cover
Contact Name
Ahmed Sardi
Contact Email
sardihere@gmail.com
Phone
+6285242960230
Journal Mail Official
aijes@stkipddipinrang.ac.id
Editorial Address
Jln. Pettana Rajeng No.20, Pinrang, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Irsyad: Journal of Education Science
ISSN : 28286790     EISSN : 28280830     DOI : https://doi.org/10.58917/aijes
Core Subject : Education,
Al-Irsyad: Journal of Education Science (AIJES), sebuah jurnal nasional peer-review elektronik, menyediakan forum untuk menerbitkan artikel penelitian asli, artikel ulasan dari kontributor, dan berita teknologi baru yang terkait dengan Ilmu Pendidikan. Jurnal ini disediakan untuk penulis, guru, mahasiswa, profesor, dan peneliti, yang akan mempublikasikan laporan penelitian mereka atau artikel tinjauan pustaka mereka (hanya untuk kontributor yang diundang) tentang pendidikan umum dan instruksinya untuk penulis dan pembaca di seluruh Indonesia. Selain penulis biasa, untuk setiap jilid, isinya akan disumbangkan oleh kontributor undangan yang ahli dalam pendidikan secara umum baik dari dalam maupun luar negeri. Jurnal tersebut mengundang artikel penelitian asli dan tidak secara bersamaan dikirimkan ke jurnal atau konferensi lain . Seluruh spektrum penelitian dalam pendidikan secara umum dipersilahkan , yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: 1. Ilmu Pendidikan Secara Umum 2. Penelitian Desain dalam Ilmu Pendidikan 3. Kemampuan Pedadogy Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN RELIGIUS DALAM KEGIATAN KULTURAL TADARUS-DHUHA Muhamad Rafli; Muslimin Muslimin; Arya Lesmana Putera; Muhammad Riza Fajrul Azhar; Achmad Faisal; M Rizal
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.775

Abstract

Islamic education aims to shape students’ character and personality through the internalization of religious values in their daily lives. SMAN 10 implements a Tadarus-Dhuha program to foster students’ religiosity through a series of activities, including collective recitation of shalawat, Qur’anic reading (tadarus), religious talks (tausiah), and congregational Dhuha prayer. This study aims to examine how religious values are internalized through the Tadarus-Dhuha program and reflected in students’ character. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. Previous studies have discussed the role of habituation in Dhuha prayer and Qur’anic recitation in character building; however, studies focusing on the internalization of religious values through continuous cultural activities such as Tadarus-Dhuha remain limited. The findings reveal four main aspects: fostering love for the Prophet Muhammad through shalawat, developing the habit of performing Dhuha prayer, encouraging regular Qur’anic reading, and improving discipline in worship. These findings indicate that habituation and direct experience play a significant role in enhancing students’ religiosity. In conclusion, the Tadarus-Dhuha program is effective as a sustainable culture-based model for character education.
PROGRESSIVISME SEBAGAI LANDASAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM: ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Purnama Danriani; Salahuddin Salahuddin; Jamrizal Jamrizal
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi progressivisme sebagai landasan pengembangan pendidikan Islam serta mengkaji implementasi nilai-nilai progressivisme dalam kebijakan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku, dokumen kebijakan, dan peraturan perundang-undangan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya bahwa progressivisme mempunyai relevansi yang kuat sebagai landasan filosofis dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Analisis terhadap berbagai kebijakan pendidikan Islam menunjukkan bahwa prinsip-prinsip progressivisme, seperti proses pembelajarannya yang menempatkan siswanya sebagai subjek utama serta mendorong berkembangnya kemampuan berpikir kritis, fleksibilitas kurikulum, serta integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman, telah mulai terakomodasi ditiap-tiap kebijakan pendidikannya, termasuk penerapannya Kurikulum Merdeka, penguatan moderasi beragama, dan transformasi digital madrasah. Secara teoritis, temuan ini menegaskan bahwa progressivisme dapat menjadi kerangka konseptual yang memperkuat transformasi pendidikan Islam agar lebih responsif pada zamannya yang berkembang dan masih memegang identitasnya termasuk nilai keagamaannya. Dengan demikian, pengembangan pendidikan Islam memerlukan pendekatan yang mengutamakan pelestarian tradisi, kemampuannya beradaptasi pada perubahan sosialnya, teknologinya, maupun kebutuhan masyarakat modernnya. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan studi empiris mengenai implementasi kebijakan pendidikan Islam di berbagai lembaga pendidikan, mengkaji efektivitas transformasi digital madrasah dan pesantren, serta mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip progressivisme dalam praktik pembelajaran dan manajemen pendidikan Islam.
EVALUASI SISTEM TRANSPARANSI PENYALURAN KIP KULIAH PERGURUAN TINGGI INDONESIA: STUDI KEPUSTAKAAN DAN TAIC MODEL Dina Putri; Syamzaimar Syamzaimar
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.818

