cover
Contact Name
Husna Nashihin
Contact Email
aufahusna.lecture2017@gmail.com
Phone
+6283817990006
Journal Mail Official
jurnaljipsi.amorfati@gmail.com
Editorial Address
Kantor Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta Alamat: Siwil RT.05/RW.20, Siwil, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55581
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
ISSN : -     EISSN : 29629187     DOI : -
Education Science. The Islamic Education Science. Educational Psychology. Learning Psychology. Educational Philosophy. Islamic Educational Philosophy. Lesson Plan. Lesson Design. Lesson Media Development of Resources and Learning Media. Learning Theory of Islamic Education. Learning Strategies of Islamic Education. Islamic Education Curriculum Development. Objectives and Evaluations of Educational Curriculum. Tafsir Tarbawi. Hadist Tarbawi.
Articles 333 Documents
Konsep Pendidikan Agama Islam pada Anak Untuk Membentuk Generasi Sholihah: Telaah Kitab Tarbiyatul Banat Fii Baitil Muslim Karya Khalid Ahmad Syantut Isnaini; Matori; ‘Ilma Nafi’a Zuhria; Feren Aulia
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 4 November 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v2i4.656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep pendidikan agama Islam pada anak perempuan dalam membentuk generasi sholihah menurut perspektif Khalid Ahmad Syantut dalam kitab Tarbiyatul Banat fii Baitil Muslim. Fenomena modern menunjukkan krisis nilai Islami pada remaja perempuan yang cenderung meniru gaya hidup Barat. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Syantut dalam membentuk generasi sholihah meliputi penanaman ketaatan sejak dini, pembiasaan sifat sederhana, persiapan peran sebagai ibu pendidik dan istri sholihah, pemahaman gender dan kepemimpinan, serta penyediaan fasilitas kegiatan bermanfaat di dalam rumah untuk menjaga fitrah anak perempuan
Peran Guru PAI dalam Pemanfaatan Masjid Sebagai Sarana Pembelajaran PAI Pada Siswa Kelas X APHP B di SMK Negeri 1 Bawen Matori; Imam Anas Hadi; Rifki Afansyah; Latifah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 3 Agustus 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v2i3.659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru, proses pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatan masjid sebagai sarana pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 1 Bawen. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai motivator dan inovator dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif di luar kelas. Pemanfaatan masjid dinilai lebih efektif dalam meningkatkan antusiasme siswa dibandingkan pembelajaran di ruang kelas karena memudahkan praktik ibadah secara langsung. Faktor pendukung utama meliputi ketersediaan sarana ibadah yang lengkap, sementara faktor penghambat melibatkan gangguan suara bising dari lingkungan sekitar dan kurangnya sekat antar kelas saat pembelajaran berlangsung bersamaan.
Implementasi Mata Pelajaran Kepesantrenan Mabadiul Fiqhiyyah untuk Meningkatakan Semangat Ibadah Keseharian Siswa Kelas VIII di MTs Yaspi Pakis Lutfi Chumairoh; Zahro Afifah; Khusnul Khotimah; Feren Aulia
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 2 Mei 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v3i2.660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kitab Mabadiul Fiqhiyyah dalam meningkatkan semangat ibadah siswa kelas VIII di MTs Yaspi Pakis Kabupaten Magelang. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat ibadah siswa tergolong baik, yang ditunjukkan melalui keaktifan dalam kegiatan keagamaan sekolah. Implementasi pembelajaran mengadaptasi metode pesantren seperti bandongan dan sorogan serta praktik langsung. Faktor pendukung utama adalah kompetensi guru, sementara hambatan meliputi keterbatasan waktu dan kemampuan awal siswa dalam membaca aksara Pegon
Peran Guru PAI dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik untuk Mencegah Parktik Bullying di SMA Negeri 2 Grabag Dila Lestari; Barvet AlHaqi; Heni Inayati
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 3 Agustus 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v2i3.661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter peserta didik kelas X, mengidentifikasi praktik bullying, dan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencegah praktik tersebut di SMA Negeri 2 Grabag. Pembentukan karakter dipandang krusial untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter siswa dibentuk melalui integrasi kurikulum merdeka dan pembiasaan positif seperti program 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) serta kegiatan religius. Praktik bullying yang ditemukan mayoritas bersifat non-fisik, yaitu verbal dan relasional. Guru PAI berperan strategis sebagai motivator, pengawas, dan pembimbing dalam menanamkan nilai toleransi serta moderasi untuk meminimalisir perilaku perundungan
Pengaruh Model Pembelajaran Video Animasi Cerkak “SIJAKA” terhadap Kemampuan Berbahasa Jawa Krama Anak Usia Dini di RA Masyithoh 1 Ngadimulyo Nur Khasanah; Yuni Setya Hartati; Hamidulloh Ibda
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 3 Agustus 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v4i3.714

