cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Analisis Jalur Pejalan Kaki untuk Meningkatkan Aksesibilitas, Kenyamanan, dan Keselamatan Pejalan kaki Pada Ruas Jalan Ir.H. Juanda – Stasiun Bekasi Kota Utoyo, Haris; Isradi, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6962

Abstract

Pemerintah Kota Bekasi melakukan revitalisasi pedestrian di Jalan Ir. H. Juanda – Perjuangan untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki. Namun, trotoar seringkali masih disalahgunakan sebagai lokasi parkir motor liar meskipun spanduk larangan telah dipasang. Penelitian ini menganalisis jalur pejalan kaki pada ruas Jalan Ir. H. Juanda – Stasiun Bekasi Kota untuk mengetahui tingkat aksesibilitas, kenyamanan, dan keselamatan. Pertumbuhan mobilitas perkotaan menuntut tersedianya infrastruktur pedestrian yang memadai guna mendukung transportasi berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan, survei volume pejalan kaki, serta penyebaran kuesioner kepada 400 responden dengan metode accidental sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi langsung, penghitungan volume pejalan kaki pada jam sibuk pagi, siang, dan sore hari, serta penyebaran kuesioner kepada pengguna trotoar. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS versi 26 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,748. Analisis regresi menunjukkan bahwa variabel keamanan berpengaruh signifikan terhadap kenyamanan (F = 3,887; p = 0,021 < 0,05) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,353, yang berarti 35,3% variasi kenyamanan dijelaskan oleh faktor keamanan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas fasilitas trotoar, penerangan, dan pengendalian hambatan fisik dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki secara signifikan. Optimalisasi fasilitas pedestrian di kawasan Stasiun Bekasi diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat secara lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.
Penentuan Skala Prioritas Pemeliharaan Jalan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Metode Pavement Condition Index (PCI) Jauhari, Ahdan; Isradi, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6963

Abstract

Jalan Ps. Minggu Raya dan Jalan TMP Kalibata merupakan ruas jalan penting di Jakarta Selatan dengan volume lalu lintas yang tinggi, sehingga berpengaruh terhadap kualitas transportasi dan kinerja pelayanan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh volume lalu lintas yang melintasi Jalan Ps. Minggu Raya dan Jalan TMP Kalibata, menganalisis kondisi perkerasan kedua ruas jalan tersebut menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), serta menentukan skala prioritas pemeliharaan dengan mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan PCI dengan mempertimbangkan kondisi jalan, volume lalu lintas, keamanan dan kenyamanan pengguna, serta biaya pemeliharaan. Metode PCI digunakan untuk mengevaluasi kondisi perkerasan berdasarkan jenis, tingkat, dan luas kerusakan jalan, sedangkan metode AHP diterapkan untuk menentukan bobot kepentingan kriteria dan sub-kriteria yang meliputi kondisi jalan, volume lalu lintas, keamanan dan kenyamanan pengguna, serta biaya pemeliharaan dengan data persepsi diperoleh dari responden dan diuji konsistensinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan metode PCI, jl. Ps. Minggu Raya memiliki kondisi perkerasan yang lebih membutuhkan penanganan dengan nilai 73 (satisfactory) dibandingkan jl. TMP Kalibata 79 (satisfactory), dan hasil perhitungan AHP juga menunjukkan bahwa jl. Ps. Minggu Raya memiliki bobot akhir lebih tinggi sebesar 0,586 sehingga ditetapkan sebagai prioritas utama pemeliharaan jalan. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi dinas setempat yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan kualitas jalan dengan mempertimbangkan banyaknya kendaraan yang melewati ruas jalan serta pendataan kerusakan jalan yang dapat dilakukan kegiatan pemeliharaan secara cepat dan tepat sasaran.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Pengetahuan Tentang Seks Bebas Pada Remaja Kelas X SMAN 6 Pekanbaru Agustin, Marsya; Puswati, Desti; Putri, Veni Dayu; Adelia, Gita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6965

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap seksualitas sehingga memerlukan pengetahuan yang tepat untuk mencegah perilaku berisiko. Perkembangan teknologi informasi dan tingginya penggunaan media sosial menyebabkan remaja mudah terpapar berbagai informasi seksual yang belum tentu akurat serta berpotensi menimbulkan mispersepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan pengetahuan tentang seks bebas pada siswa kelas X SMA Negeri 6 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 103 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia responden 15,45 tahun (SD = 0,500) dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan (67%). Intensitas penggunaan media sosial sebagian besar berada pada kategori sedang hingga tinggi, sementara tingkat pengetahuan tentang seks bebas berada pada kategori cukup hingga baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan kekuatan korelasi sedang dan arah positif. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin tinggi pula tingkat pengetahuan siswa mengenai seks bebas. Disimpulkan bahwa media sosial memiliki peran dalam membentuk pengetahuan remaja, sehingga diperlukan penguatan literasi digital dan pendidikan seksualitas yang komprehensif, terarah, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Perancangan Desain Antaramuka Website Katalog Produk UMKM Kerajinan Rotan Menggunakan Pendekatan Design Thinking Abdurrosit, Abdurrosit; kasim, Sunardy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6966

Abstract

Perkembangan media digital mendorong UMKM untuk menyajikan informasi produk secara lebih terstruktur dan profesional guna meningkatkan efektivitas komunikasi dengan konsumen. Namun, banyak UMKM kerajinan masih mengandalkan media sosial yang bersifat linier dan tidak sistematis, sehingga menimbulkan pertanyaan berulang terkait harga, ukuran, dan variasi produk. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan konsumen akan informasi yang jelas dengan media penyampaian yang digunakan, serta rendahnya efisiensi komunikasi antara pelaku usaha dan calon pembeli. Penelitian ini bertujuan merancang desain antarmuka pengguna (UI) website katalog produk sebagai media komunikasi visual yang mampu menyajikan informasi secara terstruktur, konsisten, dan mudah diakses. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara semi-terstruktur terhadap pemilik usaha dan konsumen. Objek penelitian adalah UMKM kerajinan rotan yang mengalami kendala dalam penyampaian informasi produk secara digital. Hasil penelitian berupa rancangan prototipe high-fidelity website katalog yang menampilkan arsitektur informasi sederhana, struktur navigasi yang jelas, hierarki visual yang konsisten, serta komponen kartu produk untuk meningkatkan keterbacaan dan kemudahan penelusuran informasi. Integrasi QR Code sebagai penghubung media offline dan online turut mendukung kemudahan akses informasi. Evaluasi awal menunjukkan bahwa struktur antarmuka yang sistematis mampu meningkatkan kejelasan informasi dan mengurangi potensi kebingungan pengguna dalam memahami detail produk secara mandiri.
Pengaruh Pengalaman Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) dan Motivasi Kerja terhadap Kesiapan Kerja pada Siswa SMK Harapan Bersama Kota Tegal Rhisty Frida Utami; Endah Pujiastuti; Elsha Adelina Nurhayati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman praktik kerja industri (prakerin) dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja siswa SMK Harapan Bersama Kota Tegal. Kesiapan kerja merupakan faktor penting bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam menghadapi tuntutan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang. Selain penguasaan kompetensi akademik, siswa perlu memiliki pengalaman kerja nyata dan motivasi kerja yang tinggi agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja serta bersaing di pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, pelaksanaan prakerin dan peningkatan motivasi kerja menjadi aspek yang perlu diperhatikan untuk mendukung kesiapan kerja siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XII SMK Harapan Bersama Kota Tegal yang telah mengikuti prakerin. Sampel penelitian berjumlah 83 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman prakerin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa dengan nilai signifikansi 0,001 (<0,05). Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai signifikansi 0,003 (<0,05). Selain itu, secara simultan pengalaman prakerin dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Disimpulkan bahwa semakin baik pengalaman prakerin dan semakin tinggi motivasi kerja siswa, maka semakin tinggi pula kesiapan kerja siswa. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas prakerin dan pengembangan motivasi kerja siswa.
Perbedaan Edukasi Media Video Animasi dan Demonstrasi Terhadap Keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Pra-Sekolah Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru Hulu, Putri Yani; Maulinda, Dini; Adelia, Gita; Nita, Yureya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6968

Abstract

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan praktik sanitasi dasar yang penting dalam pencegahan penyakit infeksi pada anak Pra-sekolah, namun penerapannya di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan tingkat penerapan CTPS sesuai standar sebesar 47,5%, sehingga diperlukan edukasi kesehatan sejak usia dini dengan media pembelajaran yang sesuai karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan edukasi media video animasi dan metode demonstrasi terhadap keterampilan CTPS pada anak Pra-sekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experiment menggunakan rancangan Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design, dengan sampel 32 anak Pra-sekolah yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan pembagian proporsional dan instrumen berupa lembar observasi keterampilan CTPS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan CTPS pada kelompok video animasi adalah 2,38 (SD 0,500) pada Pre-test dan 6,50 (SD 0,516) pada Post-test, sedangkan pada kelompok demonstrasi sebesar 3,13 (SD 0,885) pada Pre-test dan 8,06 (SD 0,929) pada Post-test. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon pada kedua kelompok menunjukkan p < 0,001 yang berarti terdapat peningkatan keterampilan CTPS bermakna, sedangkan uji Mann–Whitney menunjukkan p < 0,001 yang menandakan adanya perbedaan keterampilan CTPS Post-test antara kedua kelompok, dengan kelompok demonstrasi memiliki keterampilan CTPS yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi media video animasi dan metode demonstrasi efektif meningkatkan keterampilan CTPS pada anak Pra-sekolah, dengan metode demonstrasi lebih optimal serta disarankan pengembangan variasi media edukasi dan evaluasi keberlanjutan keterampilan CTPS.
Hubungan Indek Massa Tubuh (IMT) dengan Body Image pada Remaja di SMAN 6 Pekanbaru Astuti, Meilia Dwi; Puswati, Desti; Putri, Veni Dayu; Adelia, Gita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6969

Abstract

Masa remaja merupakan periode penting dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi body image. Salah satu faktor yang berkaitan dengan persepsi tersebut adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Perubahan IMT pada remaja dapat memengaruhi body image yang berdampak pada kepercayaan diri dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara IMT dengan body image pada remaja kelas X di SMAN 6 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan dilaksanakan pada 06 – 07 Januari 2026. Responden berjumlah 103 orang yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Data IMT diperoleh melalui pengukuran berat dan tinggi badan kategori penduduk Asia, sedangkan body image diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki IMT normal sebanyak 58 (56,3%), IMT gemuk 29 (28,2%), IMT sangat kurus 11 (10,7%), dan IMT obesitas 5 (4,9%). Pada body image, 53 (51,5%) memiliki body image negatif, sedangkan 50 (48,5%) memiliki body image positif. Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara IMT dan body image pada remaja (p = 0,001 < 0,05). Kesimpulannya, perbedaan status IMT dapat memengaruhi cara remaja menilai body imagenya. Disarankan bagi sekolah dan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi mengenai body image yang sehat serta pentingnya menjaga keseimbangan IMT melalui kebiasaan hidup yang baik.
Peran Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi dalam Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Di Thrift Shop Kota Gorontalo Amlaiya, Indriyani; Rahmisyari, Rahmisyari; Arifin, Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.697

Abstract

This study aims to analyze the effect of price and product quality on purchasing decisions with social media as a moderating variable on thrift shop consumers in Gorontalo City. The phenomenon of increasing consumer interest in used clothing products (thrift) encourages the need for a deeper understanding of the factors that influence purchasing decisions. This study uses a quantitative approach with a survey method and Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis technique. The sample in this study were consumers from three thrift shops active on social media, namely Meltik Store, Mokoapa Store, and J&D Store. The results showed that price had a positive and significant effect on purchasing decisions, while product quality had a negative and insignificant effect. Social media was shown to significantly moderate the relationship between price and purchasing decisions, but did not strengthen the effect of product quality on purchasing decisions. These findings indicate that in the context of thrift shops, purchasing decisions are more influenced by price aspects and perceptions formed through social media than by the quality of the product itself. This emphasizes the importance of an effective digital marketing strategy in influencing consumer behavior, especially through interesting and relevant social media content.
Pengaruh Beban Kerja dan Stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Sunindo Adipersada Bogor Lingga, Sanifah Novitasari; Pratikno, Yuni; Rohayati, Yeti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6970

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan PT Sunindo Adipersada Bogor baik secara parsial maupun simultan. Jenis Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Sunindo Adipersada Bogor sebanyak 35 Karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh karena jumlah populasi yang relatif kecil dan teknik analisis data menggunakan adalah teknik analisis jalur dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0. Berdasarkan analisis yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa uji t variabel beban kerja terhadap kinerja dengan menggunakan batas signifikansi (α)=0,05 di peroleh nilai thitung = 5.091 dengan tingkat signifikansi 0,000 yaitu <0,05 (batas signifikansi). Hal ini berarti variabel beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Sedangkan variabel stres kerja terhadap kinerja dengan menggunakan batas signifikansi (α)=0,05 di peroleh nilai thitung = 4.418  dengan tingkat signifikansi 0,000 yaitu <0,05 (batas signifikansi). Hal ini berarti variabel stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Berdasarkan hasil uji F maka diperoleh nilai Fhitung sebersar 80.366 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama beban kerja dan stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT Sunindo Adipersada Bogor. Dari hasil uji R2, menunjukkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai R² sebesar 0.834 yang berarti bahwa variabel kinerja dapat dijelaskan oleh kerjasama tim dan komitmen sebesar 83.4% sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model yang diteliti
Pengaruh Social Media Marketing dan Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian melalui Brand Awareness sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Brand Kugle Semarang) Nurcahyo, Septian Syah Dwi; Putri, Noventia Karina; Gultom, Henry Casandra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing dan Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian melalui Brand Awareness sebagai variabel intervening pada Brand Kugle Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fluktuasi penjualan serta pentingnya social media marketing dan pengembangan desain produk dalam industri fashion lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang pernah membeli produk Kugle atau melihat promosi melalui Instagram. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing dan Desain Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Awareness. Hal ini mengindikasikan bahwa aktivitas promosi digital dan tampilan produk yang khas mampu meningkatkan pengenalan dan ingatan konsumen terhadap merek. Namun, Social Media Marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Sebaliknya, Desain Produk terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sehingga menjadi faktor dominan dalam mendorong konsumen melakukan pembelian. Selain itu, Brand Awareness tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian serta tidak mampu memediasi pengaruh Social Media Marketing maupun Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembelian konsumen Brand Kugle Semarang lebih dipengaruhi oleh aspek fungsional dan estetika Desain Produk dibandingkan aktivitas Social Media Marketing maupun tingkat Brand Awareness.