Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles
348 Documents
Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Pada Anak Sekolah Dasar di Desa Bluru Kidul Sidoarjo
M. Shodiq;
Siti Maimunah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1058.564 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.905
Menanamkan nilai-nilai Pancasila sangat tepat apabila diberikan kepada anak sejak Sekolah Dasar. Hal ini dimaksudkan agar setelah mereka dewasa akan terbiasa dengan perbuatan dan tingkah laku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Anak masih membutuhkan bimbingan dari orang tua dan orang-orang terdekat untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan bimbingan kepada anak dan pembelajaran tentang Pancasila dengan metode permainan menghafal Pancasila, menyanyikan lagu Garuda Pancasila, serta menebak gambar lambang pada burung garuda, kuis menebak gambar para pahlawan dan cara-cara lain yang menyenangkan bagi anak. Saya melihat bahwa di Desa Bluru Kidul sebagian anak Sekolah Dasar belum hafal Pancasila dan belum tahu cara menerapkannya, oleh sebab itu saya melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pendidikan di Desa Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo, bagaimana menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak agar anak mengenal Pancasila sebagai ideologi negara dan sanggup menghafal Pancasila dan nantinya dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-sehari.
Webinar Penyuluhan Dan Sosialisasi Tentang Vaksin Covid 19 Untuk Pengurus Mulimat NU Wilayah Jawa Timur
Wiwik Winarningsih;
Marselli Widya Lestari;
Farah Nuriannisa;
Ain Darojah Siddiq Ramadhana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (905.828 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.906
Desember 2019, penyakit coronavirus 2019 (Covid-19) yang disebabkan oleh (SARS-CoV-2) pecah di Wuhan, China. Indonesia melaporkan kasus pertama pada 2 Maret 2020. Kasus meningkat dengan cepat di seluruh wilayah Indonesia. Vaksinasi Covid-19 adalah bagian dari upaya penanganan pandemi Covid-19 yang menyeluruh dan terpadu, beriringan dengan disiplin penerapan protokol kesehatan 3M dan pelaksanaan 3 T. Hasil survei penerimaan vaksin covid 19 oleh Kementerian Kesehatan, ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization), UNICEF dan WHO pada September 2020 menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat (74 persen) sudah mengetahui rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Sebanyak 65 persen bersedia divaksinasi, sekitar 27 persen masih ragu. Dan hanya sebagian kecil atau sekitar 8 persen yang menyatakan menolak dengan alasan khawatir akan keamanan, efektivitas dan kehalalan vaksin. Hasil survey menunjukkan bahwa mereka yang memiliki informasi tentang vaksinasi cenderung lebih menerima vaksinasi Covid-19. Hal ini menunjukkan pentingnya memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat tentang vaksinasi Covid-19. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini penting diberikan kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi tentang Vaksin Covid-19. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dikemas dalam bentuk webinar. Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Gubernur Jawa Timur dan Ketua Umum PP Muslimat NU, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 Malang Raya), serta Dosen Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran UNUSA dan Pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Timur. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat diharapakan pengurus Muslimat NU mengerti dan memahami mengenai informasi yang akurat tentang vaksinasi Covid-19. Muslimat NU juga dapat berkontribusi menyukseskan program vaksinasi yang dilaksanakan oleh pemerintah.
Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Larvasida Alternatif Untuk Menekan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD)
Yauwan Tobing Lukiyono;
Satriya Wijaya;
Satya Nugraha Wirayudha;
Nur Shafa Annisa;
Retna Gumilang
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1007.472 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.907
DBD (Demam Berdarah Dengue) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Kasus DBD yang ditemukan di wilayah Jawa Timur masih juga cukup tinggi salah satunya di Kota Surabaya. Berbagai upaya telah dilakukan dalam penanggulangan DBD, hingga saat ini DBD dapat dikatakan masih menjadi epidemi di Indonesia termasuk di Kota Surabaya. Salah satu cara pengendalian vektor demam berdarah selama ini adalah menggunakan larvasida. Penggunaan larvasida kimia yang berulang memiliki risiko kontaminasi residu pestisida dalam air, terutama air minum. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu inovasi untuk menggunakan bahan alternatif yang bisa digunakan sebagai larvasida dan juga ramah lingkngan. Misi yang diharapkan setelah melaksanakan kegiatan ini, masyarakat dapat mengerti cara mencegah penyakit DBD selain berpatokan pada program pemerintah melalui 3M Plus tapi juga masyarakat dapat merubah perilaku menuju perilaku yang mencerminkan usaha memberantas sarang nyamuk seperti menguras bak mandi secara rutin, menutup tempat penampungan air, menimbun sampah plus memelihara ikan pemakan jentik serta menabur larvasida alternatif yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan pemaparan pembuatan larvasida alternatif serta tanya jawab. Hasil kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan larvasida alternatif dengan menggunakan media nutrisi hidroponik, warga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan serta mengajukan pertanyaan baik mengenai tindakan nyata untuk menekan angka kejadian DBD dilingkungan masyarakat dan juga cara pengaplikasian nutrisi hidroponik sebagai larvasida alternatif. Dapat disimpulkan bahwa para peserta mendapat tambahan pengetahuan dan keterampilan baru sehingga lebih paham mengenai langkah-langkah dalam menekan perkembangan larva nyamuk Aedest aigipty penyebab penyakit DBD.
