cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Kualitas Pelatihan Tata Rias di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Kediri Nilasari, Putri; Sheilla Aprisa Hazrahmana; Muzaroh Artikasari; Novita Salsabila Azzahra; Carissa Fidela Putri; Heryanto Susilo; Tri Qulya’ Qordriyanti
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16166

Abstract

Abstract: The beauty industry is experiencing rapid development, especially the Make Up Artist (MUA) profession which is now one of the most sought-after vocational skills. MUA training at the Kediri City Learning Activity Studio (SKB) is part of a life skills education program that aims to equip participants with practical skills that can be applied in the world of work. This study uses a descriptive qualitative approach, data is collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the demonstration method is effective in helping participants understand make-up techniques systematically through direct observation, practice, and feedback from tutors. Participants showed positive responses in the form of enthusiasm, active participation, and significant skill improvement. Tutors are also able to provide more targeted guidance thanks to direct interaction during the training process. The demonstration method is considered to be in accordance with the characteristics of non-formal education which emphasizes flexibility, active involvement of participants, and orientation towards practice. Abstrak: Industri kecantikan mengalami perkembangan pesat, khususnya profesi Make Up Artist (MUA) yang kini menjadi salah satu keterampilan vokasional yang banyak diminati. Pelatihan tata rias di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Kediri merupakan bagian dari program pendidikan kecakapan hidup (life skills) yang bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi efektif dalam membantu peserta memahami teknik make up secara sistematis melalui pengamatan langsung, praktik, dan umpan balik dari tutor. Peserta menunjukkan respon positif berupa antusiasme, partisipasi aktif, serta peningkatan keterampilan yang signifikan. Tutor juga mampu memberikan bimbingan yang lebih tepat sasaran berkat interaksi langsung selama proses pelatihan. Metode demonstrasi dinilai sesuai dengan karakteristik pendidikan nonformal yang menekankan fleksibilitas, keterlibatan aktif peserta, dan orientasi pada praktik.
Peran Fasilitator Dalam Program Pelatihan Membatik Guna Meningkatkan Sumber Penghasilan Masyarakat Zacky Raffi Al Faridzi; Nur Laili Fitriyah; Ahsanun Nihayah; Zahra, Arifah Az; Aisyah Aprillia Rahmawati; Ayat Akhras Tamam; Susilo, Heryanto; Tri 'Ulya Qodriyati
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16175

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of facilitators in batik training programs as an effort to increase community income, using a case study of Batik Tulis Namiroh in Kampung Batik Jetis, Sidoarjo. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that facilitators play a vital role as motivators, mentors, liaisons, and agents of change throughout the training process. Their presence significantly enhances participants' technical skills in batik-making, builds self-confidence, and encourages economic independence. The training not only contributes to the preservation of traditional batik culture but also creates new economic opportunities for local communities, particularly those from lower-income backgrounds. Therefore, the facilitator's role is a key factor in bridging local cultural potential with sustainable improvements in community welfare. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fasilitator dalam program pelatihan membatik sebagai upaya meningkatkan sumber penghasilan masyarakat, dengan studi kasus pada Batik Tulis Namiroh di Kampung Batik Jetis, Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator memegang peranan penting sebagai motivator, pendamping, penghubung, dan agen perubahan dalam proses pelatihan membatik. Keberadaan fasilitator terbukti mampu meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam membatik, membangun kepercayaan diri, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pelatihan ini tidak hanya berkontribusi dalam pelestarian budaya batik, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, khususnya yang berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Dengan demikian, peran fasilitator menjadi faktor kunci dalam menjembatani potensi budaya lokal dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Peran Tutor Dalam Meningkatkan Keterampilan Barista Coffe Pada Kegiatan Ekstrakurikuler di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Budi Utama Melalui Observasi Lapangan Faradila, Aisya Nor; Anil K, Ajlisa Selly; Andhini, Revalina Nurasita; Ainiyah, Ulfatin; Fitriani, Intan; Susilo, Heryanto; Tri 'Ulya Qodriyati
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16222