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem transparansi penyaluran program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) serta implikasinya terhadap akuntabilitas layanan pendidikan tinggi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan menggunakan empat basis data utama (Google Scholar, Garuda, Puslapdik, Kemendikbudristek), mencakup 40+ sumber yang disaring menjadi 6 sumber final berdasarkan kriteria inklusi rentang tahun 2019–2026, dengan teknik analisis konten tematik dan triangulasi data. Hasil penelitian mengungkap bahwa transparansi penyaluran KIP Kuliah dapat ditelaah melalui tiga dimensi utama, yaitu dimensi informatif, keterbukaan, dan pengungkapan, yang ketiganya belum terpenuhi secara optimal. Hambatan utama meliputi fragmentasi sistem informasi antarlembaga, kompleksitas prosedur administratif yang menyebabkan keterlambatan pencairan, serta terbatasnya kapasitas sumber daya manusia pengelola program. Ketidaktepatan sasaran yang ditemukan pada sampel perguruan tinggi yang diteliti (Sheren et al., 2026) mengindikasikan perlunya validasi nasional lebih lanjut. Sebagai kontribusi konseptual utama, penelitian ini memperkenalkan Model Siklus Transparansi-Akuntabilitas-Dampak (STAD), sebuah kerangka siklus yang menghubungkan input kebijakan, proses implementasi, output program, dan dampaknya terhadap Indeks Pembangunan Manusia—membedakannya dari kerangka akuntabilitas linier dalam literatur sebelumnya. Rekomendasi utama meliputi integrasi sistem informasi nasional berbasis DTSEN, peningkatan kapasitas SDM, penyederhanaan prosedur administrasi, serta penguatan mekanisme partisipasi publik guna memastikan bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran.
IMPLEMENTASI CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) DALAM MENINGKATKAN HASIL PENGELASAN SMAW DI SMKN 1 CIKANDE Fathur Rahman; Fahmi Fatra; Rangga Dino Alfian; Ahmad Fadhil Imran
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Pengelasan SMAW siswa kelas XI program keahlian Teknik Mesin SMK Negeri 1 Cikande melalui pengintegrasian model Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengadopsi rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) oleh Arikunto, et al. (2007). PTK ini dilaksanakan sebanyak dua siklus; setiap siklus mengintegrasikan tahapan penyusunan rencana, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta evaluasi dan refleksi. Proses pengumpulan data menggunakan instrumen uji praktikum pengelasan dan menganalisis sikap siswa menggunakan lembar observasi, yang selanjutnya data dianalis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan adanya peningkatan prestasi belajar secara klasikal, yakni pada siklus I hanya 46% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 89%. Perolehan tersebut telah berhasil melampaui target indikator keberhasilan yang dipersyaratkan, yakni sebesar 85%. Penelitian ini memberikan simpulan bahwa implementasi pendekatan CTL terbukti dapat meningkatan prestasi hasil belajar teknik pengelasan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN DISIPLIN ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PERMAINAN BOLA BASKET DI PAUD LENTERA SELUMA, BENGKULU Siti Artida; Nur Hazizah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.884

