cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 337 Documents
Perbandingan Persentase Bakteri Udara Sebelum dan Sesudah Penggunaan Air Purifier di Suatu Perguruan Tinggi Jakarta Pusat: Perbandingan Persentase Bakteri Udara Sebelum dan Sesudah Penggunaan Air Purifier Di Suatu Perguruan Tinggi Jakarta Pusat Sinamur, Mifta Aulia Astari; Adityaningsari, Pratami; Maharsih, Eri Dian
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4028

Abstract

Kualitas udara dalam ruangan memengaruhi kesehatan manusia dan kenyamanan, terutama karena sebagian besar aktivitas dilakukan di dalam ruangan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan air purifier dalam mengurangi bioaerosol di ruang pembelajaran FK Universitas YARSI. Metode quasi-eksperimental melibatkan analisis 32 sampel mikroorganisme sebelum dan setelah penggunaan air purifier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam pertumbuhan mikroorganisme setelah penggunaan air purifier. Analisis makroskopis dan mikroskopis dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan air purifier. Penelitian ini memberikan perspektif yang berbeda, menekankan perlunya pertimbangan kontekstual dalam mengevaluasi efektivitas air purifier.
Hubungan Stres Mahasiswa Tahun Pertama dengan Nilai Blok Biomedik 1 pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2022 Budiman, Reval Setya Aji; Dewi, Karina; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i5.4030

Abstract

Peralihan dari Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) menuju Mahasiswa dalam PerguruanTinggi terutama Fakultas Kedokteranmenimbulkan banyak tuntutan yang mampumengakibatkan timbulnya stres. Hasil risetmenunjukan jika stres mampu menyebabkangejala somatik serta emosional yang dapatberefek negatif terhadapat prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan guna menyelidikiapakah ada korelasi stres mahasiswa tahunpertama terhadap nilai blok Biomedik 1 di FK Universitas YARSI angkatan 2022. Metodepenelitian yang digunakan yaitu cross-sectional. Metode penarikan sampeldilaksanakan menggunakan total sampling yang di sederhanakan melalui rumus slovin. Pengumpulan data menggunakan kuesionerDASS-42, MSSQ, dan data nilai blok. Uji hipotesa yang dipakai ialah pengujian chi-square yang mempunyai nilai signifikansip<0.05. Hasil dari uji riset ini diperoleh sampeldengan jumlah 171 individu. Hasil risetdiperoleh mahasiswa tahun pertamamempunyai tingkat stres normal 37%, stresringan 25%, stres sedang 27%, stres berat 9%, dan stres sangat berat 2%. Hasil ujian blokBiomedik 1, yang lulus 82%, dan tidak lulus 18%. IRS menjadi stressor terbanyak masuk kedalam golongan stressor sedang, dan DSR menjadi stresor yang paling banyak ada dalamkategori stresor ringan. Berlandaskan ataspengujian chi-square diperoleh p value 0.541. Kesimpulan penelitian ini adalah tak adakorelasi yang berarti diantara stres mahasiswatahun pertama terhadap nilai blok Biomedik 1.
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Konsentrasi Belajar pada Mahasiswa Karyani L, Shefia; Aditama, Tjandra Yoga; Heriyanto, Toto; Qomqriyah
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i5.4038

Abstract

KATA KUNCI Kebiasaan Merokok, Konsentrasi Belajar, Mahasiswa ABSTRAK Pendahuluan: Perokok adalah mereka yang merokok setiap hari untuk jangka waktu minimal 6 bulan selama hidupnya. Kebiasaan merokok merupakan hasil dari perubahan berbagai faktor internal dan eksternal (lingkungan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebiasaan merokok dapat mempengaruhi daya konsentrasi pada mahasiswa. Metodologi: Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif secara observasi analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif yang berasal dari universitas di Jakarta. Teknik pengambilan sampel dengan Consecutive sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 334 orang. Data dikumpulkan melalui Google Form. Uji statistik memakai uji Chi-Square. Hasil: Pada penelitian ini terdapat 103 orang (76,9%) yang termasuk kategori perokok ringan memiliki konsentrasi kurang. Sedangkan menggunakan Grid Consentration Test didapatkan hasil 106 orang (79,1%) yang termasuk kategori perokok ringan memiliki konsentrasi kurang. Hasil analisa uji Chi-Square didapatkan p-value <0,001 kurang dari 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan konsentrasi belajar pada mahasiswa. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan konsentrasi belajar.
Hubungan Penyuluhan dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Pubertas Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama 21 Jakarta dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Chandra Satya Rentiana Assy, Raveena; Herlinawati, Sri Wahyu; Pusparini, Miranti; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4054

