cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Kecerdasan Buatan (AI) sebagai Alat Bantu Notaris dalam Penyusunan Akta Otentik Ditinjau dari Aspek Undang-Undang Jabatan Notaris Hasada Salsa Bella
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12088

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah mendorong penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) di berbagai bidang profesional, termasuk praktik notaris. AI menawarkan efisiensi dalam menyusun dokumen hukum, memproses data, meningkatkan bahasa hukum, dan mengelola informasi hukum. Namun, penggunaannya dalam penyusunan akta asli menimbulkan masalah hukum terkait keabsahan akta dan tanggung jawab hukum notaris. Studi ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan hukum penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam penyusunan akta asli dan untuk meneliti konsekuensi hukum bagi notaris yang menggunakan AI dalam proses pembuatan akta. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan analitis preskriptif. Studi ini menggunakan pendekatan hukum, konseptual, dan komparatif dengan memeriksa norma-norma hukum yang terdapat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang tentang Kantor Notaris, dan sumber-sumber hukum relevan lainnya yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam praktik notaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam penyusunan akta otentik secara hukum diperbolehkan selama berfungsi semata-mata sebagai alat pendukung teknis dan administratif dan tidak menggantikan kewenangan notaris sebagai pejabat publik. Keabsahan akta otentik tetap bergantung pada kepatuhan terhadap persyaratan hukum formal dan substantif. Lebih lanjut, AI tidak memiliki kepribadian hukum dan itu tidak dapat memikul tanggung jawab hukum. Segala konsekuensi hukum yang timbul dari penggunaan AI tetap menjadi tanggung jawab notaris. Studi ini merekomendasikan pembentukan peraturan khusus yang mengatur penggunaan AI dalam praktik notaris untuk memastikan kepastian hukum, akuntabilitas, dan perlindungan hukum.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Multinationality, dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance Siti Syuaebatul Islamiah; Prima Sadewa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12089

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, multinationality, dan sales growth terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan kelengkapan laporan keuangan, ketersediaan data penelitian, kondisi perusahaan yang memperoleh laba, serta status pencatatan selama periode pengamatan. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh delapan perusahaan dengan total 40 observasi. Tax avoidance diproksikan menggunakan Effective Tax Rate, ukuran perusahaan diukur melalui logaritma natural total aset, multinationality dihitung berdasarkan proporsi anak perusahaan asing, sedangkan sales growth diukur melalui perubahan penjualan tahunan. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Pemilihan model melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier menghasilkan Common Effect Model sebagai model estimasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, multinationality, dan sales growth secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Secara parsial, ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh signifikan, sedangkan multinationality dan sales growth berpengaruh positif dan signifikan. Nilai Adjusted R Square sebesar 31,89% menunjukkan bahwa variasi tax avoidance masih dipengaruhi pula oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya pengawasan transaksi lintas negara dan pertumbuhan operasi perusahaan dalam evaluasi risiko penghindaran pajak pada sektor energi.
Analisis Pengaruh Penggunaan Pupuk Subsidi dan Pupuk Non Subsidi Terhdap Pendapatan Petani Tembakau di Desa Petunjungan Kecamatan Paiton Probolinggo Rasidi, Moh; Fiardillah, Kholifatul Fiardillah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan pupuk subsidi dan pupuk non subsidi terhadap pendapatan petani tembakau di Desa Petunjungan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran pupuk dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, serta adanya perbedaan karakteristik dan biaya antara pupuk subsidi dan non subsidi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan kausal. Sampel yang digunakan sebanyak 84 petani tembakau yang dipilih secara acak sederhana (simple random sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik penggunaan pupuk subsidi maupun non subsidi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani secara parsial dan simultan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,721 menunjukkan bahwa 72,1% variasi pendapatan petani dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Penggunaan pupuk subsidi lebih dominan dalam meningkatkan pendapatan dibandingkan pupuk non subsidi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi optimalisasi penggunaan pupuk, baik subsidi maupun non subsidi, sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani tembakau.
Pengujian Black Box pada Sistem Sewa Gedung Diklat Tangsel menggunakan Teknik Equivalence Partitioning Ade Ardianto; Endri Puta Bintang; Rajin Nahampun; Naufal Nasrullah Burhan; Rafi Basilva Husodo; Raflizal Iqbal Alamsyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12090

