cover
Contact Name
Bidang 4 LPPM
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
snpm@unusa.ac.id
Editorial Address
UNUSA Kampus B, Jl. Jemursari No. 51-57 Surabaya 60237, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29649137     EISSN : 29649145     DOI : https://doi.org/10.33086/snpm
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles 348 Documents
Pentingnya Pemahaman Manajemen Risiko Pada UMKM di Desa Karangrejo Kediri Ninnasi Muttaqiin; Reizano Amri Rasyid
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Karangrejo memiliki potensi besar dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Perkembangan UMKM di Karangrejo Kediri telah masih belum mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Padahal desa ini memiliki potensi yang mendukung untuk terus berkembang, berbagai jenis usaha telah bermunculan di desa ini, seperti usaha makanan dan minuman, kerajinan tangan, serta industri kreatif. Sayangnya dari beberapa upaya tersebut, pemahaman tentang manajemen resiko dalam sebuah usaha kurang menjadi perhatian oleh Pemerintah Daerah Kota Kediri. Contoh yang nampak adalah para pelaku UMKM di Karangrejo, yang kurang memahami apa manfaat sebuah manajemen resiko, padahal peran dari sebuah manajemen resiko di dalam sebuah usaha sangatlah penting. Sebab UMKM yang notabene bergerak dalam dunia bisnis dengan skala kecil juga bisa terkena imbas dari perubahan kondisi ekonomi. Dalam rangka mengatasi permasalahan yang dihadapi UMKM di Karangrejo, Kediri mengenai pemahaman manajemen resiko, maka diperlukan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, swasta, maupun masyarakat luas. Maka dari itu tim pengabdian masyarakat FEBTD UNUSA membantu memberikan pemahaman tentang bagaimana pentingnya sebuah pengelolaan resiko pada UMKM khususnya di daerah desa Karangrejo, Kediri.
Memahami Branding Sebagai Inti Dari Promosi Bisnis Bagi Pelaku UMKM di Desa Karangrejo Kediri Reizano Amri Rasyid; Azmil Chusnaini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sektor ekonomi yang sangat penting di Indonesia adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau biasa disebut (UMKM). Pada tahun 2022 menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 64 juta unit UMKM di Indonesia, yang menyumbang sekitar 61,1% dari total tenaga kerja nasional dan memberikan kontribusi sebesar 60,34% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Meskipun begitu, UMKM di Indonesia masih mengalami berbagai permasalahan yang perlu diatasi untuk meningkatkan kinerjanya. UMKM di Indonesia sangat beragam, mulai dari sektor pertanian, perikanan, industri kreatif, hingga jasa. Meskipun demikian, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan akses keuangan, kurangnya pengetahuan dan keterampilan manajemen, serta persaingan yang semakin ketat. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi UMKM di Karangrejo adalah banyak UMKM yang kesulitan dalam menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan branding. Maka dari itu tim pengabdian masyarakat FEBTD UNUSA membantu memberikan pelatihan dan pengerahan tentang bagaimana cara untuk mengembangkan UMKM. Salah satu cara yang dapat membantu UMKM untuk berkembang yaitu branding dan digital marketing produk pada UMKM.
Pemanfaatan Instagram Sebagai Digital Marketing UMKM Guna Membantu Peningkatan Penjualan UMKM Azmil Chusnaini; Reizano Amri Rasyid
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital saat ini, adopsi teknologi digital telah menjadi kebutuhan bagi UMKM untuk tetap bertahan dan bersaing di pasar yang semakin ketat. Social media marketing - Media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya menjadi tempat yang tepat untuk mempromosikan produk atau jasa. UMKM bisa memanfaatkan platform ini untuk mengiklankan produk, membangun relasi dengan pelanggan, dan berinteraksi dengan pelanggan secara langsung. Dalam era digital saat ini, adopsi teknologi digital telah menjadi kebutuhan bagi UMKM untuk tetap bertahan dan bersaing di pasar yang semakin ketat. Penerapan teknologi digital pada UMKM dapat memberikan banyak keuntungan, seperti meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan produktivitas, dan memperluas jangkauan pasar. Selain itu, pengembangan UMKM berbasis digital juga dapat membantu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi UMKM, seperti keterbatasan akses modal dan pasar. Namun, pengembangan UMKM berbasis digital juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan adanya dukungan yang memadai, UMKM dapat mengoptimalkan potensi teknologi digital untuk meningkatkan kinerja bisnisnya dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini UMKM di desa Krangrejo, Kediri masih belum bisa memanfaatkan teknologi untuk pengembangan bisnisnya. Maka dari itu pengmas tim FEBTD saat ini yaitu melakukan pendampingan pemanfaatan sosial media sebagai sarana pengembangan dan peningkatan penjualan UMKM
Wujudkan Lansia Bahagia Dengan Terapi Reminiscence dan Therapeutical Garden Dalam Upaya Pencegahan Stress Pada Lansia Di Komunitas LUNA MAYA Jemur Wonosari Surabaya Shobihatus Syifak; Iis Noventi; Moch. Dwikoryanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1356

Abstract

Lansia terjadi kemunduran fisik dan psikologis secara bertahap, dimana penurunan kondisi tersebut dapat menimbulkan stres pada sebagian lansia. Masalah psikososial pada lansia dapat berupa stres, ansietas (kecemasan) dan depresi. Stres dapat dikatakan adalah gejala penyakit masa kini yang erat kaitannya dengan adanya kemajuan pesat dan perubahan yang menuntut adaptasi seseorang terhadap perubahan tersebut dengan sama pesatnya. Dampak stres umumnya yang jika tidak dapat diatasi oleh lansia dapat menyebabkan lansia mengalami masalah psikologi yang menyebabkan tidak bahagia. Upaya untuk kenyamanan, pengurangan resiko komplikasi dan peningkatan kualitas hidup untuk lansia dengan masalah psikologis harus dibuatkan metode untuk memudahkan melakukan Upaya Kesehatan lansia baik fisik, psikologis, sosial dan spiritual. Tujuan pengabdian ini untuk mewujudkan lansia bisa bahagia dan mengeluarkan isi hatinya dan ada teman untuk mengobrol bicara dari hati ke hati untuk mencegah depresi. Memberikan alternative penanganan lansia dengan masalah psikologis melalui kelola stress pada lansia melalui kegiatan terapi Reminiscience dan dan therapeutical garden sebagai Upaya untuk mengelola masalah psikologis dengan membuat Bahagia pada lansia. Subyek pengabdian ini adalah lansia yang mengalami keluhan masalah psikologis sebanyak 30 lansia, Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian dampak stress antara lain dengan meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dalam pengendalian stress dengan terapi Reminiscience dan therapeutical garden. Pendampingan yang dilakukan dalam jangka waktu 1 bulan (Juni – Juli 2024) dengan menerapkan Reminiscience dan therapeutical garden Untuk media edukasi lansia yang mengalami masalah psikologis. Dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan, sikap dan penerimaan diri yang signifikan setelah intervensi dengan nilai p value masingmasing sebesar 0,000 (p value <0,05). Penerapan upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian dampak stress dengan meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dengan Reminiscience dan therapeutical garden. mampu menambah pengetahuan lansia dalam menangani lansia dengan masalah psikologis.
Upaya Penanggulangan Bencana Kebakaran melalui Pelatihan Pemadaman Kebakaran dan Penyediaan APAR di Bengkel Reparasi Truk Ratna Ayu Ratriwardhani; Merry Sunaryo; Aanisah Azzahrah Apriyanti; Evi Sylvia Awwalia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1357

Abstract

CV. Karya Cipta Baru merupakan suatu tempat kerja yang bergerak di bidang reparasi truk, konstruksi, dan karoseri. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan di lokasi, pengetahuan dan keterampilan tentang penanggulangan kondisi darurat khususnya kebakaran belum dikuasai oleh para pekerja, bahkan tidak tersedianya APAR di lokasi tersebut. Hal tersebut tentu menjadi permasalahan tersendiri apabila terjadi suatu kebakaran mengingat sebagaian besar proses pekerjaan yang dilakukan di industri tersebut memiliki potensi yang tinggi akan terjadinya kebakaran. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi pemilik dan para pekerja tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran, kegiatan ini juga memberikan pelatihan pemadaman kebakaran dengan menggunakan karung goni dan alat pemadam api ringan. Selain itu dilakukan juga identifikasi jumlah kebutuhan APAR sesuai Permenakertrans No. 4 Tahun 1980 dan penyediaan Alat Pemadam Api Ringan di perusahaan tersebut. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 10 orang. Hasil yang telah didapatkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan pekerja dan pemilik industri tentang kondisi tanggap darurat kebakaran, meningkatnya keterampilan pemilik dan pekerja CV. Karya Cipta Baru dalam menggunakan Alat Pemadam Api Ringan dan alat pemadam api tradisional, yaitu karung goni, dan tersedianya Alat Pemadam Api Ringan di CV. Karya Cipta Baru. Kegiatan ini telah meningkatkan taraf hidup mitra dalam bidang sosial, budaya, ekonomi, keamanan, kesehatan, pendidikan, dan hukum
Implementation of Cultural Internalization Through Effective Communication Training as an Effort to Increase Work Motivation at Hospital Agus Aan Adriansyah; Budhi Setianto; Akas Yekti Pulih Asih; Yauwan Tobing Lukiyono; Nikmatus Sa’adah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1358

Abstract

The addition of new buildings and services at hospitals The millennial generation is now starting to dominate the world of work. This condition is a challenge for agencies in managing human resource (HR) management strategies because the generation gap presents differences in ways of working, perspectives and ways of communicating. With this gap, training is held regarding effective communication so that there are no differences in communication between gap generations. This training aims to intervene in the implementation of culture as an effort to increase work motivation. The training was attended by 64 structural officials using lectures, discussions and case studies. This training, which was packaged attractively and attended enthusiastically by the participants, has provided benefits to the participants. shows the final test on the data is higher than the initial test. However, the range of distribution of final test data also becomes smaller, this shows that there is an increase in knowledge regarding effective communication. The following are Paired sample correlations to test the influence related to the implementation of Cultural Internalization Implementation Training with Effective Communication Training at Hospital X as an Effort to Increase Work Motivation
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Wanita Usia Subur Melalui Pelatihan Praktek Pengolahan Menu Gizi Seimbang Dalam Rangka Pencegahan Stunting Maryuni; Lutfi Handayani; Hastin Trustisari; Muhammad Arsyad Subu; Indrajani Sutedja; Annisa Sabina; Nadia Putri Yolanda; Siti Nurnajah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1359

Abstract

Kabupaten Cianjur merupakan salah satu Kabupaten yang ditetapkan sebagai lokus stunting di Indonesia serta merupakan 4 kabupaten dengan prevalensi stunting kategori sangat tinggi. Prevalensi stunting di Desa Majalaya Kabupaten Cianjur pada tahun 2022 sebesar 27,5%, angka ini masih di atas angka nasional. Berbagai intervensi dilakukan sebagai upaya percepatan penurunan stunting hingga tercapai Indonesia zero-stunting. Perlu adanya peningkatan ketrampilan bagi masyarakat khususnya wanita usia subur dalam penyajian makanan sehat dan penyusunan menu gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Majalaya, Cikalongkulon, Cianjur pada bulan Juli 2024. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini Wanita Usia Subur mulai dari remaja, ibu yang sedang mempersiapkan kehamilan, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang mempunyai balita. Peserta pengabdian masyarakat berjumlah 60 orang. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan Wanita Usia Subur melalui pelatihan praktek pengolahan menu gizi seimbang dalam rangka pencegahan stunting dengan memanfaatkan sumberdaya lokal yang ada di Desa Majalaya, Cianjur. Metode pengabdian masyarakat ini ceramah, diskusi dan demonstrasi praktek pengolahan serta penyajian menu gizi seimbang dalam rangka pencegahan stunting. Berdasarkan hasil PKM terjadi peningkatan pengetahuan Wanita Usia Subur tentang zat gizi penting dalam pencegahan stunting, saat dilakukan pretest hanya 20% peserta PKM yang mempunyai pengetahuan baik, setelah diberikan edukasi dan pelatihan tentang Zat Gizi Penting dalam mencegah stunting hampir sebagian peserta mempunyai pengetahuan baik, yaitu 93,3%. Pengetahuan ibu merupakan faktor penting dan memberikan kontribusi yang besar dalam intervensi deteksi dini dan pencegahan stunting. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini peserta juga mampu mengolah dan menyajikan menu gizi seimbang dalam rangka pencegahan stunting melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang ada di desa Majalaya. Perlu adanya pemberdayaan masyarakat terutama kelompok wanita usia subur sebagai agent of change dalam pencegahan stunting
Pengembangan UMKM dan Jamu Tradisional di Desa Dawuhan Kabupaten Kediri sebagai Kunci Pembangunan Ekonomi Menuju Desa Mandiri dan Berkelanjutan Giska Enny Fauziah; Zaidatul Inayah; Nafila Na’imatul Aliyah; Tri Indah Cahyani; Maslakhah Amelia Safitri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1360

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam hubungannya dengan pengobatan herbal tradisional di Desa Dawuhan, Kabupaten Kediri, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi dan keberlanjutan. Praktik pengobatan tradisional, komplementer, dan alternatif (TCAM), yang mencakup penggunaan produk herbal, lazim secara global, dengan tingkat penggunaan yang dilaporkan antara 24% dan 71,3% di berbagai populasi, menunjukkan potensi pasar yang kuat untuk obat herbal. Di daerah seperti Nepal, pengelolaan tanaman obat yang berkelanjutan sangat penting, karena sumber daya ini merupakan bagian integral dari mata pencaharian dan perawatan kesehatan lokal. Selain itu, pengetahuan tradisional yang kaya seputar pengobatan herbal, seperti yang terlihat di antara orang-orang Shui di Tiongkok, menyoroti pentingnya melestarikan dan mempromosikan praktik pengobatan lokal untuk keberlanjutan ekonomi dan budaya. Membangun sistem pendaftaran terstruktur untuk obat-obatan herbal, seperti yang ditunjukkan di Bahrain, dapat meningkatkan kepercayaan peraturan dan akses pasar, sehingga mendukung pertumbuhan UMKM di sektor ini. Secara sinergis, berbagai elemen yang telah diuraikan dapat menciptakan fondasi ekonomi mandiri dan berkelanjutan bagi Desa Dawuhan. Pengembangan jaringan distribusi yang efektif untuk produk herbal akan memperkuat posisi UMKM di pasar yang lebih luas. Melalui pemanfaatan teknologi digital dan e-commerce, pelaku UMKM dapat menjangkau konsumen yang lebih beragam, sejalan dengan tren global yang semakin mengapresiasi pengobatan tradisional. Integrasi antara warisan budaya lokal dan inovasi pemasaran modern berpotensi menciptakan sinergi yang kuat, mendorong pertumbuhan sektor UMKM secara berkelanjutan. Kolaborasi multistakeholder menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi ini, memastikan produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dukungan berupa pelatihan dan pendampingan bagi UMKM akan semakin memperkuat daya saing mereka, memungkinkan produk lokal menembus pasar nasional bahkan internasional
Pendampingan Tata Kelola Koperasi Di Mart Dalam Meningkatkan Mutu Heni Agustina; Rachma Rizqina Mardhotillah; Rizki Amalia Elfita; Novalina Arifianti; Tri Deviasari Wulan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1361

Abstract

Pelaksanaan tata kelola yang baik yang dapat dipergunakan dalam koperasi merupakan langkah yang baik dalam rangka pembaharuan sistem organisasi dengan sistem yang baik dalam pengaturan teknis agar semua proses berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemahaman dan pendampingan santriwati Pondok Pesantren Darul Ittihad Geger Bangkalan terkait tata kelola koperasi yang baik sehingga dapat meningkatkan mutu. Dengan adanya ilmu terkait tata kelola koperasi yang baik ini para santriwati mampu meningkatkan mutu. Dalam proses pencapaian tujuan diperlukan adanya kaingintahuan yang besar sehingga tercipta hubungan komunikasi yang baik dan berdampak pada kelancaran kegiatan pendampingan ini.
Edukasi Pembuatan Teh Herbal Dan Pemeriksaan Glukosa Urine Muhammad Taufiq Hidayat; Andreas Putro Ragil Santoso; Ary Andini; Widya Novitasari; Imratul Mukarramah; Lili Susan Rahmawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1362

Abstract

Penggunaan bahan herbal sampai saat ini masih digunakan untuk mengurangi obat-obatan kimia, salah satu penggunaan obat herbal yaitu menggunakan teh, konsumsi the baik untuk Kesehatan namun perlu diperhatikan penggunaan gula untuk menghindari diabetes. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dilakukan di RT Medokan Sawah Timur, Rungkut, Surabaya pada tahun 2024 yang dihadiri oleh 30 peserta. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan pendekatan melalui sosialisasi untuk pemahaman penyakit minum the herbal, manfaat pemahaman dilakukan dengan sosialisasi dilakukan pendekatan kembali terkait tingkat pemahaman, selanjutnya dilakukan pemeriksaan urine. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat di RT Medokan Sawah Timur sebanyak 30 responden didapatkan hasil pemahaman tentang pentingnya teh herbal yaitu sebesar 50% persen peningkatan pemahaman setelah dilakukan sosialisasi, dan berdasarkan hasil pemeriksaan glukosa pada urine didapatkan hasil 1 orang yang positif dari 30 responden.