cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29646278     EISSN : 29641268     DOI : https://doi.org/10.57235
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia is a journal that publishes Focus & Scope research articles, which include: 1. Humanities and social sciences 2. Contemporary political science 3. Education science 4. Religion and philosophy 5. engineering science 6. Business and economy 7. cooperative 8. technology 9. HR Development 10. Design and media arts.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 973 Documents
Optimalisasi Pemanfaatan Media Sosial Dalam Memperluas Jangkauan Berita Internasional: Studi Kasus ANTARA News Mola, Maria Septian Riasanti; Fatonah, Amalia Rizky
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi distribusi berita internasional melalui media sosial oleh ANTARA News. Metode penelitian menggunakan analisis konten berbasis data observasi unggahan di akun Instagram resmi ANTARA News. Kerangka teori yang digunakan mencakup Social Media Engagement Theory (van Doorn), Agenda Setting (McCombs), Konvergensi Media (Jenkins), dan Jurnalisme Digital (Bradshaw). Hasil observasi menunjukkan bahwa pola distribusi memanfaatkan foto berita, caption informatif, tagar relevan, serta jadwal unggahan rutin untuk menjangkau audiens global. Tingkat interaksi bervariasi tergantung relevansi isu, kualitas visual, dan daya tarik tema. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi manajemen konten berbasis data interaksi, penajaman topik internasional, dan pemanfaatan multiplatform digital. Temuan ini diharapkan mendukung transformasi digital media nasional agar dapat bersaing di ranah global.
Analisis Kesalahan Ejaan dalam Menulis Karangan Teks Deskripsi Siswa Kelas V SDN II Benda Dewi, Aprilia Agista; Pratiwi, Anggia Suci; Saleh, Yopa Taufik
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penulisan ejaan pada karangan teks deskripsi siswa kelas V SDN II Benda. Berdasarkan data nilai siswa kelas V dan wawancara dengan guru Bahasa Indonesia kelas V SDN II Benda terdapat sebuah permasalahan yaitu siswa masih kesulitan dalam pembelajaran menulis karangan teks deskripsi. Selain itu, siswa masih banyak melakukan kesalahan dalam penulisan sebuah teks karangan deskripsi terutama kesalahan dalam penulisan ejaan yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) yaitu dalam pemakaian huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Melalui metode deskriptif, akan mengungkapkan kesalahan-kesalahan penggunaan ejaan pada karangan teks deskripsi siswa meliputi pemakaian huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SDN II Benda Kota Tasikmalaya. Subjek penelitian diambil 16 peserta didik kelas V SDN II Benda. Waktu penelitian dilaksanakan mulai Oktober 2024 sampai dengan September 2025. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, teknik pencatatan, dokumentasi, dan teknik kepustakaan. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti dan karangan teks deskripsi siswa. Data dikumpulkan dari hasil karangan teks deskripsi yang dibuat oleh subjek penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conlclusion drawing/verification). Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa siswa kelas V SDN II Benda melakukan 269 kesalahan ejaan dalam karangan teks deskripsi, dengan rincian kesalahan penggunaan huruf 160 kesalahan (59,48%), penulisan kata 69 kesalahan (25,65%), dan penggunaan tanda baca 40 kesalahan (14,87%). Kesalahan penggunaan huruf kapital menjadi yang paling dominan. Faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman EYD, keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya ketelitian siswa, minimnya media pembelajaran interaktif, kurangnya umpan balik spesifik dari guru, dan faktor psikologis siswa.
Pemahaman Masyarakat Dalam Kekerasan Seksual pada Anak (Studi di Kelurahan Sudimara Selatan) Yosseka, Rafly Irgi; Suryatman, Arif Ginanjar
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat terhadap kekerasan seksual pada anak di Kelurahan Sudimara Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sudah optimalnya pemberian edukasi yang dilakukan oleh pemerintah (Kelurahan Sudimara Selatan), namun masih terdapat minimnya pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual pada anak. Sebagian masyarakat beranggapan bahwa pemerkosaan sebagai bentuk kekerasan seksual tanpa menyadari bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya. Faktor dari penyebab terjadinya kekerasan seksual adalah minimnya pengetahuan masyarakat, rendahnya pendidikan, lingkungan, dan masih terbatasnya kepercayaan masyarakat pada aparat penegak hukum. Penelitian ini perlu adanya konsistensi pemerintah, aparat penegak hukum untuk mensosialisasikan kekerasan seksual pada anak kepada Masyarakat yang melibatkan tokoh masyarakat serta adanya penegakkan hukum yang berpihak kepada korban.
Peran Mata Kuliah Wajib Kurikulum sebagai Katalisator Keterlibatan Kewargaan Transformatif Gumilar, Agung Tesa; Saefulloh, Febri; Delsya, Kartika; Alawiyah, Titi; Salty, Ria Erica
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7408

