cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Kompensasi, Employee Wellness, Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasaan Kerja Karyawan Pada Airnav (Air Navigation) Kualanamu Medan Malau, Abelio Endru; Sinurat, Elperida Juniarni; Nadapdap, Kristanty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kompensasi, employee wellness dan lingkungan kerja berpengaruh dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Air Navigation Indonesia Kualanamu Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah Air Navigation Indonesia Kualanamu Medan yaitu sebanyak 95 orang pegawai. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil uji t, variabel kompensasi memiliki nilai t hitung sebesar 1,436 yang lebih kecil dari t tabel sebesar 1,986 dan nilai signifikansi sebesar 0,154 yang lebih besar dari 0,05, variabel employee wellness memiliki nilai t hitung sebesar 4,570 yang lebih besar dari t tabel sebesar 1,986 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, lingkungan kerja memiliki nilai t hitung sebesar 3,308 yang lebih besar dari t tabel sebesar 1,986 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil uji F diperoleh F hitung  sebesar 35,367 > 2,70 dan nilai 0,000 < 0,05. Maka secara simultan kompensasi, employee wellness, lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh besaran nilai Adjusted R Square sebesar 0,523 yang berarti bahwa sebesar 52,3%% variabel kepuasan kerja karyawan dapat dijelaskan oleh kompensasi, employee wellness, lingkungan kerja.
Apakah Kepemimpinan Perempuan Meingkatkan Kinerja Perusahaan? Bukti Empiris dari Indonesia Rohmat Mahfuddin; Arief Budiman; Muis Murtadho
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11363

Abstract

Meningkatnya perhatian terhadap praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) telah mendorong keberagaman gender pada dewan direksi menjadi salah satu mekanisme penting dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja perusahaan. Namun, sebagian besar penelitian terdahulu mengasumsikan bahwa direktur perempuan memberikan pengaruh yang seragam terhadap seluruh dimensi profitabilitas serta belum mempertimbangkan kondisi perusahaan yang memengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh direktur perempuan terhadap kinerja perusahaan menggunakan tiga indikator profitabilitas, yaitu Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Return on Invested Capital (ROIC), pada 549 observasi perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Analisis dilakukan menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) dengan year fixed effects dan industry fixed effects. Hasil penelitian menunjukkan bahwa direktur perempuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dan ROE, tetapi tidak berpengaruh terhadap ROIC. Hasil tersebut konsisten pada seluruh pengukuran alternatif direktur perempuan. Analisis tambahan juga menunjukkan bahwa pengaruh positif direktur perempuan lebih kuat pada perusahaan yang memperoleh laba dibandingkan perusahaan yang mengalami kerugian, sehingga kondisi profitabilitas perusahaan merupakan boundary condition yang penting dalam hubungan antara direktur perempuan dan kinerja perusahaan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur corporate governance dengan menunjukkan bahwa manfaat direktur perempuan bersifat multidimensional dan bergantung pada kondisi ekonomi perusahaan. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan, investor, dan regulator dalam mendorong keberagaman dewan sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan.
Evaluasi Kinerja Stasiun Ngunut Berdasarkan Standar Pelayanan Minimum Menggunakan Metode IPA Raidedo Vinindo Silalahi; Lega Gede Fatahillah; Annissa Siti Nurhasanah; R. Caesario Boing Rachmat Raharjo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11369

Abstract

Stasiun Ngunut merupakan salah satu stasiun kelas II di wilayah Daerah Operasi VII Madiun yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat Kabupaten Tulungagung. Peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir belum sepenuhnya diimbangi oleh penyediaan fasilitas pelayanan yang sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja fasilitas pelayanan Stasiun Ngunut berdasarkan persepsi pengguna jasa serta merumuskan rekomendasi perbaikan fasilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 110 responden. Analisis dilakukan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) terhadap 18 atribut pelayanan yang disusun berdasarkan dimensi SERVQUAL dan indikator SPM Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kepentingan sebesar 3,830 lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kinerja sebesar 3,375, sehingga masih terdapat kesenjangan antara harapan dan pelayanan yang diterima pengguna. Atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan meliputi ketersediaan guiding block, toilet difabel, ruang laktasi, serta kenyamanan peron yang berkaitan dengan tinggi peron dan pelindung cuaca. Sementara itu, aspek kebersihan, ketepatan waktu perjalanan, dan pelayanan petugas telah menunjukkan kinerja yang baik dan perlu dipertahankan. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan peningkatan fasilitas aksesibilitas, pembangunan ruang laktasi, pemasangan kanopi, serta peninggian dan perpanjangan peron guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan di Stasiun Ngunut.
Pengaruh People, Process, Physical Evidence, dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Simanungkalit, Jeremia Martua R; Marbun, Sondang NB; Purba, Jon Henri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh people, proses, physical evidence, dan brand awareness terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Beat pada mahasiswa manajemen Universitas Methodist Indonesia. Terdapat 100 responden pada penelitian ini. Variabel independen yang diteliti adalah Physical Evidence, People, dan Process variabel dependennya adalah Keputusan Pembelian. Hasil pengujian hipotesis secara parsial (uji t) bahwa people, proses, dan physical evidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, Brand Awarness berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Keputusan Pembelian,. Hasil pengujian hipotesis secara simultan (uji F) diperoleh people, proses, physical evidence, dan brand awareness berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, Berdasarkan hasil Uji Koefisien Determinasi diperoleh bahwa people, proses, physical evidence, dan brand awareness memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian sebesar 79.5%.
Penguatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Kunjungan Industri: Studi Literatur Intan Nur Haziza; Yunata Arya Wihata; Cintya Salsa Bella; Dian Ayu Novitasari; Ardiansyah Pratama Hartanto; Nadia Fatimah Zahrah; Fitriana Rahmawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11371

Abstract

Perkembangan dunia industri yang semakin dinamis menuntut perguruan tinggi sehingga mencetak lulusan wisudawan berkompetensi sesuai akan kebutuhan pada dunia kerja. Menjadi upaya yang bisa dilaksanakan menjadi perantara kesenjangan diantara pembelajaran teoritis pada jenjang pendidikan tinggi pada praktik realitanya di dunia usaha serta perindustrian ialah melalui pelaksanaan kegiatan kunjungan industri. Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut akan memberikan peluang pada mahasiswa sehingga mendapatkan pengalaman belajar secara langsung yang akan berdampak pada kemampuan akan peningkatan pemahaman pada implementasi teori pada lingkungan kerja yang sesungguhnya. Penelitian berikut memiliki tujuan terkait pelaksanaannya yakni menganalisis peranan kunjungan industri terkait menguatkan kompetensi mahasiswa berlandaskan temuan penelitian terdahulu. Penelitian berikut memanfaatkan metode penelitian yakni studi literatur melalui pendekatan kaualitatif. Perolehan data dilangsungkan melalui penelusuran berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang memiliki relevansi akan topik industrial visit, student competence, experiential learning, dan student skill development. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, pengelompokan, dan sintesis akan temuan penelitiain yang sesuai akan tujuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kunjungan industri berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa, pada aspek hard skill ataupun soft skill. Selain meningkatkan pemahaman mengenai proses bisnis, strategi pemasaran, dan budaya organisasi, kegiatan tersebut juga mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, kerja sama tim, serta kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. Dengan demikian, kunjungan industri dijadikan strategi pembelajaran efektif guna menunjang penguatan kompetensi mahasiswa terkait optimalisasi kualitas sumber daya manusia supaya siap menghadapi perkembangan dunia industri.
Pengaruh ESG Disclosure, Digitalisasi Akuntansi, dan Goog Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Wulandari Siregar; Lusi Elviani Rangkuti; Heny Triastuti Kurnia Ningsih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11375

