cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Kesalahan Penulisan Minuta Akta oleh Notaris Fitriani Lestari; Rahmida Erliyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10033

Abstract

Notaris sebagai pejabat umum memiliki kewenangan atributif untuk membuat akta autentik yang berfungsi sebagai alat bukti sempurna dalam hubungan hukum keperdataan. Dalam praktik kenotariatan, masih ditemukan kesalahan penulisan minuta akta yang berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum, sengketa perdata, serta kerugian bagi para pihak. Permasalahan tersebut menunjukkan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian, kecermatan, dan profesionalisme notaris dalam menjalankan jabatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pertanggungjawaban notaris terhadap kesalahan penulisan minuta akta serta perlindungan hukum bagi para pihak yang dirugikan berdasarkan perspektif hukum kenotariatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penulisan minuta akta dapat menimbulkan pertanggungjawaban administratif, perdata, maupun pidana bagi notaris apabila terbukti terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran terhadap ketentuan Undang-Undang Jabatan Notaris. Kesalahan yang bersifat substantif bahkan dapat mengakibatkan akta kehilangan sifat autentiknya dan terdegradasi menjadi akta di bawah tangan. Perlindungan hukum terhadap para pihak dapat dilakukan melalui mekanisme renvoi, pembetulan akta, penyelesaian nonlitigasi, maupun gugatan perdata guna memperoleh kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan. Dengan demikian, notaris dituntut untuk senantiasa melakukan verifikasi identitas, pemeriksaan dokumen pendukung, serta pembacaan akta secara cermat sebelum penandatanganan dilakukan. Penguatan pengawasan oleh Majelis Pengawas Notaris dan organisasi profesi juga diperlukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran jabatan. Penerapan standar kehati-hatian yang konsisten diharapkan mampu menjaga martabat jabatan notaris sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fungsi akta autentik sebagai instrumen pembuktian yang memberikan perlindungan hukum secara preventif dan represif bagi para pihak.
Perancangan Ulang Antarmuka Sistem Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan(TAK) Berbasis User-Centered Design Shasha Shany Azahra; Samuel Eka Mulya; Rachel Yemima Hutasoit; Atha Fathi Murtadha; Vicky Fareli; Irfan Walhidayah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10034

Abstract

Sistem Informasi Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (SITU TAK) Telkom University menjadi platform digital yang wajib diakses mahasiswa untuk mengajukan poin kegiatan kemahasiswaan sebagai salah satu syarat kelulusan. Survei awal terhadap 21 responden lintas program studi mengungkap sejumlah kendala usability yang cukup mencolok: 81% pengguna pernah mengalami error saat menyimpan data, 85% kebingungan menghadapi sistem kategorisasi berbentuk dropdown, dan 76% terganggu oleh pembatasan jam operasional sistem. Merespons temuan tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan User-Centered Design (UCD) yang dijabarkan dalam empat belas tahap sistematis, mulai dari analisis kebutuhan pengguna, penyusunan persona dan mental model, perancangan ulang navigasi dan struktur menu, penentuan perangkat interaksi, penulisan microcopy, hingga perancangan mekanisme feedback dan assistance. Tahap akhir berupa validasi prototipe melalui usability testing berstandar ISO 9241-11 menggunakan platform Maze dengan metode Unmoderated Remote Testing, yang melibatkan 17 partisipan mahasiswa aktif. Hasil pengujian menunjukkan Success Rate sebesar 100% pada tiga dari empat misi dan 93,3% pada misi keempat, seluruhnya melampaui ambang target minimum 80%. Alur revisi pengajuan dapat diselesaikan rata-rata dalam 42,9 detik, jauh lebih cepat dari target 90 detik, sementara alur pendaftaran kegiatan rata-rata memerlukan 161,3 detik dari batas waktu 8 menit. Skor System Usability Scale (SUS) yang diperoleh sebesar 75,0 berada pada kategori "Good" (Grade B). Namun, misclick rate yang tinggi pada fitur Panduan TAK (66,1%) menjadi catatan penting untuk perbaikan pada iterasi berikutnya. Temuan ini menegaskan bahwa UCD yang ditopang data empiris berkontribusi nyata terhadap efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna sistem informasi akademik.
Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga Bank Indonesia dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia (Periode 1994-2024) Viren Mahid; Zulkifli Siregar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar, suku bunga Bank Indonesia, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 1994–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar -1,660 dan nilai signifikansi <0,001. Inflasi juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar -0,261 dan nilai signifikansi 0,001. Sementara itu, suku bunga Bank Indonesia berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi 0,140. Secara simultan, jumlah uang beredar, suku bunga Bank Indonesia, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai F sebesar 33,673 dan signifikansi <0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,789 menunjukkan bahwa 78,9% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hasil penelitian menegaskan pentingnya menjaga stabilitas moneter untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ilmu Pendidikan (Konsep Dasar, Asas-Asas, Tripusat, dan Administrasi Pendidikan) M. Fatahurahman Maha; Hamdani Hamdani; M. Rasyid Bancin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10041

Abstract

Pendidikan merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter, pengembangan intelektual, serta kemajuan peradaban manusia. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fondasi sistem pendidikan melalui empat aspek utama, yaitu konsep dasar pendidikan, asas-asas pendidikan, Tripusat Pendidikan, dan peran lembaga pendidikan dalam penyelenggaraan proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber literatur yang relevan di bidang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep dasar pendidikan merupakan proses yang sadar, terencana, dan berkelanjutan untuk mengembangkan seluruh potensi manusia, meliputi aspek spiritual, intelektual, sosial, dan moral. Asas-asas pendidikan, seperti asas Tut Wuri Handayani, asas kemandirian belajar, dan asas belajar sepanjang hayat (lifelong learning), berfungsi sebagai landasan filosofis sekaligus pedoman praktis dalam pelaksanaan pendidikan. Selain itu, konsep Tripusat Pendidikan yang dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bergantung pada sinergi antara keluarga sebagai lingkungan informal, sekolah sebagai lingkungan formal, dan masyarakat sebagai lingkungan nonformal. Lembaga pendidikan berperan sebagai wadah yang mengorganisasi, memfasilitasi, dan mengintegrasikan berbagai unsur pendidikan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Kajian ini menyimpulkan bahwa integrasi yang harmonis antara konsep dasar pendidikan, penerapan asas-asas pendidikan, sinergi Tripusat Pendidikan, dan optimalisasi peran lembaga pendidikan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pendidikan nasional yang efektif, inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Dinamika Musyawarah Perkawinan di Kecamatan Paguyaman Pantai Iyan Tahir; Rauf A. Hatu; Yowan Tamu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika musyawarah perkawinan serta menganalisis faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dalam proses musyawarah perkawinan di Kecamatan Paguyaman Pantai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori Pertukaran Sosial George C. Homans digunakan untuk menjelaskan proses interaksi dan negosiasi yang terjadi dalam musyawarah perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyawarah perkawinan merupakan arena pertukaran sosial yang mempertemukan harapan, kepentingan, dan kemampuan kedua belah pihak keluarga. Proses musyawarah tidak selalu berlangsung dalam satu kali pertemuan, tetapi sering melibatkan negosiasi berulang hingga tercapai kesepakatan bersama. Faktor-faktor yang memengaruhi jalannya musyawarah meliputi kemampuan ekonomi calon mempelai laki-laki, nilai-nilai adat dan budaya, serta status sosial yang berkaitan dengan tingkat pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan kedudukan keluarga dalam masyarakat. Perbedaan antara harapan keluarga perempuan dan kemampuan ekonomi pihak laki-laki sering menjadi kendala yang menyebabkan negosiasi berlangsung lebih lama bahkan berpotensi menunda pelaksanaan perkawinan. Dengan demikian, musyawarah perkawinan tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme adat, tetapi juga sebagai proses sosial yang melibatkan pertukaran kepentingan dan pencapaian kesepakatan antarkeluarga. Dengan demikian, musyawarah perkawinan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya sekaligus menyesuaikannya dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terus berkembang.
Analisis Perilaku Konsumsi Berlebihan (Israf) pada Pengguna E-Wallet dan PayLater dalam Perspektif Maqashid Syariah Sajad Khawarizmi Maulana Musthofa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10044

Abstract

Perkembangan teknologi pembayaran digital, khususnya e-wallet dan PayLater atau Buy Now Pay Later (BNPL), telah mengubah pola konsumsi masyarakat Indonesia secara fundamental dan masif. Kemudahan transaksi yang ditawarkan kedua instrumen ini memberikan manfaat signifikan bagi perluasan inklusi keuangan nasional, namun sekaligus membuka celah bagi munculnya perilaku konsumsi berlebihan yang dalam Islam dikenal sebagai israf. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk israf yang muncul pada pengguna e-wallet dan PayLater serta menilai fenomena tersebut secara komprehensif dalam perspektif Maqashid Syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan normatif-konseptual, memanfaatkan data resmi dari Bank Indonesia, OJK, BPS, KNEKS, serta literatur jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian mengidentifikasi lima bentuk israf utama, yaitu pembelian impulsif yang dipercepat oleh kemudahan transaksi, konsumsi berbasis promosi dan cashback, pergeseran orientasi belanja dari kebutuhan menuju keinginan, penggunaan PayLater yang melampaui kemampuan finansial, serta konsumsi simbolik untuk memperoleh pengakuan sosial. Faktor pendorong israf meliputi desain platform yang mengeksploitasi bias psikologis pengguna, tekanan sosial dan budaya digital, serta rendahnya literasi keuangan syariah yang secara nasional baru mencapai 43,42 persen. Dalam perspektif Maqashid Syariah, kelima bentuk israf tersebut berpotensi mengancam perlindungan harta (hifz al-mal), jiwa (hifz al-nafs), akal (hifz al-'aql), agama (hifz al-din), dan keturunan (hifz al-nasl). Kajian ini menegaskan bahwa e-wallet dan PayLater bersifat netral sebagai instrumen, namun penggunaannya harus diarahkan pada prinsip wasathiyah, qana'ah, dan kemaslahatan agar teknologi keuangan digital benar-benar menjadi sarana manfaat, bukan pintu menuju mafsadah.
Interaksi Sosial Mahasiswa Rantau di Asrama PPMI Sulawesi Tengah Mir’ah Azizah Nasri; Rauf A. Hatu; Sainudin Latare
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis interaksi sosial mahasiswa rantau di Asrama PPMI Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan pola hubungan sosial antar penghuni asrama yang menunjukkan kecenderungan meningkatnya sikap individualisme dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus dan penghuni Asrama PPMI Sulawesi Tengah yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial mahasiswa rantau di Asrama PPMI Sulawesi Tengah berlangsung dalam bentuk pertukaran, konflik, dominasi, dan sosiabilitas sebagaimana dijelaskan dalam teori Georg Simmel. Bentuk pertukaran terlihat melalui aktivitas saling membantu dan berbagi informasi, sedangkan konflik muncul akibat perbedaan karakter, kurangnya komunikasi, dan persoalan kebersihan asrama. Dominasi tampak dalam penerapan aturan dan pembagian tugas oleh pengurus asrama, sementara sosiabilitas terlihat melalui kegiatan berkumpul dan komunikasi antar penghuni. Namun, interaksi sosial yang terjalin belum sepenuhnya melibatkan seluruh penghuni asrama. Sebagian mahasiswa cenderung menunjukkan sikap individualisme yang ditandai dengan rendahnya partisipasi dalam kegiatan bersama, terbatasnya interaksi dengan penghuni lain, lebih banyak menghabiskan waktu di ruang pribadi, serta lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan bersama. Kondisi tersebut menyebabkan hubungan sosial antar penghuni belum terjalin secara optimal dan berpengaruh terhadap tingkat kebersamaan di lingkungan asrama. Meskipun demikian, solidaritas sosial masih ditemukan pada sebagian penghuni melalui sikap saling peduli dan membantu dalam situasi tertentu.
Peran Guru Pendidikan Pancasila dalam Menguatkan Moralitas dan Tanggung Jawab Akademik Siswa Atlet Nur Azizah Rahayu Ningsih; Raden Roro Nanik Setyowati; Harmanto Harmanto; Rianda Usmi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Pancasila dalam menguatkan moralitas dan tanggung jawab akademik pada siswa atlet sepak bola regional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri 18 Surabaya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru Pendidikan Pancasila, guru Bimbingan dan Konseling, serta siswa atlet sepak bola sebagai subjek penelitian. Analisis penelitian didasarkan pada Teori Peran Biddle dan Thomas yang mencakup aspek norma, harapan, wujud perilaku, serta penilaian dan sanksi. Selain itu, penelitian juga menggunakan Teori Pendidikan Karakter Thomas Lickona yang menekankan tiga komponen utama, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Pancasila berperan dalam menguatkan moralitas dan tanggung jawab akademik siswa atlet melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai-nilai Pancasila, pembimbingan personal yang responsif terhadap kebutuhan siswa, serta penerapan kontrak belajar sebagai sarana penguatan disiplin dan tanggung jawab akademik. Upaya tersebut mampu meningkatkan kesadaran siswa atlet dalam menyeimbangkan tuntutan akademik dan aktivitas olahraga, sekaligus mendorong terbentuknya sikap disiplin, tanggung jawab, dan komitmen terhadap kewajiban belajar. Meskipun demikian, pelaksanaan peran tersebut masih menghadapi beberapa hambatan, seperti kelelahan fisik siswa akibat jadwal latihan yang padat, keterbatasan perhatian guru terhadap siswa atlet karena banyaknya peserta didik yang harus dibimbing, serta kesulitan siswa dalam mengatur waktu antara kegiatan akademik dan olahraga. Dengan demikian, guru Pendidikan Pancasila memiliki kontribusi penting dalam pembentukan karakter siswa atlet yang seimbang antara prestasi akademik, prestasi olahraga, dan penguatan nilai-nilai moral.
Analisis Kualitatif Teori sebagai Bahasa: Pendekatan Sintaktik, Semantik, dan Pragmatis dalam Praktik Pelaporan Akuntansi Mecha Zahra Ananda Yuniar; Karina Dviya Sari; Indah Dwi Yuliani, Mary Christine Simbolon; Fida Qurrota Aini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10049

Abstract

Teori akuntansi memiliki peran penting sebagai landasan konseptual dalam memahami dan memprediksi praktik akuntansi di tengah meningkatnya tuntutan terhadap transparansi laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori akuntansi melalui perspektif linguistik yang mencakup tiga tingkat utama, yaitu sintaktik, semantik, dan pragmatik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang memanfaatkan berbagai sumber elektronik, seperti jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, dan dokumen terkait. Melalui pendekatan ini, penelitian mengeksplorasi bagaimana struktur logis, makna ekonomi, dan pengaruh informasi terhadap perilaku pengguna terintegrasi dalam proses pelaporan keuangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan sintaktik berperan dalam memastikan konsistensi penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, seperti Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan International Financial Reporting Standards (IFRS). Sementara itu, pendekatan semantik berfungsi untuk menjamin bahwa informasi yang disajikan memiliki makna yang valid dan mampu merepresentasikan kondisi ekonomi yang sebenarnya. Di sisi lain, pendekatan pragmatik menekankan efektivitas informasi akuntansi dalam memengaruhi pemahaman, penilaian, dan pengambilan keputusan ekonomi oleh para pengguna laporan keuangan. Ketiga pendekatan tersebut saling melengkapi dan membentuk suatu kerangka yang komprehensif dalam menjelaskan fungsi serta tujuan pelaporan keuangan. Dengan demikian, integrasi perspektif sintaktik, semantik, dan pragmatik menjadi aspek yang sangat penting dalam praktik akuntansi modern karena mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, meningkatkan kualitas informasi keuangan, serta mendukung peningkatan literasi keuangan bagi para pengguna laporan keuangan dalam berbagai konteks pengambilan keputusan ekonomi secara lebih tepat.
Analisis Prinsip Amanah pada produksi dan pemasaran kue tart Fara Chika chake Maulana, Muhammad Iqbal; Aziz, Abdul; Wakil, Abdul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip amanah dalam produksi dan pemasaran kue tart pada usaha Fara Chika Cake serta dampaknya terhadap loyalitas pelanggan dan keberhasilan usaha. Prinsip amanah yang berakar pada nilai-nilai etika Islam menjadi landasan moral sekaligus strategi bisnis yang mendukung kepercayaan dan keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada pelaku usaha dan pelanggan Fara Chika Cake. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam produksi, prinsip amanah diterapkan melalui penggunaan bahan baku berkualitas, proses produksi yang jujur dan higienis, serta kepatuhan terhadap standar pesanan pelanggan. Pada aktivitas pemasaran, amanah diwujudkan dengan transparansi informasi produk, komunikasi yang jujur, dan respons cepat terhadap keluhan pelanggan. Penerapan prinsip ini berdampak positif terhadap loyalitas pelanggan yang tercermin dari tingginya tingkat pembelian ulang dan rekomendasi pelanggan baru. Dampak tersebut juga berkontribusi pada peningkatan omzet dan keberhasilan usaha secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa prinsip amanah tidak hanya menjadi nilai moral, tetapi juga strategi bisnis yang efektif dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan menguatkan posisi usaha UMKM di pasar. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pelaku UMKM untuk mengintegrasikan prinsip amanah dalam pengelolaan usaha serta menjadi referensi bagi pengembangan teori etika bisnis Islam.

Page 3 of 838 | Total Record : 8377