cover
Contact Name
Joko Suratno
Contact Email
joko_unkhair@yahoo.co.id
Phone
+6281340749358
Journal Mail Official
joko_unkhair@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Green House, RT/RW: 010/005, Kelurahan Jambula
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : -     EISSN : 25796305     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Matematika (JPGM) merupakan jurnal pada bidang pendidikan yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Khairun. Jurnal ini menyediakan forum publikasi penelitian dalam pembelajaran matematika untuk seluruh jenjang pendidikan. Artikel-artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian berfokus pada topik yang berhubungan dengan aspek teoretis, pedagogis, metodologis, dan filosofis pendidikan matematika. JPGM mengutamakan penelitian yang mempromosikan pengetahuan, gagasan, metode, dan epistemologi baru pada bidang pendidikan matematika. JPGM terbit setiap 4 bulan sekali, yaitu bulan Januari, Mei, dan September.
Articles 255 Documents
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate pada Materi Persamaan Kuadrat Martam, Nur Utari; Abdullah, In Hi.; Tonra, Wilda Syam
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i1.4128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal persamaan kuadrat. Jenis penelitian ini adalah  kualitatif. Pengumpulan data Kemampuan Berpikir Kritis Matematis siswa menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes kemampuan berpikir kritis matematis (KBKM), kemudian diwawancarai berdasarkan kemampuan matematika siswa yang dimiliki untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam tentang kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal persamaan kuadrat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data (Data reduction), paparan data (Data display), dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII – B SMP Negeri 1 Kota Ternate yang berjumlah 12 siswa, dengan perwakilan dalam penelitian ini adalah ini adalah siswa S-5 yang kemampuan tinggi, S-11 yang berkemampuan sedang. Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sabjek S-5 dengan kategori tinggi mampu memahami semua indikator dari soal nomor 1 dan 2 yaitu 1) memaparkan informasi yang ada dalam masalah sesuai dengan fokus pertanyaan, 2) merancang prosedur penyelesaian masalah dan menggunakan prosedur-prosedur yang sesuai fokus permasalahan, 3) membuat kesimpulan dengan tepat, sedangkan sabjek S-11 dengan kategori sedang hanya memenuhi beberapa indikator dari soal nomor 1 yaitu indikator 1) memaparkan informasi yang ada dalam masalah sesuai dengan fokus pertanyaan, 2)sudah memenuhi tetapi kurang lengkap yaitu merancang prosedur penyelesaian masalah menggunakan prosedur-prosedur yang sesuai fokus permasalahan  sedangkan indikator 3 tidak memenuhi yaitu 3) membuat kesimpulan  dasar dengan tepat. Sedangkan soal nomor 2 sabjek S-11 hanya memenuhi indikator 1 dan 3 yaitu 1) memaparkan informasi yang ada dalam masalah sesuai dengan fokus pertanyaan, 3)  membuat kesimpulan dengan tepat, sedangkan indikator 2 ) merancang prosedur penyelesaian masalah dan menggunakan prosedur-prosedur yang sesuai fokus permasalahan.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP Nasional Banau Kota Ternate pada Materi Lingkaran Saniapon, Fitria; Angkotasan, Nurma; Nani, Karman La
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i2.3148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Nasional Banau Kota Ternate pada materi lingkaran. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed method), subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Nasional Banau Kota Ternate yang berjumlah 6 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi lingkaran adalah sebanyak 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori tinggi, 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori sedang, 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori rendah. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi dapat memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sedang dapat memahami masalah, menyusun rencana, dan melaksanakan rencana. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis kategori rendah dapat melaksanakan rencana dan memeriksa kembali hasil.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dan Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada Materi Garis dan Sudut Sau, Yulius Yusri Tandi
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan Efevektifitas antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dan Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Pada Materi Garis Dan Sudut Siswa Kelas VII Semester II SMP Negeri 6 Nabire. Metode yang digunakan adalah True Experimental Design dengan jenis Posttest - Only Control Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII Semester II SMP Negeri 6 Nabire. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan Model Pembelajaran Tipe Think Pair Share (TPS) Sedangkan pada kelas eksperimen kedua menggunakan Model Pembelajaran Tipe Team Assisted Individualization (TAI). Data dikumpulkan melalui tes akhir terhadap model pembelajaran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) lebih efektif digunakan dari pada model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI).
