cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Perkembangan Teknologi Big Data dalam Sistem Informasi Bisnis: Systematic Literature Review Gemawaty, Cut Asiana; Yuliani, Yuce
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan teknologi Big Data dalam sistem informasi bisnis melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Sebanyak 25 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2013 hingga 2023 dianalisis secara tematik dari lima basis data utama: Scopus, IEEE Xplore, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi seperti Apache Hadoop, Spark, NoSQL databases (seperti MongoDB dan Cassandra), serta real-time analytics (seperti Apache Kafka) telah banyak diadopsi untuk meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pengambilan keputusan strategis, serta menciptakan inovasi layanan bisnis berbasis data. Penerapan Big Data dalam sistem informasi bisnis ditemukan di berbagai sektor, seperti ritel, keuangan, kesehatan, dan manufaktur. Meskipun demikian, implementasi teknologi ini menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, infrastruktur TI yang belum memadai, serta kekhawatiran terhadap keamanan dan privasi data. Kajian ini juga menyoroti tren masa depan yang mengarah pada integrasi Big Data dengan kecerdasan buatan (AI), cloud computing, dan penguatan tata kelola data secara etis dan adaptif. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi peneliti dan praktisi dalam mengembangkan sistem informasi bisnis berbasis Big Data secara berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 1994 Maulana Hidayat; Effendi Sadly; Faty Rahmarisa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan data sekunder time series dengan frekuensi kuartalan periode 1994–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI), dengan total 128 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda melalui pendekatan Ordinary Least Square (OLS) yang ditransformasikan menggunakan metode Cochrane-Orcutt Generalized Difference untuk mengatasi autokorelasi sehingga model memenuhi asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan inflasi, suku bunga, dan nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang dibuktikan dengan nilai Fhitung sebesar 92,793 dan tingkat signifikansi < 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,701 menunjukkan bahwa 70,1% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya sebesar 29,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi sebesar -0,220 dan nilai thitung -6,119. Sementara itu, suku bunga memiliki koefisien positif sebesar 0,044 dan nilai tukar berkoefisien -0,550, namun keduanya tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode penelitian lebih ditopang oleh kekuatan konsumsi domestik dibandingkan pengaruh langsung instrumen moneter jangka pendek, seperti suku bunga kebijakan dan pergerakan nilai tukar.
Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Keuangan Menggunakan Aplikasi Siapik (Studi Kasus UMKM Reklame IMI) Larasati Yuningrum Prastika; Herbirowo Nugroho
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11406

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pencatatan transaksi dan pelaporan keuangan pada UMKM Reklame IMI, menerapkan digitalisasi menggunakan aplikasi SIAPIK sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), serta mengevaluasi kelayakan implementasinya menggunakan metode TELOS. Permasalahan yang dihadapi UMKM Reklame IMI adalah belum tersusunnya laporan keuangan yang sesuai standar karena pencatatan masih dilakukan menggunakan Microsoft Excel dengan formula sederhana sehingga hanya menghasilkan laporan laba rugi. Kondisi tersebut menjadi kendala ketika usaha membutuhkan laporan keuangan sebagai persyaratan pengajuan kredit ke bank. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.  Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi SIAPIK mampu membantu proses pencatatan transaksi secara lebih sistematis, menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM, serta meningkatkan keteraturan administrasi keuangan UMKM. Implementasi aplikasi juga mempermudah pemilik usaha dalam memantau kondisi keuangan, menyusun laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan keuangan secara lebih terstruktur.  Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan metode TELOS, penerapan aplikasi SIAPIK dinilai layak dari aspek teknis, ekonomi, hukum, operasional, dan waktu sehingga dapat mendukung digitalisasi pencatatan keuangan pada UMKM Reklame IMI. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM lain yang ingin meningkatkan kualitas pencatatan dan pelaporan keuangan melalui pemanfaatan aplikasi akuntansi digital sesuai dengan SAK EMKM.
Analisis Bidang Gelincir Tebing di Desa Sidodadi, Lampung Berbasis Metode Geolistrik Syifa Nuraini; Ikah Ning P. Permanasari; Surono Surono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11408