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbahasa Jawa Krama anak usia dini akibat penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran berbasis video animasi cerkak “SIJAKA”, menganalisis kemampuan berbahasa Jawa Krama sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruhnya terhadap kemampuan berbahasa anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 28 siswa RA Masyithoh 1 Ngadimulyo yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol masing-masing 14 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, sedangkan analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelas eksperimen, dengan rata-rata nilai dari 52,86 (pretest) menjadi 90,71 (posttest), dengan gain sebesar 37,85. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan video animasi cerkak terhadap kemampuan berbahasa Jawa Krama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal berbantuan teknologi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini.
Strengthening Religious Harmony in Indonesia through Islamic Religious Education Ahmad Asroni
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 4 November 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v4i4.719

Abstract

Indonesia is widely recognized as one of the largest multicultural countries in the world. While such plurality constitutes an important sociocultural asset, it simultaneously presents serious challenges related to intolerance, religious radicalism, identity politics, and social conflict. In this context, Islamic Religious Education (IRE) occupies a strategic role in promoting religious harmony through the cultivation of inclusive religious understanding, multicultural awareness, and moderate Islamic values. This study aims to analyze the implementation of IRE in strengthening religious harmony in Indonesia. This study employs a qualitative library research method by examining various academic sources, including books, scholarly journal articles, official government documents, and relevant research reports concerning IRE, religious moderation, multicultural education, and religious harmony. The analysis focuses on theological foundations, educational practices, and sociocultural challenges related to the implementation of IRE in Indonesia’s plural society. The findings reveal that IRE possesses substantial potential to strengthen religious harmony through the internalization of universal Islamic values such as tasāmuh (tolerance), wasathiyyah (moderation), ta‘āwun (mutual cooperation), justice, compassion, and social inclusivity. The implementation of IRE can be strengthened through multicultural-oriented learning, the reinforcement of religious moderation, transformative social practices, the exemplary role of educators, and contextual curriculum reform. However, the study also demonstrates that IRE continues to face significant challenges, including doctrinal-textual pedagogical orientations, exclusivist religious interpretations, the spread of radicalism, and the increasing influence of digital intolerance through social media platforms. Therefore, this article argues for the reconstruction of IRE toward a more contextual, dialogical, inclusive, and transformative educational paradigm capable of fostering democratic citizenship, social cohesion, and sustainable religious harmony within Indonesia’s multicultural society.
Implementasi pembiayaan mudharabah dalam meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi pp. Islamiyah syafi’iyah Deny Zainur Rizqi; Mohammad Syaiful Su'ib
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.991

Abstract

This study aims to analyze the implementation of mudharabah financing at the Islamiyah Syafiiyah Islamic Boarding School Cooperative and its contribution to members’ well-being in a comprehensive manner, covering economic, social, and business sustainability aspects. Additionally, this study also examines the role of Sharia contract literacy and the effectiveness of business mentoring in supporting the success of the financing. The method used is a qualitative approach with a descriptive-analytical character. The research findings indicate that mudharabah financing has been conducted in accordance with Sharia principles and has contributed to improving members’ welfare, particularly in the economic aspect through increased income and business development. However, its effectiveness has not yet been optimal due to factors such as members’ contract literacy levels, the quality of business mentoring, and an unstructured monitoring system. The implications of this study emphasize the importance of improving contractual literacy, strengthening business mentoring, and improving the cooperative management system to optimize the role of mudharabah financing in a sustainable manner.).
Efektivitas Metode Muhadatsah dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab di Pondok Pesantren Nuruttauhid Bulukumba Mutiah Iqbal; Fitriani Ihsan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Muhadatsah dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab (maharah kalam) santriwati di Pondok Pesantren Nuruttauhid Bulukumba. Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan mixed method yang memadukan data kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil pre-test dan post-test keterampilan berbicara dalam bahasa Arab, sementara data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 36 santriwati yang meliputi santriwati dari angkatan 4 dan angkatan 5. Instrumen untuk menilai kemampuan berbicara bahasa Arab mencakup aspek kelancaran, ketepatan penggunaan tata bahasa, penguasaan kosakata, keakuratan pelafalan, dan keberanian dalam berbicara. Data kuantitatif dianalisis dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test, sementara data kualitatif dianalisis melalui pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa metode Muhadatsah berhasil meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab santriwati. Ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata dari 68,7 pada pre-test menjadi 85,9 pada post-test. Di samping itu, metode Muhadatsah juga meningkatkan rasa percaya diri, keaktifan berkomunikasi, dan penguasaan kosakata santriwati dalam penggunaan bahasa Arab sehari-hari. Faktor yang mendukung pelaksanaan metode Muhadatsah mencakup lingkungan pesantren yang mendorong penggunaan bahasa Arab, pembiasaan bicara sehari-hari, serta motivasi dari guru. Di sisi lain, faktor yang menghambat termasuk keterbatasan penguasaan kosakata dan perbedaan kemampuan dasar bahasa Arab antara santriwati
The Role Of Khitobah Practice In Enhancing Santri's Self-Confidence And Public Speaking Skills Muhammad Nashirul Umam; Aniqoh
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1063

Abstract

Public speaking skills and self-confidence are essential competencies that santri (Islamic boarding school students) need to develop as preparation for fulfilling their roles in Islamic preaching (da'wah) and community life. However, some santri still experience nervousness, lack self-confidence, rely heavily on written speech scripts, and are unable to deliver their presentations systematically during khitobah (speech practice) activities. This study aims to describe the implementation of khitobah practice, analyze its role in enhancing the self-confidence and public speaking skills of santri, and identify the supporting and inhibiting factors affecting its effectiveness at Nurul Muttaqin Kemiri Islamic Boarding School. This study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation and were analyzed using the interactive model developed by Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that khitobah practice is conducted regularly through a rotational assignment system accompanied by continuous guidance and evaluation. The practice contributes to improving santri's self-confidence, as reflected in their increased willingness to speak in public and reduced nervousness. It also enhances their public speaking skills in terms of intonation, articulation, mastery of the material, fluency of delivery, and eye contact. The effectiveness of the program is supported by encouragement from student administrators, structured mentoring, regular evaluation, opportunities for public performance, and a conducive learning environment. Meanwhile, shyness, speaking anxiety, limited experience, and technical constraints constitute the primary inhibiting factors. This study confirms that khitobah practice represents a form of experiential learning that contributes to the development of santri's self-confidence and public speaking skills and may serve as a reference for the development of communication training programs in Islamic boarding schools.
Transformasi Supervisi Pendidikan Berbasis Nilai Profetik: Studi Komparatif Model Supervisi Efektif dalam Institusi Pendidikan Islam Halimah; Jonny; M. Fahsul Fuadi; Almahfuz
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1067

Abstract

Supervisi pendidikan pada institusi pendidikan Islam menghadapi tantangan untuk bergerak dari pola administratif menuju pembinaan profesional yang lebih transformatif, etis, dan selaras dengan nilai kelembagaan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi supervisi pendidikan berbasis nilai profetik melalui studi komparatif model supervisi efektif pada madrasah, sekolah Islam modern, dan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi komparatif multisitus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif terbatas, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis dalam kasus dan lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model supervisi efektif pada setiap institusi memiliki variasi sesuai struktur organisasi, kultur akademik, dan pola otoritas, namun seluruhnya menuntut kepemimpinan pembina, komunikasi dialogis, serta tindak lanjut berkelanjutan. Nilai profetik terinternalisasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi supervisi melalui dimensi humanisasi, liberasi, dan transendensi. Studi ini menyimpulkan bahwa supervisi pendidikan berbasis nilai profetik mampu memperkuat mutu pedagogik, profesionalitas guru, dan budaya kelembagaan apabila dilembagakan dalam kebijakan, kapasitas supervisor, serta mekanisme pembinaan yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan