cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi Grab di Kelurahan Silalas Medan Helmi, M. Haivan; Syahputri, Yuni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6935

Abstract

The study aims to determine and analyze the effect of system quality, information quality, and service quality on user satisfaction with the Grab application in Silalas Village Medan. The type of research used in this study is quantitative research, with the types of data use being primary and secondary data. The population of this study was the entire community in Silalas Village, which consisted of 8,155 people, with a sample size of 99 respondents. The sampling technique used was puposive sampling, and the data analysis method used was descriptive analysis. Data collection was carried out using questionnaires, and the data was processed using the SPSS program. The result of the study show that (1) System quality has a positive and significant effect on user satisfaction with a t-value of 3,524 > t-table 1,985. (2) Information quality has a positive and significant effect on user satisfaction with a t-value of 2,881 > t-table 1,985. (3) Service quality has a positive and significant effect on user satisfaction with a t-value of 2,763 > t-table 1,985. (4) System quality, information quality, and service quality simultaneously have a positive and significant effect on user satisfaction with the Grab application in Silalas Village Medan with an f-value of 22,562 > t-table 2,70.
Tinjauan Literatur: Tantangan Yuridis UMKM Digital dalam Menghadapi Praktik Predatory Pricing di E-Commerce Putri, Cory Kartika; Humulhaer, Siti; Agus, Andi Adri; Maulana, Wachid; Nuradi, Ahmad; Wibowo, Dian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6936

Abstract

Digitalisasi ekonomi melalui platform marketplace telah menjadi katalisator pertumbuhan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Namun, transisi ini memunculkan tantangan hukum baru yang mengancam keberlangsungan pelaku usaha kecil akibat ketimpangan posisi tawar dengan penyelenggara platform. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi perlindungan hukum bagi pelaku UMKM digital dalam menghadapi kontrak elektronik yang asimetris, praktik persaingan usaha tidak sehat, serta risiko pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kajian literatur (literature review). Data sekunder diperoleh dari berbagai regulasi hukum positif, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan terkait dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM sering kali terjebak dalam kontrak baku yang mengandung klausul eksonerasi merugikan, serta menjadi korban praktik self-preferencing melalui algoritma platform yang tidak transparan. Selain itu, beban kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan regulasi perpajakan digital menambah kompleksitas operasional bagi pelaku usaha dengan sumber daya terbatas. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa kerangka hukum saat ini belum sepenuhnya mampu memberikan perlindungan preventif dan represif yang memadai bagi UMKM sebagai mitra platform. Diperlukan adanya regulasi sektoral yang lebih spesifik untuk mengatur standar kemitraan digital yang adil, transparansi algoritma, serta insentif perlindungan HKI yang terintegrasi. Sinkronisasi kebijakan antara UU Cipta Kerja dan hukum persaingan usaha menjadi krusial untuk menciptakan lapangan permainan yang setara (level playing field) guna menjaga kedaulatan ekonomi nasional di era digital.
Perbandingan Efektivitas Arsitektur CNN Pada Sistem Klasifikasi Kelelahan Pada Wajah Pengemudi Hidayat, Muhammad Ali Nur; Iriyanti, Adinda Sofia; Hakim, Jamaludin; Ndala, Stefanus; Sasono, Damar Surya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6937

