cover
Contact Name
-
Contact Email
stitalabuhanbatu2645@gmail.com
Phone
+6282275115353
Journal Mail Official
stitalabuhanbatu2645@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sempurna/ Al-Bukhary No: 21 Rantauprapat Kab. Labuhanbatu Prov. Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
ISSN : 25992945     EISSN : 27150151     DOI : -
Core Subject : Education,
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains adalah Jurnal yang di kelolah oleh Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhary Labuhanbatu menawarkan forum interdisipliner untuk publikasi artikel penelitian asli yang ditinjau oleh rekan sejawat, berkontribusi, dan diundang dengan kualitas terbaik yang membahas berbagai topik pendidikan sains dengan implikasi untuk meningkatkan dan meningkatkan praktik pendidikan sains dan teori. Topiknya melibatkan biologi, kimia, fisika, serta beberapa aplikasi pedagogi dan pengembangan guru. Jurnal ini menyediakan beragam makalah penelitian yang menyegarkan dan informatif yang memperluas dan memperdalam pemahaman teoretis kita. Ini juga memberikan implikasi berbasis praktik dan kebijakan dalam konteks pendidikan sains yang releva
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 178 Documents
KINERJA GURU DAN KARAKTER ANAK USIA DINI Sahbuki Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 4 No. 2 (2020): Vol IV. Edisi II
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.339 KB)

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada kinerja guru dalam mengelola karakter anakusia dini. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskripsi kuantitatifdengan pendekatan survey studies. Teknik penelitian ini yang digunakan adalahteknik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpul data yang digunakan adalahwawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja guru dalam mengelolakarakter anak usia dini adalah sangat sulit mengingat pola piker anak usia dinimasih labil.Tugas guru memang sangat berat, terlebih guru tingkat anak usia dini,memahami dalam mengelola cara belajar terlihat dari guru membuat rencanaprogram kegiatan pembelajaran setiap hari, merumuskan tujuan pembelajaran danmenentukan jenis kegiatan serta media dan sumber belajar yang akan digunakan,guru mengelola pelaksanaan pembelajaran dengan mensetting kelas menggunakanmedia dan sumber belajar serta menggunakan metode pembelajaran saat mengajardan mengevaluasi pembelajaran secara intergarative serta berdasarkan tingkatperkembangan anak.
PENGARUH PENDIDIKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DUSUN FIRDAUS KECAMATAN BILAH HULU KABUPATEN LABUHANBATU Sahbuki Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.891 KB)

Abstract

Pertumbuhan pendidikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan sebaliknya,pertumbuhan ekonomi mempengaruhi petumbuhan pendidikan. Di negara-negaramaju, perhatian pemerintahnya terhadap pembangunan sektor pendidikan sangatbesar, misalnya komitmen politik anggaran sektor pendidikan tidak kalah dengansektor lainnya, sehingga keberhasilan investasi pendidikan berkorelasi dengankemajuan pembangunan makronya. Belajar dari beberapa negara maju pemerintahIndonesia harus mengambil langkah-langkah strategis dalam upaya membangunpendidikan nasional. Investasi di bidang pendidikan secara nyata akan mendorongkemajuan ekonomi dan menciptakan kesejahteraan sosial.
MODEL QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI MADARASAH IBTIDAIYAH SEI BEROMBANG Haris Suwondo
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.08 KB)

Abstract

Dalam dunia pendidikan selalu ada saja permasalahan yang dapat menghambatmotivasi anak dalam hal belajar, salah satunya yaitu kurangnya kemampuan guruuntuk memotivasi itu sendiri dan pada akhirnya siswa menjadi tidak bergairahdalam belajar, cendrung acuh tak acuh sehingga mengakibatkan hasil belajaryang kurang maksimal. Bertolak dari kasus tersebut maka penulis berupaya untukmenanamkan kembali gairah belajar siswa dengan cara memotivasi mereka melaluimodel quantum learning, sesuai namanya “quantum” yang diadopsi dari pelajaranilmu Fisika yang artinya interaksi yang mengubah energy menjadi cahaya. Dalamhal ini quantum lerning yaitu model yang dapat merubah berbagai interaksi menjadisebuah kegiatan belajar, Dari analogi tersebut Quantum leraning juga bisa dikatakansemua proses belajar yang dapat mengasah pengetahuan dan daya pikir siswa, sertadapat membuat sebuah pembelajaran menjadi hal yang menyenangkan dan tentunyabermanfaat.Pelajaran matematika bagi sebagian peserta didik adalah sebuah pelajaranyang menakutkan, hal ini dikarenakan ketidak pahaman peserta didik mengenaimateri yang terdapat pada pelajaran Matematika. Ketidak pahaman itulah yangharus dientaskan oleh guru, jika peserta didik sudah paham maka mereka akanbisa menyukai pelajaran matematika. Maka yang harus dilakukan oleh guru adalahbagaimana peserta didik bisa menyukai pelajaran matematika, caranya adalahdengan menggunakan model pembelajaran yang menyenangkan yang membuatpeserta didik merasa nyaman dan tenang dalam mempelajari sebuah materi pelajaran.Model quantum dapat merubah berbagai interaksi menjadi sebuah kegiatan belajar,Dari analogi tersebut Quantum leraning juga bisa dikatakan semua proses belajaryang dapat mengasah pengetahuan dan daya pikir siswa, serta dapat.
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR ANAK SELAMA PANDEMI Leli Hasanah Lubis
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.412 KB)

