cover
Contact Name
-
Contact Email
penamasjurnal@gmail.com
Phone
+6221-4800725
Journal Mail Official
penamasjurnal@gmail.com
Editorial Address
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta Jl. Rw. Kuning No.6, RT.3/RW.2, Pulo Gebang, Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950 Telp. : +62-21-4800725 Fax. : +62-21-4800712
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Penamas
ISSN : 02157829     EISSN : 25027891     DOI : https://doi.org/10.31330.Penamas
PENAMAS (ISSN : 0215 - 7829 e-ISSN : 2502 - 7891) is a peer-reviewed journal published by Office of Religious Research and Development, Jakarta, Agency of Religious Research and Development, Education and Training, The Ministry of Religious Affairs, The Republic of Indonesia (Balai Litbang Agama Jakarta, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI). PENAMAS is the acronym of Penelitian Agama dan Masyarakat translated in English as Research on Religion and Society. The journal publishes research articles focussing on religious and social issues (isu-isu keagamaan dan sosial kemasyarakatan). From 2018 onward, the journal publishes twice a year.
Articles 363 Documents
PASANG RI KAJANG: NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN HUTAN DI BULUKUMBA SULAWESI SELATAN Kamaluddin Kamaluddin; Mustolehudin Mustolehudin
Penamas Vol 33 No 1 (2020): Volume 33, Nomor 1, Januari-Juni 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i1.385

Abstract

Pelestarian lingkungan hidup pada penghujung abad 21 semakin menarik perhatian, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih komprehensif dalam menangani masalah kerusakan hutan. Upaya itu perlu dilakukan dengan melibatkan masyarakat yang ada di sekitar kawasan hutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai Pasang ri Kajang dalam pelestarian lingkungan hutan. Penelitian kualitatif dengan pendekatan komunikasi antarbudaya ini, dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Informan kunci dalam penelitian ini adalah para pemangku adat, warga masyarakat (pemuda), serta tokoh masyarakat yang mempunyai kepedulian terhadap warga masyarakat Keammatoaan. Data di analisis dengan menggunakan analisis semiotika. Hasil penelitian Pasang merupakan budaya yang dipegang teguh oleh warga masyarakat Keammaatoaan. Nilai-nilai Pasang dalam pelestarian lingkungan hutan meliputi: kesederhaan dalam bertutur (berkomunikasi) dan pentingnya menghindari keserakahan dalam penggunaan sumberdaya alam (lingkungan). Pada sisi lain lain makna pasang sangat terkait dengan nilai kepemimpinan yaitu: (1) seorang pemimpin harus amanah dalam menjaga lingkungan menjaga hutan; (2) adil dan arif dalam memanfaatkan lingkungan terutama lingkungan hutan. (3) Ketegasan Ammatoa menegakkan Pasang sebagai prinsip-prinsip hidup bermasyarakat; (4) mengedepankan prinsip "abborong" (musyawarah) dalam pengambilan keputusan
IMPLEMENTATION ACADEMIC SUPERVISIONS BY THE EDUCATION SUPERVISSORS IN MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) PAHANDUT PALANGKA RAYA Sanasintani Pundeh Sanasintani
Penamas Vol 33 No 2 (2020): Volume 33, Nomor 2, Juli-Desember 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i2.387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan dan teknik program supervisi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Pahandut Palangka Raya serta respons guru terhadap supervisi yang disusun dari pengawas sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data yaitu dengan kriteria kredibelitas dan konfirmabilitas.Hasil penelitian menemukan penyusunan program supervisi akademik dilakukan secara bersama-sama oleh pengawas madrasah dan guru PAI di sekolah umum dengan dikoordinir oleh koordinator pengawas. Teknik supervisi yang digunakan yaitu teknik kunjungan kelas, percakapan pribadi pengawas dengan guru dan rapat antara pengawas, kepala madrasah dan para guru. Pendekatan supervisi yang digunakan oleh pengawas sekolah antara lain: pendekatan ilmiah, pendekatan artistik dan pendekatan klinis. Respons guru sangat positif terhadap pelaksanaan supervisi akademik oleh pengawas.
PERSEKUSI VESUS EGALITER LOKALITAS MASYARAKAT SUMATERA BARAT Hilma Pami Putri; Nofri Andy N; Silfia Hanani; Muhiddinur Kamal
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.389

Abstract

Filosofi Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang dipegang teguh oleh masyarakat Sumatera Barat terciderai dengan terjadinya persekusi yang dilakukan sekelompok orang. Runtuhnya adat sebagai basis kultural orang Minang disebabkan menguatnya politik identitas dan pemahaman yang minim masyarakat terhadap peran media. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap dan menganalis fenomena menguatnya politik identitas pasca aksi 212 serta pengaruhnya terhadap pembungkaman kebebasan berpendapat dalam media sosial di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui pengumpulan data dengan metode wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian adalah: (1) hilangnya tradisi musyawarah dalam memutuskan suatu kesepakatan di Sumatera Barat disebabkan opini yang keliru di media (2) politik identitas menguat di Minangkabau juga disebabkan oleh cara pandang masyarakat yang lebih kepada akar geografis serta adat yang dikolaborasikan dengan nilai-nilai agama (3) semangat paderi juga menginspirasi masyarakat dalam konstruksi pemikiran masyarakat Sumatera Barat.
PENANGANAN MANTAN ANGGOTA GAFATAR OLEH PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TASIKMALAYA Novi Dwi Nugroho
Penamas Vol 33 No 1 (2020): Volume 33, Nomor 1, Januari-Juni 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i1.391

Abstract

Kasus orang hilang yang disinyalir ikut Gafatar menjadi sorotan masyarakat dan perhatian pemerintah dipenghujung tahun 2015. Setelah MUI mengeluarkan fatwa sesat dan pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan agar seluruh anggota Gafatar yang ada di Mempawah Kalimantan Barat agar dikembalikan ke daerah masing-masing. Ini menjadi persoalan tersendiri bagi pemerintah daerah dimana mantan anggota Gafatar berasal, karena kebanyakan anggota Gafatar yang sudah pergi ke Kalimantan Barat sudah menjual aset-asetnya untuk menetap di di Kalimantan. Tulisan ini ingin mengkaji tentang bagaimana peran pemerintah kabupaten Tasikmalaya dalam menangani mantan anggota Gafatar yang sudah dipulangkan dari Mempawah Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, studi dokumen, observasi dan dokumentasi. Dari temuan di lapangan dapat disimpulkan bahwa penanganan terhadap mantan anggota Gafatar yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Tasikmalaya sudah cukup baik ini bisa dilihat dari proses penjemputan, kemudian relokasi bagi mantan anggota Gafatar yang ditolak oleh warga masyarakat, sampai bantuan yang diberikan dari sembako dan uang tunai. Ini menjadi salah satu perhatian pemerintah kabupaten Tasikmalaya terhadap mantan anggota Gafatar.
DINAMIKA ORGANISASI MUHAMMADIYAH SEBAGAI GERAKAN PEMBAHARUAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT Marpuah Marpuah
Penamas Vol 33 No 1 (2020): Volume 33, Nomor 1, Januari-Juni 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i1.392

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui : bagaimana dinamika Organisasi Muhammadiyah sebagai Gerakan pembaharuan di Sumatera Barat. Metode Penelitian dengan menggunakan pendekatan Kualitatif. Pengumpulan data melalui Wawancara mendalam, Observasi dan Dokumentasi. Kesimpulan menunjukan bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi sosial-keagamaan (organisasi kemasyarakatan) yang mengemban misi da'wah amar ma'ruf nahi munkar, senantiasa bersikap aktif dan konstruktif dalam usaha-usaha pembangunan dan reformasi nasional. Sesuai dengan khittah (garis) perjuangannya serta tidak akan tinggal diam dalam menghadapi kondisi-kondisi kritis yang dialami oleh bangsa dan negara. Karena itu Muhammadiyah senantiasa terpanggil untuk berkiprah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berdasarkan pada khittah perjuangan sebagai berikut: Muhammadiyah meyakini bahwa politik dalam kehidupan bangsa dan negara merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam. Dalam urusan keduniawian (al-umur ad-dunyawiyat) yang harus selalu dimotivasi, dijiwai, dan dibingkai oleh nilai-nilai luhur agama dan moral yang utama. Karena itu diperlukan sikap dan moral yang positif dari seluruh warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan politik untuk tegaknya kehidupan berbangsa dan bernegara. Muhammadiyah meyakini bahwa negara dan usaha-usaha membangun kehidupan berbangsa dan bernegara, baik melalui perjuangan politik maupun melalui pengembangan masyarakat, pada dasarnya merupakan wahana yang mutlak diperlukan. Untuk membangun kehidupan di mana nilai-nilai Ilahiah melandasi dan tumbuh subur bersamaan dengan tegaknya nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, perdamaian, ketertiban. Kebersamaan, dan keadaban untuk terwujudnya "Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Dalam hal ini peran Muhammadiyah di Bidang Keagamaan, Pendidikan, Sosial Kemasyarakatan, Kesehatan, dan Partisipasi Politik
PEMBERDAYAAN JAMAAH MELALUI PENDIDIKAN LIFE SKILLS PADA MASJID AL-ANWAR GONDANG WONOSOBO Saridudin Saridudin
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.396

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masjid di Indonesia yang memiliki fasilitas yang lengkap, namun pengelolaan fasilitas-fasilitas tersebut lebih banyak digunakan untuk menghasilkan income masjid semata, dan pemanfaatannya lebih cenderung pada aspek ibadah, sosial, pendidikan formal dan dakwah namun kurang memperhatikan pada pemberdayaan dan pelibatan jamaah dalam berbagai aspek apalagi dalam pendidikan life skills. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyelenggaraan pendidikan life skills yang diselenggarakan di Masjid Al-Anwar dan bagaimana pengaruhnya terhadap kondisi sosial ekonomi jamaah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa pendidikan life skills yang diajarkan dan ditransformasikan masjid Al-Anwar kepada jamaahnya diantaranya sinematografi, fotografi, desain grafis, keterampilan MC bahasa jawa (pranoto adicoro) dan pengolahan kopi dengan merek “Pereng Gantung”. Selain itu masjid juga membuat program Masjid Digital. Takmir menyediakan berbagai sarana seperti alat absen bagi jama'ah (fingerprint), penyala lampu otomatis (trigger), fasilitas wifi gratis dan website bagi jamaahnya. Hasil penelitian menyimpulkan, pertama, masjid Al-Anwar memfungsikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, dakwah dan pendidikan semata, tapi meluas pada pemberdayaan jamaah pada bidang life skills. Kedua, pendidikan life skills di Masjid Al-Anwar didukung beberapa faktor diantaranya inovasi pengurus Takmir yang masih relatif muda, dukungan tokoh masyarakat dan satu program yang unik dan menarik yaitu program masjid digital. Ketiga, Pendidikan life skills yang diselenggarakan di Masjid Al-Anwar berpengaruh terhadap beberapa hal diantaranya meningkatnya penghasilan ekonomi jamaah, meningkatnya jamaah yang datang ke masjid, menjadi media dakwah yang efektif bagi remaja dan terjalinnya silaturahmi antara jamaah dengan kalangan eksternal.
KALDERA EGALITER RELIGIUS MEREKONSTRUKSI PAHAM KEAGAMAAN PEREMPUAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI KOTA MALANG JAWA TIMUR Umiarso el-Rumi; Abd. Rahim Razaq
Penamas Vol 33 No 1 (2020): Volume 33, Nomor 1, Januari-Juni 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i1.404

