakat. Di beberapa daerah, inisiatif seperti e- government, pelatihan kompetensi, dan sistem kinerja berbasis indikator telah meningkatkan akuntabilitas dan kualitas layanan publik. Namun, tantangan seperti minimnya literasi digital, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan anggaran masih menjadi penghambat. Diperlukan upaya penguatan profesionalisme ASN melalui pelatihan berkelanjutan, sistem merit, dan insentif berbasis kinerja agar mereka dapat berfungsi sebagai agen perubahan yang efektif.
Efektivitas Model Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat dalam Layanan Publik Malik, Mahar Hamzah; sukma, Sukmawati; Hermawan, Adi
Kybernology : Journal of Government Studies Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.18015

Abstract

Keberhasilan proyek ini dapat dilihat dari meningkatnya efisiensi dan transparansi pelayanan publik, serta meningkatnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dalam hal ini, kolaborasi antara berbagai sektor publik dan masyarakat menciptakan efisiensi dalam penggunaan sumber daya dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik yang sebelumnya terpisah-pisah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif literature review untuk mengkaji efektivitas model collaborative governance dalam layanan publik di Indonesia. Metode literature review dipilih karena memberikan gambaran yang komprehensif dan mendalam mengenai topik yang telah banyak diteliti sebelumnya serta memberikan dasar teori yang kuat untuk menginterpretasikan fenomena yang sedang dikaji. Proses ini mengumpulkan, menilai, dan menganalisis berbagai studi terdahulu yang relevan dengan tema penelitian, guna membangun pemahaman yang lebih menyeluruh tentang penerapan collaborative governance dalam pengelolaan layanan publik. Adapun Langkah- Langkah dalam Metode Literatur Review adalah mencari penentuan kriteria Temuan utama dari kajian literatur yang ada, tantangan yang dihadapi, serta pandangan ahli terbaru yang relevan dalam konteks ini. Penerapan Collaborative Governance dalam Layanan Publik Model collaborative governance dalam pengelolaan layanan publik telah banyak diterapkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kemitraan antara pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan layanan publik merupakan salah satu pendekatan yang semakin berkembang dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. Model kemitraan ini bertujuan untuk mengoptimalkan Berdasarkan kesimpulan yang telah disampaikan, berikut beberapa saran untuk meningkatkan efektivitas model kemitraan pemerintah dan masyarakat dalam layanan publik
Collaborative Governance in the Development of Marine Tourism in Taka Bonerate National Park, Selayar Islands Regency Putra, Muhammad Amril Pratama; Anriandi, Anriandi
Kybernology : Journal of Government Studies Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.18730

Abstract

This qualitative case study aims to explore the dynamics of collaboration in the management of Taka Bonerate tourism comprehensively and contextually. The study reveals that while collaboration processes have been implemented relatively well, involvement of community groups remains institutionally weak, communication is insufficient, trust between parties is lacking, and commitment is not yet strong despite adherence to official regulations. Collaborative actions, especially facilitation through training and socialization, are limited, with infrequent meetings among stakeholders hindering progress. Nevertheless, the collaboration has positively impacted the community by increasing tourism awareness and creating income opportunities. These findings highlight the need to strengthen communication, trust, and commitment, as well as to enhance capacity-building efforts to improve collaborative tourism management in Taka Bonerate
Problematika Pengaturan Sentra GAKKUMDU dalam Penanganan Pelanggaran Pidana Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Gunungkidul Satriyo, Fahri Hanindita
Kybernology : Journal of Government Studies Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.18255

Abstract

Artikel ini mengkaji permasalahan pengaturan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dalam penanganan pelanggaran pidana pemilihan umum serentak 2024 di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerangka normatif Sentra Gakkumdu, melacak hambatan pelaksanaan di lapangan, serta mengevaluasi hasil penanganan kasus pemilu berdasarkan data dokumen Bawaslu Gunungkidul. Metode yang digunakan bersifat yuridis-normatif dan yuridis-sosiologis, dengan data primer berupa dokumen berita acara rapat Gakkumdu dan laporan Bawaslu (Temuan dan Laporan) Gunungkidul 2024, serta data sekunder dari peraturan perundang-undangan dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Sentra Gakkumdu di Gunungkidul belum optimal. Dari 1 laporan dan 2 temuan yang ditangani selama Pemilu 2024, seluruhnya dihentikan dengan alasan kurangnya unsur pidana. Temuan ini selaras dengan penelitian Lampung yang mencatat perbedaan persepsi hukum antaranggota Gakkumdu sebagai faktor hambatannya. Selain itu, tenggat waktu penanganan yang ketat berpotensi menghambat pengumpulan bukti secara tuntas. Berbagai hambatan tersebut menegaskan perlunya peninjauan regulasi operasional dan peningkatan koordinasi antar-institusi.
Optimalisasi Teknologi untuk Efisiensi dan Transparansi Dalam Pengawasan Pengelolaan Sampah di Kota Serang Maulana, Muhammad Akbar; Syukri, Ahmad; Nurfaisal, Muhammad Dwi; Sari, Inrinofita
Kybernology : Journal of Government Studies Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.17802