Abstract

KATA KUNCI ​ Pubertas, Penyuluhan, Tingkat Pengetahuan, Remaja, Masa Remaja.ABSTRAK​ Penelitian terkait pengaruh penyuluhan dengan tingkat pengetahuan mengenai pubertas dilaksanakan di SMPN 21 Jakarta yang merupakan tempat bagi siswa yang sedang dalam tahap periode masa remaja. Dengan menggunakan metode kuantitatif pendekatan Quasi Experimental dan rancangan penelitian yang digunakan adalah One group Pre test Post Test. Penelitian dilakukan dengan kuesioner pre test dan post test yang diisi oleh 70 siswa sebagai sampel dengan intervensi penyuluhan. Hasil rata-rata nilai post test lebih besar dari nilai pre test dengan selisih sebesar 11.64 menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah penyuluhan dibandingkan sebelum penyuluhan. Uji T paired sample menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada tingkat pengetahuan mengenai pubertas sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan (Sig. 0,000).Dalam Islam, dengan adanya penyuluhan yang dilakukan dengan baik dan tepat membantu dalam meningkatkan pengetahuan mengenai pubertas. KEYWORDS ​ Puberty, Counseling, knowledge level, teenager, adolescence. ABSTRACT​ The research related to the influence of counseling on the level of knowledge about puberty was conducted at SMPN 21 Jakarta, which is a place for students in the adolescent stage. Using a quantitative method with a Quasi Experimental approach and the research design employed was the One-group Pretest-Posttest. The study was carried out with pretest and posttest questionnaires filled out by 70 students as samples with counseling intervention. The average post-test score was higher than the pre-test score, with a difference of 11.64, indicating an increase in students' knowledge after the counseling compared to before the counseling. Paired sample T-test showed a significant influence on the level of knowledge about puberty before and after the counseling was conducted (Sig. 0.000). In Islam, effective and appropriate counseling helps enhance knowledge about puberty.
Pengaruh Edukasi dengan Booklet Terhadap Pengetahuan Tentang Pengelolaan sampah dan Dampak Kesehatan pada Mahasiswa Hukum Universitas YARSI 2022 dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam RH, Alya Rananda; Ernawati, Kholis; Kenconoviyati; Maulana, Aya Yahya
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4074

Abstract

Penanganan masalah sampah di Indonesia masih dihadapkan pada berbagai kesulitan, terutama dalam upaya mencapai sasaran akses sanitasi. Implementasi perilaku yang efektif dalam pengelolaan sampah dapat tercapai jika masyarakat memiliki pengetahuan dan kesadaran yang baik dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh edukasi dengan media booklet antara pengetahuan pengelolaan sampah dan dampak kesehatan pada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas YARSI Angkatan 2022. Desain penelitian menggunakan pra eksperimental dengan jenis one grup pretest and posttest design. Responden adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas YARSI Angkatan 2022 yang berjumlah 77 orang. Media booklet yang digunakan untuk edukasi berjudul “Pengelolaan Sampah dan Dampak Kesehatan” yang dibuat oleh peneliti pada tahun 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 20 pertanyaan. Analisis bivariat adalah analisis data yang digunakan pada penelitian ini. Pengetahuan responden terhadap pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap kesehatan sebelum pemberian edukasi dengan booklet yaitu hanya 29 orang (37,7%) dengan tingkat pengetahuan baik, setelah pemberian edukasi terjadi peningkatan pada kategori pengetahuan baik yaitu 65 orang (84,4%). Dari analisi bivariat didapatkan hasil nilai p = <0,001. Terdapat pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas YARSI Angkatan 2022 tentang pengelolaan sampah dan dampak kesehatan. Perlu diadakannya edukasi dengan menggunakan media lain untuk meningkatkan pengetahuan terhadap pengelolaan sampah dan dampak kesehatan
The Level of Knowledge, Attitude and Behavior of Medical Students Yarsi University Class of 2021 and 2022 Regarding The Use of Electric Cigarettes and Its Review From The Islamic Aspect Altrimeifo Putra, Nabiel; Poerwanto, Eko; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4078

