cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
putrapurniadi@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29647460     DOI : https://doi.org/10.58540/pijar.v1i2.147
Core Subject : Education,
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran is a scientific journal published by CV Putra Publisher. This journal aims to accommodate research articles and community service in the field of education and learning. This journal can provide an overview of the development of science and technology in the field of education for the academic community. This journal is published 3 times a year (December, April and August).
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus" : 25 Documents clear
Gangguan Berbahasa Tataran Fonologis Pada Penderita Autisme Tokoh Banyu Dalam Film "Dancing In The Rain Salma Rosyidah; Selfi Ananda Putri; Muhammad Dzulkifli; Luthfa Nugraheni
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan gangguan fonologis yang dialami oleh tokoh Banyu, seorang remaja autis dalam film Dancing in the Rain. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan transkripsi dialog Banyu, yang kemudian dianalisis berdasarkan teori fonologi, termasuk aspek segmental dan suprasegmental. Sumber data utama adalah film Dancing in the Rain, di mana peneliti melakukan observasi mendalam terhadap seluruh dialog yang melibatkan tokoh Banyu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi berulang untuk mendeteksi gangguan fonologis seperti distorsi bunyi, kesulitan intonasi, dan penggunaan echolalia. Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis wacana dan linguistik pragmatik untuk menggali pola gangguan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Banyu mengalami gangguan dalam bentuk distorsi konsonan dan vokal, pengulangan fonem yang tidak wajar, serta penggunaan intonasi yang tidak sesuai konteks, yang menghambat efektivitas komunikasi dan interaksi sosialnya
Kebijakan Pendidikan Islam dan Kebutuhan Sosial Rezza Miftachu Rizqi; Ahmad Reza Maulana; Arlino Pratama; Muhammad Daffa Yudra
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.956

Abstract

Penelitian tentang dinamika kebijakan pendidikan Islam dalam konteks kebutuhan sosial masyarakat modern, dengan menyoroti bagaimana arah dan implementasi kebijakan dipengaruhi oleh kepentingan politik, sosial, dan budaya. Penelitian dilakukan melalui pendekatan sosiologis dengan menelaah empat fokus utama, politik kebijakan Islam, kebijakan manajemen pesantren, kebijakan manajemen madrasah, serta studi kasus terhadap Undang-Undang Pesantren dan Madrasah. Penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam tidak hanya merupakan hasil dari proses birokratis semata, tetapi juga produk dari negosiasi antara aktor-aktor politik, kepentingan sosial, dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan berbasis nilai-nilai agama. Dalam manajemen pesantren dan madrasah, terdapat tantangan dalam menyelaraskan regulasi negara dengan otonomi kelembagaan serta karakteristik lokal. Studi kasus Undang-Undang Pesantren/Madrasah memperlihatkan bagaimana kebijakan negara mampu mengafirmasi eksistensi lembaga pendidikan Islam sekaligus menimbulkan ketegangan terkait standar nasional pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan telaah pustaka, makalah ini menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan formal negara dan realitas sosial masyarakat demi terciptanya sistem pendidikan Islam yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Etnomatematika terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Diah Amalia Prawanti; Sudiyah Anawati; Kasih Haryo Basuki
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. siswa pada materi aritmetika sosial. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain posttest only control group pada siswa kelas VII MTs As-Syafi’iyah 04. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa di kelas eksperimen (82) lebih tinggi daripada kelas kontrol (73,12), dan terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan uji t. Ini membuktikan bahwa model PBL berbantuan etnomatematika efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Konteks budaya yang diintegrasikan dalam pembelajaran membuat siswa lebih mudah memahami konsep secara bermakna dan kontekstual. Penelitian merekomendasikan penerapan model serupa dalam pembelajaran matematika lainnya.
Profil Profesional Pendidik: Kajian Terhadap Kompetensi dan Etika Keguruan Muthmainnah Choliq; Zakia Zilmi; Niswah Qonita Aizaroh; Dea Ainiyya
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.977