Abstract

The problem of waste management in Serang City is still a serious challenge, especially in terms of the efficiency and transparency of the supervision system. The low use of technology in monitoring waste management causes delays in transportation, lack of data accuracy, and lack of community participation in the reporting system. This research aims to develop digital transformation-based solutions to increase the effectiveness of waste management supervision in Serang City. This research uses a qualitative method approach with a participatory strategy involving academics, local governments, and the community. Data was collected through observations, in-depth interviews, and literature studies on digital technology in waste management. The implementation is carried out in Cipocok Jaya Village with the development and implementation of GIS-based applications, the Internet of Things (IoT), and a real-time monitoring system. The results of the study show that the use of digital technology is able to increase the efficiency of waste transportation supervision, reduce the pile of waste at vulnerable points, and strengthen transparency in the reporting system. Thus, digital innovation in waste management supervision can be an effective model in supporting sustainable environmental policies in Serang City.Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Serang masih menjadi tantangan serius, terutama dalam aspek efisiensi dan transparansi sistem pengawasan. Rendahnya pemanfaatan teknologi dalam monitoring pengelolaan sampah menyebabkan keterlambatan pengangkutan, kurangnya akurasi data, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam sistem pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan solusi berbasis transformasi digital guna meningkatkan efektivitas pengawasan pengelolaan sampah di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan strategi partisipatif yang melibatkan akademisi, pemerintah daerah, serta masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi literatur mengenai teknologi digital dalam pengelolaan sampah. Implementasi dilakukan di Kelurahan Cipocok Jaya dengan pengembangan dan penerapan aplikasi berbasis GIS, Internet of Things (IoT), serta sistem pemantauan real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi pengawasan pengangkutan sampah, mengurangi tumpukan sampah di titik-titik rawan, serta memperkuat transparansi dalam sistem pelaporan. Dengan demikian, inovasi digital dalam pengawasan pengelolaan sampah dapat menjadi model yang efektif dalam mendukung kebijakan lingkungan berkelanjutan di Kota Serang.
Transformasi Layanan Publik di Kabupaten Gowa: Penerapan Mal Pelayanan Publik untuk Meningkatkan Efisiensi dan Aksesibilitas Sari, Inrinofita; Dwi Nurfaisal, Muhammad; Akbar Maulana, Muhammad; Syukri, Ahmad; Wahdaniyah, Nurul
Kybernology : Journal of Government Studies Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.17661

Abstract

This research aims to analyse the implementation of the Public Service Mall (MPP) in Gowa Regency within the framework of public sector governance, by relating it to governance theories such as New Public Management (NPM), New Public Service (NPS), and New Public Governance (NPG). This research focuses on how MPP is able to improve efficiency, transparency, and accessibility of public services for the community. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data was collected through document analysis, official reports, and relevant previous research. Analysis was conducted using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques to produce an in-depth interpretation of the phenomenon under study. The results show that the MPP in Gowa Regency successfully reflects NPM principles through technology integration and simplification of service processes. In addition, the NPS approach is evident from the government's efforts to involve the community through satisfaction surveys and fair and responsive service delivery. The multi-sector collaboration adopted by the MPP reflects the application of NPG principles in improving the effectiveness and sustainability of governance. However, challenges related to digital literacy and infrastructure still affect service accessibility, especially in remote areas. Research limitations include limited primary data that relies solely on documents and data collection, and ended direct observation of MPP operations in Gowa Regency. The implications of the study include recommendations to improve digital community literacy through education programs and the provision of more equitable technology infrastructure in remote areas. In addition, this study provides guidance for other local governments in adopting agile governance principles to improve the quality of public services through the integration of services and technology.
Optimalisasi Teknologi untuk Efisiensi dan Transparansi Dalam Pengawasan Pengelolaan Sampah di Kota Serang Maulana, Muhammad Akbar; Syukri, Ahmad; Nurfaisal, Muhammad Dwi; Sari, Inrinofita
Kybernology : Journal of Government Studies Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.17802