Abstract

This article aims to examine how the Mandatory Curriculum Courses (MKWK), particularly Pancasila Education and Civic Education, can be transformed from mere instruments of value transmission into catalysts for transformative civic engagement through the integration of Experiential Civic Learning and Connected Civic Learning. The core issue lies in the gap between the strong normative foundation of MKWK and the persistence of conventional pedagogical practices (lectures and rote learning) that are increasingly irrelevant for students especially those from Generations Z and Alpha who are more responsive to participatory and action-based learning approaches. The research adopts a qualitative approach with a case study method conducted at the Bandung Institute of Technology (ITB), selected for its innovation in implementing socio-technological project-based learning. Data were collected through in-depth interviews with MKWK coordinators and lecturers, classroom observations, and document analysis, and were subsequently analyzed thematically. The findings reveal that ITB’s project-based approach successfully bridges Pancasila values with real-world issues such as justice and social inclusion, encouraging students to shift from an instrumental view of technology toward ethical awareness. However, implementation faces several structural and institutional challenges, including the absence of a dedicated academic management unit for MKWK, dependence on individual initiatives, and limited academic recognition of practical knowledge. Moreover, the prevailing technocentric academic culture reinforces the dichotomy between technical competence and social responsibility. The success of MKWK should therefore be measured by students’ ability to actualize national values through concrete civic actions rather than merely demonstrating theoretical mastery. 
Peran Proportion of Independent Commissioner Sebagai Pemoderasi Advertising Intensity dan Inventory Intensity Terhadap Agresivitas Pajak Rizki, Bunga Nur; Ferdiansyah, Ferdiansyah
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Proportion of Independent Commissioner Sebagai Pemoderasi Advertising Intensity dan Inventory Intensity terhadap agresivitas pajak. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Jumlah sampel yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling adalah sebanyak 25 perusahaan dengan pengamatan selama 5 tahun diperoleh jumlah observasi sebanyak 125 data perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder, jenis penelitian ini adalah asosiatif. Sedangkan teknik analisis data adalah analisis regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan program eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan advertising intensity dan inventory intensity berpengaruh simultan terhadap agresivitas pajak. Secara parsial advertising intensity berpengaruh terhadap agresivitas pajak, sedangkan inventory intensity tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Peran proportion of independent commissioner tidak memoderasi hubungan advertising intensity terhadap agresivitas pajak. Peran proportion of independent commissioner tidak memoderasi hubungan inventory intensity terhadap agresivitas pajak.
Rhythmic Gymnastics Training for Cheerful Youth Towards a Fit Indonesia 2045 Priyono, Bambang; Putra, Ranu Baskora Aji; Irsyada, Roas; Nur, Rachmad Irfan; Tsalisafriana, Asyifa
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7327

Abstract

The characteristics of adolescent students (aged 10–19 years) at the Senior High School (SMA) level demand an effective learning design that supports body health and physical fitness. Creative rhythmic gymnastics accompanied by music is a relevant physical activity proven to reduce stress, improve school performance, and develop students' physical, cognitive, and social qualities. This community service focused on "Cheerful Adolescent Rhythmic Gymnastics Training Towards a Fitter Indonesia 2045 (SRRC)" at SMA Negeri 3 Salatiga. The activity utilized a three-stage training method (Preparation, Implementation, Evaluation) and involved 121 participants. The activity ran smoothly with high enthusiasm, where 80% to 90% of students were able to imitate the SRRC movements which are oriented towards elements of physical fitness (flexibility, balance, coordination, explosive power, and speed). The unique feature of SRRC is the integration of local regional music to foster Nationalism and Bhinneka Tunggal Ika (Unity in Diversity). The movement sequence included a Warm-up, creative Core Movements, and a Cool-down. Overall, the activity provided a significant positive impact on the physical, psychological, and social aspects of adolescent students, contributing to the improvement of adolescents' quality of life and supporting the Fitter Indonesia 2045 vision. It is hoped that similar activities can be continued sustainably.
Analisis Laju Penurunan Suhu Air Pada Termos Vs Wadah Biasa: Studi Komparatif Efisiensi Isolasi Nasution, Adelyna Oktavia; Pulungan, Siti Annisa; Agustin, Jiyan; Shalsabilla, Elsa; Safitri, Arum Lailan; Isma, Fatimah Az Zahra Hanifah; Yanti, Aidina Seisila; Adelika, Triana; Miraza, Nurul Fitria; Tanjung, Indah Mayanisyah Putri; Nadila, Nadila; Lubis, Eka Syam Setiawan; Sibuea, Dedek; Putri, Anisa Ananda
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7734

Abstract

Kalor selalu bergerak dari benda dengan suhu lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah sesuai dengan Hukum II Termodinamika, kemampuan sebuah wadah untuk menahan laju perpindahan panas sangat penting untuk mempertahankan suhu. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ini, 250 ml air dengan suhu awal 100°C digunakan untuk memeriksa laju penurunan suhu air panas dalam termos dan wadah plastik dengan pengukuran dilakukan setiap 30 menit selama 180 menit. Menurut hasil pengamatan, suhu air dalam termos menurun lebih lambat dibandingkan dengan suhu air dalam wadah plastik. Suhu air dalam wadah plastik menurun menjadi 44,2°C pada akhir pengamatan, sementara suhu air dalam termos tetap pada 79,5°C. Perbedaan ini menunjukkan bahwa isolasi termos lebih efektif dalam mencegah perpindahan panas. Hasil penelitian kuantitatif, yang menunjukkan bahwa termos kehilangan panas lebih lambat dibandingkan wadah plastik, mendukung hal ini. Menurut konsep sistem tertutup dalam termodinamika, termos lebih efektif dalam menjaga suhu air.
Organisasi dan Manajemen Kesehatan Sebagai Kunci Inovasi Pelayanan Ramadani, Wulan Suci; Lubis, Putri Fakhira; Putri, Faliza; Nurhidayah, Nurhidayah; Angelia, Jessy Ayu; Ramadhani, Hafizah Anjeli; Zahro, Febbry; Hafizh, Aulia Azahra; Aulia, Rizqy; Widytia, Debby; Rafly, Muhammad; Khairunsyah, Khairunsyah; Apsari, Adinda Naila; Agustina, Dewi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7235

Abstract

Organisasi dan manajemen kesehatan memegang peran strategis dalam meningkatkan kualitas serta efektivitas pelayanan kesehatan. Tantangan global, perkembangan teknologi, dan perubahan pola penyakit menuntut adanya inovasi berkelanjutan, baik melalui penerapan teknologi maupun tata kelola organisasi, strategi manajemen, dan kepemimpinan adaptif. Inovasi pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh efektivitas organisasi, perencanaan, pengelolaan sumber daya, koordinasi, serta evaluasi program. Artikel ini membahas peran organisasi dan manajemen kesehatan sebagai penggerak utama inovasi, dengan menyoroti teori, bentuk inovasi, tantangan, peluang, serta studi kasus di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa organisasi yang terstruktur dan manajemen yang efektif mampu meningkatkan efisiensi, mutu, dan daya saing layanan kesehatan, sehingga penguatan keduanya menjadi pilar utama dalam menghadirkan pelayanan yang responsif, berkualitas, dan berkelanjutan.
Mitologi Penamaan Masjid 60 Kurang Aso Dalam Perspektif Roland Barthes, Nagari Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan Putri, Divani Fadilah; Amelya, Fanesya Putri; Rugayah, Rugayah; Resiana, Azlin
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7627

Abstract

Nama adalah sebuah tanda linguistik, yang tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya sebuah makna. Yang selalu terjalin dengan konteks budaya, sejarah, dan nilai-nilai yang melingkupinya. Dalam studi Semiotika, nama menjadi sebuah jembatan pemahaman bagi masyarakat, dalam mengontruksi dan memaknai sebuah realitas. Masjid merupakan pusat peribadatatan dan sebagai sebuah simbol keagamaan. Di Solok Selatan tepat nya di Nagari Pasir Talang,terdapat sebuah masjid yang sangat mencuri perhatian. Masjid ini bernama “Masjid 60 kurang Aso”. Dari segi literatur nama ini berarti “Masjid Enam Puluh Kurang Satu”. Penamaan ini sekilas tampak sistematis, namun konon menyimpan berbagai lapisan makna serta terdapat sebuah mitos yang diyakini oleh masyarakat sekitar, tentang asal-usul penamaan masjid tersebut. Untuk mengupas makna di balik nama ini, penelitian ini akan menerapkan semiotika Roland Barthes, khususnya konsep denotasi, konotasi, dan mitos. Melalui kerangka Barthes, kami akan menganalisis bagaimana nama "60 Kurang Aso" tidak hanya merujuk pada fisik bangunan, tetapi juga membangun dan mereproduksi sistem makna, nilai, serta mitos yang signifikan bagi masyarakatnya. Analisis ini diharapkan memperkaya pemahaman semiotika nama tempat, khususnya dalam konteks keagamaan dan warisan budaya Indonesia.
Keefektifan Model PBL (Problem Based Learning) Berbasis Wordwall pada Aspek Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri Bangun Datar Siswa Kelas III SD Negeri 2 Brangsong Wafiroh, Nadia Khalda; Sulianto, Joko; Listyarini, Ikha
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Wordwall dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah geometri bangun datar siswa kelas III SD Negeri 2 Brangsong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas III. Data hasil belajar diperoleh melalui tes pretest dan posttest, sedangkan dokumentasi dan observasi digunakan untuk mendukung temuan penelitian. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji t (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari 58,00 pada pretest menjadi 78,93 pada posttest. Uji t menghasilkan nilai signifikansi p 0,001, lebih kecil daripada taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan model PBL berbasis Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah geometri bangun datar siswa sesuai langkah-langkah Polya.