cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,104 Documents
Rekonstruksi Hukum Perjanjian E-Commerce: Perlindungan Hukum Konsumen Berkeadilan di Indonesia Ranto Superintendent; Sandy Permana; Hartanto
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i7.3728

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah paradigma hukum dagang di Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan perjanjian baku secara elektronik (e-commerce). Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah keabsahan klausula eksonerasi dalam kontrak elektronik dan efektivitas perlindungan hukum bagi konsumen berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) serta Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keabsahan klausula eksonerasi dalam kontrak elektronik serta efektivitas perlindungan hukum bagi konsumen berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dan pendekatan konseptual, jurnal ini menganalisis logika hukum pergeseran asas konsensualisme menuju digitalisasi kontrak. Pendapat ahli hukum menunjukkan adanya ketimpangan posisi tawar (bargaining position) yang merugikan konsumen. Hasil penelitian menyimpulkan perlunya pembatasan mutlak terhadap klausula baku sepihak dan digitalisasi pengawasan oleh otoritas terkait demi mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontrak elektronik secara formal telah memenuhi syarat sah Pasal 1320 KUHPerdata, namun secara substansial mengandung cacat hukum akibat penyisipan klausula eksonerasi sepihak yang melanggar Pasal 18 UUPK, sehingga diperlukan pembatasan mutlak terhadap klausula baku sepihak serta digitalisasi pengawasan preventif oleh otoritas terkait demi mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan.
Akibat Hukum atas Perceraian Tanpa Akta dalam Hukum Positif di Indonesia Muhamad Ridho; Septiayu Restu Wulandari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i7.3730

Abstract

Fenomena perceraian yang berlangsung tanpa akta resmi atau tanpa dicatatkan di pengadilan masih kerap dijumpai di tengah masyarakat Indonesia. Pola ini umumnya ditempuh di luar jalur yang telah digariskan negara, sehingga memunculkan sejumlah konsekuensi hukum bagi pihak-pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji akibat hukum perceraian tanpa akta dalam hukum positif Indonesia, khususnya menyangkut keabsahan perceraian, status hukum pasangan suami-istri, hak-hak anak, pembagian harta bersama, serta perlindungan hukum bagi perempuan. Kajian dilakukan dengan pendekatan normatif melalui penelaahan peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian yang tidak tercatat tidak memiliki kekuatan hukum, sehingga status perceraian tersebut tidak diakui secara administratif, timbul hambatan dalam pengurusan hak keperdataan, dan lemahnya jaminan perlindungan bagi pihak yang dirugikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiadaan akta perkawinan berimplikasi pada ketidakjelasan status hukum suami-istri, lemahnya perlindungan hak anak, serta hilangnya hak istri atas harta bersama, meskipun yurisprudensi Mahkamah Agung menegaskan bahwa hakim tetap wajib memeriksa dan memutus gugatan perceraian meskipun tanpa akta perkawinan. Atas dasar itu, diperlukan penguatan literasi hukum masyarakat mengenai urgensi pencatatan perkawinan dan perceraian serta penegakan hukum yang lebih konsisten guna mewujudkan kepastian dan keadilan hukum di Indonesia.
Analisis Penggunaan Base Isolation untuk Struktur Mid-Rise Building Tahan Gempa Faishol Arif; Lirawati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i7.3748

Abstract

Wilayah Indonesia merupakan daerah yang rawan gempa. Karena itu, bangunan gedung di Indonesia harus dibangun dengan baik agar tahan gempa. Dengan perkembangan teknologi dalam perencanaan bangunan tahan gempa, telah dikembangkan suatu alternatif desain untuk mengurangi resiko kerusakan bangunan akibat gempa, dan mampu mempertahankan integritas komponen struktural dan non-struktural terhadap gempa kuat. Alternatif konsep pendekatan perencanaan yang telah digunakan banyak orang adalah dengan menggunakan isolasi dasar. Pada penelitian ini ingin mengetahui keunggulan sistem struktur dengan isolasi dasar dibandingkan dengan sistem struktur konvensional serta dalam rangka menentukan isolasi dasar yang paling cocok untuk struktur bangunan tingkat menengah rumah sakit di Indonesia. Metode analisis yang dipakai yaitu dengan dengan memodelkan 4 model struktur yang terdiri dari 2 model struktur rumah sakit 5 lantai baik dengan sistem konvensional maupun sistem terisolasi dan 2 model struktur rumah sakit 7 lantai baik dengan sistem konvensional maupun sistem terisolasi dengan menggunakan perangkat lunak ETABS 18.1.1 dan berdasarkan SNI 1726-2019. Dari hasil penelitian diperoleh gaya geser dasar menggunakan sistem terisolasi berkurang sebesar 60.51% untuk arah x dan 57.28% untuk arah y dari sistem konvensioanl pada model rumah sakit 5 lantai. Sedangkan untuk model rumah sakit 7 lantai, diperoleh gaya geser dasar menggunakan sistem isolasi dasar berkurang sebesar 58.09% untuk arah x dan 57.83% untuk arah y dari sistem konvensional.
The Role of Management Accounting Information Systems in Mediating Organizational Culture on Managerial Performance in Company X Notary of Bandung City Johannes Triestanto; Gun Gunawan Rachman; Uswatun Hasanah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i7.3753

Abstract

Managerial performance refers to the level of success achieved by managers or individuals within an organization in performing managerial functions, responsibilities, and tasks through planning, organizing, controlling, supervising, and decision-making activities to achieve organizational goals effectively and efficiently. This study aims to examine the effect of organizational culture on managerial performance with a management accounting information system as an intervening variable. The research employed a quantitative method with a descriptive and verification approach. The data sources consisted of primary and secondary data. Data were collected through interviews, questionnaires, and observations involving a population of selected respondents comprising accounting and finance staff from several notary offices of Company X in Bandung City, totaling 90 individuals. The sampling technique used was non-probability sampling with a saturated or census sampling approach. The analytical tools applied in this study included SPSS 25 for descriptive analysis and SmartPLS 3 for verification analysis. The measurement model (outer model) was evaluated through convergent validity, discriminant validity, Average Variance Extracted (AVE), composite reliability, and Cronbach’s alpha. The structural model (inner model) was assessed using the coefficient of determination (R²), f-square, and predictive relevance (Q²). The results of this study indicate that organizational culture influences management accounting information systems, management accounting information systems influence managerial performance, and organizational culture influences managerial performance, with management accounting information systems serving as an intervening variable.
An Analysis of Teachers’ Strategies Scaffolding In EFL Reading Class Tria Khaerunisa; Putri Kamalia; Evi Karlina Ambarwati; Nina Puspitaloka; Indah Purnama Dewi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.2922

Abstract

This study analyzes the scaffolding strategies employed by EFL (English as a Foreign Language) teachers in teaching reading comprehension to secondary school students. The research aims to evaluate the effectiveness of these strategies in addressing the challenges faced by students in understanding narrative texts. A qualitative case study approach was adopted, involving observations, interviews, and documentation methods to gather data from seventh-grade students at SMPN 1 Cilamaya Wetan. The findings indicate that while the scaffolding strategies applied generally align with the principles of effective reading instruction, there are areas for improvement in both the narrative texts used and the implementation of these strategies. This research contributes to the understanding of how scaffolding can enhance reading comprehension and offers recommendations for educators to refine their teaching practices.
Tinjauan Pustaka: Graves’ Ophthalmopathy Sebagai Manifestasi Penyakit Graves Ayudia Citra Khairani; Gustri Kusuma Wardhani; Saskia Nassa Mokoginta
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.2962

Abstract

Graves’ ophthalmopathy (GO), also known as thyroid eye disease, is the most common extrathyroidal autoimmune manifestation of Graves’ disease, significantly affecting visual function and patients’ quality of life. It is characterized by progressive inflammation of the extraocular muscles, orbital fat, and connective tissue, leading to proptosis, diplopia, and optic neuropathy. The pathogenesis of GO involves complex interactions among genetic, immunologic, and environmental factors, with antibodies against the thyroid-stimulating hormone receptor (TSHR-Ab) and insulin-like growth factor-1 receptor (IGF-1R) as major triggers. Diagnosis is based on clinical evaluation, thyroid function testing, and imaging such as MRI or CT scans. Management includes thyroid function control, systemic glucocorticoids, immunosuppressive therapy, radiotherapy, and orbital decompression surgery in severe cases. The prognosis varies depending on early detection, disease severity, and treatment response. Preventive strategies include smoking cessation, maintaining euthyroid status, and early detection using inflammatory biomarkers and advanced imaging technologies.
Penggunaan Tepung Alternatif sebagai Substitusi Tepung Terigu dalam Produk Pastry atau Bakery Rizky Kukuh Meidyrianto; Hazna Nurazizah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i7.2973

Abstract

Tepung terigu merupakan bahan utama dalam pembuatan cake karena kandungan gluten-nya yang memberikan struktur dan tekstur khas pada produk akhir. Namun, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, intoleransi gluten, serta kebutuhan akan diversifikasi bahan pangan lokal mendorong pencarian alternatif pengganti tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan tepung alternatif seperti tepung singkong (mocaf), tepung beras, dan tepung jagung sebagai substitusi parsial terhadap tepung terigu dalam pembuatan cake. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan beberapa variasi formulasi campuran tepung, kemudian dianalisis dari segi karakteristik fisik (volume dan tekstur), kimia (kadar air dan protein), serta organoleptik (warna, rasa, aroma, dan tekstur) oleh panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung alternatif hingga 30% masih dapat menghasilkan cake dengan mutu sensorik yang dapat diterima oleh konsumen. Temuan ini membuka peluang untuk pengembangan produk cake yang lebih sehat, ramah bagi penderita intoleransi gluten, dan berbasis bahan local. Berdasarkan hasil penelitian mengenai penggunaan tepung alternatif sebagai substitusi tepung terigu dalam pembuatan cake, dapat disimpulkan bahwa substitusi hingga 20% (misalnya tepung singkong/mocaf, tepung beras, atau tepung jagung) masih mampu menghasilkan cake dengan karakteristik fisik dan mutu organoleptik yang baik dan dapat diterima panelis, sedangkan substitusi 30% atau lebih menyebabkan penurunan volume, tekstur lebih padat dan kasar, serta munculnya rasa dan aroma khas tepung alternatif yang menurunkan tingkat kesukaan.
Revitalisasi Akuntansi Keberlanjutan pada Industri Perikanan Kecil di Kota Pekalongan Muhammad Chamim Rajif
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.3169

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk merevitalisasi dan mengadaptasi konsep akuntansi keberlanjutan, dengan fokus pada dimensi lingkungan dan sosial, dalam konteks Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor perikanan di Kota Pekalongan. Melalui studi kasus eksploratif yang menggunakan wawancara mendalam dengan akuntan dari UMKM perikanan formal, nelayan, dan masyarakat sekitar, penelitian ini menggali hambatan-hambatan dalam penerapan akuntansi keberlanjutan. Tantangan utama yang ditemukan antara lain keterbatasan sumber daya manusia dan tidak adanya panduan regulasi yang praktis. Meskipun ada kesadaran manajerial mengenai keberlanjutan, biaya lingkungan dan sosial belum terintegrasi ke dalam sistem akuntansi formal. Penelitian ini mengusulkan model revitalisasi yang menekankan pencatatan biaya lingkungan yang sederhana dan pelaporan yang bersifat partisipatif, memberikan kontribusi praktis pada literatur akuntansi keberlanjutan untuk sektor UMKM perikanan. Temuan ini menekankan perlunya pendekatan yang lebih mudah diakses untuk akuntansi keberlanjutan bagi UMKM, dengan fokus pada praktik yang dapat dikelola seperti pencatatan biaya lingkungan dasar dan promosi tanggung jawab sosial. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana akuntansi keberlanjutan dapat diadaptasi dengan tantangan unik di sektor perikanan, memastikan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan di tingkat lokal.
Pengembangan Media Pembelajaran Tebak Gambar Hewan Berbasis Game-Based Learning (GBL) Menggunakan Aplikasi Canva di TK Desa Karangan Hilir Andi Fitri Wahyu Ramadhani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 6 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i6.3275

Abstract

Pembelajaran anak usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK) sering menghadapi kendala rendahnya keaktifan siswa akibat metode pembelajaran tradisional yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran tebak gambar hewan berbasis Game-Based Learning (GBL) menggunakan aplikasi Canva yang dirancang untuk meningkatkan keaktifan siswa pada anak Taman Kanak-Kanak (TK). Media ini mengintegrasikan elemen permainan seperti tantangan, poin, dan umpan balik visual untuk membuat proses pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Metode pengembangan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dengan fokus pada pembuatan kartu tebak gambar hewan, poster edukasi, dan infografik. Hasil validasi dari ahli menunjukkan skor rata-rata 4,3 untuk kesesuaian usia dan efektivitas GB. Implementasi pada 20 siswa TK menunjukkan peningkatan keaktifan dari 55% menjadi 82%, dengan siswa lebih antusias dalam aktivitas tebak gambar. Penelitian ini menegaskan bahwa Canva efektif sebagai alat praktis untuk pengembangan media GBL yang ekonomis dan mudah diakses.  Media pembelajaran berbasis GBL menggunakan Canva terbukti layak dan efektif untuk meningkatkan keaktifan anak TK. Canva efektif sebagai alat praktis, ekonomis, dan mudah diakses untuk pengembangan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini merekomendasikan uji coba skala besar, pengayaan tema lain, dan integrasi dengan platform interaktif seperti Quizizz untuk pengembangan lebih lanjut.
Relationship Between the Quality Management System (QMS) and Cybersecurity: A Case Study in the Banking, Industrial, and Educational Institution Sectors Marven Ajels Kasenda; Marlev Petra Arelly Senduk; Muhammad Icshan Abdullah; Meida Juliana Simanjuntak; Shafana Aurel Zahra
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.3300

Abstract

This research analyzes the relationship between the Quality Management System (QMS) and Cybersecurity in three key sectors: banking, industry, and educational institutions. QMS plays a crucial role in developing a culture of quality, compliance with standards, and continuous improvement. On the other hand, Cybersecurity is essential for protecting data, assets, and public trust from cyberattack threats. The aim of this research is to investigate the relationship between the implementation of QMS and the effectiveness of Cybersecurity methods in these three different sectors. The method used is a case study with a qualitative approach through literature analysis, which includes the study of international standards such as ISO 9001 and ISO 27001, as well as related academic articles. The results of the study indicate that a well-planned and coordinated implementation between QMS and Cybersecurity can produce a more flexible, accountable, and sustainable management system. These findings have practical implications for organizations in developing quality policies and cybersecurity initiatives that mutually support one another.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 6 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 5 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 4 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue