cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 666 Documents
Peningkatan Kemampuan Siswa Menulis Puisi Baru Menggunakan Model Zai, Syukur Berkat; Zega, Imansudi; Riana , Riana; Buulolo, Yanida
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.470

Abstract

Peningkatan Kemampuan Siswa Menulis Puisi Baru dengan Menggunakan Model Pembelajaran Picture and Picture di Kelas VIII SMP Negeri 1 Hiliduho. Pada siklus I, peningkatan kemampuan siswa pada materi menulis puisi dengan menggunakan model pembelajaran "Picture and Picture" di kelas VIII SMP Negeri 1 Hiliduho mengindikasikan perolehan terendah 47,04 serta tertinggi 68, dengan perolehan rata-rata 57,52. Sementara itu, pada siklus II, kemampuan siswa meningkat dengan perolehan terendah 84,64 serta tertinggi 93,81, serta perolehan nilai rata-rata mencapai 89.22. Perolehan keaktifan siswa pada siklus I tercatat senilai 71,66%, sedangkan pada siklus II bertambah menjadi 95.33%. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan pada siklus Il- dibandingkan siklus I. Berdasarkan temuan tersebut, bisa menyimpulkan, bahwasanya model pembelajaran "Picture and Picture" efektif dalam peningkatan kapabilitas siswa dalam menulis puisi di kelas VIII SMP- Negeri 1 Hiliduho Tahun Pembelajaran 2025/2026. Dalam menggunakan model pembelajaran Picture and Picture dapat dianggap tepat sebagai bahan referensi untuk menciptakan suasana pembelajaran yang bersifat efektif, menarik serta menyenangkan untuk siswa, sehingga siswa dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Analisis Kebijakan Program Wajib Ma’had: Studi Kasus Mahasiswa UIN Walisongo 2024/2025 Aini, Zaki Alfi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.471

Abstract

Ma’had al-Jami’ah Walisongo Semarang merupakan salah satu unit pelaksana teknis di bidang pendidikan di UIN Walisongo yang bersifat saling melengkapi dan menyempurnakan. Mahasiswa yang tinggal di Ma’had al-Jami’ah Walisongo memliki tantangan serta tekanan yang lebih kompleks dibandingkan mahasiswa pada umumnya. Di samping harus memenuhi kewajiban akademik, mereka juga memiliki tanggung jawab terhadap berbagai aktivitas ma’had, seperti kajian kitab, ibadah, hafalan dan kegiatan kegiatan lain. Tinggal di asrama dengan peraturan ketat dan minimnya ruang privasi memicu adanya kesenjangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan mahasiswa yang menjadi responden adalah beberapa mahasiswa dari beberapa fakultas di UIN Walisongo. Keberagaman sumber data ini memperkuat validitas sehingga data dianggap valid karena sumbernya heterogen. Proses pembelajaran yang berlangsung selama empat bulan. Dengan program ma’had ini memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan mahasiswa. Dampak positif antara lain peningkatan kompetensi akademik melalui penguatan karakter dan pengembangan minat bakat, serta peningkatan kemampuan akademik yaitu pengembangan ilmu agama, spiritualitas agama dan budi pekerti. Program ini menumbuhkan semangat tolong menolong dan susasana persaudaraan (ukhuwah islamiyyah) serta kedisiplinan melalui sanksi-sanksi edukatif. Kepatuhan terhadap tata tertib menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai nilai moralitas dalam diri mahasiswa.
Toponimi di 6 Desa Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang Herli, Yanti; Khermarinah, Khermarinah; Wediasti, Welti
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.473

Abstract

Terdapat satu persoalan yang dikaji dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana Toponimi di 6 Desa Kecamatann Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang. Penelitian ini membahas toponimi atau penamaan tempat di enam desa yang berada di Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, yaitu Desa Lesung Batu, Tanjung Alam, Rantau Kasai, Suka Rami, Lubuk Cik, dan Karang Tanding. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Toponimi di 6 Desa Kecamatann Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang, nama-nama tempat berdasarkan asal-usul, makna, serta latar belakang budaya dan sejarah masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, rekam, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan tempat di enam desa tersebut banyak dipengaruhi oleh kondisi geografis, peristiwa sejarah, tokoh masyarakat, secara alami maupun buatan serta aspek sosial dan budaya lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian warisan budaya daerah serta memperkaya kajian linguistik, khususnya dalam bidang toponimi.
Makna dan Fungsi Mantra-Mantra Pengobatan Dalam Bahasa Serawai Di Desa Renah Gajah Mati II Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma Agustin, Holin; Yumarni, Asmara; Friantary, Heny
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan fungsi mantra pengobatan dalam Bahasa Serawai yang digunakan oleh masyarakat Desa Renah Gajah Mati II, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma. Mantra sebagai bentuk sastra lisan memiliki nilai budaya, spiritual, dan sosial yang tinggi, serta menjadi bagian integral dari sistem pengobatan tradisional masyarakat Serawai. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi, praktik penggunaan mantra mengalami degradasi, terutama di kalangan generasi muda yang mulai kehilangan pemahaman terhadap struktur dan makna mantra dalam bahasa daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur dan tidak terstruktur, serta dokumentasi. Informan utama terdiri dari tokoh adat, dukun, pemuka agama, dan masyarakat pengguna mantra. Hasil penelitian diharapkan dapat mengungkap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam mantra serta memberikan kontribusi terhadap pelestarian bahasa dan identitas etnis Serawai. Kajian ini juga memperkuat pentingnya dokumentasi sastra lisan sebagai bagian dari warisan budaya takbenda yang perlu dilestarikan secara berkelanjutan.
Makna Filosofis Tradisi Lemang dalam Pernikahan Suku Pasemah di Dusun Pagar Bunga Desa Keban Agung 1 Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan Mardahliah, Sherli; Yumarni, Asmara; Friantary, Heny
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.475

