cover
Contact Name
Novi Rosita Rahmawati
Contact Email
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Sunan Ampel St. No.7, Kediri, East Java, Indonesia, 64127
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education
ISSN : -     EISSN : 25809989     DOI : 10.30762
Core Subject : Education,
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education publishes articles on textual and fieldwork studies with various perspectives of: Islamic Studies Instructional Media of Islamic Studies Instructional Strategy of Islamic Studies Development Curriculum of Islamic Studies Management of Islamic Studies
Articles 165 Documents
Pengembangan Kurikulum di SD Program Khusus Muhammadiyah Bayat, Klaten Nugroho, Awal Aqsha; Etikasari A, Ratna
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.526

Abstract

Abstract: Each component that composes the curriculum is related to each other, so that in the process of curriculum development must get the same attention. This study aims to determine the development of PAI curriculum in SD Muhammadiyah PK Bayat in terms of principles, factors, approaches, organizations, and evaluation of curriculum development and problems that hinder the development of the PAI curriculum. at SD Muhammadiyah PK Bayat. The subjects in this study were principals, curriculum staff and PAI teachers of SD Muhammadiyah PK Bayat. Data obtained from SD Muhammadiyah PK Bayat through interviews, observation and documentation. Based on the research that the development of the PAI curriculum in Muhammadiyah Elementary School PK Bayat was carried out with 4 components namely goals, material, methods and evaluation. Judging from the principles used in the curriculum development of SD Muhammadiyah PK Bayat, the principle is goal oriented, principle of relevance, principle of continuity/continuity, principle of flexibility, principle of lifelong learning, and the principle of synchronization is very relevant. Judging from the factors of curriculum development in universities, the community, and the value system it greatly influences the curriculum development of Muhammadiyah Elementary School PK Bayat. In developing the curriculum the principal together with the teacher together contribute to achieving the school’s goals. The problem faced in developing PAI curriculum at Muhammadiyah Elementary School PK Bayat lies in the limited availability of PAI teachers in schools. Abstrak: Setiap komponen yang menyusun kurikulum saling berhubungan satu sama lain, sehingga dalam proses pengembangan kurikulum harus memperoleh perhatian yang sama besarnya. Komponen-komponen tersebut yaitu komponen tujuan, isi, metode, serta komponen evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat ditinjau dari prinsip, faktor, pendekatan, organisasi, dan evaluasi pengembangan kurikulum dan masalah yang menghambat pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum serta guru PAI SD Muhammadiyah PK Bayat. Data yang diperoleh dari SD Muhammadiyah PK Bayat melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian bahwa pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat terlaksana dengan 4 komponen yaitu tujuan, materi, metode dan evaluasi. Ditinjau dari prinsip-prinsip yang digunakan dalam pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat yaitu prinsip berorientasi pada tujuan, prinsip relevansi, prinsip kontinuitas/ berkesinambungan, prinsip fleksibilitas, prinsip belajar seumur hidup, dan prinsip sinkronisasi sudah sangat relevan. Ditinjau dari faktor pengembangan kurikulum perguruan tinggi, masyarakat, dan sistem nilai hal tersebut sangat mempengaruhi pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat. Adapun pendekatan yang digunakan dalam pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat adalah kombinasi dari pendekatan subjek akademis, pendekatan humanistis, pendekatan teknologis, dan pendekatan rekonstruksi sosial. Bentuk organisasi kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat menggunakan corelated curiculum. Dalam pengembangan kurikulum kepala sekolah bersama dengan guru sama-sama berkontribusi guna mencapai tujuan sekolah. Masalah yang dihadapi dalam pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat terletak pada terbatasnya ketersediaan guru PAI di sekolah.
PENDIDIKAN RAMAH ANAK BERBASIS KURIKULUM SYARIAH DI SD MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS KOTTA BARAT SURAKARTA Widodo; Zumaroh, Siti
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.723