Sosialisasi Tentang Sifat Penyakit COVID-19 yang Baru Diketahui di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong
Lysa Veterini;
Fariska Zata Amani;
Prima Surya Ardiansyah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (709.949 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.908
Covid masih menjadi masalah sampai sekarang, terakhir pada Juli 2021 lalu Indonesia telah dihantam gelombang kedua Covid. Walaupun pencegahan mengenai Covid masih relatif sama, namun protokol kesehatan dirasa semakin mengendur. Perlu dilakukan upaya sosialisasi kembali untuk mengembalikan kewaspadaan masyarakat, dalam hal ini dalam lingkungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode webinar online tentang sifat Covid yang baru diketahui, diselingi pretest dan posttest. Selesainya webinar online, tanya jawab, serta pretest dan posttest diharapkan menaikan pengetahuan peserta webinar mengenai Covid. Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai sifat Covid terbaru diharapkan bisa menjadi bekal para santri untuk menyebarkan pengetahuannya kepada masyarakat di sekitar.
Pelatihan Budidaya Tanaman Herbal di Lingkungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong
Marselli Widya Lestari;
Wiwik Winarningsih;
Prima Surya Ardiansyah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (767.119 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.909
Pemberdayaan potensi kesehatan tentang herbal medicine perlu dilakukan di lingkungan pondok pesantren, mengingat Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki banyak potensi mengenai herbal medicine. Walaupun begitu, belum tentu generasi muda memiliki keterampilan untuk melakukan budidaya tanaman herbal medicine. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan webinar secara online yang diikuti santri Ponpes Zainul Hasan Genggong. Telah terlaksana webinar online yang diikuti santri, tampak timbal balik yang positif lewat pertanyaan yang diajukan peserta webinar. Penyampaian yang gamblang diikuti praktik oleh setiap peserta ditengarai memiliki andil besar. Keterampilan budidaya tanaman herbal diharapkan bisa meningkatkan minat peserta workshop untuk ikut membudidayakan dan mengembangkan herbal medicine. Sehingga kelak Indonesia bisa menjadi salah satu negara yang menjanjikan perihal herbal medicine.
Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
Silvester Silvester;
Yosuda Damas Sadewo;
Margaretha Lidya Sumarni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (684.433 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.910
Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar di segala bidang tidak terkecuali pada pendidikan. Perubahan yang terlihat jelas yaitu dalam proses pembelajaran, di mana sebelumnya proses pembelajaran dilakukan secara luring atau tatap muka langsung beralih menjadi daring atau pembelajaran jarak jauh. Akan tetapi pada kenyataannya tidak semua daerah siap untuk melakukan pembelajaran secara daring. SDN 01 Bengkayang, adalah salah satu Sekolah Dasar terletak di perbatasan Indonesia-Malaysia yang juga mengalami hal serupa. Perubahan pembelajaran full daring, belum dapat diimplementasikan di wilayah ini mengingat kondisi daerah yang jauh tertinggal dibanding wilayah perkotaan, ditambah lagi kompetensi guru dalam menggunakan perangkat komputer juga belum maksimal. Sebagai salah satu solusi agar pembelajaran daring dapat diterapkan di SDN 01 Bengkayang maka diberikan pelatihan dan pendampingan dalam membuat dan mengelola teknologi menjadi media pembelajaran sehingga dapat menunjang proses pembelajaran daring dan meningkatkan kompetensi dan wawasan guru mengenai media pembelajaran berbasis teknologi. Tahap kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini terdiri dari tahap diskusi, implemantasi dan refleksi. Melalui pelatihan ini, terdapat peningkatan kemampuan para guru SDN 01 Bengkayang dalam mengelola media pembelajaran berbasis teknologi, sehingga dapat di terapkan selama sistem pembelajaran daring di masa Pandemi Covid-19 sekarang ini.
Perancangan dan Pelatihan Pemanfaatan Website Sekolah Sebagai Media Informasi di MA Kare Madiun
Latjuba Sofyana STT;
Estuning Dewi Hapsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (919.926 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.911
Perkembangan teknologi informasi mendorong semua lapisan masyarakat untuk memanfaatkannya, termasuk sekolah. Madrasah Aliyah Kare merupakan sekolah yang belum memiliki media informasi terstruktur. Penyebaran informasi masih dilakukan secara manual. Maka dari itu, membutuhkan pemanfaatan teknologi informasi yang dapat mendukung, yaitu pemanfaatan website. Kegaitan pengabdian dilakukan di MA Kare, jalan Kandangan 48, Kare, Madiun. Metode pelaksanaan terdiri dari dua bagian, yaitu pengembangan perangkat lunak dan sosialisasi. Pengembangan perangkat lunak menggunakan metode sekuensial linier yang terdiri dari empat tahap, yaitu analisis, desain, koding, dan pengujian. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan model presentasi sekaligus pelatihan pemanfaatan dan pengelolaan website oleh operator. Kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa di dalam website terdapat dua aktor, yaitu admin dan user. Pada halaman admin, terdapat beebrapa menu yang dapat diedit dan diakses. Pada halaman usermenampilkan berbagai informasi yang terkait dengan sekolah. Kegiatan sosialisasi website dilakukan untuk seluruh warga warga sekolah. Kegiatan pelatihan diikuti oleh dua admin dan diakhiri dengan pengisian kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa website cukup berhasil dan dapat dijadikan sebagai media informasi sekolah agar dikenal masyarakat luas.
Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 dan Pemeriksaan IgG Kuantitatif Pre dan Pasca Vaksinasi Kepada Mahasiswa Magang di RSI Jemursari Surabaya
Bastiana Bastiana;
Diyan Wahyu K;
Notrisia Rachmayanti;
Maharani Pertiwi Koentjoro;
Prima Ardiansah Surya
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (651.228 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.912
Latar Belakang Masih banyak mahasiswa magang di lingkungan RSI Jemursari Surabaya yang belum paham betul perihal vaksinasi Covid-19, sehingga perlu diadakan sosialisasi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan meningkatkan keikutsertaan vaksinasi. Penilaian efektivitas vaksin yang penting untuk dievaluasi, mendorong penyelenggara untuk melakukan pemeriksaan kadar antibodi yang terbentuk pada mahasiswa setelah menerima vaksinasi Covid-19. Kadar antibodi Ig G kuantitatif diharapkan akan meningkat secara signifikan setelah pemberian vaksinasi Covid-19. Metode Sosialisasi vaksinasi Covid-19 dilakukan secara daring berupa presentasi dan tanya jawab. Pemeriksaan kadar antibodi IgG kuantitatif dilakukan di Laboratorium RSI Jemursari menggunakan metode CLIA (Chemiluminescence Immunoassay) sebelum vaksinasi dan 28 hari sesudah vaksinasi. Data diolah secarastatistik untuk mengetahui apakah ada perbedaan bermakna sebelum dan sesudah vaksinasi (p<0,05). Hasil dan Pembahasan Sosialisasi mengenai vaksin dilakukan untuk menambah wawasan mengenai vaksinasi Covid-19 dan meningkatkan kesadaran ikut serta vaksinasi sebagai upaya memberikan herd immunity untuk melindungi diri dan orang disekitarnya. Sedangkan pemeriksaan antibodi IgG kuantitatif dilakukan untuk mengamati respon pembentukan antibodi pada mahasiswa penerima vaksin sebagaitanda telah terbentuknya kekebalan terhadap Covid-19. Sosialisasi vaksinasi Covid-19 telah dilakukan pada pada 35 mahasiswa secara daring menggunakan metode presentasi dan tanya jawab. Dari 35 orang mahasiswa yang mengikuti sosialisasi, semua mengikuti vaksinasi. Sebanyak 25 orang bersedia mengikuti pemeriksaan antibodi IgG kuantitatif (pre dan pasca vaksinasi). Kadar antibodi rerata pre vaksinasi sebesar 35,33 AU/L, sedangkan sesudah vaksinasi (hari ke 28 pasca vaksinasi) sebesar 424,64 AU/L. Berdasarkanuji statistik hasil pemeriksaan antibodi IgG kuantitatif menunjukkan ada perbedaan bermakna kadar antibodi IgG terhadap virus Covid-19 sebelum dan sesudah vaksinasi (p< 0,05). Kesimpulan Sosialisasi vaksinasi Covid-19 berdampak positif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan antibodi IgG terhadap Covid-19 sesudah vaksinasi. Perlu dilakukan pemeriksaan kadar antibodi IgG serial untuk mengetahui berapa lama antibodi ini dapat bertahan.
