cover
Contact Name
Ade Nur Istiani
Contact Email
adenur@radenintan.ac.id
Phone
+628117998900
Journal Mail Official
alhuwiyah@radenintan.ac.id
Editorial Address
Jl. Endro Suratmin, Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
ISSN : 28282302     EISSN : 28085612     DOI : 10.24042
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies is published by the Center for Gender and Child Studies (Pusat Studi Gender dan Anak) LP2M, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. The journal has been issued two times a year every June and Desember. Al Huwiyah invites scholarly articles on gender and child studies from multiple disciplines and perspectives, including religion, education, psychology, law, social studies, etc.
Articles 58 Documents
Gender Harmony in Islamic Education: A Philosophical Perspective Hasanah, Uswatun; Wianti, Nur Isiyana
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i2.21337

Abstract

Harmoni gender dalam pendidikan Islam merupakan isu penting yang perlu dikaji secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep harmoni gender dalam pendidikan Islam melalui tinjauan filosofis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filosofis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan yang mendalam terhadap literatur dan sumber-sumber terkait harmoni gender dan pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara ontologis, kedua gender laki-laki dan perempuan dianggap sebagai hamba Allah yang setara. Secara epistemologis, reinterpretasi teks-teks Islam menegaskan perlunya pendekatan yang progresif dan kontekstual terhadap kesetaraan gender. Secara aksiologis, penelitian ini mendorong kebijakan dan praktik pedagogis yang mendukung lingkungan inklusif dan sensitif gender di institusi pendidikan Islam. Pendidikan Islam sejatinya menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan gender. Dalam pendidikan Islam, laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan pengembangan diri. Kesimpulannya, untuk mewujudkan harmoni gender di lembaga pendidikan Islam, diperlukan pemahaman filosofis pendidikan Islam ramah gender dan implementasi nilai-nilai keadilan serta kesetaraan gender dalam kebijakan dan praktik pendidikan Islam secara kaffah.
PARTISIPASI ORANGTUA DALAM PENDIDIKAN TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI Aspiyana, Tri; Vienlentia, Raisa; Saputra, Putu Wisnu; Lamri, Lamri
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i1.21803

Abstract

Kecerdasan emosional dan partisipasi orang tua memegang peranan penting dalam pendidikan anak usia dini. Anak-anak dengan kecerdasan emosional yang lebih tinggi lebih siap untuk memperhatikan, terlibat di sekolah, membangun hubungan positif, dan menunjukkan empati. Keterlibatan orang tua mengacu pada perilaku yang ditunjukkan oleh orang tua di rumah dan di sekolah untuk mendukung perkembangan anaknya. Dengan terlibat secara aktif dalam pendidikan anak mereka, orang tua dapat menciptakan lingkungan pengasuhan yang meningkatkan kecerdasan emosional dan hasil pembelajaran secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara Partisipasi Orangtua dan Kecerdasan Emosional Anak yang dilihat dari perspektif Orangtuanya. Partisipan adalah 37 Orangtua siswa TKN Pembina Kabupaten Kapuas  dengan metode sampel jenuh, teknik pengambilan sampel yang akan dipergunakan adalah probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh koefisien korelasi antara variabel Partisipasi Orangtua dan Kecerdasan Emosi Anak sebesar r= 0,414 dengan nilai p=0,011. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel Partisipasi Orangtua dan Kecerdasan Emosi anak. Dapat dikatakan bahwa jika anak mempunyai kecerdasan emosi yang tinggi maka ia diprediksi mendapatkan partisipasi orangtua yang tinggi, begitu pula sebaliknya. Dengan nilai r=0,414 dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat korelasi dan kekuatan hubungan kedua variabel berada dalam tingkat korelasi yang cukup. Koefisien determinasi (r2) yang didapat dari hasil kuadrat koefisien korelasi adalah r=0,171. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa Partisipasi Orangtua memberikan kontribusi atau sumbangan efektif sebesar 17,1% terhadap variabel Kecerdasan Emosi dimana sisanya yaitu 82,9% berasal dari variabel lain di luar penelitian ini
Communication Experience and Self-Concept of Female Online Taxi Drivers in Bogor City Salsabilla, Syifa Zahra; Utamidewi, Wahyu; Budhiharti, Tri Widya
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i1.22265

