cover
Contact Name
Herman Wijaya
Contact Email
alinea.jurnal@gmail.com
Phone
+6281937075937
Journal Mail Official
alinea.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Basuki Rahmat-Praya Lombok Tengah
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094204     DOI : https://doi.org/10.58218/alinea/
Core Subject : Religion, Education,
ALINEA: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Bale Literasi dengan e-ISSN: 2809-4204. Saat ini, ALENIA menjadi wadah bagi peneliti, dosen dan pemerhati bahasa untuk mempublikasikan hasil penelitiannya pada bidang bahasa dan sastra (lokal dan asing), serta pembelajaran bahasa dan sastra. Artikel yang dimuat adalah hasil penelitian, konsep teori dan pemikiran yang menawarkan nilai kebaharuan. ALENIA terbit tiga kali setahun yaitu bulan April, Agustus, dan Desember
Articles 296 Documents
Peningkatan Kemampuan Membaca (Reading Skill) Peserta Didik Melalui Teknik Membaca Terbimbing (Guided Reading) Pada Kelas XI MIPA 1 SMAN 2 Mataram Negara, Dwi Surya; Ferdian, Feri; M Arsyad; Wijaya, Herman
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i2.597

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan Kemampuan Membaca (Reading Skill) peserta didik pada jenjang SMAN 2 Mataram kelas XI MIPA 1 melalui teknik Membaca Terbimbing (guided reading). Jumlah keseluruhan siswa dalam penelitian ini adalah 31 orang. PTK ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan penugasan dan observasi. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan peningkatan kemampuan membaca siswa dilihat dari hasil belajarnya. Nilai rata-rata peserta didik pada pretes 51.61, siklus I 70.32, dan siklus II 83.32. Persentase ketuntasan peserta didik terus meningkat: pretes 6%, siklus I 42%, dan siklus II 84%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik membaca terbimbing dapat meningkatkan kemampuan membaca peserta didik.
Analisis Metafora Yang Mengandung Makna Kemanusiaan Dalam Kumpulan Lagu Iwan Fals Tsamarah, Hilwa; Dwi Agustin, Arni Fitriani; Nurjanah, Neneng
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i2.631

Abstract

irik-lirik lagu ciptaan Iwan Fals banyak mengungkapkan kritik tentang kemanusiaan yang dirasakan rakyat setempat dari berbagai golongan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Kemanusiaan adalah bentuk kepedulian seseorang terhadap orang lain yang sedang mengalami penderitaan fisik dan batin. Penelitian ini merupakan bentuk analisis semantik kognitif yang bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mendeskripsikan macam-macam metafora menurut teori Lakoff dan Johnson. Sumber data dalam penelitian ini adalah lirik lagu ciptaan Iwan Fals diantaranya Kanjuruhan, Sore Tugu Pancoran, Palestina, dan Manusia Setengah Dewa. Metode penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa kepustakaan yaitu dengan mengakses lalu mengetiknya pada kolom pencarian di berbagai platform sosial media tentang empat lirik lagu bertema kemanusiaan ciptaan iwan fals yang peneliti ingin menelitinya, membaca sekaligus mengamati empat lagu tersebut, dan mencatat pokok kajian yang ingin dibahas untuk memperoleh informasi. Analisis data penelitian ini ada tahap-tahapnya yaitu sebagai berikut: mencermati empat lirik lagu karya Iwan Fals bertema kemanusiaan, membuat catatan tentang fokus kajian yang ingin diteliti, mengecek kembali hasil identifikasi tersebut untuk mengurangi kesalahan dalam analisis, dan menyajikan hasil analisis dalam bentuk penjelasan secara keseluruhan dengan deskripsi singkat. Penelitian ini memperoleh 35 temuan macam-macam metafora dengan teori Lakoff dan Johnson, yaitu 13 temuan struktural yang terdapat pada 5 dari lagu Kanjuruhan; 3 dari lagu Sore Tugu Pancoran; 4 dari lagu Palestina; dan 1 dari lagu Manusia Setengah Dewa, 6 temuan orientasional yang terdapat pada 3 dari lagu Kanjuruhan; dan 3 dari lagu Sore Tugu Pancoran, dan 16 temuan ontologis yang terdapat pada 6 dari lagu Kanjuruhan; 5 dari lagu Sore Tugu Pancoran; 2 dari lagu Palestina; dan 3 dari lagu Manusia Setengah Dewa dalam kumpulan lirik lagu ciptaan Iwan Fals tentang kemanusiaan. Makna kemanusiaan juga diperoleh dari empat lagu tersebut, dan tentunya masing-masing memiliki makna yang berbeda tetapi perihal rasa dalam merasakan suatu peristiwa sama saja.
Aspek Transendental Raja’ Dalam Novel Berselimut Surban Cinta Karya Irwanto Al- Krienciehie: Tinjauan Sastra Profetik Wedia, Nia; Septia, Emil; Armet
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i2.663

Abstract

This research was conducted to determine the transcendental aspect of the king' in the novel Berselimut Surban Cinta by Irwanto al-Krienciehie through a review of prophetic literature. Novels that have religious value can be used to make people (readers) aware to always draw closer to God. The transcendental aspect of the king' describes a form of hope to the Creator. The purpose of this study is to describe the transcendental aspect of the king' in the novel Berselimut Surban Cinta. This type of research used qualitative research. The method used in this research is descriptive analysis method. The data in this study are in the form of words, sentences and discourses that describe the transcendental aspects of the king'. Based on the analysis of the research data it can be concluded that the transcendental aspect of the king' involves a hope, supplication or prayer to God. This hope in God is in the form of hoping for help, protection, healing or blessings in life. The transcendental aspect in the novel covered in turbans of love by Irwanto al-Krienciehie can be seen from the attitudes of the characters, such as always worshiping and always praying.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Elemen Menulis Negosiasi Fase E SMA Negeri 9 Mandau Faradilla Suciani, Hamidah Faradilla Suciani; Suci Dwinitia; Upit Yulianti Dn
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i2.678

Abstract

This research aims to describe the effect of the Problem Based Learning Method on Learning to Write Negotiation Texts for Class X Students of SMA Negeri 9 Mandau. This type of research is quantitative research with experimental methods. The population of this study were 306 students of class X SMA Negeri 9 Mandau who were enrolled in the 2023/2024 academic year. The sample of this research is class X.2 students. The data in this study are the performance scores of the ability to write negotiating texts of class X students of SMA Negeri 9 Mandau before and after using the Problem Based Learning Method. The results of this study are based on data analysis, namely that there is a significant effect of using the Problem Based Learning method on the ability to write negotiating texts for class X students of SMA Negeri 9 Mandau because tcount>ttable on degrees of freedom (dk)=n1-1 and (α)=0.05 significant level of 95%.
Aspek Ekologi Dalam Kumpulan Puisi Baromban Karya Iyut Fitra Junita, Fransiska; Iswadi Bahardur; Armet
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i2.680

Abstract

his research was conducted to determine the ecological aspects of literary works contained in the collection of Baromaban poems by Iyut Fitra from the perspective of literary eco-criticism. The purpose of this study is to describe the cultural ecology depicted in Iyut Fitra's Baromban poetry collection which is described in Iyut Fitra's Baromban poetry collection. This type of research is a qualitative research with a descriptive analysis method. The data in this study are array quotes contained in the collection of Baromban poems by Iyut Fitra which contain aspects of literary ecology. The data source in this research is a collection of Baromban poems by Iyut Fitra. Based on the analysis related to the data, it can be concluded that the first three things are related to technology, production or exploitation of resources and the environment. secondly, the pattern of community action in exploiting and producing resources using the technology they have. third Patterns of behavior in society that affect other cultural aspects such as; Value systems, belief systems and religious systems.
Aspek Ekologi dalam Kumpulan Puisi Setelah Gelanggang Itu Karya Esha Tegar Putra: Tinjauan Ekologi Sastra Febriani, Silfia; Iswadi Bahardur; Armet
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.681

Abstract

This study aims to find out the problems of cultural ecology that are depicted in the collection of poems After the Arena by Esha Tegar Putra. To find out the description of these problems, this research method is a qualitative research using a descriptive analysis approach. The data in this study are excerpts of poetic texts in the form of words, phrases, sentences in the array and stanza units of each poem in the collection After the Arena by Esha Tegar Putra. Based on the analysis of the data, it can be concluded three things. First, the link between technology, production or exploitation of resources and the environment. Second, the pattern of community action in exploiting and producing resources using the technology they have. Third, patterns of behavior in society that affect other cultural aspects such as; Value systems, belief systems and religious systems.
Social Situation Analysis During The Pandemic Outbreak In The Novel The Stand By Stephen King Ali, Muhammad Ilham; Herminus Efrando Pabur; Ceisy Nita Wuntu
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.700

Abstract

This research aims to analyze the social situation during the flu-influenza pandemic in the novel "The Stand" by Stephen King. Researchers completed the data for this study using descriptive qualitative analysis techniques. The data collection in this article is the novel "The Stand" and secondary data are internet resources and journals and the technique of collecting data using note-taking. The technique analysis data used an objective approach to examine how literary works relate to the current (real-time) context. The method of analysis involves looking for patterns of behavior, changes in social norms, and individual responses to uncertainty and health threats. The results revealed that the pandemic outbreak catalyzed significant social change in the novel, giving rise to new power dynamics, competition, and collaboration among survivor groups. The results of this study illustrate the Influenza flu pandemic that almost claimed the entire population in the world and how those who are still alive survived until this pandemic problem is over, face loneliness, despair, belief (religion), and responsibility. This article also provides deep insights into how authors use fiction to reflect and depict social situations during health crises. The implications of these findings may provide further understanding of the complexity of human interactions during difficult times and create awareness of the importance of solidarity and adaptation in the face of global challenges.
Tindak Tutur Direktif Percakapan Kaum Priyayi Pada Roman Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer Nurul Hamdiyah Arif; Wahyu Widayati; Ni Nyoman
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.706

Abstract

Tindak tutur merupakan bentuk tuturan yang dimaksudkan untuk memengaruhi mitra tutur agar melakukan suatu tindakan. Artikel ini merinci klasifikasi tindak tutur menurut Austin, yang mencakup tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi, serta pengkategoriannya oleh Searle menjadi asertif, momisif, ekspresif, dan deklaratif. Tujuan penelitian ini menganalisis tindak tutur direktif dalam percakapan kaum priyayi, yang melibatkan Bendoro, Mas Nganten, para agus, tamu kadipaten, dan kusir. Kaum priyayi merupakan golongan yang berposisi tinggi dalam masyarakat Jawa, terdiri dari keturunan bangsawan, raja, dan pegawai pemerintah kolonial Belanda. Tindak tutur direktif dalam konteks ini mencakup perintah, permohonan, saran, dan nasihat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengambil data dari Roman "Gadis Pantai. Hasil penelitian menunjukkan tindak tutur direktif dalam percakapan kaum priyayi berupa perintah yang terlihat dalam percakapan Mas Nganten terhadap Bujang, Bendoro dengan Mas Nganten, para bujang, dan para agus. Selain itu, tindak tutur ini juga melibatkan permohonan, saran, dan nasihat, seperti saat Bendoro memberikan saran pada Mas Nganten mengenai tugas dan tanggung jawabnya sebagai istri priyayi. Analisis terhadap Tindak Tutur Direktif dalam Roman Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer dapat ditemukan terdapat 40 percakapan yang terdiri dari 12 percakapan tidak tutur percakapan direktif menyuruh. 7 percakapan kaum priyayi Tidak tutur direktif memohon, 4 percakapan kaum priyayi tindak tutur menyarankan,9 percakapan kaum priyayi dengan tindak tutur direktif menasehati, 8 percakapan kaum priyayi tindak tutur direktif menentang.
Penerapan Pendekatan Kontekstual Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Pada Peserta Didik Kelas VII A MTs Negeri 14 Ciamis Citra Hervina Wulandari; Herman Wijaya
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.712

Abstract

engingat bahwa sebuah penguasaan dan pemahaman dalam bidang Bahasa Indonesia sebagai modal utama berkomunikasi dalam kegiatan belajar, maka sangat begitu penting untuk dapat menuntaskan berbagai permasalahan dan hambatan yang muncul dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia agar dapat memenuhi target kurikulum, tujuan pembelajaran dan harapan semua pihak yang berkompeten dalam dunia pendidikan khususnya pendidikan berbahasa yang baik dan benar. Penelitian dimaksudkan untuk dapat mengetahui upaya meningkatkan keterampilan menulis dalam pembelajaran teks prosedur melalui pendekatan kontekstual dengan mengaitkan materi pembelajaran pada kehidupan nyata di lingkungan sekitar peserta didik, mengetahui tahapan-tahapan pendekatan kontekstual yang akan dilaksanakan dalam pembelajaran serta dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan penerapan pendekatan kontekstual dalam kegiatan mengajar. Dengan desain strategi pendekatan kontekstual dalam pembelajaran peserta didik didorong supaya mengaitkan dan mengombinasikan materi yang ditemukan dengan kehidupan nyata, sehingga pemahaman tentang materi yang disampaikan tentu akan selalu teringat dalam memorinya. Tak terlepas dari semua itu, ada harapan terhadap semua peserta didik melalui metode pembelajaran dengan penerapan pendekatan kontekstual dalam mengajar Bahasa Indonesia khususnya pada materi teks prosedur agar dapat dipahami, dimengerti serta terampil dalam menerapkan ilmu tersebut pada lingkungannya. Karena sejatinya pembelajaran Bahasa Indonesia itu bukan hanya tentang teori saja, melainkan praktik yang ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari dan akan terus berlanjut.
Analisis Strukturalisme pada Cerpen Anak Ikan Karya Fitra Yanti Deby Safitri Nur Rahmah; Wijaya, Herman
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.722

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan struktur-struktur cerpen Anak Ikan karya Fitra Yanti serta nilai-nilai moral yang ada di dalamnya. Cerpen ini mengandung unsur-unsur strukturalisme di antaranya seperti tokoh dan perwatakan, latar, alur, sudut pandang, dan lain-lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif, yaitu dengan melalui teknik baca, analisis, dan mencatat berdasarkan struktur cerpen yang saling berkaitan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan struktur pembentuk intrinsik serta nilai moral dari cerpen ini adalah tetaplah beribadah, mengajarkan contoh yang baik, tidak boleh berbuat jahat kepada sesama makhluk terutama anak, harus mendengarkan kejujuran dan pendapat anak, serta tidak boleh melakukan kekerasan kepada anak pada saat mendidik. Berdasarkan hasil struktural yang diamati, bahwa cerpen Anak Ikan dapat menjadi cerpen pembelajaran untuk siswa.