Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang)
Jurnal JARLITBANG PENDIDIKAN: Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi merupakan media ilmiah (jurnal) yang menginformasikan penyebarluasan hasil penelitian pengembangan dan penerapan inovasi pendidikan. yang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian dan Pengembangan (BAPPEDA dan LITBANG) Kabupaten Wonogiri. Jurnal JARLITBANG PENDIDIKAN terbit dua kali dalam setahun yaitu Bulan Juni dan Desember. Redaksi menerima naskah berupa hasil penelitian dan pengembangan dari masyarakat umum, perguruan tinggi, lembaga, pemerintah dan unsur lainnya. Naskah yang dikirim belum pernah dipublikasikan pada jurnal lainnya.
Articles
90 Documents
BIOBRIKET LIMBAH KULIT SINGKONG (Manihot esculenta), INOVASI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DI WONOGIRI: BIOBRICKET OF CASSAVA PEEL WASTE (Manihot esculenta), INNOVATION OF ALTERNATIVE ENERGY SOURCES IN WONOGIRI
Fitria Etika Puri;
Radinka Haq Mawardi;
Muhammad Fahrul Darmawan;
Muhammad Fahri Kurniawan
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.424 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.20
tanaman singkong merupakan potensi sumber daya hayati subur di wilayah Wonogiri. Salah satu bagian penting dalam menentukan kualitas biobriket sebagai bahan bakar adalah perekat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendapatkan biobriket dari bahan baku limbah kulit singkong, (2) mengetahui pengaruh jenis perekat terhadap laju pembakaran biobriket limbah kulit singkong yang dihasilkan dan (3) mengetahui pengaruh jenis perekat terhadap kadar abu biobriket limbah kulit singkong yang dihasilkan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen pada benda uji biobriket limbah kulit singkong. Hasil penelitian ini adalah (1) limbah kulit singkong di Wonogiri dapat ditingkatkan nilai guna dan ekonomisnya dengan cara memanfaatkannya sebagai bahan baku pembuatan biobriket, (2) dalam pembuatan biobriket limbah kulit singkong dengan menggunakan variasi bahan perekat didapatkan nilai laju pembakaran tertinggi yaitu 0,0084 gram/sekon bila menggunakan bahan perekat tepung tapioca, (3) biobriket limbah kulit singkong dapat dijadikan sumber energi alternatif di Wonogiri karena kualitas briket yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ada. Pada pembuatan biobriket limbah kulit singkong didapatkan kadar abu (Ash Content) terkecil yaitu 6,43% (SNI : ≤ 8%) yang berasal dari penggunaan bahan perekat tapioka.
EDUKASI STUNTING SEJAK DINI DI POSYANDU REMAJA (ESTU JADI DIPUJA) MENGGUNAKAN MEDIA GAME ONLINE: STUNTING EDUCATION SINCE EARLY AGE AT ADOLESCENT INTEGRATED HEALTH CENTER (ESTU JADI DIPUJA) BY USING GAME ONLINE AS THE MEDIA
Selgi Arini
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.755 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.21
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan menjelaskan tanggapan masyarakat terhadap edukasi stunting sejak dini melalui posyandu remaja (ESTU JADI DIPUJA) dengan menggunakan media aplikasi game online. Subjek penelitian adalah anggota PMR Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Girimarto. Penelitian berupa penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi atau pengamatan, kajian dokumen, wawancara, dan tes. Dari penelitian dan pengembangan Edukasi Stunting melalui media game online dengan judul ESTU JADI DIPUJA dapat disimpulkan sebagai berikut: Edukasi Stunting sejak dini di POSYANDU remaja dapat tersampaikan dengan baik melalui media game ESTU JADI DIPUJA. Edukasi Stunting dapat disampaikan lebih efektif daripada edukasi secara langsung. Penyebaran informasi tentang Edukasi Stunting dapat dibagikan dengan mudah. Hal-hal yang dapat disarankan sebagai kelanjutan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memperoleh cara yang lebih efektif dalam menyampaikan Edukasi Stunting sejak dini. Perlu dilakukan penyebaran inovasi agar di Kecamatan lain juga memulai untuk melakukan Edukasi Stunting sejak dini menggunakan media game online ESTU JADI DIPUJA ini.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF GLOBAL WARMING BERBASIS BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK SMA: APPLICATION OF GLOBAL WARMING INTERACTIVE LEARNING MEDIA BASED ON BLENDED LEARNING TO IMPROVE KNOWLEDGE AND ENVIRONMENTAL CARE ATTITUDE OF HIGH SCHOOL STUDENTS
Lathifah Safiinatun Najaah;
Musfiq Amrulloh
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.254 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.24
