cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pengaruh Brand Image, Kualitas Produk, dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Handphone Iphone Pada Kalangan Generasi Z Ariyanti, Dini; Hendratmoko, Christiawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4382

Abstract

Pertumbuhan pasar smartphone premium di Indonesia semakin pesat, terutama di kalangan Generasi Z yang dikenal sebagai pengguna aktif teknologi digital serta memiliki preferensi kuat terhadap perangkat dengan kualitas tinggi dan citra merek yang prestisius. iPhone menjadi salah satu produk yang banyak diminati karena menawarkan perpaduan antara inovasi, identitas sosial, dan pengalaman penggunaan yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image, kualitas produk, dan harga terhadap keputusan pembelian iPhone pada Generasi Z di Solo Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 90 responden yang pernah membeli iPhone. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image dan kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Citra merek yang kuat terbukti membentuk persepsi positif, meningkatkan rasa percaya diri pengguna, serta memperkuat nilai simbolis perangkat. Sementara itu, kualitas produk yang memenuhi ekspektasi meliputi performa, keandalan, dan fitur pendukung menjadi faktor rasional yang mendorong keputusan pembelian. Sebaliknya, variabel harga tidak berpengaruh signifikan, mengindikasikan bahwa Generasi Z cenderung lebih menitikberatkan pada manfaat dan prestise produk dibandingkan pertimbangan biaya. Temuan ini memperlihatkan bahwa dalam konteks produk premium, nilai emosional dan fungsional lebih dominan dibandingkan faktor finansial. Penelitian ini berkontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif, khususnya dengan menekankan penguatan identitas merek dan peningkatan kualitas produk untuk mempertahankan loyalitas konsumen muda. Selain itu, penelitian ini memperkaya literatur mengenai perilaku konsumen digital dalam kategori smartphone premium.
Kewenangan Pemerintah dalam Mengatur Kasus Hoax di Media Sosial yang Terjadi di Indonesia Faisal, Gusri; Eldi, Riski Putra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4385

Abstract

Penelitian ini membahas kewenangan pemerintah Indonesia dalam menangani penyebaran berita palsu atau hoaks di media sosial, yang semakin menjadi tantangan serius di era digital. Arus informasi yang cepat dan tidak terkendali berpotensi mengganggu ketertiban umum, memicu konflik sosial, serta mengancam keamanan nasional apabila tidak dikelola dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami kerangka hukum yang digunakan pemerintah dalam mengatur dan menindak kasus hoaks, serta mengevaluasi efektivitas upaya penegakan hukum tersebut dalam menciptakan ekosistem informasi yang aman bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan menelaah berbagai sumber hukum, meliputi peraturan perundang-undangan sebagai sumber primer, literatur akademik sebagai sumber sekunder, dan dokumen penunjang lainnya sebagai sumber tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum penanganan hoaks terutama diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Namun, penerapan hukum masih menghadapi berbagai hambatan, seperti rendahnya literasi hukum dan digital masyarakat, serta tantangan dalam menyeimbangkan perlindungan terhadap informasi yang benar dengan prinsip kebebasan berpendapat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya menghadapi penyebaran hoaks tidak dapat hanya mengandalkan regulasi, tetapi juga memerlukan strategi multipihak melalui edukasi literasi digital, peningkatan kesadaran hukum, serta kolaborasi antara pemerintah, platform digital, akademisi, dan masyarakat untuk membangun ruang digital yang lebih sehat dan tangguh terhadap disinformasi.
Strategi Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat Belajar Membaca pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Tingkat Sekolah Dasar Musyarifah, Riska; Amsad, Lusia Narsia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengeksplorasi strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan minat membaca pada pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Dasar. Rendahnya minat baca di kalangan siswa menjadi tantangan besar yang menghambat perkembangan literasi dan prestasi akademik mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, dan analisis dokumen. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif seperti e-book dan platform pembelajaran digital efektif dalam meningkatkan motivasi siswa untuk membaca. Media ini tidak hanya menarik perhatian siswa, tetapi juga meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan kolaborasi antar siswa juga berperan penting dalam meningkatkan minat baca, karena memberi kesempatan bagi siswa untuk berbagi pemahaman dan pengalaman membaca. Dukungan lingkungan yang positif, baik dari keluarga maupun sekolah, juga terbukti memiliki dampak signifikan dalam memperkuat kebiasaan membaca siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran, pembelajaran berbasis proyek, serta dukungan lingkungan yang mendukung dapat menciptakan kebiasaan membaca yang kuat pada siswa. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi membaca siswa, dengan implikasi praktis bagi pengembangan kurikulum dan metode pengajaran di sekolah.
Analisis Komprehensif Keuangan Bank Panin Dubai Syariah Menggunakan Pendekatan: RGEC, Efisiensi DEA, Stabilitas Z-Score, dan Model Altman-Grover pada Periode 2020-2024 Umiyati, Umiyati; Azharine, Safa Nabila; Hilwah, Mayadah; Kamila, Syanindita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4394