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini didasarkan pada hasil pengamatan awal yang memperlihatkan bahwa kemampuan disiplin anak usia 5–6 tahun di PAUD Lentera Seluma masih perlu ditingkatkan. Hal ini ditunjukkan dari masih rendahnya kemampuan anak dalam mematuhi aturan, menjalankan tanggung jawab, menjaga ketertiban, dan menunggu giliran. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji perkembangan kemampuan disiplin anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan permainan bola basket. Pendekatan yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pelaksanaan sebanyak dua siklus. Dalam setiap siklus terdapat empat tahapan utama, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan kegiatan, observasi terhadap proses yang berlangsung, dan refleksi sebagai bahan perbaikan pada siklus berikutnya. Partisipan penelitian adalah 15 anak dari Kelompok B di PAUD Lentera Seluma. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Aspek disiplin penilaian pada penelitian ini meliputi kemampuan menunggu giliran, mematuhi aturan, bertanggung jawab, dan menjaga perilaku tertib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan mematuhi aturan melalui permainan bola basket dapat meningkatkan disiplin anak. Peningkatan tersebut terlihat dari capaian yang naik dari 34% pada pra-siklus menjadi 87% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan olahraga yang terarah tidak hanya mendukung perkembangan fisik, tetapi juga membantu mengembangkan disiplin pada anak usia 5-6 tahun.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN PEMBELI DAN PENJUAL UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI EKONOMI DAN SOSIAL ANAK TK B Choirul Huda; Lina Andriyani; Villia Jayanti Kusumaningrum; Azania Syafira Handani; Wasih Anggraeni; Nadhifa Bunga Aunilah; Endah Andayani
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bermain peran pembeli dan penjual dalam meningkatkan interaksi ekonomi dan sosial anak kelompok TK B. Penelitian dilakukan karena masih terdapat anak yang kurang aktif berkomunikasi, belum memahami kegiatan jual beli sederhana, kurang mampu bekerja sama dengan teman, sekaligus untuk mengenalkan konsep pasar di lingkungan sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas 2 siklus dengan subjek anak TK B. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui permainan pasar-pasaran, di mana anak berperan sebagai pembeli, penjual, dan kasir menggunakan media uang mainan, barang tiruan, serta alat peraga sederhana. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari pengenalan konsep jual beli, pembagian peran, praktik transaksi, hingga evaluasi kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran mampu meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak, seperti komunikasi, kerja sama, keberanian berbicara, dan sikap saling menghargai, dengan peningkatan signifikan dari 23% pada kategori berkembang di Siklus I menjadi 72% pada kategori cakap di Siklus II. Selain itu, anak mulai memahami konsep ekonomi sederhana seperti membeli, menjual, menawar, dan menggunakan uang sesuai kebutuhan, yang ditunjukkan oleh peningkatan kategori cakap dari 0% pada Siklus I menjadi 80% pada Siklus II. Peningkatan data kuantitatif ini memperkuat bukti bahwa metode bermain peran pembeli dan penjual efektif digunakan untuk meningkatkan interaksi ekonomi dan sosial anak TK B secara optimal. Suasana pembelajaran menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan partisipatif. Dengan demikian, metode bermain peran pembeli dan penjual efektif digunakan untuk meningkatkan interaksi ekonomi dan sosial anak TK B secara optimal.
EFEKTIVITAS MODEL ACTIVE LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI KOMUNIKASI MAHASISWA Ilham Akbar Maulana; Martin Kustati; Gusmirawati Gusmirawati
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.902

Abstract

Riset ini bertujuan menginvestigasi tingkat keefektifan implementasi paradigma pedagogis Active Learning dalam mengoptimalkan kapabilitas komunikasi mahasiswa. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif dengan rancangan eksperimental yaitu yang melibatkan dua kohort: kohort eksperimen dan kohort kontrol. Kohort eksperimen menerima instruksi yang menggunakan paradigma Active Learning, sementara kohort kontrol mengikuti metode pengajaran tradisional. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen evaluasi kompetensi komunikasi yang mencakup dimensi kemahiran verbal, tingkat keyakinan diri, dan kemampuan memberikan argumen yang dirangkum dalam bentuk angket. Hasil penelitian menjelaskan bahwa para mahasiswa di kelas eksperimen menunjukkan peningkatan kecakapan komunikasi yang secara nyata lebih unggul apabila dibandingkan dengan siswa di kelas kontrol. Peningkatan ini teramati pada kemahiran mengartikulasikan gagasan dengan lugas, keberanian dalam menyatakan pandangan, dan kapasitas untuk membangun penalaran selama kegiatan perkuliahan. Hasil observasi ini menunjukkan bahwa pendekatan Active Learning memiliki efektivitas dalam menumbuhkan kecakapan komunikasi pada mahasiswa sembari membina suasana edukatif yang lebih kooperatif, kondusif untuk partisipasi, dan berfokus pada siswa. Dengan demikian, implementasi metode Active Learning disarankan sebagai salah satu taktik pengajaran yang sesuai untuk membekali mahasiswa dalam menghadapi persyaratan kompetensi abad ke-21.
PENGARUH KEGIATAN LITERASI TERHADAP MINAT BACA SISWA TINGKAT SEKOLAH DASAR Didit Darmawan; Riska Auliatus Solichah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.911

