cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 666 Documents
Digital Portfolio as an Authentic Assessment Instrument in Arabic Language Learning: A Literature Review Ubaidillah , Moch; Qomari, Nur; Al Haddad , Ali; Wadi , Namlul
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas portofolio digital sebagai instrumen penilaian otentik dalam pembelajaran Bahasa Arab. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka, artikel ini menganalisis enam penelitian daratan yang relevan, baik dari jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa portofolio digital mendukung penilaian terhadap keempat keterampilan berbahasa Arab, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, melalui dokumentasi tugas dan kinerja siswa secara berkelanjutan. Selain itu, portofolio digital mendorong motivasi belajar dan refleksi diri siswa, serta memungkinkan pemberian umpan balik yang lebih personal dan konstruktif. Namun demikian, penerapannya masih menghadapi tantangan teknis dan pedagogis, seperti kesiapan guru dan keterbatasan infrastruktur. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa portofolio digital memiliki potensi besar dalam mendukung penilaian otentik Bahasa Arab, asalkan didukung dengan pelatihan guru, rubrik perencanaan yang matang, serta kolaborasi antara berbagai pihak di lingkungan pendidikan.
Integrasi Nilai-Nilai Sosial dan Spiritualitas dalam Pembelajaran PAI pada Elemen Fikih Rahmadani, Dinda; Fadriati, Fadriati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai sosial dan spiritual dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada komponen fikih di tingkat sekolah menengah atas. Latar belakang penelitian ini berawal dari kecenderungan pembelajaran fikih yang berfokus pada konten normatif dan teoritis, yang sering kali kurang terkait dengan pengalaman kehidupan nyata dan pengembangan karakter siswa. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru pendidikan agama Islam dan siswa di sebuah sekolah menengah atas negeri. Penelitian ini menggunakan panduan wawancara sebagai instrumen, dan data dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai sosial seperti empati, kesadaran sosial, dan kepedulian serta nilai-nilai spiritual seperti ketulusan (ikhlas) dan kesadaran akan Tuhan (murāqabah) dilakukan melalui berbagai strategi kontekstual, termasuk proyek sosial, diskusi, dan studi kasus. Siswa memberikan respon positif, menganggap fikih lebih bermakna dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mendorong pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Islam yang lebih baik. Namun, keterbatasan waktu kurikulum dan kurangnya kebijakan sekolah yang mendukung menjadi tantangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran Islam yang holistik dan kontekstual, selaras dengan penekanan Kurikulum Merdeka pada pengembangan karakter dan relevansi dengan kehidupan, secara signifikan meningkatkan
Pengaruh Penggunaan My Diary Terhadap Peningkatan Kosakata Siswa Kelas IV Di SD Negeri 193 Pekanbaru Rahma, Chaprilia Pati; Dafit, Febrina
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.498

Abstract

Kosakata merupakan komponen penting dalam keterampilan berbahasa yang memengaruhi kemampuan siswa dalam menulis, membaca, dan menyampaikan gagasan secara efektif. Namun, masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam memperkaya kosakata mereka. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya aktivitas berbahasa yang mendorong penggunaan kosakata secara aktif dan kontekstual. Penulisan my diary menjadi salah satu metode yang dinilai efektif dalam membantu siswa mengekspresikan pengalaman, ide, dan perasaannya, sekaligus memperluas kosakata yang mereka kuasai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan my diary terhadap peningkatan kosakata siswa kelas IV di SD Negeri 193 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain ex post facto dan melibatkan 29 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan tes kosakata. Hasil menunjukkan rata-rata skor angket penggunaan my diary sebesar 47,83 dan rata-rata skor tes kosakata sebesar 83,10. Analisis regresi linear sederhana menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung 8,338 > t tabel 2,025, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,720. Artinya, 72% peningkatan kosakata siswa dipengaruhi oleh penggunaan my diary. Oleh karena itu, dapat disimpulkan my diary dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mendukung penguasaan kosakata siswa.
Pengaruh Gambar Berseri Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas 1 SD Ningsih, Sri Wahyu; Dafit, Febrina
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.499

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa siswa kelas 1 masih mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat kompleks dan kurang percaya diri saat bercerita di depan kelas, padahal keterampilan berbicara merupakan aspek penting dalam berbahasa. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gambar berseri terhadap keterampilan berbicara siswa kelas 1 SD Negeri 193 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest posttest, melibatkan 28 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes lisan menggunakan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan berbicara siswa. Perolehan nilai rata-rata dari hasil posttest keterampilan berbicara setelah menggunakan gambar berseri sebesar 79,68, angka ini lebih besar daripada nilai rata-rata hasil pretest sebelum diberikan perlakuan menggunakan gambar berseri sebesar 65,54. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test, nilai sig. (2-tailed) menunjukkan nilai 0,00 < 0,05. Maka dapat diputuskan Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini mengindikasikan bahwa gambar berseri memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar khususnya siswa kelas rendah.
Pemikiran Pendidikan Islam Masa Awal (Tinjauan Masa Rasul Dan Khulafaurrasyidin) Nst, Anjar Mahmudin; Harun, Idris; Yusrianto, Edi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.500

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam sejarah perkembangan Islam. Pendidikan pada masa awal Islam, terutama pada masa Rasulullah SAW dan khulafaurrasyidin, memiliki dasar yang kuat dan menjadi fondasi bagi perkembangan pendidikan Islam selanjutnya. Pemikiran pendidikan Islam pada masa tersebut tidak hanya mencakup pengajaran ilmu agama, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter yang baik dalam masyarakat. Metode penelitian dalam penelitian kali ini yakni studi kepustakaan (library research) melalui pengumpulan data-data yang berasal dari buku dan artikel-artikel yang berkaitan dengan Pemikiran Pendidikan Islam Masa Awal (Tinjauan Masa Rasul dan Khulafaurrasyidin). Metode analisis yang dipergunakan adalah analisis deskriptif. Hasil Penelitian adalah pemikiran pendidikan Islam pada masa awal, baik pada masa Rasulullah SAW maupun khulafaurrasyidin, memberikan fondasi yang kokoh bagi perkembangan pendidikan Islam selanjutnya. Pendidikan pada masa tersebut menekankan pentingnya pengajaran al-Qur'an, hadis, dan ilmu pengetahuan secara keseluruhan, dengan memperhatikan juga pembentukan akhlak dan karakter umat Islam. Selain itu, pendidikan pada masa awal ini juga mengutamakan keadilan sosial, kesetaraan, dan inklusivitas dalam memberikan kesempatan kepada semua umat Islam untuk menuntut ilmu. Dengan demikian, pemikiran pendidikan Islam pada masa awal memberikan model pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan moralitas, yang terus berlanjut hingga sekarang. Dakwah Rasulullah SAW di Mekkah dilakukan dalam tiga tahapan yang sangat penting: tahapan sembunyi-sembunyi, tahapan terang-terangan  dan tahapan seruan umum. Pendidikan Islam pada masa khulafaurrasyidin memiliki ciri khas yang sangat menekankan pada pentingnya ilmu agama, pengajaran al-Qur'an dan Sunnah, serta pembentukan karakter umat Islam. 
Interferensi Bahasa Jawa dalam Penggunaan Bahasa Indonesia Lisan pada Kalangan Remaja di Desa Sukasari Kecamatan Air Priukan Kabupaten Seluma Agustina, Rahma Ayu; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.501