Abstract

Kondisi kelelahan pada pengemudi berperan signifikan dalam meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas karena berdampak langsung pada penurunan tingkat konsentrasi serta keterlambatan respons terhadap situasi di jalan. Dengan demikian, pengembangan sistem klasifikasi kelelahan berbasis citra wajah yang mampu melakukan deteksi secara otomatis dan memiliki tingkat keandalan tinggi menjadi kebutuhan yang penting. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja empat arsitektur Convolutional Neural Network (CNN), yaitu VGG16, ResNet50, MobileNetV2, dan InceptionV3, dalam mengklasifikasikan kelelahan wajah pengemudi. Dataset penelitian ini mencakup sebanyak 2.000 citra wajah yang bersumber dari platform Kaggle, yang selanjutnya melalui tahap praproses meliputi penyesuaian ukuran citra, normalisasi nilai piksel, serta penerapan teknik augmentasi data. Seluruh model dilatih selama 35 epoch dengan memanfaatkan bobot awal pretrained ImageNet. Evaluasi performa dilakukan menggunakan metrik training accuracy, training loss, validation accuracy, dan validation loss. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ResNet50 dan MobileNetV2 mencapai performa terbaik dengan training dan validation accuracy sebesar 100% serta validation loss yang rendah, masing-masing 0,0301 dan 0,0309. Sementara itu, VGG16 memperoleh training accuracy 95,82% dan validation accuracy 93,03% dengan validation loss 0,1511, sedangkan InceptionV3 mencapai training accuracy 98,57% dan validation accuracy 95,73% dengan validation loss yang relatif lebih tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun arsitektur CNN yang kompleks mampu menghasilkan akurasi tinggi, model ringan seperti MobileNetV2 lebih optimal untuk implementasi sistem deteksi kelelahan pengemudi berbasis real-time karena efisiensi komputasinya.
Pengaruh EWOM, Brand Trust, dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian di Restoran Subway Indriani, Kharisma; Arifiansyah, Rully
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Electronic Word of Mouth (EWOM), Brand Trust, dan Persepsi Harga terhadap keputusan pembelian konsumen pada restoran Subway di Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik accidental sampling terhadap 107 respoden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui SPSS versi 29. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel, serta seluruh uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas) terpenuhi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh secara signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian (p < 0,05), dengan EWOM memberikan kontribusi paling dominan (β=0,347), disusul Persepsi Harga (β=0,318), dan Brand Trust (β=0,189). Temuan ini menegaskan peran penting komunikasi digital, kepercayaan terhadap merek, dan penilaian konsumen terhadap harga dalam mendorong keputusan pembelian berulang. Implikasi praktis dari hasil ini menunjukkan perlunya Subway Indonesia memperkuat strategi pemasaran digital, meningkatkan konsistensi merek, serta menjaga kesesuaiam harga dengan nilai produk yang ditawarkan.
Bauran Pemasaran UMKM Kerajinan Anyaman Akar Keladi Air Dengan Metode QSPM Studi Kasus PT. CICI ART CRAFT Alyssa, Venny; Kurniati, Dewi; Hutajulu, Josua Parulian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6940

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerajinan tangan berbasis sumber daya alam lokal menghadapi tantangan pemasaran yang kompleks, termasuk keterbatasan distribusi, persaingan produk sintetis, dan minimnya jangkauan promosi digital. PT Cici Art Craft, produsen kerajinan anyaman akar keladi air di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengalami penurunan penjualan signifikan dari Rp13.500.000 pada Desember 2024 menjadi Rp8.750.000 pada Februari 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bauran pemasaran yang diterapkan dan merumuskan strategi pemasaran prioritas melalui pendekatan 4P, SWOT, dan QSPM. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 11 responden, meliputi pemilik usaha, tenaga kerja, konsumen, pemasok, Dinas UMKM, dan pesaing. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil analisis IFE menghasilkan skor 3,01 dan EFE sebesar 2,84, menempatkan perusahaan pada Kuadran I yang merekomendasikan strategi pertumbuhan agresif. Matriks SWOT menghasilkan tiga alternatif strategi SO yang dievaluasi melalui QSPM. Strategi "Mengoptimalkan promosi digital dan dukungan Dinas UMKM untuk memperluas pangsa pasar" terpilih sebagai prioritas utama dengan nilai Sum Total Attractiveness Score (STAS) tertinggi sebesar 7,54, diikuti perluasan jaringan ekspedisi dan kemitraan (7,32), serta pemanfaatan kualitas produk dan motif Dayak untuk pasar eco-friendly (7,12). Temuan ini mengimplikasikan bahwa digitalisasi promosi yang konsisten, didukung kolaborasi kelembagaan pemerintah dan penguatan identitas budaya lokal, merupakan kunci peningkatan daya saing UMKM kerajinan berbasis alam dalam menghadapi pasar yang semakin kompetitif.
Pengaruh Likuiditas terhadap Struktur Modal pada Perusahaan MLBI yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 - 2024 Gulo, Yanto Nius; Faruq, Ahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6941

Abstract

This study aims to analyze the effect of liquidity on capital structure at PT Multi Bintang Indonesia Tbk, which is listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), during the period 2014–2024. The research approach used is a quantitative associative method by utilizing secondary data in the form of the company’s annual financial statements. The research population includes all financial data of PT Multi Bintang Indonesia Tbk over eleven years, which are also used as the research sample. Data processing was carried out using SPSS software version 27 through simple linear regression analysis. the results show that the correlation coefficient (R) is 0.791, indicating a strong relationship between the liquidity variable and capital structure. The coefficient of determination (R²) of 0.625 indicates that 62.5% of the variation in capital structure can be explained by liquidity, while the remaining 37.5% is influenced by other factors outside the research model. Partial hypothesis testing produces a liquidity regression coefficient of -3.104 with a significance level of 0.004, meaning that liquidity has a significant effect on capital structure. This negative relationship indicates that an increase in liquidity tends to be followed by a decrease in capital structure. these findings suggest that the level of liquidity plays an important role in corporate financing decision-making. Therefore, management needs to pay close attention to optimal liquidity management in order to achieve an efficient and sustainable capital structure. This study is expected to provide theoretical and practical contributions to the development of corporate financial policies.
Perlindungan Hukum Konsumen dalam Transaksi E-Commerce di Indonesia: Perspektif Hukum Perdata dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Sari, Dwi Puspita; Safa, Muhammad Saddam; Fahlevi, Anugrah Ryandra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6942

Abstract

Transformasi digital telah mendorong pergeseran pola transaksi masyarakat dari sistem konvensional menuju transaksi berbasis platform elektronik (e-commerce). Perkembangan ini tidak hanya mengubah mekanisme perdagangan, tetapi juga melahirkan persoalan hukum baru, khususnya terkait perlindungan konsumen dalam hubungan hukum yang bersumber dari kontrak elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan kontrak elektronik dalam perspektif hukum perdata, mengkaji bentuk perlindungan konsumen berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), serta merumuskan konstruksi pertanggungjawaban marketplace terhadap kerugian konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif melalui penafsiran sistematis terhadap KUHPerdata, UUPK, serta regulasi terkait perdagangan melalui sistem elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak elektronik sah dan mengikat sepanjang memenuhi syarat Pasal 1320 KUHPerdata. Namun demikian, penggunaan klausula baku dalam marketplace berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan posisi tawar antara pelaku usaha dan konsumen serta berisiko bertentangan dengan prinsip itikad baik dan asas keseimbangan. UUPK telah menyediakan perlindungan hukum preventif dan represif, tetapi belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik hubungan hukum tripartit dalam ekosistem e-commerce. Marketplace sebagai penyedia dan pengendali sistem elektronik tidak dapat diposisikan semata-mata sebagai perantara pasif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan konstruksi tanggung jawab perdata platform guna menjamin kepastian hukum, keadilan kontraktual, dan perlindungan konsumen yang lebih efektif dalam perdagangan digital di Indonesia.
Pertanggungjawaban Pidana Dalam Tindak Pidana Berbasis Artificial Intelligence Aldin, Aldin; Jumanudin, Jumanudin; Fahlevi, Anugrah Ryandra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6943

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah menghadirkan tantangan mendasar terhadap konstruksi klasik pertanggungjawaban pidana yang berlandaskan pada asas kesalahan (geen straf zonder schuld). Sistem AI yang mampu beroperasi secara otonom melalui mekanisme machine learning dan deep learning berpotensi menghasilkan tindakan yang memenuhi unsur tindak pidana, seperti penipuan digital, manipulasi data, penyebaran deepfake, maupun serangan siber yang kompleks. Namun demikian, AI tidak memiliki kesadaran moral, kehendak bebas, maupun kemampuan bertanggung jawab sebagaimana disyaratkan dalam doktrin hukum pidana. Kondisi ini menimbulkan persoalan atribusi tanggung jawab ketika akibat pidana timbul dari sistem yang bekerja secara semi-otonom atau otonom, sehingga memunculkan apa yang dikenal sebagai responsibility gap dalam diskursus hukum dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan AI dalam perspektif subjek hukum pidana, mengkaji model atribusi pertanggungjawaban dalam tindak pidana berbasis AI, serta merumuskan arah kebijakan hukum pidana yang adaptif terhadap perkembangan teknologi otonom. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI tidak dapat diposisikan sebagai subjek hukum pidana karena tidak memenuhi unsur kesalahan (schuld) dan tidak memiliki kapasitas sebagai moral agent. Oleh karena itu, pertanggungjawaban pidana tetap harus dibebankan kepada manusia atau korporasi melalui model direct liability, vicarious liability, dan corporate criminal liability. Pada sektor berisiko tinggi, penerapan strict liability dapat dipertimbangkan untuk menjamin perlindungan kepentingan publik. Reformulasi kebijakan hukum pidana yang berbasis prinsip kehati-hatian dan pengawasan teknologi menjadi urgensi guna mencegah kekosongan hukum serta memastikan akuntabilitas dalam era digital.
Pengaruh Kebijakan Utang dan Governansi Korporat terhadap Penghindaran Pajak Riyadi, Anis; Pinondang, Ibram
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh kebijakan utang dan governansi korporat terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Populasi dalam penelitian ini mencakup 91 perusahaan sektor energi, dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang menghasilkan 34 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 136 observasi. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian kuantitatif, dengan metode deskriptif menggunakan data sekunder. Data yang digunakan berupa laporan keuangan yang sudah dipublikasikan melalui situs resmi bursa efek indonesia yaitu www.idx.co.id dan website resmi perusahaan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kebijakan Utang (X1) sebagai variabel bebas pertama, Governansi Korporat (X2) sebagai variabel bebas kedua, dan Penghindaran Pajak (Y) sebagai variabel terikat. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 13, di mana model Random Effect Model (REM) terpilih sebagai model estimasi terbaik, Penelitian menunjukan bahwa Secara parsial, kebijakan utang yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya, governansi korporat yang diproksikan dengan frekuensi kehadiran rapat tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R-squared) menunjukkan bahwa sebesar 7,97% variasi penghindaran pajak dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sementara sisanya sebesar 92,03% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
Implementasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) terhadap Kepastian Hukum Hak Milik Atas Tanah Fahlevi, Anugrah Ryandra; Jumanudin, Jumanudin; Safa, Muhammad Saddam
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6947

Abstract

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan program strategis nasional yang bertujuan untuk mempercepat pendaftaran tanah secara menyeluruh guna mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah di Indonesia. Program ini dilaksanakan secara sistematis dalam satu wilayah desa atau kelurahan untuk memastikan seluruh bidang tanah terdata dan terdaftar secara lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PTSL dalam pendaftaran hak milik atas tanah serta mengkaji pengaruhnya terhadap kepastian hukum bagi pemegang hak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan di bidang agraria, literatur hukum, jurnal ilmiah, serta doktrin para ahli yang relevan dengan teori kepastian hukum dan sistem pendaftaran tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PTSL telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, serta Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 6 Tahun 2018 tentang PTSL. Program ini terbukti mampu mempercepat proses sertifikasi tanah, meningkatkan tertib administrasi pertanahan, serta mengurangi potensi sengketa akibat ketidakjelasan status hukum tanah. Penerbitan sertipikat hak milik melalui PTSL memberikan alat bukti yang kuat bagi pemegang hak serta memperkuat perlindungan hukum. Namun demikian, kepastian hukum yang diberikan bersifat relatif karena sistem pendaftaran tanah di Indonesia menganut sistem publikasi negatif yang mengandung unsur positif. Oleh karena itu, peningkatan kualitas verifikasi data fisik dan yuridis menjadi faktor penting dalam menjamin efektivitas PTSL secara berkelanjutan.