Articles
182 Documents
Pemberdayaan ekonomi Masyarakat sekitar Bantaran Situ Gintung
Sakbano Sakbano;
Yusra Kilun
Journal of Social Empowerment Vol. 6 No. 2 (2021): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (588.097 KB)
Pemberdayaan ekonomi adalah kekuatan individu atau kelompok dalam memenuhi kebutuhannya dari produksi dan distribusi barang untuk mencapai kesejahteraan. Atas dasar itulah peneliti melakukan penelitian terhadap masyarakat sekitar Bendungan Situ Gintung dalam memanfaatkan bendungan sebagai penunjang ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif dan dengan data primer dan sekunder. Seperti bendungan atau danau yang menjadi daya tarik wisata umum dan telah mendatangkan pengunjung yang selalu datang. Hal ini sangat mendukung letak Bendungan Situ Gintung yang strategis, karena dekat dengan perbatasan Jakarta Selatan dan terdapat beberapa perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Sehingga Situ Gintung sangat cocok dijadikan sebagai tempat melepas penat dari kesibukan. Hal ini membuat masyarakat sekitar mendirikan tempat usaha seperti membuka warung makan, aneka minuman, dan kegiatan lainnya. Dampak tersebut membuat pendapatan masyarakat sekitar khususnya yang melakukan usaha mengalami peningkatan pendapatan yang cukup bahkan lebih dari memenuhi kebutuhannya. Meski begitu, perlu adanya pembenahan lebih lanjut di masyarakat bersama dengan pemerintah agar Bendungan Situ Gintung semakin baik lagi.
Motivasi Belajar Siswa sebagai Upaya Menumbuhkan Minat Belajar Dari Rumah di Masa Pandemi Covid-19 Payday Siswa Sekolah Dasar Desa Sirnoboyo
Riyati Crister Puji Rahayu;
Agoes Hendryanto
Journal of Social Empowerment Vol. 6 No. 2 (2021): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.14 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar dari rumah pada bimbingan belajar secara kelompok pada siswa sekolah dasar di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di desa Sirnoboyo dan yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di desa Sirnoboyo. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa anak-anak lebih termotivasi dalam belajar ketika sedang belajar dari rumah didampingi oleh sosok peran pendamping, seperti guru dan teman teman sebayanya.
Pendampingan Potensi Ekonomi Masyarakat Desa Kembang, Kabupaten Pacitan
Rizal Al Hamid;
Alfin Falah Fehrezy
Journal of Social Empowerment Vol. 6 No. 2 (2021): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (677.553 KB)
Kehidupan manusia berkaitan erat dengan ekonomi dan rekreasi atau pariwisata. Ketiganya saling berkesinambungan membangun satu sama lain. Untuk mendukung proses tersebut tentunya potensi-potensi baik dari segi SDM dan SDA perlu digali dan dikembangkan dengan optimal. Pengabdian ini diadakan dengan beberapa pelatihan tentang ekonomi mikro, pengembangan SDM, dan penyuluhan tentang badan usaha milik desa. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Desa Kembang, Kabupaten Pacitan yang memiliki potensi besar pada hasil perkebunan, perikanan dan juga pariwisata. Pelatihan-pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kembang, Kabupaten Pacitan.
Pemanfaatan Gula Jahe untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh di Era Pandemi Covid- 19 di Desa Gawang Kecamatan Kebonagung
Nova Riyani;
Riza Dwi Tyas Widoyoko
Journal of Social Empowerment Vol. 6 No. 2 (2021): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.028 KB)
Covid-19 adalah penyakit baru yang telah menjadi pandemik, penyakit ini harus diwaspadai karena penularan yang relatif cepat, memiliki tingkat mortalitas yang tidak dapat diabaikan. Hingga saat ini kasus penderita virus covid-19 di Kabupaten Pacitan terus mengalami peningkatan. Sistem imun tubuh penting untuk di jaga dalam era covid-19 seperti saat ini, salah satu sumber daya alam yang cukup melimpah di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan adalah pemanfaatan jahe dan air nira kelapa yang dijadikan obat maupun bahan pangan dengan harga yang cukup terjangkau dan memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Gula jahe ini adalah produk baru yang diproduksi oleh ibu-ibu warga Desa Gawang. Gula jahe memiliki banyak sekali kandungan senyawa aktif yang menyehatkan bagi tubuh, di tengah keterbatasan suplai produksi vitamin C bagi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dan menjaga sistem imun tubuh dengan mengkonsumsi jahe dan beberapa produk olahan jahe, serta melakukan penanaman jahe di pekarangan rumah sebagai sarana penyediaan jahe untuk keluarga.