Abstract

Nowadays, women are often constructed by society as individuals who are calm, gentle, thorough, and are in the domestic realm, such as the household, caring for children. However, there are women who choose to become online taxi drivers as their job, and the existing social construction that this profession is a masculine profession does not discourage female online taxi drivers from continuing to earn a living. The aim of this research is to find out how female online taxi drivers interpret their goals in carrying out their profession and their motives in carrying out their profession, as well as their communication experiences as online taxi drivers. The research results show that the average motive behind women in the city of Bogor choosing to work as online taxi drivers is economic factors, such as being a single parent or simply helping their husband with their family's economy to earn income from their work as an online taxi driver.
Dynamics of Political Communication between Megawati and Puan Maharani in the Leadership of the Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasan, Fahmi; A'rifa'i, Hariz; Kartika, Tina; Trenggono, Nanang
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i1.22273

Abstract

This study analyzes the dynamics of political communication between Megawati Soekarnoputri and Puan Maharani in the leadership of the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP). Using a descriptive-analytical approach and Symbolic Interactionism theory, this research highlights the importance of symbols in shaping public perception of both leaders. The results of the analysis indicate that their political interactions influence the party's image, especially in the context of specific political events such as elections and policy controversies. The interpretation of political communication symbols also reveals the complexity of public perception towards the PDIP and its leaders. The implications for the PDIP leadership in facing political challenges, including coalition formation, underscore the importance of responsive and effective communication strategies. This study provides valuable insights into the dynamics of Indonesian politics and makes a significant contribution to understanding political communication and party dynamics in the country. 
Komunikasi Perempuan dalam Dakwah (Menciptakan Ruang untuk Representasi dan Kepemimpinan) Tamim, Rouf; Isti'ana, Ais; Suslina, Suslina
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i1.22496

Abstract

This study explores the leadership role of women in da'wah with a focus on representation and transformational leadership. This study uses desk research methods to analyse relevant literature, with the aim of understanding how the representation of women in various forms of da'wah communication-such as lectures, writings, and social media-can influence people's perceptions of women's leadership capabilities. The research findings show that strong and positive representations of women in da'wah can change people's perceptions and open up opportunities for women to take on leadership roles. Key challenges faced in creating space for women's representation and leadership include persisting patriarchal norms, resistance from conservative parties, and limited access and resources. This analysis highlights that women's transformational leadership, characterised by a clear vision, attention to the individual, intellectual stimulation, and idealised influence, has great potential to bring about positive change in religious communities. The impact of this transformational leadership includes changing gender perceptions and stereotypes, increasing community participation, empowering individuals, and enhancing innovation and creativity. By addressing these challenges and supporting women's transformational leadership, religious communities can become more inclusive, just and dynamic. This research confirms the importance of strong representation and support for women in da'wah leadership to achieve significant social and cultural change.
Konseling Individu dalam Upaya Pemulihan Psikis Anak Korban Pedofilia Di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Lampung Aisyah, Umi; Toharudin, Didin; Zuhdi, Muhammad Sholihuddin
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i1.22981

