cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Perencanaan Instalasi VHF Transceiver di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue untuk Keselamatan Pelayaran Theresia Br Siagian; Egriansyah Egriansyah; Fikron Ulya; R.Caesario Boing
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10410

Abstract

Keterbatasan sistem komunikasi radio di lintasan penyeberangan Ulee Lheue–Balohan telah menimbulkan dampak nyata terhadap keselamatan jiwa.  Keterbatasan sistem komunikasi radio di lintasan penyeberangan Ulee Lheue–Balohan mengindikasikan adanya kelemahan dalam koordinasi darurat, sebagaimana tercermin dalam tiga insiden penyelamatan pada periode 2023–2025. KMP Aceh Hebat 2 dan KMP BRR masih mengandalkan perangkat VHF handheld berdaya 5–6 watt tanpa base station darat, sehingga jangkauan efektif komunikasi hanya mencapai 3,1 mil laut dari total 16 mil laut lintasan. Guna merumuskan solusi teknis yang sesuai regulasi, diterapkan pendekatan mixed methods melalui Importance-Performance Analysis (IPA) berbasis kuesioner skala Likert 1–5 kepada 15 responden ahli, serta kalkulasi teknis meliputi radio horizon dan link budget. Hasil IPA mengidentifikasi tiga atribut prioritas utama: jangkauan VHF tanpa dead zone (gap −1,60), ketersediaan base station permanen (gap −1,33), dan integrasi dengan Basarnas/SAR/VTS (gap −1,53). Perhitungan teknis menunjukkan bahwa pemasangan base station 25 watt pada ketinggian antena 20 meter meningkatkan jangkauan menjadi 18,6 mil laut dengan link margin +51,20 dB, melampaui kebutuhan operasional. Perencanaan teknis mencakup instalasi VHF base station serta ruang operasional 2×3 meter mengacu pada standar IALA No. 1117, IMO GMDSS, dan Permenhub Nomor 4 Tahun 2023. Implementasi rancangan ini diproyeksikan menutup dead zone komunikasi sepanjang 12,9 mil laut dan memastikan respons darurat terstruktur dengan waktu respons awal maksimal 3 menit.
Pengaruh Persepsi Fluktuasi Harga Emas, Ekspektasi Inflasi, dan Literasi Keuangan terhadap Keputusan Investasi Emas (Studi Empiris Nasabah Pegadaian Unit Ketanggungan) Desi Nur Amelia; Roni Roni; Dumadi Dumadi; Hilda Kumala Wulandari; Anisa Sains Kharisma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10411

Abstract

Investasi emas merupakan instrumen keuangan yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mempertahankan nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi dan tekanan inflasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi fluktuasi harga emas, ekspektasi inflasi, dan literasi keuangan terhadap keputusan investasi emas pada nasabah PT Pegadaian (Persero) Unit Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling sebanyak 172 responden yang telah melakukan investasi emas dari total populasi 300 nasabah, menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima kategori dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi melalui perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi fluktuasi harga emas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas. Ekspektasi inflasi berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel dengan kontribusi pengaruh paling dominan dengan nilai beta terstandarisasi sebesar 0,767. Literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan, mengindikasikan bahwa investor dengan pemahaman keuangan lebih tinggi cenderung mempertimbangkan diversifikasi instrumen investasi lainnya. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi emas dengan nilai koefisien determinasi sebesar 86,1%. Temuan penelitian menegaskan bahwa keputusan investasi emas terbentuk melalui pertimbangan persepsi kondisi ekonomi, ekspektasi perubahan makroekonomi, serta kapasitas individu dalam memahami dan memanfaatkan informasi keuangan sebagai landasan pengambilan keputusan yang rasional.
Artificial Intelligence and Education Business-Model Viability: A Systematic Literature Review Riza Andriani; Hussein Al Muhtadeebillah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10412