Pelatihan Pengembangan Assesmen HOTS
Muslimin Ibrahim;
Muhammad Thamrin Hidayat;
Nafiah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (953.727 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.913
Asesmen adalah proses mengumpulkan informasi, menganalisis informasi, sebagai dasar membuat keputusan. Keterampilan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skills= HOTS), adalah kegiatan mental yang terjadi pada saat seseorang dihadapkan pada masalah kompleks yang harus diselesaikan. Dengan demikian asesmen HOTS adalah tugas-tugas kompleks yang dihadapkan pada peserta didik, agar mereka menyelesaikannya menggunakan proses berpikirnya. Mengembangkan asesmen HOTS memerlukan keterampilan khusus yang harus dilatihkan. HOTS dan asesmennya dilatihkan melalui pembelajaran dengan arahan, di mana seseorang belajar melalui pengamatan terhadap perilaku model (modeling) dan pelatihan berjenjang.
Urgensi dan Strategi Internalisasi Nilai-nilai Pancasila: Evaluasi Kegiatan Pelatihan bagi Pendidik Jenjang SMP di Kabupaten Magetan
Hasan Subekti;
Bambang Yulianto;
Harmanto;
Martadi;
Sueb
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (781.085 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.915
Pancasila merupakan cita-cita bangsa dan sistem nilai yang dieksplorasi dari nilai-nilai luhur dan kearifan lokal Nusantara serta bagian dari pemikiran peradaban dari bangsa Indonesia. Tujuan dari kegiatan studi ini adalah merepresentasikan urgensi materi pelatihan dan ragam strategi menginternalisasi nilai-nilai pancasila melalui pembelajaran dan budaya sekolah bagi pendidik di Kabupaten Magetan. Jumlah partisipan dari kegiatan ini adalah pendidik di Kabupaten Magetan sejumlah 97 orang. Kegiatan pelatihan terdiri tiga tahap, yaitu: persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan pendampingan. Instrumen penelitian bentuk angket yang isi menggunakan Google Form. Hasil respons partisipan pelatihan secara umum untuk tiap indikator urgesi materi PKM menujukkan preferensi positif dengan mayortitas skor berkategori sangat baik dan baik. Ragam strategi menginternalisasi nilai-nilai pancasila yang dominan disampaikan oleh partisipan melalui (1) budaya di sekolah; (2) implemetasi pembelajaran; (3) pembentukan karakter; (4) menjadikan diri sebagai teladan, (5) peran serta masyarakat; dan (6) kegiatan ekstrakurikuler. Simpulan pelatihan internalisasi nilai-nilai Pancasila di SMP melalui pembelajaran dan budaya sekolah dapat dikemukakan bahwa Internalisasi proses internalisasi merupakan hal sangat penting dalam konteks kehidupan yang diantaranya melalui budaya sekolah; pembelajaran, pembentukan karakter; keteladan, peran serta masyarakat; dan ekstrakurikuler. Rekomendasi diantaranya (1) Perlu dikembangkan lebih lanjut berkaitan dengan materi internalisasi nilai-nilai Pancasila di SMP dan (perlu dilakukan pengembangan tentang metode yang digunakan dalam internalisasi nilai-nilai Pancasila di SMP yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran, budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, peran serta masyarakat; berbasis dengan kearifan lokal sehingga dapat membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kultur masyarakat setempat.