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan tradisi budaya, termasuk dalam praktik pernikahan adat yang sarat dengan makna filosofis. Salah satu tradisi unik yang masih lestari adalah tradisi lemang dalam pernikahan masyarakat suku Pasemah di Dusun Pagar Bunga, Desa Keban Agung 1, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan. Tradisi ini tidak hanya menyajikan lemang sebagai hidangan adat, tetapi juga menjadikannya sebagai syarat sah dalam prosesi pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemang memiliki simbolisme yang kuat dalam kehidupan masyarakat Pasemah, mencerminkan nilai-nilai seperti gotong royong, penghormatan terhadap pemimpin adat, dan kesucian perkawinan. Lemang bukan sekadar makanan, melainkan bentuk komunikasi simbolik, warisan budaya, serta sarana untuk memperkuat ikatan sosial. Tradisi ini tetap eksis di tengah arus modernisasi karena didukung oleh pemahaman filosofis yang mendalam serta keberadaan tokoh adat yang menjaganya. Oleh karena itu, pelestarian tradisi lemang sangat penting sebagai upaya menjaga identitas dan nilai-nilai luhur budaya lokal.
Pemikiran Pendidikan Islam Pada Masa Dinasti Umayyah Dan Abbasiyah aliadi, aliadi; Yusrianto , Edi; Harun , Idris
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.476

Abstract

Pendidikan Islam telah berkembang sejak awal kemunculannya pada masa Nabi Muhammad SAW, dan terus mengalami perkembangan sepanjang sejarah Islam. Perkembangan pemikiran pendidikan Islam pada masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk sistem pendidikan Islam yang ada hingga saat ini. Meskipun kedua dinasti ini memiliki perbedaan dalam pola pemerintahan dan kebijakan, keduanya sama-sama memberikan kontribusi yang besar terhadap dunia pendidikan Islam. Metode analisis yang dipergunakan adalah analisis deskriptif. Metode analisis yang dipergunakan adalah analisis deskriptif. Hasil Penelitian adalah pemikiran pendidikan Islam pada masa Umayyah dan Abbasiyah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dalam sejarah pendidikan Islam. Pada masa Umayyah, pendidikan lebih bersifat informal dan terbatas pada ilmu agama, sementara pada masa Abbasiyah, sistem pendidikan berkembang dengan adanya madrasah yang mengajarkan berbagai disiplin ilmu, baik agama maupun sains. Kedua periode ini memiliki kontribusi besar terhadap pemikiran dan sistem pendidikan Islam yang berkembang hingga saat ini, dengan masa Abbasiyah memberikan fondasi yang lebih terstruktur dan sistematis dalam dunia pendidikan Islam. Masa Umayyah: Pendidikan lebih informal dan berbasis pada pengajaran agama, meskipun ada upaya untuk mengembangkan pusat-pusat pendidikan. Masa Abbasiyah: Pendidikan berkembang menjadi lebih formal dengan pendirian madrasah dan kemajuan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Keduanya berkontribusi pada sejarah pendidikan Islam, dengan masa Abbasiyah lebih menonjol dalam hal sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Pemikiran Pendidikan Islam Muhammad Iqbal Nuryanti , Nuryanti; Yusrianto, Edi; Harun, Idris
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.478

Abstract

Pendidikan Islam telah berkembang sejak awal kemunculannya pada masa Nabi Muhammad SAW, dan terus mengalami perkembangan sepanjang sejarah Islam. Perkembangan pemikiran pendidikan Islam pada masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk sistem pendidikan Islam yang ada hingga saat ini. Meskipun kedua dinasti ini memiliki perbedaan dalam pola pemerintahan dan kebijakan, keduanya sama-sama memberikan kontribusi yang besar terhadap dunia pendidikan Islam. Metode analisis yang dipergunakan adalah analisis deskriptif. Metode analisis yang dipergunakan adalah analisis deskriptif. Hasil Penelitian adalah pemikiran pendidikan Islam pada masa Umayyah dan Abbasiyah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dalam sejarah pendidikan Islam. Pada masa Umayyah, pendidikan lebih bersifat informal dan terbatas pada ilmu agama, sementara pada masa Abbasiyah, sistem pendidikan berkembang dengan adanya madrasah yang mengajarkan berbagai disiplin ilmu, baik agama maupun sains. Kedua periode ini memiliki kontribusi besar terhadap pemikiran dan sistem pendidikan Islam yang berkembang hingga saat ini, dengan masa Abbasiyah memberikan fondasi yang lebih terstruktur dan sistematis dalam dunia pendidikan Islam. Masa Umayyah: Pendidikan lebih informal dan berbasis pada pengajaran agama, meskipun ada upaya untuk mengembangkan pusat-pusat pendidikan. Masa Abbasiyah: Pendidikan berkembang menjadi lebih formal dengan pendirian madrasah dan kemajuan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Keduanya berkontribusi pada sejarah pendidikan Islam, dengan masa Abbasiyah lebih menonjol dalam hal sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Analisis Integrasi Konsep Ekonomi dalam Materi Munakahat pada Pembelajaran PAI di Perguruan Tinggi (Studi terhadap Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi Pembelajaran): Studi terhadap Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi Pembelajaran Amanda, Nadya Rizki; Fadriati , Fadriati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis materi ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) integratif di perguruan tinggi, dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Studi ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah memuat integrasi nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), sebagaimana tercermin dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Salah satu bentuk integrasi yang ditelaah secara khusus adalah konsep ekonomi dalam materi Munakahat, seperti manajemen nafkah, perencanaan keuangan keluarga, dan tanggung jawab ekonomi suami istri. Namun, dalam pelaksanaannya, metode pembelajaran masih didominasi ceramah dan diskusi konvensional, sehingga belum sepenuhnya mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi Islam dalam konteks Munakahat secara aplikatif. Evaluasi mencakup kognitif dan afektif, namun aspek psikomotor belum tampak dan perlu dikembangkan melalui penilaian otentik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi pembelajaran kontekstual dan evaluasi berbasis integrasi nilai agar pembelajaran PAI mampu menjawab tantangan kehidupan berkeluarga yang Islami dan produktif secara ekonomi.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas V Sekolah Dasar Gusnaida, Riva; Dafit, Febrina
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri 42 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri atas guru wali kelas VD dan siswa kelas VD SD Negeri 42 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar wawancara, lembar observasi, dan panduan telaah dokumentasi. Teknik analisis data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berdiferensiasi telah dilakukan secara sistematis, dengan langkah-langkah seperti penyusunan asesmen, penyusunan modul ajar dan bahan ajar, serta perencanaan fasilitas pendukung pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, guru mampu mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dengan melakukan asesmen diagnostik awal, mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan, minat, dan gaya belajar, serta memberikan materi, instruksi, dan tugas yang sesuai dengan karakteristik masing-masing kelompok. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara beragam untuk menilai kemampuan siswa secara menyeluruh. Guru juga rutin mengumpulkan umpan balik dari siswa, melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran, serta berkolaborasi dengan rekan sejawat sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan
Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Model Pembelajaran Think Talk Write dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Setiawaty, Rani; Syifa, Aramita Wahidatus; Novitasari, Dina; Saniyyah, Farikhahtus; Akbar, Gessa Nabil Iftirosi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.484

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pembelajaran Bahasa Indonesia melalui model pembelajaran Think Talk Write (TTW) ditinjau dari pandangan ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Data dalam penelitian ini diperoleh dari 20 artikel yang dikumpulkan melalui Google Scholar dan aplikasi Publish or Perish (PoP) dengan kata kunci "Model Pembelajaran Think Talk Write" dan "Pembelajaran Bahasa Indonesia". Analisis data dilakukan secara mendalam untuk ditarik simpulan. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa ontologi model pembelajaran TTW menekankan bahwa belajar merupakan proses aktif yang menggabungkan berpikir, berdiskusi, dan menulis sebagai satu kesatuan yang utuh. Epistemologi model TTW dilakukan melalui tahapan: membaca dan memahami informasi (think), berdiskusi dan bertukar pendapat (talk), serta menuliskan hasil pemahaman (write). Adapun aksiologi model TTW memberikan dampak positif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, baik dalam meningkatkan kemampuan menulis, membentuk sikap tanggung jawab, kerja sama, maupun keberanian dalam mengemukakan pendapat. Oleh karena itu, model pembelajaran Think Talk Write (TTW) menunjukkan efektivitas dan relevansi yang kuat dari segi ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia.