cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat Lokal Rommy Qurniati; Heryandi Heryandi; Duryat Duryat; Machya Kartika Tsani; Ferli Hartati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1064.286 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2065

Abstract

Mangrove ecotourism is a form of optimal utilization of forest resources by taking into account the elements of conservation, education, and local communities. The limited knowledge of the community in its management can resulted in these tourist destinations being less attractive to visitors. The purpose of this community service activity is to increase public knowledge and awareness in developing mangrove ecotourism and explore opportunities and challenges to its management. This activity was held on August 8, 2021 in Margasari Village, Labuhan Maringgai District, East Lampung Regency. The method applied is group meetings through focus group discussions whose implementation includes three stages, namely material presentation, discussion, and evaluation. The results of the service showed that the knowledge and understanding of the community increased significantly based on the results of the pretest, posttest, and evaluation of process during the activity. This activity makes people aware that there are a lot of potentials that can be optimized in the management of mangrove ecotourism in order to create a tourist village that is attractive, creative, innovative, and able to support the economy of the surrounding community. Ekowisata mangrove merupakan suatu bentuk pemanfaatan sumberdaya hutan secara optimal dengan memperhatikan unsur konservasi, edukasi, dan masyarakat lokal. Keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaannya dapat mengakibatkan destinasi wisata tersebut kurang diminati pengunjung. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mengembangkan ekowisata mangrove serta menggali peluang maupun tantangan terhadap pengelolaannya. Pengabdian ini dilaksanakan pada 8 Agustus 2021 di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Metode yang diterapkan adalah pertemuan kelompok melalui Focus Group Discussion yang pelaksanaannya meliputi tiga tahapan, yaitu pemaparan materi, diskusi, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman masyarakat meningkat secara signifikan berdasarkan hasil pretest, posttest, dan evaluasi proses selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini menyadarkan masyarakat bahwa banyak potensi yang dapat dioptimalkan dalam pengelolaan ekowisata mangrove agar tercipta desa wisata yang menarik, kreatif, inovatif, dan mampu menopang perekonomian masyarakat sekitar.
Pelatihan Digital Marketing pada Penerbit CV Pena Persada Wiwit Kurniawan; Fiqoh Afriliani; Soffi Soffiatun; Lukman Hakim; Tri Hidayati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.076 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.1861

Abstract

ABSTRACTThis community service (PKM) is located at the publisher of CV Pena Persada which aims to introduce the concept of digital marketing to the marketing management system at CV Pena Persada. CV Pena Persada publishers have problems in the form of low book sales and lack of digital-based marketing management. The management of CV Pena Persada publishers has not been able to maximize the various features provided in the digital era. For this problem, the service team provided material on the basics of Digital marketing and how to practice it to increase book sales. The method used in this activity is to use seminars to deliver material about digital marketing. Digital marketing is a sales system that utilizes digital technology such as websites, search engine optimization, digital advertising, and various other things related to the digital world. One of the techniques that can be used in internet marketing is to use websites and online platforms, search engine optimization, and digital paid advertising such as Google AdSense. The result of this PKM is that 80% of the staff and employees at Persada publishers have adequate knowledge about Digital marketing. In addition, 90% of participants also stated that they were satisfied with the material presented. This seminar was attended by 10 staff and employees of CV Pena Persada. Keywords:  Pena publisher, Digital Marketing, Internet ABSTRAKPengabdian kepada masyarakat (PKM) ini berlokasi di penerbit CV Pena Persada yang bertujuan untuk memperkenalkan konsep pemasaran digital pada sistem manajemen pemasaran di CV Pena Persada. Penerbit CV Pena Persada memiliki masalah berupa rendahnya penjualan buku dan kurangnya nya pengelolaan marketing berbasis digital. Manajemen penerbit CV Pena Persada belum bisa memaksimalkan berbagai fitur yang disediakan di era digital. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, tim pengabdian memberikan materi tentang dasar-dasar Digital marketing dan bagaimana mempraktekkannya untuk meningkatkan penjualan buku. Metode yang digunakan dalam kegiatan  ini adalah menggunakan seminar untuk menyampaikan materi tentang digital marketing. Digital marketing merupakan sistem penjualan yang memanfaatkan teknologi digital seperti website, optimalisasi mesin pencarian, digital advertising dan berbagai hal lain yang berkaitan dengan dunia digital. Salah satu teknik yang bisa digunakan dalam internet marketing adalah menggunakan website dan platform online, optimalisasi mesin pencarian, dan iklan berbayar digital seperti pada Google AdSense. Hasil dari PKM ini adalah 80% dari staf dan karyawan di penerbit Persada memiliki pengetahuan yang memadai tentang Digital marketing. Selain itu, 90 % peserta juga menyatakan bahwa mereka merasa puas atas materi yang disampaikan. Seminar ini dihadiri oleh staf dan karyawan CV Pena Persada sebanyak 10 orang. Kata Kunci: Penerbit Pena, Digital Marketing, Internet
Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 melalui Pelatihan Aplikasi @belajar.id Tes Blendspace Sri Wahyuni; Sri Wuli Fitriati; Frimadhona Syafri; Anindya Tasia; Ervina July Aryani; Andra Sukmalahi Sarasmara; Endah Maulidiyah; Salma Nabila Putri; Zhafira Dian Hapsari
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.81 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2490

Abstract

ABSTRACTTeaching and learning proces during the Covid-19 pandemic in the context of home-based learning demands teachers’ readiness in using technology. Transformation of face-to-face learning mode in the classroom to a technology and internet-based learning requires reliable teachers who are creative and skillful in using various learning applications. This community service focuses on training and mentoring the use of @belajar.id Tes Blendspace application to improve pedagogical competence and digital literacy of teachers. The training program involved 30 teachers of SMPN 42 Semarang as participants. The delivery of training materials consisting of theory and practice is carrried out online through Zoom meeting. The program is aimed to enable the participants to explain concept, features, operating procedures, and benefits of Tes Blendspace, as well as use the application to facilitate online learning. After completing the training, the participants opined that the training and mentoring program gives benefits for increasing insights and knowledge regarding Tes Blendspace application. In addition, the teachers have alternative learning application to design and combine digital content from various sources in one space. ABSTRAKPembelajaran pada masa pandemi Covid-19 secara jarak jauh dalam program belajar dari rumah (BDR) menuntut kesiapan teknologi yang baik dari guru. Perubahan moda pembelajaran tatap muka di kelas menjadi dalam jaringan berbasis teknologi internet membutuhkan guru-guru handal yang kreatif dan terampil menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat – PKM ini fokus pada pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi @belajar.id Tes Blendspace untuk meningkatkan kompetensi pedagogi dan literasi digital para guru. Pelatihan melibatkan 30 guru SMPN 42 Semarang sebagai mitra. Penyampaian materi pelatihan yang terdiri dari teori dan praktek dilaksanakan secara daring melalui Zoom meeting. Target kegiatan adalah para peserta mampu menjelaskan konsep aplikasi pembelajaran Tes Blendspace, fitur, prosedur pengoperasian, dan manfaat Tes Blendspace, serta dapat menggunakan aplikasi pembelajaran Tes Blenspace untuk memfasilitasi pembelajaran daring. Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, para guru berpendapat bahwa kegiatan PKM memberikan manfaat untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan terkait aplikasi Tes Blendspace. Selain itu, para peserta memiliki alternatif aplikasi untuk mendesain dan mengkombinasikan konten digital dari berbagai sumber dalam satu ruang.
Inovasi Penjualan Batik Berbasis Online di Desa Paseseh Kecamatan Tanjungbumi Kabupaten Bangkalan zainal Arifin; Husnul Muasyaroh; Annas Bagus Prasetya; Nurus Samsiyati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.181 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i2.1240

Abstract

Tanjungbumi batik has the privilege of a striking color. This is a characteristic of Madurese people who are known to be brave in combining color choices. In addition, Tanjungbumi batik has art patterns and motifs that depict the activities of fishermen and animals that are encountered while at sea. This pattern describes the lives of some of the inhabitants of Tanjungbumi who become fishermen. Because of the good and varied patterns and colors, it is a shame if it is only sold in the paseseh area (through shops and markets). Based on the results of interviews with batik craftsmen, the batik sold in a week is approximately Rp. 250,000-300,000 so that the income in the village of Paseseh is not optimal. Therefore, the service team will help market batik online, so that the results will be obtained by the public faster. Team made an online buying and selling application called the BBTB application, namely Bumi Batik Tanjungbumi. The name of this application certainly refers to the place of origin of the items being sold, namely batik. The purpose of PKM activities is to change the batik selling system into an online buying and selling application. The result of this PKM activity is the availability of an online buying and selling application that has features including: 1) product information, 2) contact points, 3) payment systems, and 4) simulation of shipping costs.Keywords: Inovation, Batik Tanjungbumi, Aplication ABSTRAKBatik Tanjungbumi memiliki keistimewaan pada warna yang mencolok. Inilah ciri khas masyarakat Madura yang dikenal berani memadukan pilihan warna. Selain itu, batik Tanjungbumi memiliki corak dan motif seni yang menggambarkan aktivitas nelayan dan satwa yang di jumpai saat melaut. Pola ini menggambarkan kehidupan sebagian penduduk Tanjungbumi yang menjadi nelayan. Karena corak dan warnanya yang bagus dan variatif, sayang jika hanya dijual di kawasan paseseh (melalui toko dan pasar). Berdasarkan hasil wawancara dengan pengrajin batik, harga batik yang dijual dalam seminggu kurang lebih Rp. 250.000-300.000 sehingga pendapatan di Desa Paseseh belum optimal. Oleh karena itu tim pengabdi akan membantu memasarkan batik secara online, sehingga hasilnya lebih cepat didapat masyarakat. Tim membuat aplikasi jual beli secara online bernama aplikasi BBTB yaitu Bumi Batik Tanjungbumi. Nama aplikasi ini tentunya mengacu pada tempat asal barang yang dijual yaitu batik. Tujuan dari kegiatan PKM adalah merubah sistem penjualan batik menjadi aplikasi jual beli online. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah tersedianya aplikasi jual beli online yang memiliki fitur antara lain: 1) informasi produk, 2) kontak hubung, 3) sistem pembayaran, dan 4) simulasi biaya pengirimanKata Kunci: Inovasi, Batik Tanjungbumi, Aplikasi BBTB
Pengembangan dan Pengelolaan Desa Wisata Pasar Pancingan di Desa Bilabante Kecamatan Pringgarata Lombok ahmad Syukron sidik; Farizan Fahmi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.885 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.572

Abstract

ABSTRACTTourism is a new source of economic growth in NTB. Data from the NTB tourism office noted that the progress of the tourism sector in NTB province was marked by the increasing number of foreign and domestic tourist arrivals each year. In 2016 the number of tourists visiting NTB was 3.1 million, in 2017 the realization reached 3.8 million. This means exceeding the 2017 target of 3.5 million. While in 2018 it is targeted to be able to attract up to 4 million tourists. The fishing market has its own attraction in developing the potential of its human and natural resources. Based on the results of the preliminary study, specifically identified the main problems faced by the partner group partners, among others, the field of management and management of tourist villages, the lack of skills in processing typical snacks, marketing systems that are still conventional. The method used in this community service activity is to use a CBT-based community participation approach that promotes lecture, discussion, practice, and demonstration methods as well as the presentation of results. This service program is able to provide skills to partners in solving the problems they face. Keywords. Village tourism, community participation ABSTRAKPariwisata adalah sumber pertumbuhan ekonomi baru di NTB. Data dinas pariwisata NTB mencatat, kemajuan sektor pariwisata di Provinsi NTB ditandai dengan meningkatnya angka kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara setiap tahun. Pada tahun 2016 jumlah wisatawan yang berkunjung ke NTB sebanyak 3,1 Juta, tahun 2017 realisasinya mencapai 3,8 juta. Ini berarti melebihi target tahun 2017 sebanyak 3,5 juta. Sementara tahun 2018 ditargetkan bisa menarik kunjungan hingga 4 juta wisatawan. Pasar pancingan memiliki daya tarik tersendiri dalam mengembangan potensi sumber daya manusia dan alam yang dimiliki. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, secara spesifik teridentifikasi permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra kelompok mitra antara lain, bidang manajemen dan pengelolaan desa wisata, kuranganya keterampilan dalam mengolah jajanan khas, system pemasaran yang masih konvensional. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan menggunakan pendekatan partisipasi masyarakat berbasis CBT (community based tourism) yang mengedepankan metode ceramah, diskusi, praktikum, dan demonstrasi serta presentasi hasil. Program pengabdian ini mampu memberikan keterampilan kepada mitra dalam menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Kata Kunci: Desa wisata , partisipasi masyarakat
Sosialisasi dan Pendampigan Pelatihan Desain Grafis dan Fotografi kepada Kelompok Pemuda di Gembongsari Banyuwangi Sony Panca Budiarto; Dinda Ayu Savirta; Nur Imama
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.027 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.1514

Abstract

ABSTRACTGraphic design and photography are needed in the tourism sector to make tourism promotion media more attractive. Photography and graphic design services are creative industry businesses that are expected to be able to survive the crisis because various ideas and creativity come from endless human resources. Gombengsari is an area that has a lot of nature tourism and some coffee and handicraft products, it's just that not many of the natural attractions in Gombengsari are known to many tourists. The service activity is carried out by two methods, namely giving theory through zoom meetings and giving practice. The theory was given to provide an initial understanding to the participants, by presentation and question and answer methods so that participants did not feel bored. Next is the direct practice method. This is done so that participants can directly implement the knowledge they have gained and it will be easier to understand it. More practice methods will be used, namely 70% while theory is 30%. The results of this service activity, the training participants feel the benefits of the graphic design and photography training, this can be seen from the results of the creation of graphic design and photography products that are very varied and original.Keywords: Desain Grafis, Fotografi, Corel Draw, Photoshop, GombengsariABSTRAKDesain grafis dan fotografi diperlukan dalam bidang pariwisata untuk membuat media promosi wisata lebih menarik. Jasa fotografi dan desain grafis   merupakan bisnis industri kreatif yang diperkirakan mampu bertahan menghadapi krisis karena berbagai ide dan kreativitas berasal dari sumber daya manusia yang tidak ada habisnya. Gombengsari merupakan daerah yang memiliki banyak Wisata alam dan beberapa produk kopi serta kerajinan, hanya saja tidak banyak dari wisata alam yang ada di Gombengsari di ketahui banyak wisatawan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan dua metode yaitu pemberian teori melalui zoom meeting dan praktik. Pemberian teori dilakukan untuk memberikan pemahaman awal kepada peserta, dengan metode presentasi dan tanya jawab agar peserta tidak   merasa   bosan.   Selanjutnya   yaitu dengan   metode   praktik   secara langsung.  Hal ini dilakukan agar peserta mampu mengimplementasikan secara langsung ilmu yang didapatkannya serta akan lebih mudah memahaminya. Metode praktik lebih banyak dilakukan yaitu 70% sedangkan teori 30%. Hasil dari kegiatan pengabdian ini para peserta pelatihan sangat merasakan manfaat dari adanya pelatihan desain grafis dan fotografi, hal ini didapat dilihat dari hasil kreasi produk desain grafis dan fotografi yang dihasilkan sangat variatif dan orisinil.Kata Kunci: Desain Grafis, Fotografi, Corel Draw, Photoshop, Gombengsari
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di SMPN 4 Tapung Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau Leni Apriani; Novri Gazali; Idawati Idawati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.091 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.503

Abstract

ABSTRACTThis community service activity aims to provide skills to teachers and students of SMPN 4 Tapung Hilir Kampar Regency, Riau Province. The material discussed in this activity is the writing and publication of scientific papers and basic technical training in public speaking. This activity was attended by 14 teachers and 30 students. The results of this activity are (1) teachers have the ability to write scientific papers, especially in classroom action research (PTK), (2) teachers know how to publish scientific papers in National Journals, (3) teachers can use published journals for the purposes of promotion, (4) students, especially student council members and Boy Scouts have the ability to communicate well. Keywords: Scientific Papers, Public Speaking. ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada para guru dan siswa SMPN 4 Tapung Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Materi yang dibahas dalam kegiatan ini yaitu penulisan dan publikasi karya tulis tulis ilmiah serta pelatihan teknik dasar public speaking. Kegiatan ini diikuti oleh 14 orang guru dan 30 orang siswa. Hasil dari kegiatan ini yaitu  (1) guru memiliki kemampuan dalam menulis karya ilmiah khususnya dalam penelitian tindakan kelas (PTK), (2) guru mengetahui cara mempublikasikan karya tulis ilmiah di Jurnal Nasional, (3) guru bisa menggunakan jurnal yang sudah terbit untuk keperluan kenaikan pangkat, (4) siswa khususnya anggota OSIS dan Pramuka memilki kemampuan berkomunikasi dengan baik. Kata Kunci: Karya Tulis Ilmiah, Public Speaking.
Pembinaan Kewarganegaraan Digital Serta Komunikasi Digital bagi Masyarakat Perumahan Griya Pratama Andi Supriadi Chan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.718 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.209

Abstract

Today the era of information and computerization makes people inevitably have computers skills and using smartphones, because various sources of information can be obtained through the internet and to get it one must have a minimum of basic computer skills. The nature of cyberspace that does not bring together individuals or groups can directly lead to the depletion of norms of courtesy, even lost altogether about responsibility, ethics in communication. That is very contrary to eastern culture that is very thick owned by the people of Indonesia. The parents who are in the housing of Griya Pratama are also mostly unable to supervise their children in the use of internet and smartphones , whereas now with the widespread use of the internet and social media by parties who are not responsible, fake news pops up or what is known as the Hoax news. This service aims to foster the community about ethics in the use of smartphones and the stages in counteracting hoax news. Service is carried out for 3 face-to-face meetings to provide guidance with digital lecture and education methods using smartphones. With the presence of the community at each meeting consistently on the activity showed enthusiasm in the importance of coaching about digital citizenship and digital communication to the Griya Pratama community.Keywords: citizenship, communication, digital, ethics, technologyABSTRAKSaat ini era informasi dan komputerisasi membuat masyarakat mau tidak mau harus memiliki keterampilan komputer maupun dalam penggunaan smartphone, karena berbagai sumber informasi dapat diperoleh melalui internet dan untuk mendapatkanya seseorang harus memiliki minimal keterampilan komputer dasar. Sifat dari dunia maya yang tidak mempertemukan individu mapun kelompok secara langsung dapat mengakibatkan menipisnya norma sopan santun, bahkan hilang sama sekali tentang tanggung jawab, etika dalam melakukan komunikasi. Hal tersebut sangat bertentangan dengan kebudayaan timur yang sangat kental di miliki oleh masyarakat Indonesia. Para orang tua yang berada di perumahan Griya Pratama juga kebanyakan tidak dapat mengawasi anaknya dalam penggunaan internet dan smartphone, padahal sekarang dengan maraknya penggunaan internet dan sosial media oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, bermunculan berita-berita palsu atau yang dikenal dengan berita Hoax. Pengabdian ini bertujuan untuk membina masyarakat tersebut tentang etika dalam penggunaan smartphone dan tahapan dalam menangkal berita hoax.pengabdian dilaksanakan selama 3 kali pertemuan tatap muka untuk melakukan pembinaan dengan metode ceramah dan edukasi secara digital menggunakan smartphone. Dengan kehadiran masyarakat pada setiap pertemuan secara konsisten pada kegiatan menunjukan antusias dalam pentingnya pembinaan tentang kewarganegaraan digital serta komunikasi digital pada masyarakat griya pratama.Kata Kunci: kewarganegaraan, komunikasi,digital, etika, teknologi
CAPASITY BUILDING GURU RA ASY-SYAFI’IYYAH PEKALONGAN JEPARA MELALUI EDUKASI APE SOFTBOOK (BUKU BANTAL) BERBAHASA INGGRIS DARI SPONS ATI Santi Andriyani; Aliva Rosdiana; Ariyanto Ariyanto
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.169 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.75

Abstract

Educational Gaming Device, or  Alat Peraga Edukatif (APE) is a media which should be mastered by teachers in teaching learning activities for young learners. By using APE, it gives advantages for children in developing their motoric abilities, concentrations, and also their ability in language and knowledge. Based on the result of observation and interview to one of teachers in RA Asy-Asfi’iyyah in Pekalongan Jepara, the priority of problems is the weakness of teachers in creating APE. The aim of this community service activity was to give training skills to teachers dealing with APE specifically in creating English soft-book from sponge sheet. The method used was  preparation, implementation, and evaluation. The results of this dedication are: (1) the teachers know  the strategy of how to teach joyful learning (2) the teachers were also able to make English soft-book well through four steps, i.e drawing, cutting, sticking, and compiling become a book ,(3) the teachers are able to apply the APE in teaching and learning processess.Keywords: Capacity Building, Teachers of Kindergarten, Young Learners, Educational Gaming Device, soft book. ABSTRAKAlat peraga edukatif (APE) merupakan media yang harus dikuasai oleh guru dalam proses belajar mengajar bagi anak usia dini. Dengan menggunakan APE, maka akan memberikan manfaat bagi anak yaitu melatih motorik, melatih konsentrasi, dan juga melatih bahasa dan wawasan anak. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan salah satu guru RA Asy- Asyfi’iyyah di desa Pekalongan, maka prioritas permasalahan adalah lemahnya guru dalam membuat APE. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan keterampilan kepada guru mengenai APE berupa buku bantal berbahasa Inggris dari spons ati. Adapun metode pelaksanaanya adalah mulai tahapan persiapan, pelaksanaanya sampai evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah: (1) para guru mendapatkan pengetahuan mengenai strategi mengajar yang menyenangkan; (2) para guru juga dapat membuat buku bantal berbahasa Inggris dengan baik melalui tahap menggambar, menggunting, menempel, dan menyusun buku; dan (3) para guru dapat mengaplikasikan APE tersebut dalam pembelajaran di kelas.Kata Kunci: Capacity building, Guru RA, Anak usia dini, Alat peraga edukatif, Buku bantal.
Pendampingan Pemasaran Online Hasil Pengolahan Kopi di Desa Wisata Lerep Ungaran Barat Kabupaten Semarang Aida Azizah; Evi Chamalah; Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Leli Nisfi Setiana; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1213.563 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2246

Abstract

ABSTRACTThe production of coffee processing in Lerep Tourism Village, West Ungaran District, Semarang Regency is quite abundant, namely pure robusta coffee, pure exelsa coffee, and wine coffee. The various kinds of processed coffee produced have their own pleasure and taste. Based on the results of initial observations made by the service team, it was found that the marketing of coffee processing so far has only been carried out in the rural culinary market of the Lerep tourism village, it has never been marketed online. This is because society has limitations in the field of technology. Seeing such conditions, the service team is trying to provide solutions to help the economy of the Lerep village community to improve, especially in the current conditions even though it is still a Covid-19 pandemic condition, by providing online marketing assistance. The success of this program is a milestone in the development and improvement of the economic level of the Lerep village community during the Covid-19 pandemic. Keywords: Mentoring, online marketing, coffee processing results.                                                     ABSTRAKProduksi hasil pengolah kopi di Desa Wisata lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang cukup melimpah, yaitu kopi murni robusta, kopi murni  exelsa, dan kopi wine. Aneka macam olahan kopi yang dihasilkan memiliki kenikmatan dan cita rasa tersendiri. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh tim pengabdian di awal kegiatan telah ditemukan data bahwa pemasaran hasil pengolahan kopi selama ini hanya dilakukan di pasar kuliner ndeso desa wisata lerep, belum pernah dipasarkn secara online. Hal ini dikarenakan masyarakat memiliki keterbatasan dalam bidang tekhnologi. Melihat kondisi yang demikian tim pengabdian berusaha untuk memberikan solusi untuk membantu perekonomian masyarakat desa lerep agar meningkat khususnya dalam kondisinsaat ini meskipun masih kondisi pandemi Covid-19 adalah dengan memberikan pendampingan pemasaran online. Keberhasilan program ini merupakan tonggak perkembangan dan peningkatan tingkat perekonomian masyarakat desa lerep dalam masa pandemi Covid-19.  Kata kunci:  Pendampingan, pemasaran online, hasil pengolahan kopi.