cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalsosains@gmail.com
Phone
+6285703065636
Journal Mail Official
jurnalsosains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pangeran Cakrabuana, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Sains
ISSN : 27747018     EISSN : 2774700x     DOI : 10.36418
Core Subject : Science, Social,
Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and science fields. The journal is published monthly by Green Publisher Indonesia. Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research articles covering social included : Management, Economics, Culture, Law, Geography, and Education and sciences included : Astronomy, Biology, Ecology, Physics, Geology, Geography, Geography, Chemical. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books. This journal publishes research articles covering social and science. Journal has become a member of Crossref (Prefix: 10.36418) with Online ISSN 2774-700x and Print ISSN 2774-7018
Articles 1,040 Documents
Integrasi AI dan Patroli Laut Untuk Mendukung Indonesia Emas 2045 Soemantri, Asep Iwa; Risahdi, Muhammad; Yulianto, Bayu Asih; Prakoso, Lukman Yudho; Lestari, Amin
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32569

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem patroli laut untuk meningkatkan keamanan dan kedaulatan perairan Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar dengan jalur perdagangan internasional yang vital, Indonesia menghadapi berbagai ancaman hibrida seperti perompakan, illegal fishing, penyelundupan, dan gangguan siber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama narasumber kunci dari TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta ahli keamanan maritim, didukung oleh studi literatur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara AI dan patroli laut konvensional meningkatkan efektivitas pengawasan hingga 30–35%, memungkinkan deteksi dini, analisis pola ancaman, dan respons yang lebih cepat terhadap insiden keamanan. Selain itu, integrasi ini memperkuat koordinasi antar-lembaga seperti TNI, Bakamla, dan KKP, serta mendukung diplomasi maritim melalui penyediaan data intelijen yang akurat untuk negosiasi bilateral dan multilateral. Temuan juga mengungkap bahwa sistem AI berkontribusi dalam mitigasi ancaman siber dengan mendeteksi lebih dari 60% potensi serangan pada sistem navigasi kapal. Strategi ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menekankan kedaulatan maritim, keamanan nasional, dan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan. Meski demikian, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur sensor di wilayah terpencil dan kebutuhan peningkatan kapasitas SDM masih perlu menjadi fokus perbaikan ke depan.
Poros Maritim Dunia: Mewujudkan Kedaulatan Indonesia Melalui Teknologi Cerdas Setiawibawa, Rachmat; Risahdi, Muhammad; Prakoso, Lukman Yudho; Yusnaldy, Yusnaldy; Lestari , Amin
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi cerdas dalam mewujudkan kedaulatan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Sebagai negara kepulauan terbesar dengan wilayah perairan strategis, Indonesia menghadapi berbagai ancaman tradisional dan non-tradisional seperti perompakan, illegal fishing, pelanggaran wilayah, dan ancaman siber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi dokumen, wawancara mendalam dengan pejabat TNI AL, Bakamla, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta observasi lapangan di wilayah rawan seperti Laut Natuna Utara dan Selat Malaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sistem pengawasan berbasis kecerdasan buatan (AI), drone, dan satelit secara signifikan meningkatkan efektivitas patroli laut, dengan kemampuan deteksi ancaman mencapai akurasi 92% dan perluasan cakupan patroli hingga 35%. Selain itu, teknologi ini memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap insiden keamanan, memperkuat koordinasi antar-lembaga melalui sistem komando terpadu, serta mendukung diplomasi maritim dengan menyediakan data intelijen yang akurat. Meskipun demikian, implementasi teknologi cerdas masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur di wilayah timur Indonesia, kesenjangan kompetensi SDM, dan kendala anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi cerdas, didukung oleh pengembangan kapasitas personel dan kebijakan koordinatif yang tepat, merupakan kunci strategis dalam memperkuat kedaulatan maritim Indonesia serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Perompakan dan Illegal Fishing: Solusi AI Untuk Kedaulatan Laut Indonesia Yusnaldy, Yusnaldy; Soemantri, Asep Iwa; Yulianto, Bayu Asih; Prakoso, Lukman Yudho; Risahdi , Muhamad
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32571

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai solusi strategis dalam mengatasi ancaman perompakan dan illegal fishing (IUU Fishing) di perairan Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar dengan wilayah perairan seluas 5,8 juta km², Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam menjaga kedaulatan lautnya. Data menunjukkan terdapat 512 kasus IUU fishing dan 87 insiden perompakan sepanjang tahun 2022 yang mengakibatkan kerugian ekonomi mencapai USD 351 juta serta penurunan stok ikan lokal hingga 20%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, analisis dokumen resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI AL, dan Bakamla, serta wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sistem patroli konvensional memiliki keterbatasan dalam hal jangkauan wilayah dan waktu respons, sementara implementasi AI melalui sistem deteksi berbasis satelit, algoritma prediktif, dan integrasi data multi-sensor mampu meningkatkan akurasi deteksi hingga 92%, mempercepat waktu respons hingga 60%, serta mengurangi potensi kerugian ekonomi hingga USD 150 juta per tahun. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi pentingnya koordinasi antarlembaga dan peningkatan kapasitas SDM sebagai faktor penentu keberhasilan implementasi AI. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi penguatan kebijakan keamanan maritim Indonesia dan mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 sebagai poros maritim dunia yang berdaulat dan berkelanjutan.
AI dalam Pengawasan Maritim Menghadapi Ancaman Hibrida di Asia Tenggara Rudiyanto, Rudiyanto; Yusnaldy, Yusnaldy; Yulianto, Bayu Asih; Prakoso, Lukman Yudho; Risahdi, Muhammad
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32572

Abstract

Penelitian ini menelaah peran kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efektivitas pengawasan maritim terhadap ancaman hibrida di kawasan Asia Tenggara. Ancaman hibrida, yang menggabungkan dimensi militer, siber, ekonomi, dan informasi, menuntut sistem keamanan laut yang adaptif dan cerdas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur strategis, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana AI mendukung deteksi dini, analisis data pergerakan kapal, serta penilaian risiko terhadap aktivitas non-konvensional yang mengancam stabilitas kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI mampu meningkatkan kemampuan deteksi dan mitigasi ancaman lintas batas melalui otomasi analisis data multi-sumber seperti AIS, radar satelit, dan citra optik. Selain itu, AI berkontribusi dalam memperkuat kerja sama keamanan regional antarnegara ASEAN melalui fusi data dan peningkatan maritime domain awareness. Kendati demikian, tantangan seperti kesenjangan teknologi, isu etika, dan ketergantungan pada sistem asing masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan AI secara kolaboratif dan etis berpotensi menjadi pilar penting dalam membangun arsitektur keamanan laut cerdas dan berkelanjutan di Asia Tenggara.
Rekonstruksi Kebijakan Penyelesaian Sengketa E- Commerce Melalui Arbitrasi Berbasis Keadilan Buchari, Akbar Himawan
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32573

Abstract

As a country rich in Natural Resources and Energy Resources, it is not uncommon for many business actors to be interested in investing their capital through business cooperation. One of the problems that is a challenge in the business world is the use of e-commerce. This research method uses secondary data consisting of the 1945 Constitution, the Civil Code, the Information Technology Law, and laws related to data protection for the use of e-commerce as well as several cases used as samples to test whether legal protection can be realized on the applicable regulations. The context of electronic commerce is through arbitration. International e-commerce dispute resolution is possible to be resolved—especially those involving minor disputes—in the right forum, namely with "ODR" which is a practical way to provide consumers with the right remedy, cheap and effective remedy, as well as reduce litigation in foreign countries.
Dampak Financial Technology Payment, Financial Attitude, dan Financial Knowledge terhadap Financial Management Behavior Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih Prahatnasari, Riskyana Tiara Dewi; Murwaniputri, Hesti; Kuddy, Aprianto La’lang
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32574

Abstract

Peningkatan kebutuhan manusia dari waktu ke waktu memicu munculnya pola perilaku konsumtif yang berlebihan. Situasi ini semakin diperkuat oleh kemajuan teknologi dan kemudahan akses informasi yang membuat individu dapat memperoleh berbagai barang dan jasa dengan cepat serta cara yang lebih praktis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Financial Technology Payment, Financial Attitude, dan Financial Knowledge terhadap Financial Management Behaviour Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih, baik secara parsial maupun simultan. Metode pengambilan sampel yang digunakan probability sampling dengan teknik stratified random sampling, dan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow sehingga diperoleh sebanyak 102 responden. Data primer ditentukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan google form. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, financial attitude dan financial knowledge berpengaruh signifikan terhadap financial management bahaviour, sedangkan financial technology payment tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap financial management behaviour mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa sikap dan pengetahuan keuangan berperan penting dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang baik di kalangan mahasiswa. 
Dampak Media Sosial Facebook dan Instagram Terhadap Kunjungan Wisatawan di Desa Wisata Tambakbulusan Mulyono, Mulyono; Narolita, Mella; Rahman, Abdul; Kusumawati, Vita Ardiana
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32575

Abstract

This study aims to analyze the influence of Facebook and Instagram social media on the decision of tourist visits in Tambakbulusan Tourism Village, Demak Regency. The research method used was quantitative descriptive with a survey approach of 175 tourist respondents. Data analysis was carried out using Structural Equation Modeling (SEM) based on SmartPLS 3.0. The results showed that both platforms had a positive and significant influence on tourist visit decisions with a p-value = 0.000. Facebook has a greater influence (β=0.464) than Instagram (β=0.275). These findings confirm that Facebook plays a strong role in building trust and social interaction between travelers through online communities, while Instagram is more influential in shaping the visual image of destinations and emotional appeal. This research reinforces previous findings on the importance of the role of social media in tourism marketing, while also making a new contribution in the context of local destinations. The practical implication of this study is the need for destination managers to integrate promotional strategies across both platforms to optimize tourist interest and visit decisions.
Pendekatan Forensik dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak: Systematic Review atas Bukti Klinis, Mediko-legal, dan Yuridis Global Maulana Yusuf Ismail Ismail; Annisa Zhafirah Ramadani Zhafirah; M.Rasyah Ampurama Ruslan; Khaerani Arsya Dzakira; Jesica Maelani Putri
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32578

Abstract

Kekerasan terhadap anak (child abuse) merupakan masalah global yang berdampak luas terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan sosial anak. Penegakan diagnosis dan pembuktian hukum sering kali menghadapi tantangan akibat kurangnya bukti spesifik, keterbatasan teknologi, serta perbedaan standar antara dunia medis dan yudisial. Oleh karena itu, kajian literatur diperlukan untuk memahami praktik terbaik dalam identifikasi dan penanganan kasus kekerasan anak dari berbagai aspek klinis dan forensik. Review ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis temuan dari delapan jurnal ilmiah yang membahas evaluasi klinis, teknik wawancara forensik, teknologi pencitraan, dan aspek hukum dalam kasus kekerasan terhadap anak. Penelusuran dilakukan terhadap delapan artikel ilmiah yang mencakup panduan klinis, tinjauan sistematis, laporan kasus, dan studi yudisial. Analisis dilakukan secara deskriptif-komparatif dengan menyoroti tujuan, metode, hasil, serta keterbatasan masing-masing studi, kemudian disintesis untuk menemukan tema-tema utama dan kesenjangan pengetahuan. Hasil review menunjukkan bahwa: (1) protokol multidisipliner dan penggunaan panduan klinis seperti rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP) sangat penting dalam evaluasi fraktur anak; (2) protokol wawancara forensik berbasis bukti, khususnya model NICHD, terbukti meningkatkan akurasi kesaksian korban anak; (3) tidak ada satu tanda klinis yang patognomonik untuk kekerasan tanpa bukti pendukung; (4) teknologi pencitraan seperti micro-computed tomography (micro-CT) memperkuat analisis forensik kasus fatal; dan (5) kesenjangan antara bukti medis dan putusan hukum masih menjadi tantangan besar, terutama di negara dengan sumber daya terbatas. Kekerasan terhadap anak memerlukan penanganan berbasis bukti dengan pendekatan multidisipliner yang melibatkan tenaga medis, forensik, dan hukum. Diperlukan pelatihan berkelanjutan, standardisasi protokol evaluasi dan wawancara, serta peningkatan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan perlindungan anak yang efektif dan pembuktian hukum yang lebih kuat.
Tinjauan Kritis Hukum Pembuktian dalam Yurisdiksi Militer : Analisis Kekuatan Alat Bukti Tindak Pidana Pembunuhan (Studi Kasus Putusan Nomor : 29-K/PM.III-14/AD/IX/2025). Maukar, Michelle Regine; Huberta, Grace Amaze; Fewsan, Kimberly; Bintang, Andreas; Michelin, Darrel
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32580

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya penerapan hukum pembuktian dalam yurisdiksi militer, khususnya pada kasus pembunuhan yang dilakukan oleh 10 prajurit TNI AD (Batalyon Infanteri) kepada seorang warga sipil di Denpasar, Bali. Kasus ini telah terdaftar dalam Pengadilan Militer Nomor : 29-K/PM.III-14/AD/IX/2025. Pemicu permasalahan ini berawal ketika korban menyalahgunakan kepercayaan temannya yang termasuk salah satu prajurit tersebut. Tujuan penelitian ini berfokus pada proses pembuktian, penggunaan alat bukti, sampai pertimbangan hakim yang didasari atas kekuatan alat bukti yang dipakai. Kemudian, penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach) serta didasari dengan perundang-undangan (statute apporach). Hasil penelitian ini ingin menunjukan bahwa Oditur Militer sebagai pihak penuntut (actori in cumbit probatio) berhasil membuktikan unsur-unsur tindak pidana berdasarkan minimal dua alat bukti yang sah yaitu dengan Visum Et Repertum (VER) dan alat bukti berupa alat penyiksaan sampai komunikasi digital. Namun, terdapat tantangan signifikan dalam pembuktian unsur penyertaan (deelneming) terhadap 10 pelaku secara kolektif. Secara yuridis, penerapan asas negatief wettelijk bewijs telah dipenuhi. Namun, temuan ini menggarisbawahi perlunya tinjauan ulang terhadap konsistensi pertimbangan hakim dalam menjamin rasa keadilan bagi korban sipil yang diadili di lingkungan militer. Disimpulkan bahwa akuntabilitas peradilan militer dalam menangani kasus tindak pidana umum membutuhkan harmonisasi hukum acara untuk memperkuat perlindungan hukum bagi warga sipil.
Membongkar Mitos Korban Pedofilia Studi Semiotika Roland Barthes Pada Video Klip Avicii “For a Better Day” Fadillah, Nazmiah Nur; Nurliah, Nurliah; Kristian, Dony
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32581

Abstract

The increasingly rapid technology gives birth to various digital advancements in the field of entertainment. A music video is a combination of song and video whose main purpose is not only merely entertainment, but also as a medium of promotion and campaign. Many musicians often insert messages about certain issues in their music videos, one of them is Avicii. The music video titled “For A Better Day” by Avicii contains the issue of pedophilia which is displayed explicitly. This research aims to reveal the myth of pedophilia victims represented in the music video by using Roland Barthes’ semiotics theory and Stuart Hall’s representation theory. The research uses a qualitative semiotic approach as the main foundation of observation. The focus of the research is how pedophiles are represented based on several indicators which then continue to the stigma and myths about victims of pedophilia. This research contains two types of data in its process, namely primary data and secondary data. The primary data are information obtained based on observation and analysis of the “For A Better Day” music video, while the secondary data are based on various literature studies such as books, journals, articles, theses, and the internet related to pedophiles, victims of pedophilia, as well as other relevant data connected to the research object.

Page 100 of 104 | Total Record : 1040


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 3 (2024): Junral Sosial dan Sains Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Sains More Issue