Abstract

Abstract: This study aims to determine implementation, constraints, and implementation solutions for child friendly education based syariah curriculum in SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta. Type of qualitative research. The results of the research are (1) Implementation of syariah-based child- friendly education at SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta is implied with convenient schools, easy-to-ask students, does not hesitate to criticize teachers, fulfill children’s needs, good security, and participate in new teacher election. (2) Obstacles implementation of child-friendly education based on syariah curriculum in SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat lies in the competence of new teachers who have not been able to understand the meaning of syariah curriculum, human resources are still not qualified. (3) The implementation solution of syariah-based child-friendly education at SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat is a new teacher combined with the old teacher, hope the  new teacher can learn with the old teacher, and the old teacher can give better explanation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi, kendala, dan solusi implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta. Jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian bahwa (1) Implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta diimplikasikan dengan sekolah yang nyaman, siswa yang mudah bertanya, tidak sungkan mengkritik guru, terpenuhinya kebutuhan anak, keamanan yang baik, dan berpartisipasi dalam pemilihan guru baru. (2) Kendala implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat terletak pada kompetensi guru baru yang belum bisa memahami arti dari kurikulum syariah, SDM nya yang masih kurang mumpuni. (3) Solusi implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat adalah guru baru digabungkan dengan guru lama, harapannya guru baru bisa belajar dengan guru lama, dan guru lama bisa memberikan penjelasan lebih baik lagi.
Model Pendidikan Agama dalam Keluarga Muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga Rohman, Taufiqur
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.612

Abstract

Abstract: This research talk about educational model religion in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city. Of the study focus of the research is that which is becoming problems it was islamic education in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city and how their model religious education in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city. This study adopted qualitative approaches , so the presence of researchers in the field very important considering researchers act directly as an instrument direct and a gatherer data from the observation deep and actively involved in research .The data shaped words taken from informants and respondents when they were interviewed .In other words the data clear signs from informants , data on supplementary documents .A whole the data besides the interviews obtained from observation and documentation .Data analysis done by means of review existing data , and held reduction data , presentation of data , draw conclusions and the final stages of data analysis this is have something of the validity of data. Of its reserach obtained the results of research as follows: problems it was religious education in muslim families in the village pulutan subdistrict sidorejo salatiga city caused by several factors, that is lack of attention of parents and exemplary factors of parent and child that is less interest in studying islam . Educational model religion in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga 2015 city said it would follow the democratic authoritarian and models.   Abstrak: Penelitian ini membahas tentang Model Pendidikan Agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Fokus yang dikaji dalam penelitian ini adalah apa yang menjadi problematika pendidikan Islam dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga dan bagaimana Model pendidikan agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jadi kehadiran peneliti di lapangan sangat penting sekali mengingat peneliti bertindak langsung sebagai instrumen langsung dan sebagai pengumpul data dari hasil observasi yang mendalam serta terlibat aktif dalam penelitian. Data yang berbentuk kata-kata diambil dari para informan/ responden pada waktu mereka diwawancarai. Dengan kata lain data-data tersebut berupa keterangan dari para informan, sedangkan data tambahan berupa dokumen. Keseluruhan data tersebut selain wawancara diperoleh dari observasi dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan cara menelaah data yang ada, lalu mengadakan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan tahap akhir dari analisa data ini adalah mengadakan keabsahan data. Dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Problematika Pendidikan Agama dalam Kelurga Muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor kurangnya perhatian dari orang tua dan faktor keteladanan dari orang tua serta minat anak yang kurang dalam mempelajari agama Islam. Model Pendidikan Agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga tahun 2015 menggunakan model otoriter dan model demokratis
MENELISIK REVITALISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KONSEP IBNU AL QAYYIM AL-JAUZIYYAH (1292-1350 M) Ni’mah, Zetty Azizatun
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.725