Abstract

Kajian ini memberikan evaluasi komprehensif terhadap kondisi keuangan Bank Panin Dubai Syariah selama periode 2020–2024 dengan menggunakan pendekatan RGEC, analisis efisiensi DEA, pengukuran stabilitas melalui Z-Score, serta penilaian risiko kebangkrutan menggunakan model Altman-Grover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan risiko bank berada pada tingkat yang terkendali, meskipun terdapat fluktuasi pada kualitas aset yang mencerminkan dinamika kondisi ekonomi dan kemampuan bank dalam memitigasi potensi kredit bermasalah. Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dinilai cukup efektif dalam menjaga integritas tata kelola, meskipun tetap memerlukan penguatan pada beberapa aspek pengawasan internal. Dari sisi profitabilitas dan permodalan, kinerja bank relatif stabil selama periode penelitian. Namun, tahun 2021 menjadi titik paling krusial karena tekanan signifikan yang berdampak pada kemampuan bank menghasilkan laba dan menjaga kualitas aset. Meskipun demikian, pemulihan terlihat pada tahun-tahun berikutnya seiring perbaikan kondisi ekonomi nasional. Hasil analisis efisiensi menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) memperlihatkan bahwa tingkat efisiensi bank mengalami perubahan dari tahun ke tahun, namun secara keseluruhan masih berada pada kategori efisien secara relatif dibandingkan dengan benchmark yang digunakan. Pengukuran stabilitas menggunakan Z-Score serta penilaian risiko kebangkrutan dengan model Altman-Grover menunjukkan bahwa bank berada dalam kondisi aman dan memiliki ketahanan finansial yang baik, kecuali pada 2021 yang menjadi titik terendah kinerja keuangan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa.
Dari Limbah Menjadi Material: Eksplorasi Hidroksiapatit Tulang Ayam sebagai Filler Membran Komposit Nabella, Nabella; Azizah, Fithrah Inda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4396

Abstract

Peningkatan jumlah limbah tulang ayam sebagai bagian dari sampah rumah tangga membuka peluang pemanfaatannya sebagai sumber biomineral bernilai tambah, salah satunya hidroksiapatit (HAp). Studi ini mengevaluasi HAp hasil ekstraksi limbah tulang ayam sebagai filler dalam membran komposit berbasis polivinil alkohol (PVA) dan polietilen glikol (PEG). Hidroksiapatit diekstraksi melalui metode alkaline hydrothermal dikombinasikan dengan thermal decomposition, dan membran difabrikasi menggunakan teknik solvent casting molding pada cawan petri. Variasi konsentrasi HAp (0–5%) digunakan untuk menilai pengaruhnya terhadap daya serap air, karakteristik gugus fungsional, dan morfologi membran. Hasil water uptake menunjukkan bahwa penambahan HAp pada konsentrasi rendah hingga menengah meningkatkan porositas serta memperkuat interaksi gugus hidroksil dalam matriks polimer, dengan kondisi optimum pada 2% HAp. Pada kondisi ini, hasil analisis SEM menunjukkan struktur yang lebih terbuka dan kemampuan serap air yang lebih tinggi tanpa pemadatan. Sebaliknya, konsentrasi di atas 2% menyebabkan aglomerasi partikel yang menurunkan homogenitas struktur dan mengurangi hidrofilisitas membran. Analisis FTIR mengidentifikasi gugus-gugus fungsi yang berkaitan dengan PVA, PEG, dan HAp, dengan puncak karakteristik yang merepresentasikan gugus hidroksil, karbonat, dan fosfat, sehingga mengonfirmasi keberhasilan integrasi HAp ke dalam matriks membran. Temuan ini menegaskan potensi HAp alami dari limbah tulang ayam sebagai material penguat ramah lingkungan untuk pembuatan membran komposit, terutama pada aplikasi mikrofiltrasi dan pre-treatment air.
Analisis Brand Engagement di Media Sosial pada Produk Kemaiu Berdasarkan Dimensi Brand Equity Rachman, Nayla Aizha; Azhar, Ratih Mukti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4398