Abstract

Literasi dan keterampilan dasar lainnya sangat penting untuk meningkatkan standar pendidikan, terutama dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini di kalangan siswa sekolah dasar. Namun, rendahnya minat membaca di kalangan siswa sekolah dasar tetap menjadi masalah utama dan memengaruhi kemampuan belajar serta pemahaman mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis melalui berbagai inisiatif literasi yang diintegrasikan ke dalam lingkungan pendidikan. Kajian ini menggunakan pendekatan systematic literature review untuk mengulas keterkaitan antara literasi dan minat membaca pada siswa sekolah dasar. Penelusuran dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci yang relevan, hingga terkumpul sekitar 100 artikel pada tahap awal yang masih berada dalam koridor topik penelitian. Setelah melalui proses seleksi bertahap berdasarkan variabel, objek, serta ketersediaan akses penuh, hanya 10 artikel yang dinilai layak dan kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menangkap pola hubungan antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai praktik literasi, termasuk literasi digital, budaya literasi di sekolah, Gerakan Literasi Sekolah, dan pendirian sudut baca di ruang kelas, secara konsisten dan signifikan meningkatkan antusiasme siswa terhadap membaca.
PENGARUH KEDISIPLINAN SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SD/MI Didit Darmawan; Nadia Marta Trilova
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.925

Abstract

Kajian ini berangkat dari pentingnya kedisiplinan siswa pada jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Kedisiplinan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas pencapaian belajar. Perilaku disiplin berperan dalam menciptakan keteraturan aktivitas akademik, meningkatkan konsentrasi, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab selama proses pembelajaran. Penelitian ini diarahkan untuk menelaah keterkaitan antara kedisiplinan siswa dan prestasi belajar di SD/MI. Metode yang digunakan berupa studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelusuran literatur ilmiah yang relevan pada database Google Scholar dan Garuda. Proses analisis dilakukan secara bertahap, mulai dari penyaringan sumber sesuai fokus kajian, pembacaan mendalam terhadap isi penelitian, pengelompokan dan perbandingan temuan antar studi, hingga penyusunan simpulan sintesis. Hasil kajian memperlihatkan bahwa kedisiplinan memiliki korelasi positif yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa SD/MI. Siswa dengan tingkat kedisiplinan yang lebih stabil cenderung mampu mengelola waktu belajar secara terstruktur, mengikuti alur pembelajaran dengan lebih tertib, serta menyelesaikan tugas secara konsisten sehingga capaian akademiknya lebih optimal. Selain itu, kedisiplinan juga tampak memperkuat kemampuan pengendalian diri dalam belajar serta membantu terciptanya iklim kelas yang lebih tertata. Dengan demikian, kedisiplinan dapat diposisikan sebagai faktor internal yang memiliki peran penting dalam peningkatan prestasi belajar di pendidikan dasar. Oleh karena itu, pendidik dan sekolah perlu menerapkan pembiasaan disiplin secara konsisten melalui aturan kelas yang jelas, keteladanan, serta penguatan positif dalam kegiatan pembelajaran.
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA SMP DALAM MEMAHAMI KONSEP PERSAMAAN LINEAR Fatimah Aqilah Ichtiari; Sufyani Prabawanto; Ulfah Nur Azizah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.809

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan representasi matematis dalam membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak, khususnya pada materi persamaan linear. Namun demikian, berbagai temuan menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam mengoordinasikan berbagai bentuk representasi, sehingga berdampak pada munculnya miskonsepsi dan pemahaman yang tidak utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil representasi matematis siswa SMP dalam memahami konsep persamaan linear pada tiga bentuk representasi: visual, simbolik, dan verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas VIII di salah satu sekolah menengah pertama. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan representasi matematis dan wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa bervariasi pada ketiga indikator tersebut. Siswa menunjukkan performa yang relatif baik pada representasi simbolik, namun mereka menghadapi hambatan signifikan pada representasi visual dan verbal, terutama dalam mentranslasikan masalah kontekstual ke dalam grafik yang akurat serta menjelaskan ide matematis secara formal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesenjangan representasi siswa berkaitan erat dengan pemahaman konseptual mereka pada materi persamaan linear. Penelitian ini memberikan dasar diagnostik bagi guru untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih terintegrasi guna meningkatkan fleksibilitas representasi siswa.