Abstract

Abstract: The concept of Islamic education perspective Ibn Qayyim very relevant once applied in Islamic education in Indonesia. Character building through PAI has been very in harmony with the concept of manhaj tarbiyah offered by Ibn Al Qayyim Al Jawziyah with educational goals that include ahdaf akhlaqiyah, ahdaf jismiyyah, ahdaf Fikriyh and ahdaf maslakiyah. Like wise with the target 9 aspects that cover all disciplines with no character or akhlakul karimah left on every students. Problems that arise in the PAI either on the conceptual problem or the application problem in which das sollen PAI as an agent of character formation but das sein failed. For that need to revitalize PAI so that initial steps as character formers can be realized. In this case the concepts offered by Ibn Al Qayyim Al Jauziyyah could be the basis for educational policy makers and Muslim educators.   Abstrak: Konsep pendidikan Islam perspektif Ibnu Qayyim masih relevan diaplikasikan dalam pendidikan Islam yang ada di Indonesia. Pembangunan karakter melalui PAI sudah sangat selaras dengan konsep manhaj tarbiyah yang ditawarkan oleh Ibnu Al Qayyim Al Jauziyah dengan sasaran 9 aspeknya yang mencakup seluruh disiplin ilmu dengan tanpa meninggalkan karakter atau akhlakul karimah pada setiap peserta didik. Problem-problem yang muncul pada PAI baik pada problem konseptual atau problem aplikasinya yang mana das sollennya PAI sebagai agen pembentukan karakter tapi das seinnya mengalami kegagalan. Untuk itu perlu adanya revitalisasi PAI agar khittah awal sebagai pembentuk karakter bisa terealisasikan. Dalam hal ini konsep-konsep yang ditawarkan Ibnu Al Qayyim Al Jauziyyah bisa dijadikan dasar bagi para pembuat kebijakan pendidikan dan para pendidik Muslim.
MODEL PEMBELAJARAN REACT UNTUK MATA PELAJARAN IPA Hakim, Mukhammad Luqman
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v1i1.447

Abstract

Abstract: Instructional model REACT, which is a learning method that relates the lesson taught to the student's daily life, as well as trains them to work in groups to exchange their knowledge. The objective of this study is to examine the effect of contextual learning method model REACT on the science learning outcomes. This research is a part of a quasi-experimental research. The result of learning outcomes analysis of the experimental class and the control class showed that the score of tcount was 5.213 and the probability was 0.000. Because the probability score showed 0.000 less than 0.005, then H0 was rejected. So, it could be concluded that there were significant differences between the learning achievement of the control class and the experiment one. It was known tcount score was 5.213 while ttable was 1.691. Then, based on this data, the t-test was carried out in two sides with the accepted H0 between (-1.691) and (1.691). Based on these results, it can be concluded that the hypothesis (H0) which states "there is no effect on the use of contextual learning methods model REACT on the science learning achievement of fourth-grade students at SDN Malang" was rejected. It could also be concluded that there is an effect of the use of contextual learning methods model REACT on the science learning achievement of fourth-grade students. Abstrak: Model pembelajaran REACT merupakan model pembelajaran yang mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari, melatih siswa bekerjasama dalam kelompok untuk bertukar ilmu pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran kontekstual model REACT terhadap hasil belajar pada mata pelajaran IPA.Jenis penelitian ini adalah quasi experiment (eksperimen semu). Dari hasil analisis hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol diketahui bahwa nilai thitung adalah 5.213 dan probability sebesar 0.000. Karena nilai probability menunjukkan 0.000 kurang dari 0.005 maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen. Telah diketahui nilai thitung adalah 5.213 sedangkan nilai ttabel adalah 1.691. Berdasarkan hasil intrepretasi data, dapat disimpulkan bahwa hipotesis (H0) yang menyatakan “tidak ada pengaruh penggunaan metode pembelajaran kontekstual model REACT terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA.
PROBLEMATIKA K13 DALAM PEMBELAJARAN PAI Hidayatulloh, Arif; Anam, Wahidul; Fanani, Moh. Zainal
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v1i2.448

Abstract

Abstract: The 2013 curriculum, aimed at encouraging learners, is better able to observe, ask, reason, and communicate (present), what they gain or know after receiving learning materials. Research focus: 1) How is the implementation of Curriculum 2013 in Kediri City? and 2) How is the Problem faced by Islamic Religious Education Teachers (PAI) in Implementing the 2013 Curriculum in Kediri City? The results of this study revealed that: 1) Implementation of Curriculum 2013 in Kediri City has not run maximally there are still shortcomings that must be improved for example, mentoring in implementation is very less. 2) Problematic Teachers PAI, among others, have difficulty in implementing learning, due to lack of understanding of teachers about the Curriculum 2013 with the concept of learning Curriculum 2013, the delay of procurement training for teachers, especially teachers PAI about the curriculum 2013, and so on Insufficient facilities and infrastructure in supporting the implementation of Curriculum 2013 in some of the existing in Kediri, thus hindering the implementation of the applied curriculum. Abstrak: Kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Fokus penelitian: 1) Bagaimana implementasi Kurikulum 2013 di Kota Kediri? dan 2) Bagaimana Problematika yang dihadapi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013 di Kota Kediri ? Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1) Implementasi Kurikulum 2013 di Kota Kediri belum berjalan dengan maksimal masih ada kekurangan-kekurangan yang harus di perbaiki contohnya saja pendampingan dalam implementasi itu sangat kurang. 2) Problematika Guru PAI antara lain mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran, karena kurangnya pemahaman guru tentang Kurikulum 2013 dengan konsep pembelajaran Kurikulum 2013, keterlambatan pengadaan pelatihan bagi guru-guru, khususnya guru PAI tentang kurikulum 2013, dan sebagainya terakhir Sarana dan prasarana yang kurang memadai dalam menunjang pelaksanaan Kurikulum 2013 di beberapa yang ada di Kota Kediri, sehingga menghambat pelaksanaan kurikulum yang diterapkan.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU Susanti, Dewi; Ifriqia, Fartika; Rois, Moh.
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v1i2.449