Abstract

Artikel ini mengurai tentang rekonstruksi paham keagamaan relasi egaliter antara laki-laki dan perempuan melalui sistem pendidikan di perguruan tinggi Kota Malang. Riset ini dilaksanakan di dua perguruan tinggi yaitu Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang terus membangun pola pendidikan egaliter. Karenanya, riset ini fokus pada realitas kependidikan egaliter tersebut serta dampak pada tumbuh kembangnya paham keagamaan yang humanis, moderat, dan egaliter di tengah sivitas akademika. Dari telaah tersebut, riset ini menyimpulkan bahwa paham keagamaan tentang keperempuanan bisa tumbuh dari realitas sosial kependidikan. Munculnya sistem pendidikan tersebut dilandasi oleh nilai integratif antara dimensi realitas empirik (ayat kauniyyah) dan wahyu normatif (al-Qur’an dan al-Hadist (ayat qauliyyah)). Nilai-nilai integratif dalam sistem pendidikan tinggi inilah oleh peneliti dikatakan sebagai kaldera egaliter religius. Upaya humanis melalui pola sistem pendidikan egaliter mendorong adanya lembaga pendidikan yang bisa mengangkat harkat derajat perempuan dalam mainstreaming paham keagamaan. Bahkan ia mampu mereproduksi kultur akademik yang lebih progresif dan moderat.
USTAZ YOUTUBE: USTAZ ABDUL SOMAD AND THE DYNAMICS OF CHANGING RELIGIOUS AUTHORITIES Dony Arung Triantoro
Penamas Vol 33 No 2 (2020): Volume 33, Nomor 2, Juli-Desember 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i2.405

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang dinamika perubahan otoritas keagamaan utamanya pada Ustaz Abdul Somad yang ceramahnya banyak diunggah melalui Youtube. Kajian ini penting dilakukan karena Youtube tidak hanya berperan sebagai media dakwah kontemporer, tetapi juga sarana untuk membangun dan menguatkan otoritas keagamaan tradisional. Pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab di dalam artikel ini di antaranya: Pertama, apa saja wacana yang menginisiasi kemunculan ustaz Youtube di Indonesia? Kedua, seperti apa dinamika perubahan otoritas keagamaan yang berlangsung melalui Youtube? Ketiga, bagaimana media Youtube mengubah dan menguatkan otoritas keagamaan Ustaz Abdul Somad? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, peneliti melakukan kerja etnografi online dan komunikasi pribadi dengan audiens Ustaz Abdul Somad. Artikel ini menemukan bahwa ada tiga konsep yang mempengaruhi dinamika perubahan otoritas keagamaan Ustaz Abdul Somad di Youtube di antaranya sifat teknologi Youtube itu sendiri, peran penggemar Ustaz Abdul Somad, dan bentuk-bentuk estetik dalam ceramah Ustaz Abdul Somad.
KIAI LEADERSHIP TRANSFORMATION IN FORMING REGENERATION AND DEVELOPING PESANTREN PERSPECTIVE OF SOCIAL CHANGE Rinda Fauzian
Penamas Vol 33 No 2 (2020): Volume 33, Nomor 2, Juli-Desember 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i2.406

Abstract

Penelitian ini menyajikan tentang transformasi kepemimpinan kiai dalam membentuk regenerasi dan mengembangkan pesantren di Pondok Pesantren Al Ummah Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, yang difokuskan pada potret kepemimpnan kiai, mekanisme dan langkah operasionalisasi kepemimpinan, serta proses pergantian kepemimpinan. Pengumpulan data dilakukan pada tahun 2018 dengan mewawancarai kiai, keluarga kiai, santri dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukan potret kepemimpinan kiai di Pesantren Al Ummah Sukabumi berorientasi pada gaya kepemimpinan demokratis, yang mekanisme operasionalisasi pelaksanaannya pada transformasi kepemilikan pribadi menjadi milik institusi, pengembangan kurikulum, dan pembangunan infrastuktur. Hal ini didasari oleh pergantian kiai yang telah wafat, digantikan oleh keluarga kiai yang memiiki orientasi dan pemahaman yang holistik dalam mengembangkan pesantren ke depan. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah pentingnya pengembangan pesantren yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan keagamaan, tetapi membina santri agar memiliki keterampilan yang menjadi bekal hidupnya di masa mendatang.
INSURANCE WAQF PHENOMENCES IN THE INSURABLE INTEREST PERSPECTIVE Diana Mutia Habibaty; Ah Azharuddin Lathif
Penamas Vol 33 No 2 (2020): Volume 33, Nomor 2, Juli-Desember 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i2.409

Abstract

Wakaf asuransi merupakan terobosan baru dalam bidang wakaf dan perasuransian syariah. Produk ini mengolaborasikan antara produk wakaf dan asuransi. Produk wakaf asuransi dianggap bertentangan dengan salah satu prinsip asuransi yaitu prinsip kepentingan dalam beransuransi (Insurable Interest Principle). Prinsip ini menyatakan bahwa pihak yang mengasuransikan dirinya (tertanggung/peserta asuransi) harus memiliki kepentingan terhadap objek asuransi (jiwa/benda). Prinsip ini lahir karena setiap orang mengasuransikan diri/hartanya disebabkan diri/harta tersebut memiliki risiko untuk rusak/hilang, sedangkan bila seseorang memilih berwakaf ataupun tidak berwakaf, sesungguhnya tidak menimbulkan risiko apapun. Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris dimana dilakukan analisis terhadap kontrak asuransi Syariah produk wakaf asuransi dan membandingkannya dengan prinsip dasar asuransi. Selain itu dilakukan wawancara kepada para ahli untuk memperdalam kajian yang diteliti. Hasil penelitian menyatakan bahwa Produk Asuransi wakaf pada asuransi Syariah dapat dijadikan bagian dari produk asuransi degan mengikuti ketentuan fatwa DSN-MUI NO.106/DSN-MUI/X/2016 Tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi Pada Asuransi Syariah. Dengan merujuk pada fatwa ini produk asuransi wakaf telah memenuhi prinsip insurable interest dengan menyatakan maksimal wakaf yang dapat dilakukan pada produk wakaf asuransi adalah sebesar 45%, sedangkan 55% lainnya dikembalikan kepada peserta asuransi atau ahli waris (bila peserta asuransi meninggal dunia sebelum kontrak asuransi selesai) sebagai bentuk memitigasi risiko dan menjalankan prinsip insurable interest.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 38 No 2 (2025): Volume 38, Issue 2, July-December 2025 Vol 38 No 1 (2025): Volume 38, Issue 1, January-June 2025 Vol 37 No 2 (2024): Volume 37, Issue 2, July-December 2024 Vol 37 No 1 (2024): Volume 37, Issue 1, January-June 2024 Vol 36 No 2 (2023): Volume 36, Issue 2, July-December 2023 Vol 36 No 1 (2023): Volume 36, Issue 1, January-June 2023 Vol 35 No 2 (2022): Volume 35, Issue 2, July-December 2022 Vol 35 No 1 (2022): Volume 35, Issue 1, January-June 2022 Vol 34 No 2 (2021): Volume 34, Nomor 2, Juli-Desember 2021 Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021 Vol 33 No 2 (2020): Volume 33, Nomor 2, Juli-Desember 2020 Vol 33 No 1 (2020): Volume 33, Nomor 1, Januari-Juni 2020 Vol 32 No 2 (2019): Volume 32, Nomor 2, Juli-Desember 2019 Vol 32 No 1 (2019): Volume 32, Nomor 1, Januari-Juni 2019 Vol 31 No 2 (2018): Volume 31, Nomor 2, Juli-Desember 2018 Vol 31 No 1 (2018): Volume 31, Nomor 1, Januari-Juni 2018 Vol 30 No 3 (2017): Volume 30, Nomor 3, Oktober-Desember 2017 Vol 30 No 2 (2017): Volume 30, Nomor 2, Juli-September 2017 Vol 30 No 1 (2017): Volume 30, Nomor 1, April-Juni 2017 Vol 29 No 3 (2016): Volume 29, Nomor 3, Oktober-Desember 2016 Vol 29 No 2 (2016): Volume 29, Nomor 2, Juli-September 2016 Vol 29 No 1 (2016): Volume 29, Nomor 1, April-Juni 2016 Vol 28 No 3 (2015): Volume 28, Nomor 3, Oktober-Desember 2015 Vol 28 No 2 (2015): Volume 28, Nomor 2, Juli-September 2015 Vol 28 No 1 (2015): Volume 28, Nomor 1, April-Juni 2015 Vol 27 No 3 (2014): Volume 27, Nomor 3, Oktober-Desember 2014 Vol 27 No 2 (2014): Volume 27, Nomor 2, Juli-September 2014 Vol 27 No 1 (2014): Volume 27, Nomor 1, April-Juni 2014 More Issue