Abstract

The problem of waste management in Serang City is still a serious challenge, especially in terms of the efficiency and transparency of the supervision system. The low use of technology in monitoring waste management causes delays in transportation, lack of data accuracy, and lack of community participation in the reporting system. This research aims to develop digital transformation-based solutions to increase the effectiveness of waste management supervision in Serang City. This research uses a qualitative method approach with a participatory strategy involving academics, local governments, and the community. Data was collected through observations, in-depth interviews, and literature studies on digital technology in waste management. The implementation is carried out in Cipocok Jaya Village with the development and implementation of GIS-based applications, the Internet of Things (IoT), and a real-time monitoring system. The results of the study show that the use of digital technology is able to increase the efficiency of waste transportation supervision, reduce the pile of waste at vulnerable points, and strengthen transparency in the reporting system. Thus, digital innovation in waste management supervision can be an effective model in supporting sustainable environmental policies in Serang City.Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Serang masih menjadi tantangan serius, terutama dalam aspek efisiensi dan transparansi sistem pengawasan. Rendahnya pemanfaatan teknologi dalam monitoring pengelolaan sampah menyebabkan keterlambatan pengangkutan, kurangnya akurasi data, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam sistem pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan solusi berbasis transformasi digital guna meningkatkan efektivitas pengawasan pengelolaan sampah di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan strategi partisipatif yang melibatkan akademisi, pemerintah daerah, serta masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi literatur mengenai teknologi digital dalam pengelolaan sampah. Implementasi dilakukan di Kelurahan Cipocok Jaya dengan pengembangan dan penerapan aplikasi berbasis GIS, Internet of Things (IoT), serta sistem pemantauan real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi pengawasan pengangkutan sampah, mengurangi tumpukan sampah di titik-titik rawan, serta memperkuat transparansi dalam sistem pelaporan. Dengan demikian, inovasi digital dalam pengawasan pengelolaan sampah dapat menjadi model yang efektif dalam mendukung kebijakan lingkungan berkelanjutan di Kota Serang.
Analisis Pola Komunikasi Organisasi Karyawan di Divisi Humas PT PLN (PERSERO) Unit Induk Distribusi SULSELBAR Makassar Riyadi, Ilham; Aqifah, Rifka; Muhtadiah, Dian
Kybernology : Journal of Government Studies Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.17939

Abstract

Organizational communication plays a crucial role in facilitating work coordination and ensuring effective interactions among employees. This study aims to analyze the organizational communication patterns applied in the Public Relations Division of PT PLN (Persero) Sulselbar Distribution Main Unit. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observations and interviews with employees in the division. The findings reveal that organizational communication in this division follows three main patterns: wheel, chain, and circle. Although these communication patterns help streamline coordination, several obstacles hinder optimal communication, including technical limitations, semantic misunderstandings, and human-related factors that affect the effectiveness of information delivery. Therefore, this study recommends improvements in internal communication systems, such as establishing clearer communication channels, enhancing openness in employee interactions, and optimizing feedback mechanisms. By understanding the implemented communication patterns and identifying existing barriers, this study provides valuable insights for the company to develop more effective and efficient organizational communication strategies.
Efektivitas Model Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat dalam Layanan Publik Malik, Mahar Hamzah; sukma, Sukmawati; Hermawan, Adi
Kybernology : Journal of Government Studies Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v5i1.18015

Abstract

Keberhasilan proyek ini dapat dilihat dari meningkatnya efisiensi dan transparansi pelayanan publik, serta meningkatnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dalam hal ini, kolaborasi antara berbagai sektor publik dan masyarakat menciptakan efisiensi dalam penggunaan sumber daya dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik yang sebelumnya terpisah-pisah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif literature review untuk mengkaji efektivitas model collaborative governance dalam layanan publik di Indonesia. Metode literature review dipilih karena memberikan gambaran yang komprehensif dan mendalam mengenai topik yang telah banyak diteliti sebelumnya serta memberikan dasar teori yang kuat untuk menginterpretasikan fenomena yang sedang dikaji. Proses ini mengumpulkan, menilai, dan menganalisis berbagai studi terdahulu yang relevan dengan tema penelitian, guna membangun pemahaman yang lebih menyeluruh tentang penerapan collaborative governance dalam pengelolaan layanan publik. Adapun Langkah- Langkah dalam Metode Literatur Review adalah mencari penentuan kriteria Temuan utama dari kajian literatur yang ada, tantangan yang dihadapi, serta pandangan ahli terbaru yang relevan dalam konteks ini. Penerapan Collaborative Governance dalam Layanan Publik Model collaborative governance dalam pengelolaan layanan publik telah banyak diterapkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kemitraan antara pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan layanan publik merupakan salah satu pendekatan yang semakin berkembang dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. Model kemitraan ini bertujuan untuk mengoptimalkan Berdasarkan kesimpulan yang telah disampaikan, berikut beberapa saran untuk meningkatkan efektivitas model kemitraan pemerintah dan masyarakat dalam layanan publik

Page 6 of 10 | Total Record : 99