Abstract

Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan longsor tinggi sehingga diperlukan identifikasi karakteristik bawah permukaan sebagai dasar mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis tanah, menentukan kedalaman bidang gelincir, serta mengevaluasi potensi longsor melalui integrasi metode geolistrik resistivitas dan pengujian indeks properties tanah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan akuisisi data geolistrik resistivitas satu lintasan, pengambilan sampel tanah tidak terganggu menggunakan hand bor, serta pengujian laboratorium yang meliputi berat volume, kadar air, analisis saringan, dan hidrometer. Data geolistrik diolah menggunakan perangkat lunak Res2DInv melalui inversi least-squares, kemudian diintegrasikan dengan data topografi dan hasil pengujian laboratorium untuk menginterpretasikan kondisi bawah permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah memiliki berat volume sebesar 2,07 g/cm³, kadar air rata-rata 16,30%, serta didominasi material kedap air berdasarkan analisis saringan. Analisis hidrometer menunjukkan kandungan lanau sebesar 56,13% dan lempung 43,97%, sedangkan kemiringan lereng mencapai 32,61° yang termasuk kategori curam. Interpretasi geolistrik mengidentifikasi empat lapisan utama, yaitu lempung, batu serpih lapuk, batu pasir lempungan, dan batu gamping. Bidang gelincir diperkirakan berada pada kedalaman sekitar 16,2 m, tepat pada batas antara lapisan batu pasir lempungan dan batu gamping. Integrasi metode geolistrik dengan pengujian indeks properties tanah terbukti mampu memberikan informasi bawah permukaan yang lebih komprehensif dibandingkan penggunaan satu metode saja, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pemetaan kawasan rawan longsor, perencanaan mitigasi bencana, serta pengelolaan pembangunan pada wilayah dengan karakteristik geologi serupa.
Optimasi Ketersediaan Web Server dengan Round Robin, Haproxy, dan Keepalived Setiani Hulu; Michele Abelisa Manalu; Lotar Mateus Sinaga
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11414

Abstract

Pesatnya perkembangan layanan digital menuntut ketersediaan infrastruktur web server yang andal dan responsif. Penggunaan server tunggal berpotensi menimbulkan masalah serius berupa beban kerja berlebih dan risiko Single Point of Failure. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini mengimplementasikan arsitektur load balancing menggunakan HAProxy dengan algoritma Round Robin serta mekanisme high availability berbasis Keepalived untuk meningkatkan ketersediaan layanan secara berkelanjutan. Metode eksperimental diterapkan melalui implementasi sistem secara langsung pada lingkungan virtual berbasis Debian, menggunakan topologi yang terdiri atas satu server master, satu server backup, dan satu klien penguji. Dalam konfigurasi ini, HAProxy berfungsi mendistribusikan trafik HTTP secara bergantian ke dua server backend untuk mencegah saturasi sumber daya, sedangkan Keepalived mengelola Virtual IP melalui protokol VRRP untuk mendukung failover secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu membagi permintaan simulasi 6.000 sample request menggunakan Apache Jmeter secara merata dengan rasio 50:50, sehingga mampu menekan error rate secara signifikan menjadi 2,35%. Saat server master mengalami gangguan buatan, mekanisme failover bekerja cepat dalam rentang waktu satu detik, diikuti proses failback yang lancar tanpa memutus sesi koneksi klien aktif. Berdasarkan pedoman standar TIPHON, kualitas jaringan pascapengujian dikategorikan “Sangat Bagus” dengan nilai packet loss 2% dan rata-rata latensi 47 ms. Kombinasi HAProxy dan Keepalived terbukti efektif menjaga kontinuitas layanan dan meningkatkan keandalan sistem.
Analisis Transparansi Keuangan Desa: Mengamati Pola Publikasi Informasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui Media Digital di Desa Pandau Jaya Gazian Hazazi Nubli; Rinto Rahmad M; Nisa Alqorni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11415

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa dituntut untuk menjamin transparansi informasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola publikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui media digital di Desa Pandau Jaya serta mengidentifikasi hambatan dalam mewujudkan transparansi substantif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi digital, observasi netnografi, dan wawancara mendalam terhadap perangkat desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi keterbukaan informasi di Desa Pandau Jaya baru menyentuh tahapan prosedural-formalitas demi menggugurkan kewajiban regulasi. Pola publikasi ditandai oleh keterlambatan tayang (time-lag) dokumen digital selama 45 hingga 60 hari. Selain itu, terjadi reduksi informasi secara radikal pada media sosial yang hanya menampilkan angka global pendapatan dan belanja desa dalam bentuk infografis satu halaman tanpa disertai rincian program kerja maupun data realisasi anggaran. Dari aspek interaktivitas, pemanfaatan platform digital bersifat searah dengan metrik keterlibatan warga (engagement rate) yang sangat rendah di bawah 1%. Hambatan struktural dan teknis utama berakar pada keterbatasan kapasitas SDM akibat rangkap jabatan pengelola konten, macetnya sirkulasi data internal, serta ketiadaan standar operasional prosedur (SOP) publikasi yang baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketersediaan infrastruktur teknologi tidak otomatis linear dengan akuntabilitas fiskal, melainkan berpotensi menciptakan ilusi keterbukaan informasi (the window dressing effect).
Determinan Preferensi Penggunaan Layanan Keuangan Digital di Indonesia: Bukti Empiris Peran Persepsi Biaya, Persepsi Kemudahan, Kepercayaan, dan Literasi Keuangan Digital Mahfud Nugroho; Fitria Yuni Astuti; Eka Kurnia Patmasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11416

Abstract

Persaingan oleh para penyedia layanan jasa keuangan digital fintech tidak dapat dihindari. Perbankan selaku penyedia mobile banking dan penyedia jasa keuangan nonbank seperti e-money sedang bersaing dalam memberikan pelayanan terbaiknya untuk para pengguna. Berdasarkan preferensi pengguna  apa yang membuat pengguna memutuskan untuk mengguakan jasa layanan keuangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi biaya, kemudahan, kepercayaan dan literasi keuangan digital terhadap preferensi penggunaan layanan digital fintech di Indonesia. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengambilan sampel dengan metode survei pada 120 responden. Analisis data menggunakan SEM_PLS. Kebaruan (novelty) dalam penelitian ini adalah penggunaan digital financial literacy sebagai variabel tambahan dalam menjelaskan preferensi penggunaan fintech yang mencakup e-wallet dan mobile banking. Hasil penelitian menjelaskan bahwa varibel persepsi biaya berpengaruh signifikan terhadap preferensi penggunaan layanan keuangan digital. Sedangkan variabel persepsi kemudahan, kepercayaan dan literasi keuangan digital tidak berpengaruh signifikan terhadap preferensi penggunaan layanan keuangan digital. Ketiga variabel tersebut belum menjadi penyebab utama responden dalam memilih layanan keuangan digital. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh faktor usia responden yang merupakan mahasiswa berusia 18-22 tahun yang mana sudah terbiasa menggunakan berbagai aplikasi digital. Sehingga kemudahan dan keamanan layanan sudah seharusnya menjadi standar minimal dala layanan keuangan digital. Literasi keuangan digital lebih berperan sebagai pengetahuan pendukung bagi responden dan bukan merupakan faktor utama untuk mendorong preferensi penggunaan layanan keuangan digital.
Pengaruh Gaya Hidup dan Pendapatan terhadap Kinerja Keuangan Mahasiswa Pekerja Generasi Z Perguruan Tinggi Swasta di Kota Manado Regina Ade Tabansa; Tonny S. Maringka; Mercy Mantur; Sweetly Mumu; Farly C.M. Teneh
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11418