Abstract

Generative artificial intelligence (AI) is now part of the education process. It can explain material, give practice, and answer questions at almost no cost. This raises a question: can providers survive as businesses? The study asks how AI changes their business models, what it disrupts for learners, and what strategies help them adapt. Using a systematic literature review based on PRISMA 2020, the study searched the Springer Nature Link database with nine keyword sets for 2019 to 2026 and analysed 36 of 1,258 records. The review finds four ways AI changes business models: turning data and content into income-earning assets, automating cost and labour, uneven change across institutions, and new market structures. Disruption is real but only partial. Services that mainly transfer knowledge are hit first, while formal providers face a crisis over the trust placed in their assessment and a loss of control over data and content to technology vendors. Based on the dynamic capabilities view, survival comes from how fast providers sense change, seize new value, and reshape their model, not from owning assets. For managers, the main task is to close the speed gap with vendors and rethink what they offer, instead of leaning on defensive rules. In short, survival depends on how fast a provider can move its value to things AI cannot copy.
Kualitas Layanan Rumah Sakit: Tinjauan Literatur Sistematis Berbasis Kerangka Teori Lovelock dan Implikasinya terhadap Kepuasan Pasien Guruh Satriya; Mei Vita Ariyani; Mela Azkiyah; Melina Budiarti; Mellynia Yuniarti; A Rohendi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10414

Abstract

Kualitas layanan merupakan determinan kritis kepuasan pasien dan keunggulan kompetitif rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (TLS/SLR) dengan panduan PRISMA 2020 untuk memetakan, menganalisis, dan mensintesis temuan empiris mengenai kualitas layanan di rumah sakit berdasarkan kerangka teori Christopher Lovelock. Pencarian dilakukan pada empat database bereputasi (Google Scholar, Scopus, PubMed, ScienceDirect) dengan rentang publikasi 2015–2024. Dari 412 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 75 studi memenuhi kriteria inklusi dan menjadi basis analisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa dimensi kualitas layanan menurut Lovelock, yakni layanan inti (core service), layanan fasilitasi (facilitating services), dan layanan peningkat (enhancing services) atau yang dikenal melalui metafora Bunga Layanan (Flower of Service), relevan dalam konteks rumah sakit, dengan empati, responsivitas, dan keandalan sebagai prediktor terkuat kepuasan pasien. Kesenjangan (gap) antara persepsi dan ekspektasi pasien paling sering ditemukan pada dimensi informasi, konsultasi, dan pengecualian layanan. Temuan ini memiliki implikasi manajerial dan kebijakan yang signifikan bagi pengelola rumah sakit di negara berkembang, termasuk Indonesia.
Analisis Kinerja YOLOv11 untuk Deteksi Makanan Program MBG Charladinna Arvianne Reyvalda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10418

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis pemerintah Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi seimbang. Monitoring jenis makanan dan estimasi kandungan gizi pada program tersebut masih banyak dilakukan secara manual dengan mengacu pada Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), sehingga memerlukan waktu yang relatif lama, berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, serta kurang efisien ketika jumlah paket makanan yang diproduksi semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja model YOLOv11 dalam mendeteksi berbagai jenis makanan pada paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mengintegrasikan hasil deteksi dengan database TKPI untuk menghasilkan estimasi kandungan gizi secara otomatis. Dataset yang digunakan terdiri atas 410 citra dengan 14 kelas makanan, yaitu ayam, bakso, buah, kacang, keju, kentang, mie, nasi, roti, sayur, susu, tahu, tempe, dan telur. Proses anotasi dilakukan menggunakan Roboflow, sedangkan pelatihan model memanfaatkan framework Ultralytics YOLOv11 selama 30 epoch dengan ukuran citra 640×640 piksel. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik precision, recall, mAP50, mAP50-95, dan confusion matrix. Hasil pengujian menunjukkan nilai precision sebesar 0,91, recall sebesar 0,86, mAP50 sebesar 0,92, dan mAP50-95 sebesar 0,84, yang menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan deteksi objek makanan dengan tingkat akurasi yang baik. Model kemudian diimplementasikan pada aplikasi berbasis Streamlit dan diintegrasikan dengan database TKPI sehingga mampu menampilkan estimasi kandungan energi, protein, lemak, karbohidrat, dan serat secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi YOLOv11, Streamlit, dan TKPI berpotensi mendukung proses monitoring makanan Program MBG secara lebih cepat, akurat, efisien, dan terstruktur, serta dapat menjadi dasar pengembangan sistem pemantauan gizi berbasis kecerdasan buatan pada institusi pendidikan maupun penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis.
Deteksi Tingkat Stres Mahasiswa Dengan Logika Fuzzy Tsukamoto Aryanto, Fajar Hanggoro Dwi; Syuhada, Arya Firgi; Putra, Fajar Permana; Mahardika, Setiawan Putra; Jayanegara, Adi Prabu; Sanjaya, Fadil Indra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1042