Abstract

Abstract: This study aims to describe the contribution of tutors in improving barista skills in extracurricular activities at the Budi Utama Community Learning Center (PKBM) in Surabaya. Other objectives are to identify supporting and inhibiting factors, and to assess the training outcomes achieved by participants. The method used in this study is a descriptive qualitative approach, collecting data through interviews, field observations, and documentation. The research findings indicate that tutors play a crucial role as motivators, facilitators, and technical guides. In addition to providing theoretical explanations of coffee brewing techniques and how to use an espresso machine, tutors also interact directly with participants during practice sessions. This method has proven effective in improving technical understanding, building self-confidence, and developing participants' professional attitudes. Supporting factors identified include tutor enthusiasm, high participant interest, and the availability of adequate practice facilities. On the other hand, inhibiting factors include limited modern equipment, raw materials, and limited learning time because many participants also work. Nevertheless, this training successfully improved participants' skills, enabling them to serve standard beverages such as espresso and cappuccino. Some participants even have plans to open their own coffee businesses. In conclusion, non-formal education through PKBM plays an important role in developing vocational skills for the younger generation, with tutors as a key element in the success of the program. Abstrak: Penelitian ini ditujukan untuk menggambarkan kontribusi tutor dalam meningkatkan kemampuan barista pada kegiatan ekstrakurikuler di PKBM Budi Utama, Surabaya. Tujuan lainnya adalah untuk mengenali faktor-faktor yang mendukung serta yang menghambat, dan untuk menilai hasil pelatihan yang dicapai oleh para peserta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara, observasi di lapangan, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tutor memiliki peran yang sangat penting sebagai motivator, fasilitator, dan pembimbing teknis. Selain memberikan penjelasan teori tentang teknik penyeduhan kopi dan cara menggunakan mesin espresso, tutor juga berinteraksi langsung dengan peserta selama praktik. Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman teknis, menciptakan kepercayaan diri, serta mengembangkan sikap profesional peserta. Faktor-faktor pendukung yang ditemukan meliputi semangat tutor, minat peserta yang tinggi, dan ketersediaan fasilitas praktik yang memadai. Di sisi lain, faktor penghambat meliputi keterbatasan alat modern, bahan baku, serta waktu belajar yang terbatas karena banyak peserta juga bekerja. Walaupun begitu, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta, sehingga mereka dapat menyajikan minuman standar seperti espresso dan cappuccino. Beberapa peserta bahkan memiliki rencana untuk membuka usaha kopi secara mandiri. Kesimpulannya, pendidikan nonformal melalui PKBM memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan vokasional bagi generasi muda, dengan tutor sebagai elemen kunci keberhasilan program.
Kompetensi Ustadzah Melalui Sertifikasi Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Quran Al-Aqsa Romadoni, Fitri; Maesa Yunanda Tri Wijayanti; Serli Della Puspita; Salwa Airinnisa; Anisa Ika Febriyanti; Susilo, Heryanto; Tri Ulya Qodriyati
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16226