Abstract

Perkembangan ekonomi digital dan adopsi teknologi keuangan telah mengubah pola konsumsi dan pengelolaan uang di kalangan Generasi Z. Generasi yang tumbuh dalam ekosistem digital ini menghadapi tantangan keuangan unik, terutama bagi mahasiswa yang berstatus sebagai pekerja. Mereka dituntut menyeimbangkan kebutuhan akademik, tuntutan pekerjaan, dan tekanan gaya hidup konsumtif. Kemampuan mengelola keuangan menjadi sangat krusial bagi mahasiswa pekerja karena berdampak langsung pada keberlanjutan studi dan kesejahteraan finansial. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh gaya hidup dan pendapatan terhadap kinerja keuangan mahasiswa pekerja Generasi Z pada perguruan tinggi swasta di Kota Manado. Metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal digunakan, dengan pengumpulan data melalui kuesioner terstruktur terhadap 120 responden menggunakan simple random sampling dan rumus Slovin. Analisis regresi linear berganda dengan SPSS 26.0 menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan dengan t hitung 5,617 dan Sig. 0,000. Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan dengan t hitung 3,150 dan Sig. 0,002. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung 41,611 dan Sig. 0,000. Koefisien determinasi R² 0,412 menunjukkan kedua variabel menjelaskan 41,2% variasi kinerja keuangan. Persamaan regresi Y = 11,156 + 0,416 X1 + 0,378 X2. Temuan ini memperkuat perspektif behavioral finance bahwa keputusan keuangan tidak semata-mata rasional, melainkan dipengaruhi kebiasaan, tekanan sosial, dan pola perilaku konsumsi. Penelitian juga memperkuat teori behavioral finance di konteks mahasiswa pekerja.
Pengaruh Sales Growth dan Operating Capcity terhadap Financial Distress dengan Firm Size sebagai Variabel Moderasi Maria Ulfah; Dea Annisa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sales growth dan operating capacity terhadap financial distress dengan firm size sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kondisi financial distress sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi kesulitan keuangan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 51 perusahaan dengan total 153 data observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui metode dokumentasi dari laporan keuangan perusahaan. Variabel financial distress diukur menggunakan Altman Z-Score yang diklasifikasikan ke dalam variabel dummy, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik dengan bantuan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sales growth tidak berpengaruh terhadap financial distress, sedangkan operating capacity berpengaruh terhadap financial distress. Selain itu, firm size tidak mampu memoderasi pengaruh sales growth maupun operating capacity terhadap financial distress. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan penjualan belum dapat dijadikan indikator utama dalam memprediksi financial distress, sedangkan efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan aset berperan penting dalam memengaruhi kondisi keuangan perusahaan. Di sisi lain, ukuran perusahaan belum mampu memperkuat maupun memperlemah hubungan antara sales growth dan operating capacity terhadap financial distress.
Implementasi Budaya Kerja "Akhlak" Pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya Pratami, Eggi Indriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi budaya kerja AKHLAK pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk memahami mekanisme penerapan budaya kerja yang mencakup nilai-nilai integritas, kerja sama, dan pelayanan prima dalam lingkungan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, di mana penulis mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan ketua Tim Agen Perubahan, yang bertanggung jawab dalam sosialisasi serta pengawasan implementasi budaya AKHLAK. Proses sosialisasi dilakukan melalui memo atau surat edaran yang bersifat tertulis, rapat atau pertemuan rutin sebagai forum diskusi, serta aktivitas pengawasan yang dilakukan oleh Tim Agen Perubahan yang terdiri dari 7 anggota. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis, penulis menyimpulkan bahwa implementasi budaya kerja AKHLAK di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya telah berjalan dengan baik melalui kombinasi metode komunikasi tertulis dan lisan serta pengawasan yang konsisten oleh tim terkait.

Page 86 of 830 | Total Record : 8292