Abstract

Persaingan merek lokal yang semakin ketat di media sosial membuat Kemaiu menghadapi tantangan dalam mempertahankan perhatian dan keterlibatan konsumennya. Aktivitas konten yang sudah cukup aktif tersebut belum memberikan gambaran jelas mengenai seberapa besar kontribusinya dalam membentuk brand equity di mata konsumen. Permasalahan ini menjadi penting untuk dikaji agar strategi digital yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam memperkuat posisi merek. Penelitian ini bertujuan menganalisis brand engagement konsumen terhadap produk Kemaiu di media sosial dengan menggunakan dimensi brand equity yang mencakup empat dimensi, yaitu brand awareness, brand association, perceived quality, dan brand loyalty. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi kualitatif. Data primer diperoleh melalui pengamatan aktivitas Kemaiu di Instagram dan Tiktok. Lalu, data sekunder diperoleh melalui studi literatur dari artikel jurnal yang membahas peran media sosial memperkuat ekuitas merek. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas media sosial Kemaiu, berupa konsistensi konten, identitas visual, storytelling, serta penggunaan testimoni, berkontribusi pada peningkatan kesadaran merek, pembentukan asosiasi merek yang relevan, peningkatan persepsi kualitas, dan penguatan loyalitas konsumen. Selain itu, elemen visual yang khas turut memperkuat aset merek yang membuat Kemaiu mudah dikenali di platform digital. Penelitian ini masih memiliki keterbatasan dan disarankan untuk mencari gambaran yang lebih mendalam mengenai perilaku brand engagement. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi media sosial bagi Kemaiu maupun merek lokal lainnya untuk memperkuat brand equity di era digital.
Pengaruh Kenaikan Tarif PPN, Literasi Pajak, dan Literasi Keuangan Terhadap Potensi Penerimaan PPN Hariyanti, Anies; Prayogi, Agung; Mudmainah, Siti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4405

Abstract

Perihal mendorong pemulihan ekonomi nasional, pemerintah mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan penerimaan negara, terutama dari sektor perpajakan, melalui kebijakan penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana diatur pada UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Berdasarkan ketentuan tersebut, mulai 1 April 2022, tarif PPN resmi naik dari 10% menjadi 11%. Potensi penerimaan PPN dapat diukur melalui perilaku konsumsi masyarakat, khususnya dalam pengambilan keputusan pembelian yang diantarnya dipengaruhi oleh faktor kenaikan tarif PPN, literasi pajak, dan literasi keuangan. Penelitian ini menguji pengaruh secara simultan dan parsial kenaikan tarif PPN, literasi pajak, dan literasi keuangan terhadap potensi penerimaan PPN. Populasi penelitian yaitu mahasiswa S1 Prodi S1-Akuntansi, Manajemen, dan Agribisnis Universitas Peradaban. Sedangkan sampel diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pendekatan regresi linier berganda digunakan pada penelitian ini dengan beberapa analisis data yang meliputi analisis deskriptif, pengujian asumsi klasik, uji F, serta uji t.  Hasil regresi mengungkapkan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai/PPN, literasi pajak, dan literasi keuangan bersama-sama berpengaruh signifikan. Secara parsial literasi pajak (sig.0,012; β=0,686) dan literasi keuangan (sig.0,009; β=0,312) berpengaruh positif signifikan, sedangkan kenaikan tarif PPN tidak berpengaruh signifikan (sig.0,309) terhadap potensi penerimaan PPN. Model menjelaskan 26,1% variasi (R²=0,261), dengan literasi sebagai faktor dominan sesuai Theory of Planned Behavior. Implikasi utama adalah perlunya penguatan pendidikan pajak-keuangan di perguruan tinggi, khususnya untuk kelompok non-bisnis.
Klasifikasi Jenis Transaksi Terbanyak Pada Layanan Agen Brilink Di Numart Dengan Algoritma Decision Tree Fatah, Zaehol; Maghfiro, Maidatul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan jenis transaksi terbanyak pada layanan agen BRILink di NUMart dengan memanfaatkan algoritma Decision Tree sebagai metode analisis utama. Layanan BRILink merupakan inovasi perbankan berbasis agen yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus datang ke kantor bank. Banyaknya variasi transaksi di NUMart seringkali menyulitkan pengelola untuk mengetahui jenis transaksi yang paling dominan setiap periode, terutama karena data yang bersifat acak dan tidak terstruktur. Melalui pendekatan data mining, penelitian ini mengolah data transaksi mingguan BRILink NUMart selama tiga bulan dengan delapan atribut transaksi dan satu atribut target. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pra-pemrosesan data, pembagian dataset, pembangunan model klasifikasi, hingga evaluasi performa model secara menyeluruh. Algoritma Decision Tree dipilih karena mampu menghasilkan pola klasifikasi yang mudah dipahami, memiliki tingkat interpretabilitas tinggi, serta dapat menggambarkan struktur keputusan secara jelas. Hasil analisis menunjukkan bahwa atribut Tarik Tunai menjadi node akar (root) karena memiliki nilai gain ratio tertinggi dalam membedakan kategori transaksi. Model klasifikasi yang dibangun kemudian diuji menggunakan RapidMiner dengan nilai accuracy, precision, dan recall mencapai 100%. Temuan ini membuktikan bahwa algoritma Decision Tree mampu mengidentifikasi pola transaksi secara efektif dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional, seperti perencanaan stok dana, strategi pelayanan, optimalisasi manajemen transaksi, serta peningkatan kualitas layanan keuangan berbasis agen di NUMart.
Scientific Analysis of Linguistic Branches: Identifying Linguistic Fields in Indonesian Elementary Textbooks the Merdeka Curriculum Nurul Hidayah, Safitri; Viola, Albita Intan; Ikrimah, Fani; Hidayati S., Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4409

Abstract

This study examines four fundamental components of linguistics—morphology, syntax, semantics, and pragmatics—as the essential foundation for developing students’ language competence at the elementary school level. The research focuses on an in-depth analysis of how word structure, sentence structure, meaning systems, and contextual language use interact to form comprehensive linguistic ability. The morphological discussion highlights word-formation processes, including affixation, reduplication, and compounding, as well as the role of morphemes as the smallest meaningful units. The syntactic analysis explores the organization of phrases, clauses, and sentence types to understand how utterances are grammatically constructed. Furthermore, the semantic section emphasizes lexical, denotative, and grammatical meanings as the basis for accurate interpretation of words and sentences. The pragmatic analysis addresses the importance of context in determining the intended meaning and function of utterances, and how language use is shaped by communicative situations. The findings indicate that these four linguistic aspects are inherently interconnected, functioning collectively within the language-learning process. Morphology provides the fundamental building blocks of words, syntax organizes these elements into coherent structures, semantics offers interpretative frameworks, and pragmatics ensures that language is used appropriately within various contexts. This study concludes that language instruction at the elementary level should be designed comprehensively by integrating all linguistic components. Such a holistic approach is believed to significantly enhance students’ literacy skills and communicative competence, both in academic settings and in everyday interactions.
Instrumen Hak Asasi Manusia Internasional (Perbandingan Ratifikasi & Implementasi Indonesia Vs Malaysia/Thailand) Aswar, Muhammad; Ashfiya, E Nur; Utami, Olivia Nurul; P, Ona Monis Putri; Tasik, Darmayani Tandi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4410

Abstract

Perlindungan hak asasi manusia menjadi salah satu pilar utama dalam perkembangan hukum modern, di mana instrumen internasional berperan sebagai dasar untuk menjamin penghormatan terhadap martabat manusia. Meskipun standar-standar tersebut telah diterima secara luas, negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand memiliki pendekatan yang berbeda dalam meratifikasi serta mengimplementasikannya. Indonesia, khususnya setelah reformasi, cenderung mengambil langkah lebih progresif melalui ratifikasi berbagai instrumen penting. Namun, implementasi di tingkat nasional masih menghadapi hambatan struktural, mulai dari lemahnya koordinasi kebijakan hingga keterbatasan kapasitas lembaga penegak hak asasi manusia. Berbeda dengan Indonesia, Malaysia dan Thailand memilih pendekatan yang lebih berhati-hati, dengan mempertimbangkan kepentingan domestik, stabilitas politik, serta sensitivitas budaya. Meskipun demikian, masing-masing negara menunjukkan keunggulan dalam isu tertentu. Malaysia dinilai lebih baik dalam perlindungan bagi pekerja migran karena adanya kebijakan yang lebih terarah, sedangkan Thailand menonjol dalam pengembangan regulasi perlindungan data pribadi yang lebih komprehensif. Penelitian ini membandingkan pola ratifikasi, penerjemahan instrumen internasional ke dalam hukum nasional, efektivitas lembaga hak asasi manusia, serta perlindungan terhadap isu-isu khusus seperti kebebasan berpendapat, kelompok minoritas, dan pengungsi. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi hak asasi manusia sangat dipengaruhi oleh komitmen politik, harmonisasi kebijakan, serta kapasitas kelembagaan. Kajian ini menegaskan bahwa meskipun terdapat kemajuan signifikan, ketiga negara masih memerlukan penguatan mekanisme pelaksanaan agar instrumen internasional dapat terwujud secara efektif dalam praktik