Abstract

Penelitian ini berjudul interferensi bahasa Jawa dalam penggunaan bahasa Indonesia bentuk-bentuk interferensi yang terjadi ketika remaja menggunakan bahasa Indonesia, yang dipengaruhi oleh bahasa Jawa sebagai bahasa ibu mereka.metode yang digunakan dalam lisan pada kalangan remaja di desa Sukasari kecamatan air priukan kabupaten Seluma tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis penelitian ini mengunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi di lapangan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interferensi bahasa Jawa dalam bahasa Indonesia terjadi dalam Lima aspek kebahasaan yaitu interferensi fonologi, interferensi semantik, interferensi leksikal, interferensi sintaksis dan interferensi morfologi. Interferensi fonologi terjadi terlihat dari perubahan bunyi vokal dan konsonan sedangkan interferensi semantik muncul dari pergeseran makna kata dan interferensi listrik yang ditunjukkan dengan penggunaan kosakata bahasa Jawa dalam kalimat bahasa Indonesia dan interferensi sintesis terjadi akibat pengaruh pola susunan kalimat bahasa Jawa dan terakhir interferensi morfologi dilihat dari penyisipan atau perubahan imbuhan dari bahasa Jawa dalam kata-kata bahasa Indonesia.
Eksplorasi Bentuk dan Makna dalam Syair Meringit Masyarakat Suku Pasemah di Desa Tanjung Kemuning 1 Padang Guci Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu: Perspektif Pendidikan Bahasa Indonesia Putri, Verti Emilia; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan implikasi eksplorasi Syair Meringit dalam perspektif pendidikan Bahasa Indonesia. Syair Meringit merupakan salah satu bentuk sastra lisan khas masyarakat Desa Tanjung Kemuning 1, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, yang mengandung nilai-nilai budaya, spiritual, dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Syair Meringit terdiri atas bait empat baris dengan pola rima dominan a-a-a-a dan variasi rima silang, diksi khas bahasa daerah Pasemah yang sarat makna simbolik dan reflektif, serta imaji kuat yang melibatkan unsur visual, auditif, dan emosional. Makna dalam Syair Meringit terbagi menjadi makna denotatif, yaitu makna literal terkait kondisi sosial dan alam sekitar, serta makna konotatif yang mencerminkan nilai moral, spiritualitas, dan pengalaman batin masyarakat. Eksplorasi terhadap syair ini menunjukkan potensi besar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam penguatan literasi sastra, pelestarian budaya lokal, dan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Syair Meringit dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran puisi lama, pengembangan apresiasi sastra, serta refleksi nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Implikatur Percakapan dalam Acara Adat Puka Purih di Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Meliyana, Meliyana; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi implikatur percakapan yang terdapat dalam acara adat Puka Purih di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Tradisi Puka Purih merupakan upacara adat masyarakat Enggano yang dilaksanakan setelah masa berkabung, dan mengandung tuturan yang sarat makna budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh adat. Analisis dilakukan berdasarkan teori implikatur Grice, yang membedakan antara implikatur konvensional dan nonkonvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 data tuturan yang dianalisis, sebanyak 11 tuturan merupakan implikatur konvensional yang maknanya dapat dipahami secara eksplisit oleh masyarakat berdasarkan kesepakatan budaya, sedangkan 4 tuturan merupakan implikatur nonkonvensional yang maknanya bersifat tersirat dan bergantung pada konteks budaya lokal. Fungsi implikatur dalam tuturan tersebut meliputi fungsi representatif, ekspresif, direktif, dan isbati yang menunjukkan bahwa bahasa dalam tradisi adat Enggano bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai sosial dan spiritual. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian pragmatik serta pelestarian budaya lokal.
Strategi Pemertahanan Bahasa Jawa pada Generasi Muda di Era Globalisasi Desa Talang Sebaris Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Yani, Neni Putri; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemertahanan bahasa Jawa di kalangan generasi muda pada era globalisasi, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma. Bahasa Jawa sebagai warisan budaya lokal mengalami penurunan penggunaan di tengah arus globalisasi dan dominasi bahasa Indonesia maupun bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap berbagai informan, seperti generasi muda, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan lima strategi utama dalam pemertahanan bahasa Jawa, yaitu pendekatan keluarga, pementasan seni dan festival budaya, pembentukan tim pelestarian budaya, pemanfaatan teknologi dan media sosial, serta integrasi dalam pendidikan formal dan informal. Strategi-strategi ini sesuai dengan teori pemertahanan bahasa Meko Mbete (2010), yang menekankan pentingnya kolaborasi antar-lembaga, peran keluarga, serta pemanfaatan media dan pendidikan. Namun demikian, ditemukan sejumlah kendala seperti rendahnya minat generasi muda, kurangnya dukungan institusional dari pemerintah dan sekolah, terbatasnya kesempatan praktik berbahasa Jawa, serta pernikahan antar suku yang menggeser penggunaan bahasa daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat berbagai hambatan, masyarakat Desa Talang Sebaris memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya mempertahankan bahasa Jawa sebagai identitas budaya. Diperlukan upaya sinergis lintas sektor untuk memastikan bahasa Jawa tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Analisis Makna Pendidikan Yang Terkandung Dalam Naskah Petatah Petitih Mengantar Uang Antaran Adat Melayu Bengkulu Di Balai Adat Rajo Penghulu Kota Bengkulu Sebuah Analisis Semiotik Muharani, Diah Anisa; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis Makna Pendidikan Yang terkandung dalam Naskah Petatah Petitih Mengantar Uang Antaran Adat Melayu di Balai Adat Rajo Penghulu Bengkulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan metode simak, cekam, Catat. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Naskah Petatah Petitih Mengantar Uang Antaran Adat Melayu Bengkulu bukan hanya sekedar adat istiadat saja tapi memiliki makna pendidikan yang sangat bernilai bagi masyarakat yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, Makna Nilai Pendidikan Religius. Jika dilihat dari Naskah petatah petitihnya Nilai Religius menyampaikan bahwa dalam kehidupan masyarakat, adat istiadat harus berdasarkan hukum yang berlaku, dan hukum itu sendiri harus bersumber dari ajaran agama, khususnya Islam (Kitabullah = Al-Qur'an). Ini merupakan prinsip penting dalam budaya Melayu Bengkulu. Kedua, Nilai Fungsional menyampaikan bahwa fungsi lembaga adat sebagai sistem yang mengatur penerimaan tamu, penghormatan, dan tata hubungan sosial. Naskah petatah petitih tersebut penuh dengan simbol adat dan tata krama dalam menyambut kedatangan tamu dari pihak laki-laki. Ketiga, Nilai Sosiologi menyampaikan bahwa adat sebagai pengatur dan penjaga tatanan kehidupan sosial dan norma serta nilai solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan dalam masyarakat.