Learning Obstacle Siswa dalam Memahami Konsep Turunan Fungsi Ditinjau dari Struktur Materi La Misi, Aco Aldi; Saidi, Soleman; Bakar, Marwia Tamrin
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i1.5736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan learning obstacle siswa SMA Negeri 1 Kota Ternate dalam memahami konsep turunan fungsi ditinjau dari struktur materi. Penelitian ini dipilih 5 orang siswa yang terdiri dari 1 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan dari siswa kelas XII IPA 2 sebagai subjek penelitian yang ditentukan berdasarkan hasil tes. Siswa yang terpilih sebagai subjek penelitian tersebut, merupakan perwakilan dari siswa yang mengalami learning obstacle. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan wawancara. Tes digunakan untuk menganalisis pemahaman konsep turunan fungsi siswa, dan wawancara digunaan untuk menelusuri penyebab learning obstacle siswa. Metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa SMA Negeri 1 Kota Ternate kelas XII IPA 2 yang berjumlah 32 siswa dapat disimpulkan bahwa terdapat masing-masing 3 siswa (9,375%) yang kaberhasilannya kategori sangat tinggi, 6 siswa (18,75%) kategori tinggi, 12 siswa (37,5%) kategori sedang, 7 siswa (21,875%) kategori rendah, dan 4 siswa (12,5%) kategori sangat rendah. Berdasarkan hasil kerja dan wawancara terhadap siswa yang mewakili setiap kategori disimpulkan bahwa siswa yang mewakili tingkat keberhasilan sangat tinggi memiliki learning obstacle kategori didaktis atau didactical obstacle, siswa yang mewakili tingkat keberhasilan tinggi memiliki ontegenic obstacle dan dedaktical obstacle, siswa yang mewakili tingkat keberhasilan sedang memiliki didactical obstacle dan epistemological obstacle, siswa yang mewakili tingkat keberhasilan rendah memiliki tiga hambatan sekaligus yaitu ontogenic obstacle, didactical obstacle, dan epistemological obstacles, dan begitupun dengan siswa yang mewakili tingkat keberhasilan sangat rendah juga memiliki tiga hambatan sekaligus. Hasil wawancara menunjukan beberapa materi yang harus dilalui oleh peserta didik sebelum mempelajari materi turunan fungsi bilangan pecahan, bentuk aljabar, bentuk akar dan pangkat, turunan fungsi biasa, turunan fungsi trigonometri dan yang terakhir adalah turunan fungsi yang dikomposisikan. Subjek penelitian yang dipilih berdasarkan kategori tersebut tidak menyebutkan materi limit, walau begitu materi limit tidak bisa dilepaskan dengan materi turunan fungsi karena definisi turunan fungsi melalui materi limit.
Keefektifan Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Literasi Statistik Siswa Pada Materi Statistika Amilia, Charisma; Angkotasan, Nurma; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i3.10730

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi statistik siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model discovery learning efektif terhadap kemampuan literasi statistik siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 5 Kota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan pendekatan pre-eksperimental desaign dan desain one grup pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, sedangkan analisis data meliputi analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penlitian menunjukkan bahwa terjadi pengingkatan signifikan pada nilai rata-rata kemampuan literasi statistik siswa dari 63,05 (pretest) menjadi 85,63 (posttest). Selain itu kategori kemampuan literasi statistik siswa berpindah dari kategori rendah menjadi kategori tinggi setelah diterapkan model Discovery Learning. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model discovery learning efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi statistik siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Trigonometri Nurdin, Muspita; Suratno, Joko; Angkotasan, Nurma
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan model pembelajaran Inkuiri, 2) Mengetahui terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diajarkan dengan mengunakan model pembelajaran inkuiri pada materi trigonometri, 3) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan melalui model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimental Design dengan desain penelitian one group pretest-posttest design, populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X-Ipa MA Nurul Huda Dowora Tahun Ajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 14 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan istrument tes kemampuan berpikir kritis berbentuk Essay. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu kategori kemampuan berpikir kritis dan perhitungan uji gain ternormalisasi (N-Gain). Sedangkan statistik inferensial yaitu uji prasyarat mengunakan uji Sharpio Wilk diperoleh data berdistribusi normal dan uji hipotesis mengunakan uji one-simple t-test. Hasil analisis data menunjukkan, 1) Kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terdapat 9 siswa (64%) dalam kategori sangat baik dan 5 siswa (36%) mencapai kualifikasi baik, 2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri pada materi trigonometri, 3) Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan pembelajaran inkuiri dalam interprestasi tinggi. 
Eksplorasi Konstruksi Rancang Bangun Rumah Adat Sasadu dalam Perspektif Pembelajaran Matematika Hariana, Hariana; Suratno, Joko; Afandi, Ahmad
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11043

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan adanya etnomatematika pada konstruksi rancang bangun rumah adat Sasadu dalam perspektif pembelajaran matematika pada aspek geometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Pengumpulan data konstruksi rancang bangun rumah adat Sasadu menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang tokoh adat rumah Sasadu. Data dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Data hasil penelitian menunjukan bahwa konstruksi rancang bangun rumah adat Sasadu dari konstruksi landasan rumah adat, bagian isi rumah adat Sasadu, penyangga rumah adat Sasadu dan bagian atap rumah adat Sasadu yang telah dilakukan oleh kebudayaan suku sahu yang berkaitan dengan konsep matematika yang disebut sebagai etnomatematika meliputi: pengukuran, membilang, menghitung skala perbandingan, bangun ruang, bangun datar, dan merancang bangun.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Matriks Melalui Strategi REACT Nurkaidah, Siti; Hamid, Ikram; Jalal, Ariyanti
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana kemampuan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran strategi REACT pada materi matriks. 2) Mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran strategi REACT pada materi matriks dan 3) Mengetahui pembelajaran dengan strategi REACT dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 4 Kota Ternate. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk tes uraian. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu Pedoman Acuan Patokan berdasarkan kategori kemampuan pemahaman konsep dan perhitungan Gain ternormalisasi serta statistik inferensial dengan menggunakan  uji Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan pemahaman konsep siswa kelas XI MIPA4 SMA Negeri 4 Kota ternate setelah diterapkannya pembelajaran dengan strategi REACT diperoleh 13% kualifikasi sangat baik, 23% baik, 17% cukup, 20% kurang, dan kualifikasi kurang sekali sebesar 27%. 2) Hasil perhitungan Gain ternormalisasi diperoleh nilai N-gain yaitu 0,45 yang berarti peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa berada pada interpretasi sedang. Berdasarkan hasil statistik inferensial menggunakan uji wilcoxon match pairs test  dengan bantuan program SPSS 23 for windows diperoleh nilai sig. 0,000 (sig. ˂ α = 0,05). Hal ini berarti  terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran strategi REACT pada materi matriks.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Operasi Himpunan Thalib, Yanti; Hamid, Ikram; Bani, Asmar
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VII-A MTs. Swasta Pengembangan Kulaba Kota Ternate pada materi operasi himpunan setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions dan Peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VII-A MTs. Swasta Pengembangan Kulaba Kota Ternate pada materi operasi himpunan setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions. Desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari, soal tes (pretest dan posstest) yang mengukur kemampuan pemahaman konsep siswa. Teknik analisis data menggunakan tafsiran pemahaman konsep dan perhitungan gain ternormalisasai (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1; Kemampuan pemahaman konsep siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions diperoleh 57% atau sebanyak 8 siswa berkualifikasi sangat tinggi, 8% atau sebanyak 1 siswa berkualifikasi tinggi, 35% atau sebanyak 5 siswa berkualifikasi sedang. 2; Peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa dengan niali N Gain 0,679yang diinterpretasikan sedang.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together (NHT) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Arifin, Ramaddhan Z.; Suharna, Hery; Ishak, Hasriani
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11418

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT; 2) Apakah terdapat peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Desain penelitian ini adalah One-Group Pretest-Posttest Design Eksperiment. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Pedoman Acuan Patokan (PAP) skala 5, Uji N-Gain dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, diperoleh 3 siswa (11%) memperoleh kualifikasi memuaskan, 14 siswa (54%) memperoleh kualifikasi baik, 8 siswa (31%) memperoleh kualifikasi cukup dan 1 siswa (4%) memperoleh kualifikasi kurang; 2) terdapat peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkannya model pembelajaran NHT, diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,78 dengan interprestasi tinggi, dan thitung = 13,27 dan ttabel = 1,708 atau thitung ttabel, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian terdapat peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkannya model pembelajar NHT.