Abstract

AbstrackUntil now, many children have become victims of pedophilic sexual crimes. Pedophilia is defined as a sexual disorder in which adults have sexual attraction or fantasies towards children or pre-pubertal children. Victims of pedophilic abuse experience many problems, not only physical problems but also psychological problems. Psychologically, they experience anxiety disorders, trauma, loss of self-confidence, fear of meeting other people, and become closed individuals and they will even become pedophiles if not handled properly. For this reason, there must be various efforts to help psychologically recover children who are victims of pedophilia, one of which can be through individual counseling. Individual counseling is an assistance service provided by a counselor to a client directly or face to face with the aim of resolving problems experienced by the client by making the client aware and developing the client's personality so that the client can anticipate the problems being faced. This research is a qualitative research with data collection using observation and semi-structured interviews to determine the process of implementing individual counseling in efforts to psychologically recover children who are victims of pedophilia which is carried out at the UPTD PPA in Lampung province.Keyword: Individual Counseling, pedophilia, psychological recoveryAbstrakHingga saat ini banyak anak yang menjadi korban kejahatan seksual pedofilia. Pedofilia didefinisikan sebagai kelainan seksual di mana orang dewasa memiliki ketertarikan atau fantasi seksual terhadap anak-anak atau anak pra-pubertas. Korban pelecehan pedofilia mengalami banyak permasalahan tidak hanya masalah fisik tetapi juga masalah psikis. Secara psikis mereka mengalami gangguan kecemasan, trauma, hilangnya kepercayaan diri, takut bertemu orang lain, dan menjadi pribadi yang tertutup dan bahkan mereka akan mejadi pelaku pedofil apabila tidak ditangani dengan tepat. Untuk itu harus ada berbagai upaya untuk membantu memulihkan secara psikis anak korban pedofilia salah satunya dapat melalui konseling individu. Konseling individu merupakan layanan bantuan yang diberikan oleh konselor kepada seorang klien secara langsung atau bertatap muka dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah yang dialami klien dengan cara menyadarkan dan mengembangkan pribadi klien agar klien dapat mengantisipasi permasalahan yang sedang dihadapi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui proses pelaksanaan konseling individu dalam upaya pemulihan psikis anak korban pedofilia yang dilakukan di UPTD PPA provinsi Lampung.Kata kunci: Konseling Individu, pemulihan psikis, pedofilia
CATATYMNO-IMAGINATIVE PSYCHOTHERAPY IN THE TREATMENT OF PATIENTS WITH ANXIETY-PHOBIC DISORDERS Guzel, Yusupova
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i1.23222

Abstract

Modern conditions are not sufficient for a psychotherapist to study and apply only one modality in practice. Requires a level of professional competence that allows to use the psychotherapeutic potential of various psychotherapeutic modalities, in combining them in their work. In this case, the multimodal (integrative) approach of using the method of catatymno-imaginative symbolic drama allows fully implementing the principle of an individual approach to each patient, providing the opportunity to take into account not only the nature of his mental disorders, but also personal characteristics such as the level of intelligence, emotional state, and also behavior. This research aims to reveal the peculiarities of organizing and implementing psychotherapy using the catatym-imaginative drama symbol method involving 14 outpatients in various departments of the State Budget Agency who have been diagnosed with anxiety based on ICD-10. The testing method used in this research was the Sheehan Anxiety Scale and anxiety assessment techniques based on the Spielberger-Khanin theory. The measurements were carried out at the initial session of the meeting and the final session (8th meeting). The method used is combined with body-oriented psychotherapy. The results of this study showed that respondents with anxiety-phobic disorders had a positive correlation, and this relationship was more pronounced before training. Pearson correlation coefficient (r) was 0.87 (before training) and 0.79 (after training). It can be concluded that in the treatment of patients with anxiety-phobic disorders, the method of catatim-imaginative therapy significantly reduces the negative symptoms.
Pengaruh Jenis Kelamin dan Status Pekerjaan Ibu terhadap Keterlambatan Berbicara pada Anak Usia Dini di Klinik Tumbuh Kembang Pelangi Rosmawati, Dwi
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i2.23880

Abstract

Keterlambatan berbicara pada anak usia dini merupakan salah satu masalah perkembangan yang sering ditemui. Keterlambatan berbicara dapat menghambat perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak, serta berpotensi menimbulkan kesulitan dalam belajar, berinteraksi dengan orang lain, dan membangun kepercayaan diri. Faktor-faktor seperti jenis kelamin dan status pekerjaan ibu dapat mempengaruhi perkembangan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kelamin dan status pekerjaan ibu terhadap keterlambatan berbicara pada anak usia dini di Klinik Tumbuh Kembang Pelangi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh ibu anak yang datang ke klinik Tumbuh Kembang Pelangi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin anak dan keterlambatan berbicara, dimana anak laki-laki lebih rentan mengalami keterlambatan berbicara dibandingkan anak perempuan. Selain itu, status pekerjaan ibu juga berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan berbicara pada anak, dengan anak yang ibunya bekerja cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami keterlambatan berbicara dibandingkan anak yang ibunya tidak bekerja. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi penyusunan program intervensi dini untuk mencegah keterlambatan berbicara pada anak. Memberikan dukungan lebih kepada ibu yang bekerja melalui program parenting yang bertujuan meningkatkan kualitas interaksi dengan anak, termasuk pelatihan untuk mengoptimalkan waktu yang terbatas demi mendukung perkembangan bahasa anak.
KESADARAN HUKUM MASYARAKAT: TANTANGAN TERHADAP PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG Rodliyah, Nunung; Andreas, Ricco; Murniati, Rilda; Mustika, Dora; Kulsum, Sayyidah Sekar Dwi
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i2.23926

Abstract

Violence against women and children is one of the criminal acts in Indonesia, one of which is domestic violence that often occurs in a marriage bond. The victims in this crime of domestic violence are usually women and children. The government has issued Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence, but this is not enough to anticipate such violence. This can happen due to the low legal awareness of domestic violence in family members.. The purpose of this research is to increase the knowledge and understanding as well as legal awareness of the people of Pesawaran Regency regarding the elimination of domestic violence, especially regarding the content of Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence and Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection, legal protection procedures for victims of domestic violence, and the fulfillment of the rights of victims of domestic violence in Pesawaran Regency and causes of domestic violence.. Education is not an incidental action but a continuous activity, Legal communication is the process of conveying legal messages in accordance with the content and a legal regulation with the aim of creating a common legal understanding or understanding. It is necessary to have non-formal education or legal communication aimed at community members, non-formal education or legal communication is carried out by means of Socialization and Counseling of Law No. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence.
Komunikasi Digital Perempuan dalam Bisnis Online Akhsaniyah, Akhsaniyah -
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i2.24099

Abstract

Penelitian ini melihat fenomena bagaimana komunikasi digital dilakukan pada bisnis online di produk UMKM, sebagai solusi untuk meningkatkan perekonomian perempuan kader PKK di Kecamatan Krembangan, Surabaya. Teknologi digital yang semakin maju menawarkan media dan sistem yang tergolong lebih murah dan efisien, sehingga para pelaku usaha melihat potensi itu untuk meningkatkan penghasilan dari bisnis yang dilakukan. Teknologi digital memudahkan perempuan dalam menjalankan bisnis UMKM, sekaligus dapat membuktikan bahwa perempuan dapat memiliki sumber ekonomi secara mandiri. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, teknik pencarian data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan focus group discission. Hasil penelitian ini adalah bisnis online produk UMKM yang dilakukan oleh para perempuan masih belum sepenuhnya menggunakan komunikasi digital. Mereka memanfaatkan media social dan Whatsapp untuk promosi dan interaksi dengan konsumen. Transaksi sebagian dilakukan secara online yang itu dengan cara transfer melalui ATM dan M-Banking. Sekalipun masih belum maksimal penggunaan komunikasi digital, karena keterampilan dan pengetahuan konten digital yang masih terbatas, namun usaha UMKM ini sudah bisa meningkatkan perekonomian keluarga. Penggunaan komunikasi digital dalam menjalankan bisnis online produk UMKM bisa menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian perempuan.