Abstract

Orang tua memiliki peran yang cukup penting bagi pertumbuhan sertaperkembangan belajar pada anak. Peran orang tua tidak terlepas ketika anakanaknya belajar di sekolah. Orang tua harus tetap memberikan pengawasan terhadapperkembangan belajar anak. Terlebih lagi, saat ini dunia sedang dihadapkan pada situasi yang membuat prosespembelajaran tidak dapat berjalannormal seperti biasanya. Anak harusmenghabiskan waktu belajar merekadi rumah. Dalam hal ini, orang tuamengambil alih penegajaran. Jikaselama ini anak mereka belajarsecara langsung di sekolah, kini orangtua harus lebih intens mengajarkananaknya belajar di rumah. Situasi initentu sangan sulit bagi para orang tuayang semula menyerahkan kegiatanbelajar anak hanya pada sekolahdan gurunya saja. Maka dari itu,tulisan ini dibuat untuk menganalisabagaimana peran yang dilakukanoleh para orang tua di rumah dalammembantu proses pembelajaran anakdi rumah. Adapun kajian ini terfokuspada pembahasan bagaimana peranorang tua, metode pembelajaran yangdiberikan, dan sasaran pembelajaran.Pemerolehan data dilakukan denganpendekatan kualitatif menggunakanmetode studi lapangan (observasi,wawancara, dokumentasi). Hasilpenelitian ini menemukan bahwa (1)mengamati bagaimana peran orangtua dalam membantu anak belajardi rumah, yang dilakukan denganmetode diskusi dantanya jawab yangdilakukan di beberapa rumah; (2)metode pembelajaranyang diberikandengan melakukan diskusi dan tanyajawab di beberapa rumah; (3) sasaranpembelajaran ditujukan pada anakusia dasar.
ANALISIS PERSPEKTIF QAWAID FIQHIYYAH FATWA TENTANG SANKSI ATAS NASABAH MAMPU YANG MENUNDA-NUNDA PEMBAYARAN MENURUT PRINSIP SYARIAH Galih Orlando
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.67 KB)

Abstract

act—AbstakKeungan syariah didasari dengan adanya keinginan memperbaiki etikaperekonomian agar Al-Qur’an dan As-Sunnah di implementasikan dalam segalaaspek kehidupan. Adanya anggapan bahwa fiqih belum selesai memberikan solusihukum atas permasalahan-permasalahan yang ada. Adanya konflik dan keteganganantara praktek dan teori dalam penerapan hukum Islam. Hal ini diawali oleh NegaraPakistan dan Malaysia di tahun 1940-an, yaitu pengelolaan dana jamaah hajisecara Syariah. Selanjutnya dalam tatanan sebuah lembaga diawali oleh IslamicRural Bank di desa Mit Ghamr pada tahun 1963 di Kairo, Mesir, perintis tersebutmenjadikan bank Islam percontohan dan berkembang. Perkembangan selanjutnyamuncul fenomena sikap menunda-nunda pembayaran oleh debitur terhadap bankyang memberi fasilitas pembiayaan. Akibatnya bank mengalami kerugian karenadalam melakukan penagihan, bank mengeluarkan biaya, mulai dari masalahadministrasi, sampai biaya yang besar dan biaya lainnya. Masalah dalam penelitianini dirumuskan berdasarkan logika deduktif, yaitu bagaimana analisis perspektifqawaidh fiqih terhadap lahirnya fatwa DSN NO 17 DSN MUI IX 2000.Dalam upaya menjawab permasalahan yang di kemukakan dalam pokokmasalah di atas maka peneliti menggunakan pendekatan qawaidh Fiqih danSosiologis. Ada beberapa perbedaan pendapat ulama fiqih. Sebagian berpendapatbahwa hukuman denda tidak boleh digunakan, dan sebagian lagi berpendapat bolehdigunakan. Ulama Mazhab Hambali, termasuk Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyimal-HukumanJawziah, mayoritas ulama Mazhab Maliki, ulama Mazhab Hanafi, dansebagian ulama dari kalangan mazhab Syafi’i berpendapat bahwa seorang hakimdapat menetapkan hukuman denda terhadap suatu tindak pidana ta’zir̄. Di Indonesiamasih terdapat beberapa perbedaan pendapat para pakar, baik pakar hukum Islammaupun pakar ekonomi Islam. Hal ini dilatarbelakangi beberapa hal, menurut ulama kontemporer yang membolehkandenda finansial termasuk DSN MUI,memperbolehkan diberlakukan dendafinansial di lembaga keuangan syariah(seperti bank syariah) sebagai ta’zirkepada nasabah yang mampu namunmenunda pembayaran utangnya
PERAN ORANG TUA DALAM MEMBIMBING KEGIATAN BELAJAR ANAK PADA MASA PANDEMI COVID 19 Ismi Yulizar; Tetty Yana Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.78 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui : (1) Peran orang tua dalammembimbing kegiatan belajar anak di rumah, (2) Kendala pembelajaran daring dirumah pada masa pandemi covid 19, (3) Dampak pembelajaran daring terhadap anak.Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulandata berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, data yang dikumpulkanberasal dari orang tua yang memiliki anak usia rentang 10-15 tahun. Analisisdata menggunakan analisis deskripstif kualitatif. Simpulan dari hasil penelitian inimenunjukkan bahwa (1) proses pembelajaran daring di rumah menuntut orang tuauntuk lebih ekstra bekerja keras dalam membimbing anak belajar di bandingkandengan pembelajaran tatap muka di sekolah, (2) Orang tua tidak hanya mengawasianak-anak belajar tetapi juga harus memahami materi pelajaran yang diberikanoleh guru guna untuk dapat membantu menyelesaikan tugas yang sulit, (3) Denganpenggunaan jaringan internet yang selalu diakses anak-anak ketika belajar di rumah,anak-anak cenderung menggunakan hp dengan waktu yang lebih lama dan memilikikesempatan untuk bermain game atau menggunakan aplikasi terkini lebih besar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN LURING DI MASA PANDEMI COVID-19 SD NEGERI 31 HAJORAN Anggili Pratama; Mia Audina Ananda
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.375 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaranluring di masa pandemi Covid-19 di SD Negeri 31 Hajoran. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Informan dalam ini adalah kepalasekolah, guru dan siswa kelas VI SD Negeri 31 Hajoran. Teknik Pengumpulan datayang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis datamenggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa strategi pelaksanaan pembelajaran pada masapandemi Covid-19 meliputi: 1) Guru membuat modul belajar mandiri dan lembartugas siswa. 2) Pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran tatap muka di sekolahdengan jadwal bergantian dan durasi pembelajaran singkat. 3) Guru melakukanbimbingan belajar ke rumah siswa.
STRATEGI MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DI PAUD Mia Audina Ananda; Anggili Pratama
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.232 KB)

Abstract

Pendidikan sebagai upaya pengubahan perilaku anak untuk menjadi lebihbaik, terutama dalam mendidik budipekerti pada anak usia dini. Pelaksanaanpendidikan budi pekerti pada anak usia dini melibatkan banyak pihak, yaitu: orangtua dan guru di lembaga pendidikan. Orang tua berperan sebagai guru pertama bagianak. Anak akan dengan mudah meniru tingkah laku, tutur kata, dan penampilanorang tuanya. Pendidikan Anak Usia Dini diharapkan mampu memberikan berbagaistimulasi untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan anak, salah satunyadengan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk anak. Orang dewasadisekitar anak harus siap menjadi model dan teladan bagi anak dalam membentukbudi pekerti yang baik. Strategi yang dilakukan dalam mengimplementasikanpendidikan budi pekerti pada anak usia dini di lembaga pendidikan dapat dimulaidengan keteladanan dari guru dan seluruh arga sekolah, dan dilanjutkan denganberbagai pelaksanaan kegiatan seperti kegiatan spontan, teguran kepada pesertadidik, pengkondisian lingkungan dan kegiatan rutin
KEKUATAN DAN KELEMAHAN PEMBELAJARAN MELALUI DARING PADA MASA COVID – 19 DI MTs. SWASTA AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT Bukhari Is; Suryatik
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.023 KB)

Abstract

Pendidikan mempunyai peranan penting dalam hidup dan kehidupan manusiaoleh karena itu proses pendidikan atau pembelajaran harus berjalan dengan baikdan dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan situasi pada waktu tersebut karenakriteria pengelompokan negara maju dan negara berkembang salah satunyadidasarkan pada masalah pendidikan. Bank Dunia berfokus dalam mendukungRencana Strategis (Renstra) dengan portofolio pinjaman investasi pendidikananak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan tinggi dan pendidikan informal.Dalam situasi pandemi Covid 19 pendidikan harus berjalan dengan lancer denganmenggunakan berbagai metode dan bantuan teknologi sehingga lahirlah modelpembelajaran dengan menggunakan jaringan internet (daring), namun disadaribahwa teknologi tidak dapat menggantikan guru dalam proses pembelajaran, danproses pembelajaran harus terlaksana dengan baik.Pelaksanakan pembelajaran daring adalah salah satu model pembelajaranyang dilakukan pada masa pandemi, karena dalam prinsip kebijakan pendidikan dimasa pandemi Covid-19 adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan parapeserta didik, para pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat padaumumnya, dalam rangka pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi.Corona adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baruditemukan dan penyakit yang tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan. Istilahsebutan virus ini adalah Covid-19 yang merupakan singkatan dari CoronaVirus Disease-2019.Masa Covid-19 harus terlaksanadengan baik oleh kare a itu prosespembelajaran dengan memaksimalkanfasilitas internet sehingga newnormaldapat terlaksana dengan baik. Dapatproses pembelajaran melalui daringmemerlukan kesadaran belajar yangtinggi dengan bantuan orang tuadirumah untuk memberi motivasibelajar anak. Sehingga belajar anakdapat maksimal.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SMK SWASTA AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT Dwina Putri
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.488 KB)

Abstract

Pengaruh Kepemimpinan Dan Kompetensi Kepala Sekolah Terhadap KinerjaGuru Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Al-Bukhary Rantauprapat.Penelitian ini bertujuan untuk 1). Untuk mengetahui apakah kepemimpinankepala sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru pada SekolahMenengah Kejuruan (SMK) Swasta Al-Bukhary Rantauprapat, 2. Untuk mengetahuiapakah kompetensi kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru pada SekolahMenengah Kejuruan (SMK) Swasta Al-Bukhary Rantauprapat, 3. Untuk mengetahuiBerapa besar pengaruh kepemimpinan dan kompetensi kepala sekolah secarabersama-sama terhadap kinerja guru pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)Swasta Al-Bukhary RantauprapatUntuk mengetahui tingkat signifikan pengaruh kepemimpinan dan kompetensikepala sekolah terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SwastaAl-Bukhary Rantauprapat digunakan pengujian individual (uji t). pengambilankeputusan diperoleh dengan membandingkan nilai t-hitung dengan t-tabel padataraf signifikan sebesar 95% atau α = 0,05. Berdasarkan hasil uji t dengan SPSSversi 22 diperoleh hasil yaitu variabel kepemimpinan dapat mempengaruhi kinerjaguru sebesar 0,216 atau 21,6%.Kompetensi kepala sekolah berdasarkan hasil t diperoleh hasil bahwakompetensi kepala sekolah berpengaruh signifikat terhadap kinerja guru sebesar0,383 atau 38,3%.Pengujian koefisien determinasi (R2 ) digunakan untuk mengukur proporsiatau persentase kemampuan model dalam menerangkan variabel terikat. Koefisiendeterminasi berkisar antara nol sampai satu (0 ≤ R 2 ≤ 1). Jika R 2 semakin besar(mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (X) adalah besar terhadap variabel terikat (Y).Hal ini berarti model yang digunakansemakin kuat untuk menerangkanpengaruh variabel bebas terhadapvariabel terikat dan demikiansebaliknya.Berdasarkan hasil uji secarasimultan bahwa kinerja guru dapatdipengaruhi oleh kepemimpinan dankompetensi kepala sekolah secarasimultan sebesar 43,4%, sedangkansisanya 56,6% dijelaskan olehvariabel lain yang tidak termasukdalam permodelan

Page 4 of 18 | Total Record : 178