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Rokok digambarkan sebagai produk tembakau yang dibungkus, seperti cerutu atau bentuk lain yang mencakup bahan berbahaya di dalamnya. Indonesia berada di posisi ketiga, setelah Cina dan India dalam hal konsumsi rokok. Terdapat tren baru di Indonesia yaitu penggunaan rokok elektrik. Bagi perokok yang saat ini memiliki kebiasaan merokok, rokok elektrik adalah alat yang digunakan untuk mengurangi kecanduan tembakau. Rokok elektrik sudah mendapatkan hak paten di semua negara, termasuk Indonesia. Metode: Digunakan metode penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan teknik quota sampling diperoleh 325 sampel. Kemudian data dianalisis menggunakan uji hipotesis chi-square. Hasil: Terdapat 150 responden (46,2%) angkatan 2021 dan 175 responden (53,8%) angkatan 2022. Diperoleh 64,9% responden yang memiliki pengetahuan baik mengenai rokok elektrik didominasi oleh angkatan 2021, 60% responden yang memiliki sikap menolak rokok elektrik didominasi oleh angkatan 2022, dan 83,4% responden yang memiliki perilaku menolak rokok elektrik didominasi oleh angkatan 2022. Dari uji chi-square diperoleh p-value pengaruh tingkat pendidikan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai penggunaan rokok elektrik secara berturut-turut adalah 0,488; 0,088; dan 0,441. Simpulan: Tidak terdapat pengaruh tingkat pendidikan terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku mengenai penggunaan rokok elektrik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021 dan 2022. ABSTRACT Background: Cigarettes are described as wrapped tobacco products, such as cigars or other forms that include dangerous ingredients inside. Indonesia is in third position, after China and India, in terms of cigarette consumption. There is a new trend in Indonesia, namely the use of electronic cigarettes. For smokers who currently have a smoking habit, e-cigarettes are a tool used to reduce tobacco addiction. E-cigarettes have received patent rights in all countries, including Indonesia. Method: Quantitative analytical observational research methods were used with a cross sectional approach. With the quota sampling technique, 325 samples were obtained. Then the data was analyzed using the chi-square hypothesis test. Result: There were 150 respondents (46.2%) class of 2021 and 175 respondents (53.8%) class of 2022. It was found that 64.9% of respondents who had good knowledge about e-cigarettes were dominated by the class of 2021, 60% of respondents who had an attitude of rejecting e-cigarettes dominated by the class of 2022, and 83.4% of respondents who had the behavior of rejecting e-cigarettes were dominated by the class of 2022. From the chi-square test, it was obtained that the p-value of the influence of education level on knowledge, attitudes, and behavior regarding the use of e-cigarettes respectively was 0.488; 0.088; and 0.441. Conclusion: There is no influence of education level on knowledge, attitudes and behavior regarding the use of e-cigarettes among medical faculty students YARSI University class of 2021 and 2022
Hubungan Merokok dengan Kejadian Kanker Laring di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2019-2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Nabiilah Ayu Anisah; Rahmi, Hastuti; Arifandi, Firman; Evans, Gunterus; Aryenti
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i5.4081

Abstract

Pendahuluan : Kanker laring menempati urutan kedua setelah kanker rongga mulut pada keganasan kepala dan leher di seluruh dunia. Kanker laring lebih sering terjadi pada pria daripada wanita dan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia. Hal tersebut berkaitan dengan durasi perilaku merokok. Asap rokok mengandung bahan kimia dan kasinogen, karsinogen yang paling berbahaya adalah nitrosamin, hidrokarbon polisiklik aromatik, dan amina aromatik yang berpotensi merusak DNA. Dalam Islam merokok dianggap sebagai perilaku yang tidak dainjurkan karena dapat menyebabkan kerusakan dan membahayan kesehatan. Metodologi : Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif secara analitik observasional dengan pendekatan Cross sectional. Didapatkan 34 sampel yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan teknik total population sampling. Jenis data pada penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien kanker laring di Departemen THT-KL RSPAD Gatot Soebroto pada tahun 2019 – 2022, selanjutnya data dinalisis secara univariat dan bivariat. Hasil : Penderita kanker laring di RSPAD Gatot Soebroto didominasi oleh responden berjenis kelamin laki-laki (88.2%) dan berusia 61-70 tahun(41.2%). Stadium kanker laring yang paling banyak ditemukan adalah stadium IV (61,8%), sebagian besarnya memiliki riwayat merokok (64,7%), dan tidak ditemukan faktor risiko lain selain merokok. Analisis bivariat mengenai hubungan antara merokok dengan kanker laring berdasarkan hasil uji chi-square dengan mengambil nilai Fisher’s exact didapatkan p value sebesar 0,025 (p<0,05). Kesimpulan : Dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan antara merokok dengan kejadian kanker laring dan juga merokok bertentangan dengan maqashid syariah yang berarti lalai dalam memelihara jiwa, keturunan, dan harta. Kata Kunci : Kanker laring, karsinoma laring, merokok Introduction : Laryngeal cancer ranks second after oral cavity cancer in head and neck malignancies worldwide. The risk of laryngeal cancer is greater in men than women and with age. This is related to the duration of smoking behavior. Cigarette smoke contains contains chemicals and casinogens, the most dangerous carcinogens are nitrosamines, polycyclic aromatic hydrocarbons and aromatic amines that have the potential to damage DNA. In Islam, smoking is considered a behavior that is not recommended because it can cause damage and endanger health. Methodology : This research is a quantitative analytical observational with a cross-sectional approach. There were 34 samples taken using the purposive sampling method with total population sampling technique. The type of data in this study uses secondary data in the form of medical records of laryngeal cancer patients at the ENT-KL Department of Gatot Subroto Army Central Hospital (RSPAD) in 2019 - 2022, then the data was analyzed univariately and bivariately. Results : Patients with laryngeal cancer at Gatot Soebroto Army Hospital (RSPAD) were dominated by male respondents (88.2%) and aged 61-70 years (41.2%). The most common stage of laryngeal cancer is stage IV (61.8%), most of them have a history of smoking (64.7%), and no other risk factors other than smoking were found. Bivariate analysis of the relationship between smoking and laryngeal cancer based on the results of the chi-square test by taking Fisher's exact value obtained a p value of 0.025 (p <0.05). Conclusion : From this study it was found that there is a relationship between smoking with the incidence of laryngeal cancer and also smoking is contrary to the maqashid of Sharia which means neglecting one's life, offspring and property. Keyword : Laryngeal cancer, laryngeal carcinoma, smoking behavior
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi MTs dan MA Jamiat Kheir Jakarta Syarifah, Lensy Khosinatus; Kusuma, Indra
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4085

Abstract

Pendahuluan : Menstruasi merupakan peluruhan dinding rahim yang disertai dengan perdarahan akibat tidak terjadinya proses pembuahan (Sinaga, 2017). Terdapat beberapa gangguan siklus menstruasi diantaranya polimenorrhea (siklus menstruasi < 21 hari), oligomenorrhea (siklus menstruasi > 35 hari), amenorrhea (siklus menstruasi > 3 bulan) (Mochamad Anwar, Ali Baziad, R. Prajidno Prabowo, 2011). Salah satu faktor yang mempengaruhi gangguan siklus menstruasi adalah aktivitas fisik (Kusmiran, 2011). Laporan Riset Kesehatan Dasar tahun 2010 menunjukkan bahwa sebesar 13,7% wanita 10-59 tahun mempunyai siklus menstruasi yang tidak teratur dalam jangka waktu satu tahun terakhir (Riskesdas, 2010). Metode : Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan analitik korelatif. Adapun rancangan penelitian yaitu secara Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah siswi MTs dan MA Jamiat Kheir yang sudah menstruasi dengan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan uji korelasi Somers’d Gamma. Hasil : Hasil statistik uji korelasi Somers’d Gamma menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada siswi MTs dan MA Jamiat Kheir Jakarta dengan p-value =0.075 (p>0.05). Simpulan : Tidak terdapat Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Siklus Menstruasi pada Siswi MTs dan MA Jamiat Kheir Jakarta.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Terhadap HIV-AIDS pada Pelaut Perempuan di Indonesia Ariq Reynaldii; Trisiswati, Maya; Riani, Siti Nur
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i5.4089

Abstract

Virus yang dikenal sebagai HIV (Human Immunodeficiency Virus) menyerang dan menginfeksi sel darah putih, menurunkan kekebalan tubuh dan menyebabkan AIDS. HIV dapat menyebar melalui pertukaran cairan tubuh dengan orang yang terinfeksi.. Dilihat dari survei Kementerian Kesehatan RI, didapatkan profesi pelaut merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki jumlah penderita AIDS tertinggi. Namun demikian, terdapat efek gunung es yang terjadi di sini, yang berarti masih banyak insiden yang tidak dilaporkan. akibat para pelaut yang mungkin terinfeksi tidak mengetahui statusnya karena tidak berani untuk melakukan tes HIV. AIDS merupakan penyakit yang berisiko cukup tinggi dalam penularan kepada Anak Buah Kapal (ABK) disebabkan memiliki kecenderungan perilaku seks berisiko. Dalam industri maritim, pelaut perempuan sangat rentan terhadap HIV/AIDS karena tanggung jawab dan fungsi mobilitas mereka yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku pelaut perempuan di Indonesia terhadap HIV/AIDS dan bagaimana pengetahuan serta sikap mereka terhadap penyakit tersebut. Seratus pelaut perempuan mengisi kuesioner yang digunakan dalam penelitian kuantitatif ini, yang kemudian diperiksa secara deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaut perempuan memiliki perilaku baik (96%) dan sikap positif (99%), serta pemahaman yang baik tentang HIV/AIDS (70%). Pengetahuan dan perilaku HIV/AIDS tidak berkorelasi secara signifikan, begitu pula sikap dan perilaku HIV/AIDS tidak berkorelasi secara signifikan, yang berarti masih banyak kasus yang belum ditemukan.
Korelasi Tingkat Pendidikan dan Nilai Akademik Dengan Pengetahuan dan Stigma HIV/AIDS pada Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 dan Siswa/i MAN 13 Jakarta Viontika, Vivian; Yasmin, Intan Farida
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4095

Abstract

Pendahuluan Tingkat pendidikan seseorang dapat mempengaruhi pengetahuan HIV/AIDS pada remaja. Tingkat pendidikan yang tinggi memiliki pengetahuan yang lebih baik terhadap HIV/AIDS. Tingkat pendidikaan yang tinggi pada remaja belum tentu memiliki stigma yang baik terhadap ODHA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat korelasi tingkat pendidikan dan nilai akademik dengan pengetahuan dan stigma HIV/AIDS pada mahasiswa FK YARSI Angkatan 2022 dan siswa MAN 13 Jakarta. Metodologi Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penilitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik nonrandom sampling dengan metode purposive sampling diambil dari sampel siswa/i kelas X MAN 13 Jakarta dan mahasiswa/i FK YARSI Angkatan 2022 berusia > 15 tahun dan bersedia menjadi responden. Hasil Hasil penelitian didapatkan bahwa karakteristik responden antara siswa dan mahasiswa tidak berbeda bermakna (p>0,05) kecuali usia dan pend. Ibu (p<0,05). Karakteristik pendidikan antara siswa dan mahasiswa tidak berbeda bermakna (p>0,05). Pengetahuan dan stigma terkait HIV/AIDS antara siswa dan mahasiswa tidak berbeda bermakna (p>0,05) kecuali pada pengetahuan terkait penularan HIV (p<0,05). Terdapat korelasi lemah pada variabel pend. ibu, nilai semester dan IPK dengan pengetahuan (r=0,047;r=0,19) dan variabel pend. ayah, nilai semester dan IPK dengan stigma (r=0,033;r=0,036). Seluruh variabel korelasi tidak berbeda bermakna (p>0,05) kecuali korelasi antara nilai semester dan IPK dengan pengetahuan (p<0,05). Simpulan Karakteristik responden antara siswa dan mahasiswa tidak berbeda bermakna kecuali usia. Karakteristik pendidikan tidak berbeda antara siswa dan mahasiswa. Pengetahuan dan stigma antara siswa dan mahasiswa juga tidak berbeda bermakna. Terdapat korelasi lemah antara pengetahuan dengan pendidikan ibu, nilai semester, dan IPK serta korelasi lemah antara stigma. Introduction Person's level of education can influence knowledge of HIV/AIDS in adolescents. Higher level of education has better knowledge of HIV/AIDS. High level of education among teenagers does not necessarily have a good stigma towards PLWHA. The aim of this research is to see the correlation between education level and academic grades with knowledge and stigma of HIV/AIDS among students at the Faculty of Medicine, YARSI University Class of 2022 and students at MAN 13 Jakarta. Method This research design uses a quantitative descriptive type of research with a cross sectional design. Sampling was taken using a non-random sampling technique using a purposive sampling method with a sample of students grade X in MAN 13 Jakarta FK YARSI Class of 2022 students are > 15 years old and are willing to be respondents. Result The research results showed that the characteristics of respondents between pupils and students did not differ significantly at (p>0.05) except for age and education mother (p<0.05). Educational characteristics between pupils and students are not significantly different at (p>0.05). Knowledge and stigma related to HIV/AIDS between pupils and students did not differ significantly at (p>0.05), except for knowledge related to HIV transmission, (p<0.05). There is a weak correlation in the variables of mother's education, semester grades and GPA with knowledge (r=0.047; r=0.19) and father's education variables, semester grades and GPA with stigma (r=0.033; r=0.036). All correlation variables were not significantly different at (p>0.05) except for the correlation between semester grades and GPA and knowledge at (p<0.05). Conclusion The characteristics of respondents between students and medical students did not differ significantly except for age. Educational characteristics do not differ between students and medicalstudents. Knowledge and stigma between students and medical students also do not differ significantly. There is a weak correlation between knowledge and maternal education, semester grades, and GPA as well as a weak correlation between stigma.