Abstract

Aplikasi berbasis web Gedung Diklat Tangsel memungkinkan calon penyewa untuk memesan (booking) gedung diklat secara online. Dengan fitur Decision Support System (DSS) dan metode Simple Additive Weighting (SAW), pengguna dapat memilih jadwal terbaik berdasarkan berbagai faktor seperti ketersediaan jadwal, kapasitas ruangan, harga sewa, dan kelengkapan fasilitas. Pengujian yang dilakukan dengan teknik Partitioning Equivalence dilakukan untuk mengevaluasi apakah fungsi web memenuhi harapan dan kebutuhan pengguna untuk memastikan bahwa situs web sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Salah satu metode pengujian perangkat lunak yang dikenal sebagai pengujian black box berpusat pada fungsionalitas, khususnya pada masukan dan keluaran aplikasi, tanpa melihat struktur kode di dalamnya. Teknik pengujian black box ini membagi domain data masukan ke dalam kelas-kelas data yang dianggap valid atau tidak valid, dan dengan menggunakan kelas-kelas ini, kasus uji, atau test case, dapat diturunkan dengan lebih efisien. Dua form utama, Form Masuk (Login) dan Form Booking Gedung, diuji. Hasil pengujian menunjukkan bahwa validasi pada kedua bentuk—validasi format email dan validasi kolom wajib—menggunakan validasi bawaan browser (validasi HTML5 native). Oleh karena itu, tidak jelas apakah server memiliki lapisan validasi tersendiri.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Ruang Avionik Berbasis IoT Dede Nanda; Anang Suryana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12092

Abstract

Ruang avionik memerlukan kondisi suhu dan kelembaban yang stabil karena perubahan lingkungan dapat menurunkan kinerja, mempercepat korosi, dan mengurangi umur pakai perangkat elektronik penerbangan. Pemantauan manual memiliki keterbatasan karena bergantung pada inspeksi berkala dan tidak mampu memberikan informasi secara langsung ketika kondisi ruangan berubah. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem monitoring suhu dan kelembaban ruang avionik berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat diakses secara lokal dan jarak jauh. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan metode Research and Development yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi, kalibrasi, serta pengujian sistem. Wemos D1 Mini berbasis ESP8266 digunakan sebagai pusat kendali, sensor DHT22 sebagai pengukur suhu dan kelembaban, LCD I2C 16×2 sebagai tampilan lokal, dan Bot Telegram sebagai media pemantauan jarak jauh. Pengujian sensor dilakukan pada sepuluh titik pengukuran dengan membandingkan hasil DHT22 terhadap thermo-hygrometer digital, sedangkan kinerja komunikasi diuji berdasarkan waktu respons pengiriman data. Hasil pengujian menunjukkan selisih pembacaan suhu sebesar 0,2°C–0,4°C dengan rata-rata sekitar 0,3°C, masih berada dalam toleransi sensor. Seluruh data berhasil dikirim ke Telegram dengan waktu respons rata-rata 1 detik, tercepat 0,8 detik dan terlama 2 detik. Sistem mampu bekerja secara real-time, stabil, ekonomis, serta memudahkan teknisi mendeteksi perubahan kondisi ruang avionik lebih awal sehingga mendukung keamanan dan keandalan peralatan.
Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Berbasis Java Menggunakan Metode Waterfall Biktra Rudianto; Achmad Maezar Bayu Aji; Wina Widiati; Rahmat Tri Yunandar; Baginda Oloan Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12093

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah mendorong berbagai perusahaan untuk memanfaatkan sistem informasi sebagai sarana dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi proses bisnis. PT. Hamzah Hamka merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan aktivitas penjualan dan akuntansi. Proses pencatatan transaksi penjualan, pengelolaan data barang dan pelanggan, penyusunan laporan, serta pencatatan jurnal akuntansi masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, duplikasi data, keterlambatan dalam penyusunan laporan, serta kesulitan dalam memperoleh informasi yang akurat dan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan berbasis Java menggunakan metode pengembangan Waterfall. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), implementasi menggunakan Java NetBeans dengan basis data MySQL, serta pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan pengelolaan data barang, pelanggan, pengguna, transaksi penjualan, akun, jurnal akuntansi, serta laporan penjualan dalam satu aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Implementasi sistem mampu mempercepat proses pengolahan data, meminimalkan risiko kesalahan pencatatan, mempermudah pengelolaan transaksi, serta mempercepat penyusunan laporan. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung kegiatan operasional dan akuntansi perusahaan agar lebih efisien, akurat, terstruktur, dan terdokumentasi dengan baik.
Experience Economy dalam Industri Blind Box: Studi Kasus Strategi Pemasaran POP MART pada Generasi Z Muhammad Burniat; Faisal Bagus Aji Apriliawan; Dian Wahyu Nurjanah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12097

Abstract

This study aims to analyze the experience-based marketing strategies implemented by POP MART through the Experience Economy model, which consists of four dimensions: Entertainment, Education, Escapist, and Aesthetic experiences. As competition in the creative collectible industry intensifies, companies are increasingly required to create memorable and emotionally engaging customer experiences rather than relying solely on product quality or functional value. POP MART has successfully transformed collectible toys into experiential products by integrating storytelling, limited-edition collections, and immersive retail environments that strengthen consumer-brand relationships. This research employs a qualitative approach using an instrumental case study design. Data were collected from secondary sources, including POP MART’s official website, the company’s annual reports, official social media platforms, industry publications, and relevant scientific literature. The data were analyzed using thematic analysis based on the Experience Economy 4E framework proposed by Pine and Gilmore. The findings indicate that POP MART creates entertainment experiences through blind box concepts, unboxing activities, and secret figure mechanisms that generate excitement and anticipation. Educational experiences are developed through character storytelling, collection information, and intellectual property knowledge that enrich consumers’ understanding of the brand. Escapist experiences emerge from collecting activities, fan communities, interactive events, and immersive brand experiences that encourage active consumer participation. Meanwhile, aesthetic experiences are reflected in distinctive character designs, premium packaging, visually appealing retail stores, and a consistent brand identity. The integration of these four experiential dimensions creates a holistic brand experience that enhances customer engagement, emotional attachment, satisfaction, and loyalty while encouraging repeat purchases and positive word-of-mouth. These findings demonstrate that the Experience Economy serves as a significant source of POP MART’s competitive advantage in attracting and retaining Generation Z consumers in the rapidly growing designer toy market.
Sintesis Teori Cost-Shifting dalam Penarifan Pasien Umum sebagai Kompensasi Tarif JKN di Rumah Sakit: Sebuah Tinjauan Pustaka Regi Faula Sari; Defrika Muharani; Primacaeria Amri; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12098

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, namun di sisi lain menimbulkan tantangan finansial bagi rumah sakit akibat adanya perbedaan antara biaya riil pelayanan dengan tarif pembayaran berbasis Indonesia Case Base Groups (INA-CBGs). Kondisi tersebut mendorong rumah sakit menerapkan berbagai strategi untuk menjaga keberlanjutan keuangan, salah satunya melalui praktik cost-shifting, yaitu penyesuaian tarif pasien umum sebagai kompensasi terhadap keterbatasan tarif JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis teori dan temuan empiris mengenai praktik cost-shifting dalam penarifan pasien umum sebagai bentuk kompensasi tarif JKN di rumah sakit. Metode penelitian menggunakan literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen kebijakan yang dipublikasikan pada periode 2015–2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa praktik cost-shifting dipengaruhi oleh selisih antara tarif INA-CBGs dan biaya riil pelayanan, struktur pasar pelayanan kesehatan, daya tawar rumah sakit, serta kemampuan masyarakat dalam membayar pelayanan kesehatan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa strategi ini dapat meningkatkan Cost Recovery Rate (CRR) dan membantu menjaga keberlanjutan finansial rumah sakit apabila diterapkan secara proporsional dan didukung oleh analisis biaya yang akurat. Namun demikian, efektivitasnya dipengaruhi oleh karakteristik pasar, komposisi pasien, serta kemampuan rumah sakit dalam melakukan efisiensi operasional. Kesimpulannya, cost-shifting merupakan salah satu strategi adaptif yang dapat digunakan rumah sakit dalam menghadapi keterbatasan tarif JKN, tetapi penerapannya perlu diimbangi dengan efisiensi operasional, analisis biaya yang akurat, serta kebijakan penetapan tarif yang transparan agar keberlanjutan pelayanan kesehatan tetap terjaga.
Prediksi Harga Rumah di Boston Dengan Model Regresi Linear Menggunakan Python Hartarti, Intania Dharma; Septiyani, Intan Amelia; Gultom, Daniel Armando; Hendrian, Yayan; Kinanti, Shynde Limar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1210