Meningkatkan Skill Remaja Dusun Kenul Untuk Memaksimalkan Olahraga Bola Volly
Mulyadi Mulyadi;
Yahabibi Yahabibi
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.518 KB)
Tujuan utama dari penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan tentang kemauan remaja dusun Kenul dalam mengasah skill dalam olahraga bola volly. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemauan remaja dusun Kenul untuk menjadi generasi pemain volly yang sekarang sudah mulai kehilangan generasi. Lokasi dalam penulisan ini diambil dari dusun Kenul Desa Watukarung kecamatan Pringkuku kab.Pacitan. Subyek penelitian ini adalah kepala dusun, masyarakat, remaja usia SMP. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penulisan menunjukkan bahwa tingkat kemauan remaja dusun Kenul untuk berlatih volly sudah cukup baik, hanya saja mereka tidak mendapat dukungan dari para senior yang seharusnya membimbing di dalam setiap latihan.
Sosialisasi Wawasan Kebangsaan sebagai Wujud Integritas Generasi Muda
Dheny Wiratmoko;
Erista Zulki Fahrudi
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.334 KB)
Pemahaman tentang wawasan kebangsaan merupakan sarana dan bekal untuk membentuk kepribadian generasi muda yang berintegritas, sehingga diharapkan dapat berperan aktif untuk ikut memajukan negara ataupun daerahnya. Minimnya pemahaman tentang wawasan kebangsaan mengakibatkan munculnya berbagai konflik sosial yang banyak melibatkan generasi muda. Dalam upaya untuk mengantisipasi gejala-gejala permasalahan tersebut, maka perlu kiranya untuk diadakan program sosialisasi tentang wawasan kebangsaan dan integritas kepada generasi muda. Pada kegiatan sosialisasi ini, difokuskan pada materi tentang wawasan kebangsaan dan integritas, sehingga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada generasi muda untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme kepada negara. Selain itu, juga diharapkan munculnya para pemuda sebagai pemimpin sosial masyarakat yang mempunyai integritas yang tinggi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk kegiatan sosialisasi dengan maksud untuk memberikan pemahamana terkait dengan wawasan kebangsaan dan integritas generasi muda kepada negara. Target dari kegiatan ini adalah: 1) Mempersiapkan generasi muda menuju kepemimpinan yang jujur dan berkualitas; 2) Pembekalan pengetahuan untuk memaksimalkan berfikir cerdas pada generasi muda. Luaran dari kegiatan sosialisasi ini adalah artikel yang nantinya dapat diterbitkan dalam bentuk prosiding.
Peran Wali Murid Terhadap Prestasi Belajar di Sekolah Dasar
Vit Ardhyantama;
Ayatullah Muhammadin Al Fath;
Ferry Aristya
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.714 KB)
Kurangnya kesadaran walimurid untuk ikut aktif mendidik anaknya dan memberikan dukungan secara maksimal menjadi latar belakang diadakannya kegiatan ini.Wali murid seakan-akan menyerahkan seutuhnya pendidikan anak kepada sekolah padahal apabila kita menilik kuatitas waktu yang dihabiskan peserta didik adalah bersama keluarga. Sasarn kegiatan ini adalah para walimurid SDN Soka 4 Kec.Miri Kab. Sragen. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2016 di SDN Soka 4 Kecamatan Miri Kabupaten Sragen, Jawa Tengah bertepatan dengan penerimaan rapor. Pemberian materi mengenai pentingnya peran walimurid terhadap pretasi belajar siswa. Diskusi dibuka setelah penyampaian materi. Walimurid dipersilahkan mengeluarkan keluhan dan gagasan serta hambatan yang ditemui dalam mendidik anak di rumah. Sharing mengenai kelebihan dan kelemahan anak dilakukan untuk mencari solusi bagaimana cara memaksimalkan kemampuan anak dan meningkatkan prestasi anak. Tahap terakhir sosialisasi ditutup dengan membuat rancangan dan agenda rutin serta catatan-catatan kecil yang akan dilakukan walimurid dalam mendampingi siswa di rumah. Kegiatan berikutnya adalah pembagian rapor. Hasil sosialisasi menunjukkan keterbukaanya walimurid terhadap permasalahan yang sedang dihadapi mencerminkan kepedulian dan motivasi mereka yang sudah mulai muncul terhadap pendidikan anak baik di sekolah maupun di rumah.