Abstract

Peran strategis guru dalam membentuk generasi berkualitas menjadi semakin penting di tengah tantangan globalisasi dan kompleksitas pendidikan abad ke-21. Namun, lemahnya penguasaan kompetensi dasar dan rendahnya internalisasi etika profesi masih menjadi hambatan utama dalam peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profil profesional pendidik dengan menitikberatkan pada kompetensi dan etika keguruan sebagai landasan utama profesionalisme. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi terhadap berbagai literatur ilmiah, regulasi pendidikan, dan kajian relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional ditandai oleh penguasaan empat kompetensi dasar (pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional), kualifikasi akademik yang memadai, serta penerapan nilai-nilai etika dalam praktik pendidikan. Guru profesional tidak hanya dituntut cakap dalam aspek teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan tanggung jawab sosial tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan penguatan etika keguruan secara berkelanjutan merupakan kunci utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang bermutu dan berkarakter. Kajian ini bersifat konseptual sehingga diperlukan penelitian lanjutan berbasis lapangan untuk menguji dan menerapkan temuan dalam konteks praktis. AbstractIn the face of globalization and the evolving demands of 21st-century education, the strategic role of teachers in shaping a high-quality generation has become increasingly vital. However, the limited mastery of core teaching competencies and the weak internalization of ethical values remain major challenges in improving educational quality. This study aims to examine the professional profile of educators, focusing on both teaching competencies and professional ethics as foundational pillars of teacher professionalism. Employing a library research method with content analysis, this conceptual study draws upon a wide range of academic literature, educational regulations, and relevant theoretical works. The findings reveal that professional teachers are characterized by the mastery of four core competencies—pedagogical, personal, social, and professional—alongside adequate academic qualifications and a strong commitment to ethical values in educational practice. Being a professional teacher requires not only technical proficiency but also high moral integrity and social responsibility. The study concludes that the continuous development of teacher competencies and the reinforcement of ethical standards are essential to building a quality, character-based education system. As a conceptual analysis, this research highlights the need for future empirical studies to validate its findings and support their practical implementation in real educational settings.
Bahasa Indonesia Penerapan Konsep Zero Mind Process dalam pembelajaran bagi Guru : Tinjauan Perspektif Islam Muthmainnah Choliq; Sekar Budhi Agustian; Faradiva Azizah; Naila Ayu Saphira
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.982

Abstract

Zero Mind Process (ZMP) adalah pendekatan kontemplatif untuk menenangkan pikiran dan membangun kesadaran diri. Dalam pendidikan, selain mempersiapkan penguasaan materi, guru juga perlu kesiapan mental dan emosional pada dirinya. Integrasi ZMP dengan ajaran Islam dapat membentuk guru yang stabil secara psikologis dan matang secara spiritual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kondisi kesadaran diri guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran modern. Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji tentang penerapan Zero Mind Process dalam pembelajaran dan meninjau nilai-nilai islam sebagai landasan filosofis dan praktiknya. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif Dengan Jenis Kajian Pustaka melalui analisis terhadap sumber-sumber yang relevan mengenai praktik pembelajaran dengan Implementasi Kegiatan Zero Mind  Di Tk Islam Terpadu Al-Ibrah yang akan merujuk kepada Buku milik Ary Ginanjar yang berjudul The Secret to Success Building Emotional and Spiritual Intelligence, ESQ emotional spiritual Quotient (Vol. 1). dan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Zero Mind Process dapat membantu guru dalam mengenali potensi diri, mengelola emosi, dan membentuk sikap reflektif yang berkelanjutan. Proses ini pada akhirnya menghasilkan  peningkatan kualitas interaksi antara guru dan peserta didik serta memperkuat ketahanan mental guru dalam menghadapi dinamika kelas. Kesimpulannya, penerapan konsep Zero Mind Process dalam dunia pendidikan sangat penting untuk mendukung pengembangan karakter guru yang baik
The Use of Comic Strips to Improve Students' Skills In Writing Narrative Text at the Eleventh Grade of SMA Negeri 7 Bulukumba Thamrin, Sri Wahyuni; Nurul Fadillah; Andi Anugrah M
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.988

Abstract

This study aims to determine whether the use of comic strips as a learning medium can improve the narrative writing skills of Grade XI students at SMA Negeri 7 Bulukumba. The research employed a pre-experimental design with pre-test and post-test procedures, involving a population of 107 Grade XI students. The sample was selected using a purposive sampling technique, specifically from class XI.2 in the 2024/2025 academic year, consisting of 25 students. Data were collected through multiple-choice tests administered as both the pre-test and post-test. The analysis revealed that the average pre-test score was 56.04, while the average post-test score increased to 78.24. Furthermore, the t-test value (4.64) exceeded the critical t-table value (1.711), indicating that the alternative hypothesis (H₁) was accepted and the null hypothesis (H₀) was rejected. Based on these findings, it can be concluded that using comic strips as a teaching medium effectively enhances students' narrative writing skills at SMA Negeri 7 Bulukumba. Keywords: Comic Strips, Narrative Writing Skills,
Pengaruh Keteladanan Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa di Sukawening Garut Fazar Azhari; Suryani
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.1020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keteladanan guru terhadap akhlak peserta didik di SMPN 1 Sukawening Garut. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian regresi liniear sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas VII SMP Negeri 1 Sukawening Garut sebanyak 172 orang. Sedangkan sampelnya 36 orang dengan menggunakan simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian membuktikan bahwa :. Dan Hasil Uji Korelasi diperoleh nilai dari R Scuare = 153 yang artinya besar persentase pengaruh keteladanan guru terhadap akhlak peserta didik adalah sebesar 68,9% sedangkan sisanya sebesar 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Materi Ukuran Pemusatan Data Di Kelas X Siregar, Norviana; Naibaho, Tutiarny; Sinaga, Samuel Juliardi
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.1071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan komunikasi matematis pada materi ukuran pemusatan data di kelas X SMA Negeri 8 Medan Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuasi experimen dengan teknik purposive sampling. Kelas X-1 sebagai kelas eksperimen, dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian sebanyak empat soal, diberikan pada saat pre-test dan post-test. Hasil analisis data menggunakan uji t dengan bantuan SPSS menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah di kelas eksperimen sebesar 86,70, sedangkan di kelas kontrol sebesar 73,29. Sementara itu, rata-rata kemampuan komunikasi matematis di kelas eksperimen sebesar 86,19 dan di kelas kontrol adalah 73,83. Dengan nilai Signifikansi(Sig. 2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah. (2) Ada pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa.
Gambaran Tingkat Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Yang Sedang Mengerjakan Skripsi Di Univeritas HKBP Nommensen Medan Telaumbanua, Elizabeth Dorothy; Brahmana, Karina
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Gambaran Tingkat Stress Pada Mahasiswa Akhir Yangb Sedang Mengerjakan Skripi Dalam Menyusun Skripsi Di universitas HKBP Nomensen Medan. Tingkat stres dapat dipahami sebagai tinggi rendahnya suatu stres (kondisi yang disebabkan oleh transaksi antara individu dengan lingkungan yang menimbulkan jarak antara tuntutan tuntutan yang berasal dari berbagai situasi dengan sumber-sumber daya sistem biologis, psikologis, dan sosial seseorang, sebagaimana yang di jelaskan oleh(Priyoto, 2014). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 329 mahasiswa akhir yang sedang mengerjakan dan Menyusun skripsi sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala stress. Analisis data digunakan dengan uji univariat deskriftif untuk mendeskripsikan atau menggambarkan terkait dengan variable tersebut. Hasil analisis menunjukan bahwa Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas HKBP Nommensen Medan yang sedang menyusun skripsi mayoritas mengalami stres pada kategori sedang. Dari 329 responden, sebanyak 249 orang (75,7%) berada pada tingkat stres sedang, 79 orang (24,0%) berada pada tingkat stres berat, sementara hanya 1 orang (0,3%) yang berada pada tingkat stres ringan. Data ini menunjukkan bahwa fase penyusunan skripsi merupakan tahap akademik yang sangat menekan mahasiswa. Secara umum, tekanan ini muncul karena beban akademik yang tinggi, revisi yang berulang, serta keterbatasan waktu untuk menyelesaikan skripsi. Temuan ini dapat memperluas ilmu pengetahuan, khususnya di bidang psikologi perkembangan yang berkaitan dengan gambaran tingkat stress dalam menyusun skripsi pada mahasiswa semester.
Hubungan Pola Asuh Otoriter Terhadap Kemandirian Emosional Pada Mahasiswa Batak Perantau di Kota Medan Hutagalung, Maria Belen br.; Ambarita, Togi Fitri Afriani
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.1073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan mengenai Hubungan Pola Asuh Otoriter Terhadap Kemandirian Emosional Pada Mahasiswa Batak Perantau Di Kota Medan. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari penelitian terhadap 353 responden individu dewasa awal yang aktif bermain game online di Indonesia, dapat dirangkum beberapa poin penting sebagai berikut:Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa semakin tinggi pola asuh otoriter yang dialami responden, maka semakin rendak kemandirian emosional Meskipun kekuatan hubungan tersebut tergolong rendah (koefisien -0,142), hubungan ini tetap signifikan secara statistik (p < 0,01).Data deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori pola asuh otoriter sedang (91,1%) dan hanya 8,3% yang memiliki kemandirian emosional tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pola asuh otoriter tidak diterapkan secara ekstrem, kontrol yang masih cukup tinggi dari orang tua tetap dapat membatasi perkembangan kemandirian emosional anak. Rendahnya persentase kemandirian emosional tinggi mengindikasikan bahwa pola asuh otoriter, meski sedang, tetap berdampak terhadap kemampuan individu dalam mengelola emosi dan mengambil keputusan secara mandiri.Proporsi pola asuh otoriter dengan kemandirian emosinal berbeda berdasarkan jenis kelamin, usia, Alamat domain, jurusan universitas dan semester. Perempuan cenderung mendapatkan pola asuh otoriter tinggi lebih banyak dibanding laki-laki, sementara pria dan wanita keduanya menunjukkan dominasi kemandirian emosional yang rendah. Usia 23 tahun memiliki proporsi pola asuh otoriter tinggi terbesar, konsisten dengan fase emerging adulthood. Secara geografis, Rantau Prapat dan Pekan Baru menunjukan dominasi Tingkat Pola asuh otoriter dan kemandirian emosional

Page 1 of 3 | Total Record : 25