cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsied@unisba.ac.id
Phone
+6285157882369
Journal Mail Official
bcsied@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 28282515     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2
Bandung Conference Series Islamic Education (BCSIED) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Agama Islam dengan ruang lingkup Akhlak Pendidik, Baca Tulis Quran, Iman, Taqwa, Karakter Kurikulum lokal, Kedisiplinan siswa, Kemandirian, Berbusana Muslimah, Kewajiban Suami, Konsep Pendidikan, Manajemen Tahfidz Quran, Manajemen Kepesantrenan, Manajemen Pendidikan, Manajemen Waktu, Mawaddah, Mentoring, Metode Tikrar, Model Pembinaan, Model Project Based Learning, Mufassir, Nilai Pendidikan, Pembelajaran Kitab Kuning, Pembelajaran Tahsin, Pendidikan Karakter, Rahmah (Sikap), Rasa Syukur (Hifdzun nafs), Religius Menulis, Remaja, Sakinah, Tanggung Jawab Pendidik. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 374 Documents
Penalaran Ilmiah terhadap Alam Semesta yang Melahirkan Kesadaran Spiritual Auryn Virginia Maryani; Asep Dudi Suhardini
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12264

Abstract

Abstract. Surah Fatir verses 27-28 outline several things that show God's perfection and power that humans can see at any time. When they understand and comprehend all of this, they will automatically understand the oneness and power of Allah, the Most Perfect. Among these signs is that Allah makes something different from one object. Therefore, this research aims to: (1) Describe the opinions of the commentators regarding Surah Fatir verses 27-28 (2) Describe the essence contained in Surah Fatir verses 27-28 (3) Describe the opinions of experts regarding the spiritual awareness of Surah Fatir verses 27-28 (4) Describe the values of education in Surah Fatir verses 27-28. This research uses a qualitative approach, using library study data collection techniques, and analysis using the tahlili method. From this research, several conclusions were obtained, namely: Educational values from Surah Fatir verses 27-28 (1) Realizing and realizing the oneness and power of Allah, the Most Perfect (2) With His power, Allah SWT created the earth and its contents (3) Ulama are the personification of humans who are knowledgeable and aware of the truth. Abstrak. Surat Fatir ayat 27-28 menguraikan beberapa hal yang menunjukkan kesempurnaan dan kekuasaan Allah yang dapat dilihat manusia kapan saja. Ketika mereka memahami dan memahami semua itu, dengan sendirinya mereka juga akan memahami keesaan dan kekuasaan Allah Yang Maha Sempurna. Diantara tanda-tanda tersebut adalah Allah menjadikan sesuatu yang berbeda dari satu benda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pendapat para mufassir tentang Surah Fatir ayat 27-28 (2) Mendeskripsikan esensi yang terkandung dalam Surah Fatir ayat 27-28 (3) Mendeskripsikan pendapat para ahli tentang kesadaran spiritual Surah Fatir ayat 27-28 (4) Mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam Surah Fatir ayat 27-28. Penelitian ini dengan pendekatan kualitatif, dengan Teknik pengumpulan datastudi kepustakaan, dan analisis dengan metode tahlili. Dari penelitian ini, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu: Nilai-nilai pendidikan dari surah Fatir ayat 27-28 (1) Menyadari dan menginsyafi akan keesaan dan kekuasaan Allah yang Maha Sempurna (2) Dengan kuasa-Nya Allah Swt menciptakan bumi dan isinya (3) Ulama sebagai personifikasi manusia yang berpengetahuan dan berkesadaran atas kebenaran.
Implikasi Pendidikan dari Q.S Hud 42-46 tentang Kisah Kan’an Bin Nuh AS terhadap Pendidikan Akhlak Anak Abdurrahman, Muhammad Nabhan; Asikin, Ikin; Mulyani, Dewi
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12277