Abstract

Stres pada mahasiswa merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan performa akademik apabila tidak ditangani dengan baik. Dampak tersebut tidak hanya terbatas pada penurunan prestasi akademik, tetapi juga dapat mengarah pada gangguan psikologis jangka panjang yang menghambat proses pembelajaran dan perkembangan pribadi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi tingkat stres mahasiswa menggunakan metode logika fuzzy Tsukamoto. Sistem ini dirancang untuk mengelola data subjektif dan tidak pasti berdasarkan lima parameter utama, yaitu kualitas tidur, performa akademik, hubungan mahasiswa-dosen, dukungan sosial, dan kondisi lingkungan. Proses inferensi dilakukan melalui pembentukan himpunan fuzzy dan 48 aturan IF-THEN yang disusun berdasarkan kombinasi kelima parameter tersebut. Penelitian ini melibatkan penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Teknologi Yogyakarta untuk memperoleh data yang kemudian diproses dalam sistem fuzzy. Hasil akhir dari sistem ini berupa nilai crisp yang menunjukkan tingkat stres mahasiswa, yang dikategorikan dalam level normal hingga tinggi. Diharapkan sistem ini dapat menjadi alat bantu bagi institusi pendidikan dalam mendeteksi dan menangani gejala stres mahasiswa secara cepat dan tepat.
Pengaruh Perencanaan Audit, Independensi Auditor, dan Kompetensi Auditor terhadap Kualitas Audit Internal pada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Locaaqua Aryna Diva Pramesti; Elsa Imelda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10420

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan efektif melalui pelaksanaan audit internal yang berkualitas. Kualitas audit internal menjadi salah satu indikator keberhasilan fungsi pengawasan, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang dapat memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perencanaan audit, independensi auditor, dan kompetensi auditor terhadap kualitas audit internal pada APIP di lingkungan Kementerian Kelompok III sesuai dengan Peraturan Presiden yang mengatur tentang Organisasi Kementerian Negara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada auditor APIP. Pemilihan responden dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 auditor yang memenuhi kriteria penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan audit dan independensi auditor memiliki pengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Sebaliknya, kompetensi auditor tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit internal. Selain itu, secara bersama-sama perencanaan audit, independensi auditor, dan kompetensi auditor terbukti berpengaruh terhadap kualitas audit internal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan audit internal pada APIP tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan auditor, tetapi juga oleh kualitas proses perencanaan audit serta kemampuan auditor dalam menjaga sikap independensi auditor selama menjalankan tugas pengawasan.
Pengaruh Emotional Marketing dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan pada Merek Fashion Lokal 3second di Kota Tasikmalaya Hasna Annisa Alfiyyah Hasan; Herdiyanti Herdiyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Emotional Marketing dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan pada merek fashion lokal 3Second di Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan penentuan jumlah sampel berdasarkan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Emotional Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan nilai t-hitung sebesar 6,439 dan signifikansi 0,000. Kualitas Produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan nilai t-hitung sebesar 3,140 dan signifikansi 0,002. Secara simultan Emotional Marketing dan Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan nilai F-hitung sebesar 142,455 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,746 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan Loyalitas Pelanggan sebesar 74,6%, sedangkan sisanya 25,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk dan penerapan strategi emotional marketing yang efektif dapat meningkatkan loyalitas pelanggan pada merek fashion lokal 3Second di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan kajian pemasaran serta rekomendasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam menyusun strategi pemasaran berbasis emosi dan kualitas produk.  
Efektivitas Pemberian MP-ASI terhadap Status Gizi pada Anak Usia 6-7 Bulan di Puskesmas Tenayan Raya Pekanbaru Eva Kurnia Ulansari; Rifa Yanti; Ika Permanasari; Rahmaniza Rahmaniza
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10424