Upaya Pencegahan Pernikahan Dini pada Masyarakat Dusun Karangnongko Desa Watukarung
Helmy Yusuf Evendi;
Urip Tisngati
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.191 KB)
Desa Watukarung merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Pringkuku yang mayoritas penduduknya berpendidikan rendah. Hal ini berdampak pada tingginya angka pernikahan dini yang ada di wilayah tersebut. Perlu disadari bahwa pernikahan dini merupakan gambaran rendahnya kualitas kependudukan dan menjadi fenomena tersendiri di masyarakat. Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh remaja di bawah 18 tahun, yang secara fisik, fisiologis dan psikologis belum memiliki kesiapan untuk memikul tanggungjawab perkawinan (BKKBN, 2012) Metode yang penulis gunakan untuk merealisasikan program kegiatan ini adalah antara lain dengan Observasi Lapangan, Analisis Temuan Lapangan, Analisis Kebutuhan Lapangan, Perencanaan Program, Pelaksanaan Program, dan Evaluasi Program. Metode ini digunakan demi terlaksananya program kegiatan sosialisasi dampak negatif pernikahan dini di Dusun Karangnongko Desa Watukarung. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah adanya pemahaman masyarakat terhadap dampak negatif pernikahan dini, meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat untuk menekan angka pernikahan dini, serta munculnya kesadaran para remaja untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi sebagai bekal masa depan.
Pemberdayaan Masyarakat Dusun Sempon Melalui Bisnis Cantik, Unik, dan Menarik “Can U Men”
Sugiyono Sugiyono; Tri Wahyuningsih
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.415 KB)
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyelidiki pelaksanaan rencana bisnis pada masyarakat Dusun Sempon Desa Watukarung. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui observasi dan wawancara masyarakat Dusun Sempon Desa Watukarung. Responden dari pelaksanaan kegiatan ini adalah semua masyarakat usia produktif Dusun Sempon Desa Watukarung. Data dikumpulkan dengan cara observasi, dan wawancara. Kemudian, data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Dusun Sempon telah menerapkan semangat kewirausahaan dengan menyusun rencana bisnis. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat mampu menghasilkan pernak-pernik berupa aksesoris yang memiliki nilai jual.
Menggali Potensi Gua Kalak: Edukasi Pemberdayaan Masyarakat Sadar Wisata
Sugiyono Sugiyono;
Joko Sutrisno
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (721.758 KB)
Desa Sendang Kecamatan Donorojo, Pacitan memiliki tiga lokasi objek wisata yang potensial yakni, Pantai Klayar, Pantai Ngiroboyo, dan Gua Kalak. Gua Kalak merupakan objek wisata yang belum dikelola dengan baik. Masyarakat sekitar juga belum sepenuhnya menyadari potensi wisata gua kalak. Tim Abdimas STKIP PGRI Pacitan memfokuskan kegiatan ini pada penggalian potensi Gua Kalak untuk memberikan edukasi masyarakat “Sadar Wisata”. Kegiatan dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: 1) tahap persiapan meliputi kegiatan survey, penetapan lokasi dan sasaran kegiatan, 2) tahap pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisasi dan penggalian potensi wisata, 3) tahap akhir/evaluasi dan tindak lanjut meliputi penyusunan laporan kegiatan, evaluasi, dan penyusunan proyeksi/rencana kegiatan sebagai tindak lanjut. Hasil kegiatan ini menunjukakan bahwa: 1) sudah ada media informasi online potensi wisata Gua Kalak; 2) perlu disiapkan daya dukung dari masyarakat sekitar sebagai pengelola; 3) perlu pembentukan kelompok sadar wisata beserta perangkatnya yang siap mengelola wisata Gua Kalak.