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan peserta didik kelas XI MIPA pada pembelajaran Fisika materi Global Warming dengan mengimplementasikan Blended Learning melalui aplikasi iSpring Suite 8 dan Blender. Media pembelajaran interaktif ini bisa digunakan pada smartphone berbasis android dan laptop/komputer. Konten yang terkandung dalam media pembelajaran ini mulai dari pertanyaan pemantik, video/gambar yang berkaitan dengan peristiwa global warming, LKPD, simulasi, materi, kuis, hingga evaluasi pembelajaran. Produk ini dikembangkan berbasis blended learning dengan urutan konten yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan peserta didik. Produk inovasi ini telah diujicobakan kepada 30 peserta didik kelas XI MIPA. Hasil uji coba menunjukkan bahwa pengimplementasian pembelajaran melalui model Blended Learning didukung media pembelajaran berbasis iSpring Suite 8 dan Blender dalam pembelajaran Fisika materi Global Warming dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan peserta didik. Selain itu, media pembelajaran ini mudah digunakan dan sangat interaktif, sehingga kualitas pembelajaran meningkat dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH (RP-PJJ) MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN PADA GURU MATA PELAJARAN DI SMP NEGERI 2 TIRTOMOYO TAHUN PELAJARAN 2020/2021: IMPROVING TEACHERS’ ABILITY IN CREATING REMOTE LEARNING LESSON PLAN DURING COVID-19 PANDEMIC THROUGH WORKSHOP AND ACCOMPANIMENT FOR TEACHERS OF SMP NEGERI 2 TIRTOMOYO IN 2020/2021 ACADEMIC YEAR
Wasito Setyadi
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.91 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.25
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (RP-PJJ) di masa pandemi Covid-19 pada guru mata pelajaran di SMP Negeri 2 Tirtomoyo. Tindakan sekolah diwujudkan dalam bentuk workshop dan pendampingan. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan yaitu bulan Juli 2020 sampai dengan Desember 2020. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus bertempat di SMP Negeri 2 Tirtomoyo dengan responden sebanyak 15 guru mata pelajaran terdiri atas: 10 laki-laki dan 5 perempuan. Setiap siklus terdiri dari (1) perencanaan/planning; (2) tindakan/acting; (3) pengamatan/observing; (4) refleksi/reflecting. Setiap siklus dilakukan penilaian untuk mengetahui tingkat keberhasilan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melalui dokumen, observasi, wawancara, angket dan produk. Uji validasi data yang digunakan melalui triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Metode analisis data adalah teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 2 siklus yang dilaksanakan, pada siklus I kemampuan guru mata pelajaran dalam menyusun RP-PJJ memperoleh rata-rata 82. Kemudian dilanjutkan siklus II kemampuan guru mata pelajaran dalam menyusun RP-PJJ memperoleh rata-rata 88. Terjadi kenaikan yang signifikan. Hasil tersebut menunjukkan keberhasilan sesuai petunjuk dalam indikator kinerja penelitian ini yaitu bahwa indikator kinerja tercapai bila guru mata pelajaran dalam menyusun RPP sekurang-kurangnya mendapat nilai rata-rata 76.
PENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS MELALUI KEGIATAN SUPER CAMP KELAS XII IPA1 SMAN 1 GIRIMARTO : IMPROVING LEARNING MASTERING VOCABULARY THROUGH SUPER CAMP XII OF IPA1 SMAN 1 GIRIMARTO STUDENTS
Sukatno Sukatno
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.954 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.26
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan jenis ini adalah melalui kegiatan pembelajaran di luar kelas dalam situasi kamping sehari atau dinamai Super Camp berbahasa Inggris. Melalui kegiatan pembelajaran super camp ,siswa diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi secara total dengan kegiatan pembelajaran melalui pengalaman langsung: siswa mengalami sendiri/praktik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini melalui pemberian tindakan, ini dilaksanakan mulai awal bulan September awal sampai dengan akhir September tahun 2022. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII IPA1 yang berjumlah 30 siswa. Peneliti menyelenggarakan tindakan dalam dua siklus atau putaran. Tiap siklus terdiri dari identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pemberian tindakan, pengamatan dan refleksi hasil observasi dan merevisi perencanaan. Teknik pengumpulan data meliputi; (1) pengamatan semua kegiatan proses pembelajaran; (2) tes, untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan siswa. Dalam kegiatan penelitian tindakan kelas ini peneliti dibantu oleh seorang kolaborator (guru serumpun). Hasil dari penelitian tindakan kelas ini adalah terjadi peningkatan penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Terbukti nilai rerata kemampuan penguasaan kosa kata bahasa Inggris sebelum tindakan sebesar 70, sedangkan setelah tindakan menjadi 80. Berdasar data penelitian telah terjadi peningkatan prestasi belajar siswa, setelah mereka mengikuti proses pembelajaran melalui model SUPER CAMP berbahasa Inggris.
PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN BELAJAR FISIKA DENGAN PENDEKATAN SOCIOSCIENTIFIC ISSUE: A SOCIOSCIENTIFIC ISSUE APPROACH TO THE DEVELOPMENT OF INDEPENDENT PHYSICS LEARNING
Arum Wulandari
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.415 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.27
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemandirian belajar peserta didik dengan pendekatan Socio Scientific Issue (SSI) pada pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan SSI. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, reflektif jurnal, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran fisika dengan pendekatan SSI dapat mengembangkan kemandirian belajar peserta didik. Hasil wawancara dan refleksi guru menunjukkan bahwa tantangan dalam penerapan pendekatan ini adalah kreativitas guru dalam mengintegrasikan SSI dalam pembelajaran fisika, pemahaman peserta didik, keterbatasan waktu, serta perubahan paradigma peserta didik dan guru. Pendekatan SSI selanjutnya dapat dikembangkan dalam beberapa konsep fisika dengan prinsip pengembangan karakter peserta didik.
METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL PADA SISWA KELAS 6 SD NEGERI 1 MIRICINDE: PEER TUTOR METHOD TO IMPROVE THE CHARACTER OF SOCIAL CARE GRADE 6 STUDENTS OF SD NEGERI 1 MIRICINDE
Puji Purwati
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.145 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.28
Best practice ini bertujuan untuk menyampaikan pengalaman penulis dalam menggunakan metode tutor sebaya untuk meningkatkan karakter peduli sosial pada siswa kelas 6 SD Negeri 1 Miricinde. Penguatan pendidikan karakter peduli sosial pada siswa perlu dikembangkan sejak dini, karena sekarang kita berada di era revolusi 4.0. Era digital ini membuat siswa semakin bersikap tidak peduli pada sesama dan meningkatnya sikap egois. Hal itu juga terjadi pada siswa kelas 6 SDN 1 Miricinde. Ketidakpedulian siswa, yaitu: saat membantu siswa masih pilih-pilih teman, siswa masih mementingkan dirinya sendiri, dan belum memahami pentingnya kepedulian sosial. Metode yang digunakan untuk meningkatkan pendidikan karakter peduli sosial pada siswa kelas 6 SD Negeri 1 Miricinde adalah metode tutor sebaya. Metode tutor sebaya merupakan metode dengan kegiatan pembelajaran berbasis active learning oleh siswa yang ditugaskan untuk membantu teman yang mengalami kesulitan belajar, karena hubungan antar siswa lebih dekat maka lebih mudah menerima pembelajaran dan memberikan hasil yang lebih baik. Ketika ada siswa mengalami kesulitan memahami materi yang disampaikan guru, disitulah muncul rasa kepedulian sosial siswa yang lebih dulu paham untuk membantu temannya. Siswa yang mengalami kesulitan belajar menjadi mudah menerima pembelajaran yang disampaikan oleh temannya sendiri, sedangkan siswa yang bertugas akan semakin paham karena sudah dapat menyampaikannya pada teman. Mereka saling membantu dan bergotong-royong agar semua teman tidak mengalami kesulitan lagi. Sehingga tumbuhlah kemandirian dari siswa yang bisa membantu kesulitan temannya. Dengan demikian metode tutor sebaya efektif untuk meningkatkan pendidikan karakter peduli sosial pada siswa kelas 6 SD Negeri 1 Miricinde.
MINI CLINIK MENUJU REMAJA TANGGUH MASA KINI (UPAYA PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PENGADAAN MINI CLINIK DENGAN METODE KONSULTASI INDIVIDU BERBASIS CHOACING CLINIK): MINI CLINIC TOWARDS THE RESISTANT YOUTH OF TODAY (YOUTH EMPOWERMENT WITH INDIVIDUAL CONSULTATION THROUGH CHOACING CLINIC)
Retno Wahyu Wulandari
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.505 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.30
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan remaja dengan membantu teman sebaya melalui metode konsultasi Individual. Konsultasi individual dipilih supaya siswa yang ingin konsultasi merasa lebih nyaman, aman dan terjaga rahasianya. Konsultasi individual dilakukan melalui metode coaching TIRTA (Temukan,Identifikasi, Rencanakan Dan Tanggung Jawab) dimana masing-masing tahapan sudah disediakan daftar pertanyaan yang menggiring siswa untuk menemukan jawaban atas solusi masalah yang dihadapi. Metode coaching clinik dengan TIRTA merupakan yaitu melalui tahapan sosialisasi yang dikembangkan dalam bentuk yang berurutan dimana diawal siswa diajak menemukan masalah prioritas yang akan diselesaikan, identifikasi tahapan dimana siswa mengidentifikasi atau menentukan apa yang harus dilakuakan , Rencanakan adalah tahap untuk merencanakan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dan tanggung jawab adalah tahapan dimana peserta didik menentukan apa yang dilakuan siswa dalam jangka waktu terdekat. Metode TIRTA memudahkan siswa menjadi seoang konselor, bukan hanya melatih siswa berfikir kritis tetapi metode mampu mengembangkan siswa dalam public speaking. Sedangkan untuk metode penelitiaan menggunakan model Thiagarajan . Model ini dikenal dengan Model 4D yaitu Define (pendefinisian), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (Disseminate), Hasil dari penelitian ini adalah adanya kepuasan dari para konsultan saat berkonsultasi di mini clinik sebesar 85% yang diperoleh melalui angket.
INOVASI PEMANFAATAN BELIMBING WULUH MENJADI ABILINER SEBAGAI PEMBERSIH LANTAI: INNOVATION OF THE UTILIZATION OF WULUH STARS TO BECOME ABILINER AS A FLOOR CLEANER
Sutanti Sutanti;
Everestya Amanda Rasyanti;
Siwi Budi Utami;
Tasya Manda Intan Fauzi;
Zaskia Azkazikra Azzahra
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.317 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.31
Penelitian yang dilakukan bertujuan mengetahui cara pembuatan Abiliner dan untuk mengetahui hasil uji otganoleptik Abiliner. Penelitian ini dilakukan dilaboratorium kimia SMAN 1 Manyaran dan lingkungan disekitar tempat tinggal peneliti untuk melakukan uji organoleptik. Penelitian ini bertujuan Mengetahui bagaimana proses pembuatan Abiliner, Mengetahui uji mutu Abiliner. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Gelas ukur (2) Panci (3) Blender (4) Kompor (5) Saringan (6) Timbangan (7) Pisau (8) Baskom (9) Toples (10) Pengaduk (11) Gas Sedangkan Bahan : (1) Belimbing wuluh (2) Lerak (3) Sereh (4) Aquades (5) Texapon (6) Camperlant. Dalam penelitian ini menggunakan buah belimbing karena didalam belimbing wuluh terdapat zat flavanoid dan saponin yang mempunyai zat yang mampu menghambat birus, bakteri dan jamur, yang kami teliti adalah tentang karakteristik Abiliner berupa warna, aroma, tekstur, rasa. Hasilnya yang terbaik dalam penelitian ini adalah A20B40 dengan karakteristik mempunyai warna coklat, struktur cair kental, beraroma khas belimbing dan sangat disukai responden.
PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR KONDUKTOR DAN ISOLATOR PANAS PADA SISWA KELAS VI SDN 1 DOHO KECAMATAN GIRIMARTO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2017/2018: THE USE OF THE DISCOVERY LEARNING MODEL TO IMPROVE LEARNING MOTIVATION AND LEARNING OUTCOMES OF HEAT CONDUCTORS AND ISOLATORS IN CLASS VI STUDENTS OF SDN 1 DOHO, GIRIMARTO DISTRICT, WONOGIRI REGENCY 2017/2018 ACADEMIC YEAR
Sri Mulyani
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.132 KB)
|
DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i1.58
Tujuan Penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar konduktor dan isolator panas pada siswa kelas VI SDN I Doho Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian dilakukan dalam dua siklus tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Doho berjumlah 12 siswa. Target ketuntasan klasikal mencapai 80% atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pengunaan model discovery learningpada materi konduktor dan isolator panas dapat meningkatkan motivasi belajar dari kondisi prasiklus rata-rata 40% menjadi 65% di siklus I dan naik menjadi 70% di siklus II. Hasil belajar siswa dari prasiklus dengan nilai rata-rata 60,83, siswa yang tuntas sebanyak 3 siswa atau 25% menjadi nilai rata-rata 71,67 dengan siswa yang tuntas 9 siswa atau 75% di siklus I naik menjadi nilai rata-rata 80,83 dengan siswa yang tuntas 11 siswa atau 92% di siklus II.Pengunaan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi konduktor dan isolator dari hasil belajar siswa rendah menjadi tinggi dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 20 dan peningkatan prosentase jumlah siswa yang tuntas sebesar 92%.