Abstract

Abstract. Moral education for children is very important. If parents do not properly educate or pay attention to them, children will grow up with poor morals. This phenomenon is characterized by a moral crisis, especially in children, which is still affecting all around us, namely mazmumah morals. This research aims to develop good characteristics in children towards their parents. The research method used is a descriptive analysis method and a qualitative approach using library research techniques and analysis of tafsir books. Accompanied by a survey of literature related to the problem observed. The author uses the tahlili interpretation method, namely explaining the meaning of mufradat and sentences and identifying the opinions of the mufassirs. The results of this research from Q.S Hud 42-46 are the implications of moral education for children which include: Disobedience and arrogance do not benefit the perpetrator, Religious ties are stronger than hereditary ties and have no relationship to the piety and piety of descendants, Instilling the values of aqidah will lead to knowing who its creator is. what is their religion and what they must believe in? By example, for children who are used to imitating the good habits of their parents, children will easily imitate good things. Instilling and cultivating moral educational values in children is very necessary for parents, so that a child has good characteristics, especially morals towards parents. Providing moral learning to children from an early age will create habits in the future. as is the lesson that can be taken from Q.S Hud 42-46 about the story of Kan'an Bin Nuh AS so that parents pay more attention to the moral education of their children. Abstrak. Pendidikan akhlak terhadap anak sangat penting. Jika tidak dididik atau diperhatikan secara benar oleh para orang tua, maka nantinya anak tumbuh dalam keadaan akhlak yang kurang baik. Fenomena ini ditandai dengan krisis akhlak, khususnya pada anak yang sampai sekarang ini masih melanda disekitar kita yaitu akhlak mazmumah. penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan karakteristik anak dengan baik terhadap orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik library research dan menggunakan analisis pada kitab-kitab tafsir. Disertai dengan survei terhadap literatur yang berkaitan dengan masalah yang diamati. penulis menggunakan metode tafsir tahlili yaitu menjelaskan makna mufradat dan kalimat serta mengidentifikasi pendapat para mufassir. Hasil penelitian dari Q.S Hud 42-46 ini yaitu implikasi pendidikan akhlak bagi anak yang meliputi Pembangkangan dan kesombongan tidak mendapatkan manfaat bagi pelakunya, Ikatan agama lebih kuat ketimbang ikatan keturunan dan tak ada hubungan bagi kesalehan dan ketakwaan keturunan, Menanamkan nilai akidah akan mengenal siapa penciptanya apa agamanya dan apa saja yang wajib diimaninya, Keteladanan bagi anak yang terbiasa meniru kebiasaan baik orang tua maka anak akan mudah meniru hal-hal baik. Menanamkan dan menumbuhkan nilai-nilai pendidikan akhlak pada anak sangat diperlukan oleh orang tua, agar seorang anak memiliki karakteristik yang baik terutama akhlak terhadap orang tua. Memberikan pembelajaran akhlak kepada anak sejak dini akan menjadikan pembiasaan dimasa yang akan datang. sebagaimana pembelajaran yang bisa diambil dalam Q.S Hud 42-46 tentang kisah Kan'an Bin Nuh AS agar orang tua lebih memperhatikan pendidikan akhlak terhadap anak-anaknya.
Peran Guru dalam Penerapan Nilai-Nilai Toleransi pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Duren 1 Karawang Nizar Yolanda Pramata; Nan Rahminawati; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12286

Abstract

Abstract. The teacher's role in implementing the values of tolerance has a very important position to guide, direct and provide motivation related to tolerance to each student. The application of the value of tolerance can be done through the learning process at school, one of which is through Islamic religious education subjects. This research aims to describe the role of teachers as guides and motivators, as well as analyzing the results of instilling tolerance values in PAI subjects in class VI B SDN Duren 1. The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques use observation, interviews and documentation studies. The analysis of data obtained through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of research regarding the role of teachers in implementing tolerance values in PAI subjects at SDN Duren 1, it can be concluded that the role of teachers as motivators is to provide encouragement to students to be able to study harder, provide understanding regarding the importance of tolerance inside and outside the classroom. The role of the teacher as a guide, the teacher guides his students to always respect and appreciate other people who have different beliefs, guiding his students to always cultivate a tolerant attitude within themselves so that students can accept the differences that exist around them. The results of implementing student tolerance values in PAI subjects at SDN Duren 1 make students understand tolerance better around them, do not let differences become obstacles in the learning process at school, and have an attitude of mutual respect and respect for each other. Abstrak. Peran guru dalam menerapkan nilai-nilai toleransi memiliki kedudukan yang sangat penting untuk membimbing, mengarahkan dan memberikan motivasi yang berkaitan dengan sikap toleransi kepada setiap siswa. Penerapan nilai toleransi ini dapat dilakukan melalui proses pembelajaran di sekolah, salah satunya melalui mata pelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pembimbing dan motivator, serta menganalisis hasil penanaman nilai-nilai toleransi pada mata pelajaran PAI di kelas VI B SDN Duren 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun analisis data yang diperoleh melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai peran guru dalam menerapkan nilai-nilai toleransi pada mata pelajaran PAI di SDN Duren 1 dapat disimpulkan bahwa peran guru sebagai motivator yaitu memberikan dorongan kepada siswa untuk dapat belajar lebih giat lagi, memberikan pemahaman terkait pentingnya toleransi di dalam maupun di luar kelas. Peran guru sebagai pembimbing, guru membimbing siswanya agar senantiasa menghormati dan menghargai orang lain yang memiliki keyakinan berbeda, menuntun siswanya untuk selalu memupuk sikap toleran didalam dirinya agar siswa dapat menerima perbedaan yang ada di sekitarnya. Hasil penerapan nilai-nilai toleransi siswa pada mata pelajaran PAI di SDN Duren 1 menjadikan siswa lebih memahami toleransi disekitarnya, tidak membiarkan perbedaan menjadi penghambat dalam proses pembelajaran di sekolah, serta memiliki sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama.
Efektivitas Model Pembelajaran Picture and Picture dalam Baca Tulis Qur’an Kelas 5 di SDN Lagadar 01 Margaasih Dwi Nurtifa; Dedih Surana; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12295

Abstract

Abstract. Effectiveness of the Picture and Picture Learning Model in Reading writing the Qur’an Class V SDN Lagadar 01 This research discusses the effectiveness of using the picture and picture learning model in determining the effectiveness of students in Islamic Religious Education subjects in reading the Al-Qur'an at SDN Lagadar 01 Margaasih. This research uses quantitative research of the type quasi-experimental design or quasi-experiment. Calculations use 80 samples consisting of 2 classes. The results of this research are that the use of the picture and picture learning model is more effective in increasing students' BTQ scores in the Islamic Religious Education subject at SDN Lagadar 01 Margaasih with the topic of discussion being Tajwid Science. This is based on the results of the t test on both groups with the results obtained that class 5 A had a better average score with a value of 77.89 while class 5 B which previously had an average above class 5 A became below class 5 A with the average value is 64.88. It can be seen that the average score for class 5 A after the experiment was carried out increased by 51% from the average score obtained before the implementation of the picture and picture model. Abstrak. Penelitian ini membahas tentang efektivitas penggunaan model pembelajaran picture and picture dalam mengetahui keefektivan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membaca Al-Qur’an di SDN Lagadar 01 Margaasih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran picture and picture dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis quasi eksperimen design atau eksperimen semu. Perhitungan menggunakan 80 sampel yang terdiri dari 2 kelas. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran picture and picture lebih efektif dalam meningkatkan nilai BTQ siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Lagadar 01 Margaasih dengan pokok pembahasan tentang Ilmu Tajwid. Hal tersebut berdasarkan dari hasil pengujian t terhadap kedua kelompok dengan hasil yang diperoleh bahwa kelas 5 A memiliki jumlah nilai rata rata yang lebih baik dengan nilai 77,89 sedangkan kelas 5 B yang sebelumnya memiliki rata rata diatas kelas 5 A menjadi dibawah kelas 5 A dengan nilai rata rata 64,88. Terlihat bahwa nilai rata rata kelas 5 A setelah dilakukannya experimen tersebut meningkat 51% dari nilai rata rata yang didapat sebelum adanya penerapan model Picture and Picture.
Implementasi Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa sebagai Program Pembinaan Akhlak di SMP PGII 2 Kota Bandung Pardomuan, Naufalsyah; Sobarna, Ayi; Sobar
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12313

Abstract

Abstract. scientific study states that the quality of the younger generation is a mirror of the future of the nation. A nation that succeeds in nurturing its young generation both in moral aspects, knowledge and skills will become a winning nation in the future. Of all the problems facing this nation, there is a great work that will bring about great change. Great work that is the responsibility of all parties. Junior high school students must be saved from the dangers of globalization that spread in all lines of life. Junior high school students must be educated from an early age with the cultivation of good moral, religious, and knowledge values to face this global era. This research method uses descriptive analytics. students starting from goal planning, activity planning, readiness carried out by the school, committee and student council. Facility and financial planning. Then the implementation activities starting from the pre-implementation, implementation, and post-implementation of the activities of LDKS SMP PGII 2 Bandung City have been carried out effectively and systematically. Until the last evaluation, with all its suggestions and criticisms, introspection to find out what is really needed by students of SMP PGII 2 Bandung City and for the sustainability of the school and the Student Council of SMP PGII 2 Bandung City are all structured in a series related to the Implementation of LDKS Activities as Moral Development of SMP PGII 2 Bandung City students starting from planning, implementation, and evaluation is in line with the vision, mission, objectives of SMP PGII 2 Bandung City, and guidebooks used by researchers as references. With this research, it is certainly a great hope for readers, especially junior high schools, to pay attention to the role of LDKS activities as moral development in schools that can make the younger generation awaken. Abstrak. Sebuah penelitian ilmiah menyatakan bahwa kualitas generasi muda merupakan cermin masa depan bangsa. Suatu bangsa yang berhasil membina generasi muda nya baik pada aspek moral, pengetahuan maupun keterampilan akan menjadi bangsa pemenang dikemudian hari. Dari segala permasalahan yang sedang dihadapi bangsa ini, ada sebuah kerja besar yang akan melahirkan perubahan besar. Kerja besar yang menjadi tanggung jawab semua pihak. Anak SMP harus diselamatkan dari bahaya arus globalisasi yang menjalar disegala lini kehidupan. Anak SMP harus dididik sejak dini dengan penanaman nilai-nilai moral, agama, dan pengetahuan yang baik untuk menghadapi era global ini. Metode penelitian in menggunakan deskriptif analitik. Karena peneliti berusaha untuk menguraikan dan menggambarkansecara tersusun dan sistem fakta dan kejadian yang ada dilapangan secara mendalam untuk mengetahui Implementasi Kegiatan Latihan Dasar Siswa sebagai Pembinaan Akhlak di SMP PGII 2 Kota Bandung. Kegiatan LDKS SMP PGII 2 Kota Bandung sebagai pembinaan akhlak siswa mulai dari perencanaan tujuan, perencanaan kegiatan, kesiapan yang dilakukan pihak sekolah, panitia dan OSIS. Perencanaan fasilitas dan finansial. Kemudian kegiatan pelaksanaan mulai dari pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan kegiatan LDKS SMP PGII 2 Kota Bandung sudah dilakukan secara efektif dan sistematis. Sampai terakhir evaluasi, dengan segala saran dan kritikannya, intropeksi mencari tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh peserta didik SMP PGII 2 Kota Bandung dan demi keberlangsungan sekolah dan OSIS SMP PGII 2 Kota Bandung semua terstuktur dalam rangkaian terkait Implementasi Kegiatan LDKS sebagai Pembinaan Akhlak siswa SMP PGII 2 Kota Bandung mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sudah selaras dengan visi, misi, tujuan SMP PGII 2 Kota Bandung, dan buku panduan yang dijadikan oleh peneliti sebagai acuan. Dengan penelitian ini tentu menjadi harapan besar bagi para pembaca khususnya sekolah SMP sederajat untuk kembali memperhatikan peran Kegiatan LDKS sebagai pembinaan akhlak dalam sekolah yang bisa menjadikan kebangkitan generasi.
Implementasi Program Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMP Al-Ma’soem Jatinangor Triliani, Tia; Rahminawati , Nan; Aziz, Helmi
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12316

Abstract

Abstract. Character education is a basic value that is needed by the nation's children to become quality individuals, have good morals and discipline. Seeing the phenomenon that often occurs now is the lack of discipline in schools, such as students arriving late to school, not doing school work and not wearing complete uniforms. This research aims to form a strong personality in the application of disciplinary character. The research method chosen is to use descriptive qualitative methods by analyzing data that has been collected from interviews, observations and documentation at the relevant institutions used as research sites. Al-Ma'soem Middle School It prioritizes discipline, both discipline in time management, language discipline and discipline in everything. Continue to make Islamic values a priority of course. And the implementation of disciplinary character at Al Ma'soem Middle School is stated in the rules and violation point system, where the program has succeeded in making students have a strong disciplinary character. The character education program at Al Ma'soem Middle School focuses on the traits of trust, responsibility, respect and integrity. In addition, this Institute is highly dedicated in creating fundamental life skills that will help its students develop strong character. Al Ma'soem not only educates or teaches his students to become superior individuals but provides and directs good examples to his students. Abstrak. Pendidikan karakter merupakan nilai pijakan yang diperlukan anak bangsa untuk menjadi pribadi yang berkualitas, memiliki akhlak yang baik dan disiplin. Melihat fenomena yang sering terjadi sekarang akan minimnya kedisiplinan di sekolah, seperti siswa datang terlambat kesekolah, tidak mengerjakan tugas sekolah dan tidak memakai seragam yang lengkap. penelitian ini bertujuan untuk membentuk kepribadian yang kuat dalam penerapan karakter disiplin. Metode penelitian yang dipilih yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif adalah dengan menganalis data yang telah dikumpulkan dari wawancara, observasi dan dokumentasi pada lembaga terkait yang dijadikan tempat penelitian sekolah SMP Al-Ma’soem itu mengutamakan kedisiplinan, baik disiplin dalam menejemen waktu, disiplin berbahasa maupun disiplin dalam segala hal. Tetap menjadikan nilai-nilai islam sebagai prioritas tentunya. Dan penerapan karakter disiplin di SMP Al Ma’soem tertuang dalam tata tertib dan system poin pelanggaran yang mana program tersebut berhasil membuat siswa memiliki karakter kedisiplinan yang kuat. Program Pendidikan karakter di SMP Al Ma’soem berfokus pada sifat kepercayaan, tanggung jawab, rasa hormat, dan integritas. Selain itu, lembaga ini berdedikasi tinggi dalam menciptakan keterampilan hidup mendasar yang akan membantu para siswanya dalam mengembangkan karakter yang kuat. Al Ma’soem tidak hanya mendidik atau mengajari anak didiknya menjadi pribadi yang unggul tapi memberikan serta mengarahkan contoh yang baik kepada anak didiknya.
Efektivitas Metode Story Telling terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VIII A pada Mata Pelajaran Fikih di SMP Alfalah Kota Bandung Mochammad Makhdum Ibrohim; Helmi Aziz; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12319

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effectiveness of the storytelling method on the learning interest of class VIII A students at Alfalah Junior High School in Bandung City who have a lack of interest in learning characterized by students who are not excited, feel bored, pay less attention by chatting with their classmates. Learning interest is a positive tendency or interest in the learning process or learning activities, including students' desire and motivation to engage in learning activities, explore subject matter and seek a deeper understanding of a topic. The research method used was experimental with pretest - posttest. The research sample consisted of 28 people. The experimental group received a storytelling method consisting of stories or narratives designed to increase interest in learning. Meanwhile, the control group did not receive the storytelling method, students continued to undergo activities as usual. The results showed that the experimental group who participated in storytelling activities experienced a significant increase in their interest in learning. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari metode storytelling terhadap minat belajar siswa kelas VIII A di SMP Alfalah Kota Bandung yang memiliki minat belajar yang kurang ditandai dengan adanya siswa yang tidak bersemangat, merasa bosan, kurang memperhatikan dengan cara mengobrol dengan teman sebangkunya. Minat belajar adalah kecenderungan atau ketertarikan yang positif terhadap proses pembelajaran atau kegiatan belajar, mencakup keinginan dan motivasi siswa untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran, mengeksplorasi materi pelajaran dan mencari pemahaman lebih dalam tentang suatu topik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pretest – posttest. Sampel penelitian terdiri dari 28 orang. Kelompok eksperimen menerima metode storytelling yang terdiri dari cerita atau narasi yang dirancang untuk meningkatkan minat belajar. Sementara itu, kelompok kontrol tidak menerima metode storytelling, siswa tetap menjalani kegiatan seperti biasanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang mengikuti kegiatan storytelling mengalami peningkatan signifikan terhadap minat belajarnya.
Pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap Keterampilan Kepemimpinan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Bandung Muttaqin, Muhammad Rizal; Rahminawati, Nan; Rachmah, Huriah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12320

Abstract

Abstract. This research aims to determine whether or not there is an influence and how much influence the Teaching Campus Program has on leadership skills. The research method used in this research is a descriptive method with a quantitative approach. The research subjects were students of the Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Tarbiyah & Teacher Training, Bandung Islamic University. The sample in this study amounted to 57 respondents. Data collection techniques in this research used questionnaires, observation and interviews. The data analysis technique in this research is using a simple regression test with the help of SPSS version 26. The results of the research show that there is an influence between the influence of the Teaching Campus Program on leadership skills by 68.5% and the independent variable indicator (X), namely: improving soft skills, literacy, creativity. then the dependent variable indicator (y) is: analytical thinking, problem solving, initiative, communication, collaboration. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dan seberapa besar pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap keterampilan kepemimpinan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yakni mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah & Keguruan Universitas Islam Bandung. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket, observasi dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni menggunakan uji regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap keterampilan kepemimpinan sebesar 68,5% dengan indikator variabel independen (X) yaitu: meningkatkan soft skill, literasi, kreativitas. kemudian dalam indikator variabel dependen (y) yaitu: berfikir analitis, pemecahan masalah, inisiatif, komunikasi, kolaborasi.
Implementasi Media Audio Murotal untuk Peningkatan Kemampuan Menghafal Al-Quran Siswa Tunanetra di Slbna Citeureup Cimahi Numan Sabit; ikin asikin; Rahminawati, Nan
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12330

Abstract

Abstract. Becoming a memorizer of the Koran is the dream of every Muslim, because there are many virtues in it. There are various ways to memorize the Al-Quran, one of which is with the help of murottal audio media. Currently, many educational institutions are promoting and developing Tahfiz Quran programs, including SLBNA Citeureup Cimahi which organizes Tahfiz Quran programs for blind students. In its implementation, blind students use murottal audio as a medium to add and repeat memorization. This thesis aims to describe and analyze the implementation of murottal audio media to improve the ability to memorize the Quran for blind students at SLBNA Citeureup Cimahi. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The data collection techniques used in this research were observation, interviews, documentation and tests. Meanwhile, data analysis in this research uses descriptive analysis. Based on the results of the research and data analysis carried out, it can be concluded that the implementation of murottal audio media is applied to increase and repeat memorization. In practice, the verse to be memorized is played repeatedly until the sentences are imagined, then memorized little by little until it is fluent. Students' memorization abilities also continue to increase, both in terms of fluency, fluency, suitability of reading to the teachings of recitation science, as well as memorization achievements. This is shown by the average score of students' abilities which reached 91.81, the fashohah score was 89.90, the tajwid rules were 91.81 and their memorization achievement reached 4 juz per year. Abstrak. Menjadi seorang penghafal Quran merupakan dambaan bagi setiap muslim, karena banyak sekali keutamaan didalamnya. Berbagai cara dapat dilakukan untuk menghafal Al-Quran, salah satunya dengan bantuan media audio murottal. Saat ini, banyak Lembaga Pendidikan yang menggalakkan dan mengembangkan program Tahfiz Quran, termasuk SLBNA Citeureup Cimahi yang menyelenggarakan program tahfiz Quran bagi peserta didik tunanetra. Dalam pelaksanaannya, peserta didik tunanetra memanfaatkan audio murottal sebagai media untuk menambah dan mengulang hafalan.Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi media audio murottal untuk peningkatan kemampuan menghafal Quran siswa tunanetra di SLBNA Citeureup Cimahi. Metode yang digunakkan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah obserfasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa, implementasi media audio murottal diterapkan untuk menambah dan mengulang hafalan. Dalam pelaksanaannya, ayat yang akan dihafal diputar berulang kali hingga terbayang kalimat-kalimatnya, kemudian dihafalkan sedikit demi sedikit sampai lancar. Kemampuan menghafal peserta didik juga terus mengalami peningkatan, baik dari segi kelancaran, kefasihan, kesesuaian bacaan dengan qaidah ilmu tajwid, maupun capaian hafalan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelancaran hafalan peserta didik yang mencapai 91,81 nilai fashohah sebesar 89,90 kaidah tajwid 91,81 dan capaian hafalan mereka yang mencapai 4 juz per tahunnya..
Pengaruh Metode Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Wildan Firdaus; Ikin Asikin; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12338

Abstract

Abstract. This research was conducted in the Tsanawiyah Ath-Thohiriyyah Madrasah on Akidah Akhlak subjects using cooperative methods of the jigsaw type. The research method used was the quasi-experiment in the form of a non-equivalent control group design. The population in this study was students of classes VIIA and VIIB, i.e., experimental classes (VIIA) and control classes. (VIB). The results of the study showed 1) observed learning implementation of the planning using the Learning Implementation Plan (RPP) with the achievement of a percentage result of 93% entry criteria very good, whereas 1 other component or 7% with criteria is very bad. In the implementation learning that has been carried out in the experimental class of 21 sub-indicators, there are 18 indicators whose entry criteria are very good, with percentages of 85%, whereas 3 other sub-indicators obtained 15%. 2) The learning results of students covered the cognitive field with average results before (60) and after (80), the affective field (80), and the psychomotor field (82). It can be concluded that student learning results on the subject of ethics in the VIIA experience improvement. As for the difference between the average learning outcome between the experimental class and the control class, the results of the analysis were demonstrated by the t test on the cognitive field with the t counting outcome > t table (2.315 > 2.00404), the affective fields > t tables (3.200 > 2.001404), and the psychomotor areas > t counts tables (2.445 > 2.0000404), so it could be concluded that learning using cooperative methods of the Jigsaw type with conventional methods would produce different learning outcomes. Abstrak. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Ath-Thohiriyyah pada mata pelajaran Akidah Akhlak menggunakan metode kooperatif tipe Jigsaw. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan bentuk Noneequivalent Control group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA dan VIIB yakni untuk kelas ekspeirimen (VIIA) dan kelas kontrol (VIB).. Hasil penelitian memperlihatkan 1) pelaksanaan pembelajaran diamati dari perencanaan menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan perolehan hasil persentase 93% masuk kriteria sangat baik. Sedangkan 1 komponen lainnya atau sebesar 7% dengan kriteria sangat tidak baik. Pada pelaksanaan pembelajaran yang telah terlaksana dikelas eksperimen dari 21 sub indikator terdapat 18 indikator masuk kriteria sangat baik dengan persentase sebesar 85%, sedangkan 3 sub indikator lainnya memperoleh sebesar 15%. 2) hasil belajar siswa meliputi ranah kognitif dengan hasil rata-rata sebelum (60) dan sesudah (80), ranah afektif (80) dan ranah psikomotor (82), dapat disimpulkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di kela VIIA mengalami peningkatan. Adapun perbedaan rata-rata hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dibuktikan dengan hasil analisis melalui uji t pada ranah kognitif dengan hasil t hitung > t tabel (2.315 > 2.00404), ranah afektif t hitung > t tabel (3.200 > 2.00404), ranah psikomotor t hitung > t tabel (2,445 > 2.00404), sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan metode kooperatif tipe Jigsaw dengan konvensional akan menghasilkan hasil belajar yang berbeda.