Abstract

Prediksi harga rumah merupakan aspek krusial dalam sektor properti dan ekonomi karena dapat membantu proses pengambilan keputusan bagi pembeli, penjual, serta pengembang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membangun model prediksi harga rumah dengan pendekatan algoritma regresi linear. Dataset yang digunakan adalah Boston Housing, yang memuat berbagai variabel penentu harga rumah. Beberapa variabel penting dalam dataset tersebut mencakup jumlah kamar, usia bangunan, tingkat kriminalitas di lingkungan sekitar, dan jarak ke pusat kota. Pengolahan data dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python di editor Visual Studio Code (VS Code). Proses analisis mencakup eksplorasi data, analisis korelasi antar variabel, pemilihan fitur, pembangunan model, evaluasi performa model, dan visualisasi hasil. Model regresi linear kemudian dievaluasi dengan metrik seperti MAE, MSE, RMSE, dan R² untuk mengukur akurasi prediksi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa regresi linear mampu menghasilkan prediksi yang cukup baik dengan nilai R² yang menggambarkan korelasi yang kuat antara fitur dan harga. Berdasarkan temuan ini, regresi linear dinilai efektif sebagai pendekatan awal dalam memprediksi harga rumah berdasarkan data historis.
Dampak Implementasi Sistem Informasi Laboratorium terhadap Efisiensi Waktu Tunggu (Turnaround Time) Pelayanan Rumah Sakit: Sebuah Literature Review Bertua Novita Ayu; Renny Anggraini; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12100

Abstract

Sistem Informasi Laboratorium (Laboratory Information System/LIS) merupakan salah satu komponen penting dalam transformasi digital pelayanan kesehatan yang berperan dalam meningkatkan efisiensi proses pemeriksaan laboratorium di rumah sakit. Implementasi LIS memungkinkan integrasi data pemeriksaan laboratorium dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), sehingga mempercepat proses registrasi, pengolahan spesimen, validasi hasil pemeriksaan, hingga distribusi hasil kepada tenaga medis. Salah satu indikator utama keberhasilan pelayanan laboratorium adalah turnaround time (TAT) atau waktu tunggu penyelesaian hasil pemeriksaan, karena berpengaruh terhadap kecepatan pengambilan keputusan klinis dan kualitas pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi Sistem Informasi Laboratorium terhadap efisiensi turnaround time pelayanan rumah sakit melalui pendekatan literature review. Metode penelitian menggunakan tinjauan pustaka dengan menganalisis artikel ilmiah nasional dan internasional, pedoman organisasi kesehatan, serta publikasi akademik yang diterbitkan pada periode 2016–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi LIS mampu mempercepat turnaround time melalui otomatisasi alur kerja, integrasi data, serta pengurangan kesalahan administrasi. Berbagai literatur juga menunjukkan bahwa implementasi LIS yang dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, pengembangan sistem, integrasi dengan SIMRS, pelatihan pengguna, implementasi bertahap, serta evaluasi berkelanjutan memberikan dampak yang lebih efektif terhadap efisiensi pelayanan laboratorium. Kesimpulannya, implementasi Sistem Informasi Laboratorium merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi pelayanan laboratorium serta mendukung mutu pelayanan rumah sakit secara berkelanjutan.