Abstract

Abstract: Quranic education plays an important role in shaping the character and morals of the young generation in Indonesia, especially in the Al-Aqsa Quranic Education Park (TPQ). However, the qualilty of learning in TPQ is often hampered by the less than optimal competence of the teaching staff. Therefore, improving the competence of teaching staff through training and certification is very important to ensure the quality of quality Quranic education.The research used to examine the improvement of the competence of female teachers at TPQ Al-Aqsa through certification to improve the quality of learning is descriptive qualitative. In qualitative studies, there are various methods for collecting data, such as observation, interviews, and documentation.This study aims to examine how training and certification programs can improve the competence of teaching staff and ultimately improve the quality off learning in TPQ AL-Aqsa. The result is that certification and training not only provide formal recognition, but also guarantee the quality of teaching of the Qur'an that is more effective and meets standards, producing students who understand the Qur'an better and have noble morals, while also answering the need for competent and professional teaching staff at TPQ Al-Aqsa. It is hoped that this study can contribute to improving the quality of islamic religious education in surabaya and its surroundings. Abstrak: Pendidikan Al-Quran memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda di Indonesia, khususnya di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Al-Aqsa. Namun, kualitas pembelajaraan di TPQ sering kali terkendala oleh kompetensi tenaga pendidik yang kurang optimal. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui diklat dan sertifikasi menjadi sangat penting untuk menjamin mutu pendidikan Al-Quran yang berkualitias. Penelitian yang digunakan untuk mengkaji peningkatan kompetensi ustadzah di TPQ Al-Aqsa melalui sertifikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah kualitatif deskriptif, Dalam studi kualitatif, terdapat berbagai metode untuk mengumpulkan data, seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana progam diklat dan sertifikasi dapat meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pembelajaran di TPQ Al-Aqsa. Hasilnya adalah sertifikasi dan diklat tidak hanya memberikan pengakuan formal, tetapi juga menjamin kualitas pengajaran Al-Qur’an yang lebih efektif dan sesuai standar, menghasilkan santri yang lebih memahami Al-Qur’an dan memiliki akhlak mulia, sekaligus menjawab kebutuhan akan tenaga pendidik yang kompeten dan profesional di TPQ Al-Aqsa Harapannya, penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan agama islamdi surabaya dan sekitarnya.
Implementasi Pendidikan Inklusi Dalam Pelaksanaan Program Kesetaraan Paket B di PKBM Bina Kreasi Pekanbaru Mubarak, Ahmad Ramadhan; Ayub, Daeng; Syafitra, Viony
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16249

Abstract

Abstract: Abstract: This study aims to describe the implementation of inclusive education in the implementation of the Package B Equivalency Program at PKBM Bina Kreasi Pekanbaru. The background of this research is based on the importance of implementing inclusive education as an effort to provide equal access to education for all learners, including children with special needs, in accordance with Permendiknas No 70 of 2009 concerning the implementation of inclusive education. This research uses a descriptive qualitative approach with a focus on eight main components: learners, curriculum, teaching staff, learning reception, evaluation, management, rewards and community empowerment. The results showed that the implementation of inclusive education at PKBM Bina Kreasi Pekanbaru has tried to accommodate the needs of learners with diverse backgrounds and abilities. However, there are still various challenges such as curriculum adjustments, limited training for educators, lack of facilities and infrastructure, and lack of collaboration between staff and educators. In addition, motivation and commitment from PKBM management and community empowerment also need to be improved so that the inclusion program runs optimally. This research is expected to be a reference in the development of inclusive education in non-formal education institutions and contribute to a more inclusive education policy in Indonesia. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusi dalam pelaksanaan Program Kesetaraan Paket B di PKBM Bina Kreasi Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penyelenggaraan pendidikan inklusi sebagai upaya memberikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus, sesuai dengan Permendiknas No 70 Tahun 2009 tentang penyelenggaraan pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada delapan komponen utama: peserta didik, kurikulum, tenaga pendidik, penerimaan pembelajaran, evaluasi, manajemen, penghargaan, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusi di PKBM Bina Kreasi Pekanbaru telah berupaya mengakomodasi kebutuhan peserta didik dengan latar belakang dan kemampuan yang beragam. Namun, masih terdapat berbagai tantangan seperti penyesuaian kurikulum, keterbatasan pelatihan bagi pendidik, kurangnya sarana dan prasarana, serta minimnya kolaborasi antar staf dan pendidik. Selain itu, motivasi dan komitmen dari manajemen PKBM serta pemberdayaan masyarakat juga masih perlu ditingkatkan agar program inklusi berjalan optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pendidikan inklusi di lembaga pendidikan nonformal serta memberikan kontribusi bagi kebijakan pendidikan yang lebih inklusif di Indonesia.
Peranan Karang Taruna dalam Memperkuat Solidaritas Sosial Masyarakat di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Rifai, Bayu; Noviana, Eddy; Ramadhani, Masyitha
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16267