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis, perkembangan teknologi, beserta meningkatnya tuntutan atas praktik keberlanjutan membuat entitas sektor perbankan perlu mengoptimalkan ESG Disclosure, Digitalisasi Akuntansi, sekaligus Good Corporate Governance supaya mampu mempertahankan capaian finansial secara berkesinambungan, oleh karena itu kajian ini diarahkan untuk mengevaluasi kontribusi ketiga indikator tersebut atas Capaian Finansial yang dinilai memakai Return on Assets (ROA) dengan Skala Entitas sebagai variabel pemoderasi. Kajian ini menerapkan pendekatan kuantitatif memakai temuan empiris sekunder yang didapatkan dari Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024, sementara bagian dari keseluruhan objek penelitian ditentukan lewat prosedur purposive sampling sehingga dihasilkan 25 entitas sektor perbankan atau 125 unit pengamatan, kemudian informasi dikaji memakai aplikasi IBM SPSS melalui statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, koefisien determinasi, beserta Moderated Regression Analysis (MRA). Luaran kajian mengindikasikan bahwasanya ESG Disclosure, Digitalisasi Akuntansi, beserta Good Corporate Governance masing-masing memberikan kontribusi yang nyata secara statistik atas Capaian Finansial, di mana seluruh nilai signifikansi berada di bawah 0,05 sekaligus arah koefisien regresi bersifat searah. Di samping itu, Skala Entitas mengonfirmasi perannya sebagai variabel pemoderasi yang memperkuat relasi antara ketiga indikator bebas beserta Capaian Finansial, sedangkan pengujian secara bersama-sama turut memperlihatkan model mempunyai tingkat kelayakan yang baik dengan nilai signifikansi 0,000 beserta koefisien determinasi sebesar 68%, yakni kemampuan model menguraikan variasi indikator terikat mencapai 68%.
Travel Rule dan Perlindungan Data Pribadi: Kajian Kepastian Hukum Transaksi Digital dalam Pemberantasan Pencucian Uang Beatrix Delania Pota; Merline Eva Lyanthi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11377

Abstract

Financial Action Task Force (FATF) adalah badan internasional yang didirikan oleh G7 di Paris pada tahun 1989 untuk menyelidiki dan merumuskan langkah-langkah penanggulangan pencucian uang. Sejak didirikan, FATF telah memperluas mandatnya untuk memerangi pendanaan terorisme dan penyebaran senjata pemusnah massal. Tujuan utama FATF adalah menetapkan standar dan mendorong penerapan langkah-langkah regulasi, hukum, dan administratif untuk pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, serta ancaman lain terhadap integritas sistem keuangan global. Aturan Perjalanan yang direkomendasikan oleh Financial Action Task Force (FATF) mensyaratkan penyedia layanan aset virtual (VASP) untuk saling bertukar informasi mengenai transaksi demi menghindari pencucian uang (TPPU). Di Indonesia, regulasi mengenai aset digital seperti Peraturan Bank Indonesia Nomor 19 Tahun 2021 serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 yang berfokus pada pencegahan TPPU masih belum sepenuhnya sesuai dengan standar global ini, sehingga menciptakan celah dalam pengawasan transaksi kripto internasional. Penelitian ini mengkaji keselarasan Aturan Perjalanan dengan regulasi nasional dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, melalui studi dokumen FATF, regulasi Bappebti, serta keputusan pengadilan yang berhubungan dengan TPPU aset digital.Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian ada pada kewajiban untuk mengidentifikasi penerima manfaat akhir (beneficial owner) dan sistem pertukaran informasi antarsesama VASP, yang dapat diselesaikan melalui revisi regulasi yang berdasar pada pendekatan berbasis risiko. Pengharmonisasian ini sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pencegahan TPPU, sejalan dengan komitmen Indonesia sebagai anggota lembaga regional FATF. Rekomendasi mencakup pembentukan platform informasi terpadu yang akan dikelola oleh OJK dan Bappebti, serta penerapan sanksi yang tegas bagi pelanggaran yang terjadi.
Peran Investor Ritel dalam Stabilitas Pasar Modal Natasya Natasya; Nur Azlya Rahmadhani; Muhammad Afdal; Joni Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11378

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran investor ritel dalam mendukung stabilitas pasar modal serta mengidentifikasi risiko yang timbul dari pola keputusan investasinya. Peningkatan jumlah investor ritel yang didorong oleh digitalisasi platform perdagangan dan kemudahan akses informasi telah memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas pasar modal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka terhadap artikel ilmiah, laporan pasar, dan penelitian empiris yang relevan. Data dianalisis dengan tahapan identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan interpretasi informasi mengenai karakteristik, kontribusi, serta perilaku investor ritel. Hasil kajian menunjukkan bahwa investor ritel memberikan kontribusi positif melalui peningkatan volume perdagangan, likuiditas, perluasan basis investor, dan percepatan proses pembentukan harga. Partisipasi mereka juga mendukung inklusi keuangan serta menciptakan aktivitas pasar yang lebih dinamis. Namun, keterbatasan pengalaman dan kemampuan analisis menyebabkan sebagian investor ritel rentan terhadap bias perilaku, seperti herd behavior, overconfidence, panic selling, dan fear of missing out. Reaksi kolektif yang berlebihan terhadap berita, rumor, dan sentimen media sosial dapat memicu transaksi spekulatif, memperbesar volatilitas jangka pendek, dan menjauhkan harga saham dari nilai fundamentalnya. Oleh karena itu, kontribusi investor ritel terhadap stabilitas pasar sangat bergantung pada kualitas literasi keuangan, keterbukaan informasi, perlindungan investor, dan efektivitas pengawasan. Penguatan edukasi berkelanjutan, transparansi pasar, dan regulasi yang responsif diperlukan agar partisipasi investor ritel lebih rasional, produktif, serta mendukung pasar modal yang inklusif, efisien, dan stabil.
Pengaruh Struktur Modal dan Likuiditas terhadap Sustainable Growth Rate dengan Profitabilitas sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sektor Infrastruktur di BEI Periode 2020 – 2024 Shakila Natali Putri Napitupulu; Diana Hasyim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan likuiditas terhadap Sustainable Growth Rate (SGR) dengan profitabilitas sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs resmi masing-masing perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Struktur modal diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), likuiditas menggunakan Current Ratio (CR), profitabilitas menggunakan Return on Assets (ROA), sedangkan Sustainable Growth Rate diukur menggunakan model Higgins. Analisis data dilakukan dengan regresi data panel dan analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi Sustainable Growth Rate perusahaan sektor infrastruktur yang berfluktuasi di tengah tingginya leverage dan keterbatasan likuiditas, sehingga diperlukan pemahaman mengenai mekanisme yang mampu mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Profitabilitas diposisikan sebagai variabel intervening karena berperan dalam menghubungkan kebijakan pendanaan dan pengelolaan likuiditas dengan kemampuan perusahaan menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan literatur manajemen keuangan, khususnya mengenai faktor-faktor yang memengaruhi Sustainable Growth Rate, serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan pendanaan, pengelolaan likuiditas, dan peningkatan kinerja perusahaan.
Pengaruh Teknologi HRM, Pelatihan Kerja, dan Pemberian Insentif Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Nias Barat Waruwu, Victor Imansah; Marbun, Sondang NB; Napitupulu, Junika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah teknologi HRM, pelatihan kerja, dan pemberian insentif berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Nias Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Nias Barat yang berjumlah 38 orang. Berdasarkan hasil uji hipotesis t dapat disimpulkan teknologi HRM secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, pelatihan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, pemberian insentif secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil uji hipotesis F dapat disimpulkan teknologi HRM, pelatihan kerja, dan pemberian insentif secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R square sebesar 0,521 (52,1%). Maka dapat disimpulkan sebesar 52,1% kinerja pegawai dipengaruhi oleh teknologi HRM, pealtihan kerja, dan pemberian insentif, sisanya 100%-52,1% = 47,9% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Page 84 of 830 | Total Record : 8292