Abstract

Periode 6–7 bulan merupakan masa kritis pertumbuhan anak yang membutuhkan asupan gizi selain ASI. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat 49 juta balita kurus di dunia, sedangkan di Indonesia prevalensi gizi kurang dan buruk masih tinggi (13,8% dan 3,9%). Di Kota Pekanbaru, wasting meningkat dari 5,9% menjadi 8,6% pada tahun 2022. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat waktu dan berkualitas menjadi intervensi penting untuk memperbaiki status gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian MP-ASI terhadap status gizi anak usia 6–7 bulan di Puskesmas Tenayan Raya. Desain quasy eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest diterapkan pada 16 anak yang diambil secara total sampling. Intervensi berupa pemberian MP-ASI 1 kali sehari selama seminggu, dengan menu bubur opor ayam, sup ayam, dan bubur ayam yang diformulasikan memenuhi kebutuhan energi, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Status gizi diukur menggunakan indeks BB/TB berdasarkan standar WHO. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon setelah uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi tidak normal (p<0,05). Hasil pretest menunjukkan 62,5% anak kurus dan 25,0% sangat kurus. Pasca intervensi, terjadi peningkatan signifikan: 68,5% berstatus gizi normal, 25,0% gemuk, dan hanya 6,3% kurus; tidak ada lagi sangat kurus. Median status gizi naik dari 1,00 menjadi 2,00 dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Disimpulkan bahwa pemberian MP-ASI efektif meningkatkan status gizi anak 6–7 bulan. Edukasi berkelanjutan tentang MP-ASI bagi ibu balita sangat direkomendasikan guna mencegah malnutrisi.
Komunikasi Interpersonal yang Dimediasi Komputer (CMC): Interaksi Member Treasure dan Treasure Maker pada Platform Weverse Uthlifatu Zaen; Fifi Novianty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10425

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, termasuk pola interaksi antara idola K-Pop dan penggemarnya. Penelitian ini mengkaji komunikasi interpersonal yang dimediasi komputer (Computer-Mediated Communication/CMC) antara member grup Treasure dan komunitas penggemarnya, Treasure Maker, pada platform Weverse. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik CMC yang terbentuk di Weverse, menganalisis dimensi self-disclosure dalam interaksi idol-fans, serta mengkaji pengaruh interaksi dua arah terhadap kualitas hubungan interpersonal di ruang digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi, di mana data dikumpulkan melalui observasi sistematis pada platform Weverse dan wawancara mendalam kepada tiga informan yang merupakan Treasure Maker aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Weverse memfasilitasi komunikasi dua arah yang kaya melalui fitur-fitur seperti feed postingan, siaran langsung, secret post, dan terjemahan otomatis yang mendukung interaksi lintas bahasa dan budaya. Self-disclosure yang dilakukan oleh member Treasure, berupa berbagi rutinitas harian, ungkapan perasaan, serta keterbukaan emosional, mendorong pengungkapan diri yang serupa dari pihak penggemar dan menciptakan ikatan emosional yang bermakna. Interaksi dua arah di Weverse terbukti mampu mentransformasi hubungan parasosial yang bersifat satu arah menjadi hubungan interpersonal yang resiprokal, di mana penggemar merasa dikenal dan diakui eksistensinya secara nyata oleh idola. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dinamika CMC dalam konteks fandom K-Pop global dan peran platform fandom khusus dalam membentuk ulang relasi idol-penggemar di era digital.

Page 27 of 830 | Total Record : 8292