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine and describe the Role of Karang Taruna in Strengthening Social Solidarity in the Community in Desa Sibuak, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. This study is a descriptive study with a qualitative approach. Qualitative descriptive research is used to examine the condition of natural objects. Based on data analysis and discussion, it can be concluded that the Role of Karang Taruna in Sibuak Village, Tapung District, Kampar Regency can be active and run well because of various programs, such as competitions, training and festivals. Furthermore, in the religious field, it can continue to be active because Karang Taruna Sibuak Village carries out religious activities that motivate the desire of young people to slowly start participating in religious activities. While in the field of social welfare, the Role of Karang Taruna has a very positive impact in helping the younger generation to be more sensitive to the surrounding environment. Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Peranan Karang Taruna dalam Memperkuat Solidaritas Sosial Masyarakat di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Peran Karang Taruna di Desa Sibuak, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dapat aktif dan berjalan dengan baik dikarenakan melalui berbagai program, seperti perlombaan, pelatihan dan festival. Selanjutnya pada bidang keagamaan dapat terus aktif dikarenakan Karang Taruna Desa Sibuak melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang memotivasi keinginan muda-mudi perlahan mulai mengikuti kegiataan keagamaan. Sedangkan dalam bidang kesejahteraan sosial yaitu Peran Karang Taruna sangat berdampak positif dalam membantu generasi muda lebih sensitif terhadap lingkungan sekitar.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Cetak Produk Plastik di Desa Kebarongan Fadilah, Hikmah Nur; Ilyas
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16275

Abstract

Abstract: The issue of plastic waste and the high unemployment rate remain critical problems that have far-reaching impacts on the environment and development aspects. These two problems must be addressed promptly to prevent futher negative consequences. One strategy to reduce plastic waste is to recycle it into useful and marketable products. Meanwhile, unemployment can be tackled through community empowerment or by creating new job opportunities. This study aims to describe the process of community empowerment through village-owned enterprises and its impacts. It used a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data display, and verification. The results of this study indicate that the community empowerment process through village-owned enterprise (plastic product manufacturing) can be considered successful and fairly effective, as it meets the stages of community empowerment such as location selection, socialization, empowerment process, and community independence. Its impacts include the creation of new job opportunities, reduction of plastic waste accumulation, and an increase in village’s  original income. Abstrak: Permasalahan sampah plastik dan tingginya tingkat pengangguran masih menjadi isu krusial yang mempunyai dampak luas terhadap lingkungan hingga pada aspek pembangunan. Kedua permasalahan tersebut harus segera ditangani supaya tidak menimbulkan masalah yang tidak diinginkan. Salah satu strategi untuk mengurangi sampah plastik yaitu mendaur ulangnya menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai jual. Sedangkan untuk mengurangi angka pengangguran dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat atau dengan membuka lapangan pekerjaan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat melalui badan usaha milik desa dan dampaknya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu proses pemberdayaan masyarakat melalui badan usaha milik desa (cetak produk plastik) bisa dikatakan berhasil dan cukup bagus karena memenuhi tahapan-tahapan pemberdayaan masyarakat seperti seleksi lokasi, sosialisasi, proses pemberdayaan masyarakat hingga kemandirian masyarakat. Dampaknya membuka lapangan pekerjaan baru, mengurangi timbunan sampah plastik, dan meningkatkan pendapatan asli desa.
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mendisiplinkan Anak Autis oleh Tutor di Sekolah Kak Seto Pekanbaru Putri, Ananda Yulia; Ayub, Daeang; Muryanti
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16303

Abstract

Abstract: This study explores the implementation of character education in developing discipline among autistic children at Sekolah Kak Seto Pekanbaru. The primary focus is on the role of tutors in applying character values through approaches tailored to each child's individual condition. The research employs a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation. Informants were selected using purposive sampling, consisting of two key participants: a tutor and a shadow teacher who directly assist autistic students. The results indicate that character education is implemented through habitual strategies such as arriving on time, obeying school rules, completing assignments on schedule, and using appropriate language. Tutors adopt methods such as modeling, routine-building, positive reinforcement, and individualized strategies. Although challenges such as communication barriers and varying student abilities were encountered, character education proved effective in fostering discipline when applied consistently and with empathy. Abstrak: Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan karakter dalam membentuk kedisiplinan anak autis di Sekolah Kak Seto Pekanbaru. Fokus utama terletak pada peran tutor dalam menerapkan nilai-nilai karakter melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak.. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan penentuan informan menggunakan teknik  purposive sampling sebanyak 2 informan inti yaitu tutor dan shadow teacher yang secara langsung membimbing anak autis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter diterapkan melalui strategi pembiasaan seperti datang tepat waktu, patuh terhadap tata tertib, mengumpulkan tugas tepat waktu, dan menggunakan bahasa yang baik dan benar. Tutor menggunakan pendekatan keteladanan, rutinitas, penguatan positif, serta penyesuaian individual. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan komunikasi dan perbedaan kemampuan siswa, pendidikan karakter terbukti efektif dalam membentuk kedisiplinan apabila dilakukan secara konsisten dan empatik.
Efektivitas Taman Bacaan Masyarakat dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Warga Belajar di PKBM Kak Seto Pekanbaru Indriyani, Heny; Ayub, Daeng; Syafitra, Viony
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16306

Abstract

Abstract: This study aims to determine and describe the effectiveness of Community Reading Parks (TBM) in increasing the learning motivation of students at PKBM Kak Seto Pekanbaru. This study uses a qualitative descriptive method to understand the phenomena that occur in the field. The results of the study indicate that the TBM Hi PKBM Kak Seto Pekanbaru Program is running well. With interactive and innovative learning methods. this program has succeeded in improving literacy and numeracy skills, as well as the self-confidence of students. Despite facing challenges such as limited resources and diverse abilities of participants, this program remains effective and has a positive impact on the quality of life of students. Key factors for the success of this program include routine supervision, resources that are utilized effectively, and active participation of students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektivitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dalam meningkatkan motivasi belajar warga belajar di PKBM Kak Seto Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program TBM di PKBM Kak Seto Pekanbaru berjalan dengan baik. Dengan metode pembelajaran yang interaktif dan inovatif, program ini telah berhasil meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi, serta kepercayaan diri warga belajar. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan keberagaman kemampuan peserta, program ini tetap efektif dan memberikan dampak positif pada kualitas hidup warga belajar. Faktor kunci keberhasilan program ini meliputi pengawasan rutin, sumber daya yang dimanfaatkan secara efektif, serta partisipasi aktif warga belajar.
Peran Wanita PNS (Pegawai Negeri Sipil) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga di Kampung Melati Shandani, Indah Putri; Jais, Muhammad; Fitrilinda, Dafetta
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16352

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of female civil servants (PNS) in improving the economic welfare of families in Kampung Melati, Pangkalan Kuras District, Pelalawan Regency. The focus of the study is on the contribution of female civil servants in supporting the household economy amidst domestic and professional responsibilities. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through observation, interviews, and documentation of five key informants. The results of the study indicate that female civil servants play a significant role in supporting the family economy through a steady income and the ability to manage dual roles. Family welfare does not only depend on income, but also on harmonious work relations, wise financial management, and social support. These findings enrich the literature on women's contributions to the family economy and provide practical guidance for working women. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wanita Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di Kampung Melati, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Fokus kajian terletak pada kontribusi wanita PNS dalam menopang ekonomi rumah tangga di tengah tanggung jawab domestik dan profesional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita PNS berperan signifikan dalam mendukung ekonomi keluarga melalui pendapatan tetap dan kemampuan mengelola peran ganda. Kesejahteraan keluarga tidak hanya bergantung pada pendapatan, tetapi juga pada keharmonisan relasi kerja, pengelolaan keuangan yang bijak, serta dukungan sosial. Temuan ini memperkaya literatur mengenai kontribusi perempuan dalam ekonomi keluarga dan memberikan panduan praktis bagi perempuan pekerja.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 3, No 1 (2017): Maret Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol 2, No 2 (2016): September Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 More Issue