Abstract

Abstract: Forward the retreat of an educational institution is very influential on the leader figure. In the principal education institution has an important role to advance the school in the lead. Basically education consists of several components that affect each other and related to each other. Of these components, the teacher who plays an important role and is the key to the success of education. For that the competence of a teacher should be improved. With the principal component of teachers and principals that play an important role for the advancement of education, the authors are interested to explore the leadership of principals in improving teacher competence, with the focus of research: 1) How the principal’s efforts in improving teacher competence, 3) the principal’s efforts in improving teacher competence ?. From the research results can be concluded, that 1) Efforts principals in improving teacher competence. 2) Factors that support the principal’s efforts in improving teacher competence. 3) Principal inhibiting factors in improving teacher competence. Abstrak: Maju mundurnya suatu lembaga pendidikan sangat berpengaruh pada sosok pemimpin. Dalam lembaga pendidikan kepala sekolah mempunyai peran penting untuk memajukan sekolah yang di pimpinnya. Pada dasarnya pendidikan terdiri dari beberapa komponen yang saling berpengaruh dan berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Dari komponen tersebut, gurulah yang memegang peran penting dan merupakan kunci pokok bagi keberhasilan pendidikan. Untuk itu kompetensi seorang guru harus di tingkatkan. Dengan adanya komponen kepala sekolah dan guru yang sangat berperan penting untuk kemajuan pendidikan, maka penulis tertarik untuk mendalami tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru, dengan fokus penelitian: 1) Bagaimana upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru?, 3) Apa faktor penghambat usaha kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru?. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa 1) Upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru. 2) Faktor yang mendukung usaha kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru. 3) Faktor penghambat usaha kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru.
PENGARUH MEDIA ADOBE FLASH DALAM PEMBELAJARAN FIQIH Rohman, Miftakhul; Yasin, Muhammad; Marwan, Iwan
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v1i2.450

Abstract

Abstract: Based on preliminary observation note that, in learning activities, teachers deliver materials with power point media less attract students to be active, this is seen only passive students in learning activities. Such activities make students less motivated. The purpose of this study is 1) Describe the implementation of student learning jurisprudence through the application of Adobe Flash media. 2) Describe the learning activities of jurisprudence students through the application of Adobe Flash media. 3) Describing the results of study of jurisprudence of students of Blitar City through the application of Adobe Flash media on basic competence “Explaining the provisions of inheritance law in Islam.” Based on the results of research can be concluded that the application of Adobe Flash media can improve the activity and learning outcomes of students, apply and develop Adobe Flash media in learning jurisprudence with material Explain the provisions of inheritance law in Islam more deepened. Abstrak: Berdasarkan observasi awal diketahui bahwa, pada kegiatan pembelajaran, guru menyampaikan materi dengan media power point kurang menarik siswa untuk aktif, hal ini terlihat siswa hanya pasif dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan yang demikian membuat siswa kurang termotivasi. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran fiqih siswa melalui penerapan media Adobe Flash. 2) Mendeskripsikan aktivitas belajar fiqih siswa melalui penerapan media Adobe Flash. 3) Mendeskripsikan hasil belajar fiqih siswa Kota Blitar melalui penerapan media Adobe Flash pada kompetensi dasar “Menjelaskan ketentuan hukum waris dalam Islam.” Berdasarkan hasil penelian dapat disimpulkan bahwa penerapan media Adobe Flash dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fiqih siswa, untuk itu disarankan agar guru menerapkan dan mengembangkan media Adobe Flash dalam pembelajaran fiqih dengan materi Menjelaskan ketentuan hukum waris dalam Islam yang lebih diperdalam.
METODE PENUGASAN DALAM PEMBELAJARAN PAI Ismail, Moh; Hadi, M. Noer; Sunaiyah, Salma
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v1i2.451

Abstract

Abstract: Based on the results obtained a conclusion that Assignment Method Class XII PAI included in the category enough. It is based on the acquisition of real score with the average value (Mean) are 130.86. While the student's motivation is also in fair category based on the acquisition value of the average (mean) of 116.55. Based on calculations of influence, it can be deduced that there is a strong and significant influence between the Assignment Method on the students motivation in class XII PAI. The magnitude of the influence coefficient is 0.616, while the result obtained significant effect of value amount 10.2858. The value is more than equal to 1.654 at 5 percent error rate. While the determination coefficient test result 0,37,94. this means that 37.94 percent of the Assignment Method affect class XII student motivation on the subjects of Islamic Religious Education. Abstrak: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh suatu kesimpulan bahwa Metode PenugasanPAI termasuk dalam kategori cukup. Hal ini berdasarkan perolehan real score dengan nilai rata-rata (Mean) sebasar 130,86. Sedangkan motivasi belajar siswa juga dalam kategori cukup berdasarkan perolehan nilai rata-rata (mean) sebesar 116,55. Berdasarkan hasil perhitungan pengaruh, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang kuat dan signifikan antara Metode Penugasan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Besarnya koefisien pengaruh adalah 0,616, sedangkan hasil signifikansi pengaruh didapatkan nilai thitung sama dengan 10,2858. nilai tersebut lebih besar dari ttabel sama dengan 1,654 pada tingkat kesalahan 5 persen. Sedangkan pada pengujian koefisien determinasi diperoleh hasil 0,37,94. hal ini berarti bahwa sebesar 37,94 persen Metode Penugasan mempengaruhi motivasi belajar siswa kelas XII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
PETANI VS NEGARA: Studi Tentang Konflik Tanah Hutan Negara dan Resolusinyadalam Perspektif Fiqh Rokhmad, Abu
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v1i2.452

Abstract

Abstract: Forest land disputes since the rolling reform sticking 1998. The factors that trigger disputes, partly due; a) illegal logging Perhutani office harm; b) disputes between MDH with Perum Perhutani officials; c) violence committed by both sides in this dispute. Forest land dispute resolution conducted by using nonlitigation approach. To arrive at this settlement, MDH do strategies; a) self-organization; b) cooperation and communication with parties that have the same problem; c) demonstration; d) clearing and resistance revenge. The fourth strategy is used in order to conduct negotiations and mediation with the Perum Perhutani. The final result of the negotiation and mediation are the cooperation in such programs as Community Based Forest Management (CBFM) or the like. The use of various strategies that, as far as not violate the principles of Islamic law allowed. Implementation of the strategy should be done in a peaceful manner and does not cause damage (madarat). Abstrak: Sengketa lahan hutan sejak reformasi bergulir mencuat 1998. Faktor-faktor yang memicu perselisihan, sebagian karena; a) Pembalakan liar merugikan kantor Perhutani; b) perselisihan antara MDH dengan pejabat Perum Perhutani; c) kekerasan yang dilakukan oleh kedua belah pihak dalam perselisihan ini.Resolusi sengketa lahan hutan dilakukan dengan menggunakan pendekatan non litigasi. Untuk sampai pada penyelesaian ini, MDH melakukan strategi; a) pengorganisasian diri; b) kerjasama dan komunikasi dengan pihak-pihak yang memiliki masalah yang sama; c) demonstrasi; d) pembalasan dendam dan perlawanan. Strategi keempat digunakan untuk melakukan negosiasi dan mediasi dengan Perum Perhutani. Hasil akhir negosiasi dan mediasi adalah kerjasama dalam program seperti Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (CBFM) atau sejenisnya. Penggunaan berbagai strategi itu, sejauh tidak melanggar asas hukum Islam diperbolehkan. Implementasi strategi harus dilakukan secara damai dan tidak menimbulkan kerusakan (madarat).