cover
Contact Name
Ahmad Nubli Gadeng
Contact Email
nubliyuslian@gmail.com
Phone
+6285270000352
Journal Mail Official
nubliyuslian@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Gedung Lama FKIP, Lantai 2. Jl. Teuku Hasan Kreung Kalee, Kopelma Darussalam, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 24415. email: jpgeosfer@gmail.com dan jurnalpendidikangeosfer@gmail.com
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Geosfer
ISSN : 25416936     EISSN : 28082834     DOI : https://doi.org/10.23701/jpg
Pendidikan dan Sains Geografi dengan fokus pembahasan pada: Pendidikan Sosial, Pendidikan Sains, Pendidikan Geografi, Fenomena Geosfer,Kelingkungan & Kewilayahan, Sistem Informasi Geografi, Penginderaan Jauh, Kajian Perpetaan, Evaluasi Lahan, Perencanaan Pembangunan, Pariwisata, serta Demografi, Sosial Budaya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 222 Documents
Kearifan Lokal Masyarakat Gayo Dalam Upaya Mitigasi Bencana Alam (Studi Kasus di Kampung Isaq Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah) Linge, Sifa Maulida; Yulianti, Fitriani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33410

Abstract

Kearifan lokal merupakan bentuk keyakinan, pemahaman atau wawasan serta adat kebiasaan atau etika yang menuntut perilaku manusia dalam kehidupan di dalam komunitas ekologis. Salah satu kearifan lokal yaitu upaya adaptasi dan mitigasi bencana alam masyarakat Gayo. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data kearifan lokal melalui observasi dan wawancara dari masyarakat. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui kearifan lokal masyarakat Gayo berkaitan dengan adaptasi bencana banjir dan longsor serta untuk mengetahui seperti apa wujud kearifan lokal masyarakat Gayo yang dulu pernah ada dan masih digunakan hingga sampai sekarang. Peneliti telah menemukan kearifan lokal yang di anut oleh masyarakat Kampung Isaq mengenai mitigasi bencana longsor, yaitu aturan adat dan cerita rakyat yang melegenda. Aturan adat sebagian besar terkait dengan melindungi hutan. Beberapa cerita rakyat (kekeberen) Masyarakat Isaq dilarang membuka lahan baru dan menebang kayu tanpa izin. Jika tidak meminta izin maka roh penunggu hutanakan marah dan menimbulkan bencana alam.
ANALISIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK EVALUASI TATA RUANG DI KECAMATAN BAKONGAN Rahman, Fatrahul; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33403

Abstract

Kecamatan Bakongan merupakan salah satu kecamatan yang telah memiliki Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disahkan dalam peraturan daerah tentang RTRW Kecamatan Bakongan Tahun 2016-2036. Rencana tata ruang wilayah Kecamatan Bakongan 2023 telah masuk tahun 7 setelah RTRW disahkan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kecamatan Bakongan yang telah disahkan pada tahun 2016 dengan kondisi aktual pada tahun 2023. Melalui metode analisis Spatial Difference, analisis citra Google Earth dan ArcMap, penelitian ini menganalisis perbedaan pola ruang dan luas wilayah yang terlaksanadenganRTRW. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan total luas sebesar 2698,50 Ha antara RTRW dan kondisi saat ini, menandakan adanya perubahan dan dinamika di wilayah tersebut. Oleh karena itu, rekomendasi yang diberikan adalah pentingnya selalu mempertimbangkan perubahan dan keadaan aktual wilayah dalam RTRW. Fleksibilitas harus diakomodasi dalam RTRW untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan dan kondisi yanglebihaktual.
ANALISI SWOT TERHADAP PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA PENGOLAHAN PALA di KECAMATAN TAPAKTUAN, KABUPATEN ACEH SELATAN. Sari, Naufi Mulia; Ruliani, Ruliani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33401

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan tanaman rempah. Provinsi Aceh merupakan salah satu sentra penghasil pala, produksi terbesarnya adalah di Kabupaten Aceh Selatan. Sejumlah pengusaha olahan produk minyak pala di Aceh Selatan mengaku mengalami kerugian besar beberapa tahun terakhir, kaerna bahan baku yang sangat terbatas mengakibatkan produksi yang minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pengembangan industri rumah tangga pengolahan pala di kecamatan Tapaktuan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan industri rumah tangga pengolahan pala di Tapaktuan sangat berpeluang untuk dikembangkan bahkan menjadikan Tapaktuan sebagai pusat industri pengolahan pala di Aceh. Hal tersebut disebabkan kelebihan wilayah Tapaktuan sebagai wilayah penghasil pala dan permintaan pasar terhadap produk olahan pala yang tergolong tinggi. Produsen olahan pala juga dapat berpeluang untuk menjangkau pasar global/ekspor mengingat permintaan expor yang juga tinggi. Hambatan yang dialami diantaranya penyediaan bahan baku yang tidak konsisten dalam memenuhi permintaan produksi, hingga kurangnya bantuan modal dari pemerintah. Hal tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah dalam pengambilan tindakan seperti pemberdayaan petani pala, pelaku industri dan penyediaan pasar agar industri pengolahan pala dapat terus berkembang dan eksis sebagai produk olahan khas dari daerahAceh Selatan.
EKSISTENSI KERAJINAN KASAB (SULAMAN BENANG EMAS KHAS ACEH) DI KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Jalil, Hasbul; Azis, Daska; Fitria, Ade
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi kerajinan Kasab di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan yang meliputi bentuk penyajian dan faktor yang mempengaruhi eksistensi kerajinan Kasab di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deksriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasab di Kecamatan Samadua disajikan kedalam berbagai bentuk yaitu: Lidah-lidah, kipeh, tabia, maracu tunggang baliak,dalansi,banta gadang dan langik-langik. Adapun faktor yang mempengaruhi kerajinan kasab masih dapat ditemukan di Kecamatan Samadua antara lain kasab merupakan produk budaya yang memiliki nilai jual, pengrajin kasab yang masih tergolong usia produktif, dan kreativitas para pengrajin kasab untuk membuat produk kasab menjadi lebih modern
Eksistensi Kearifan Lokal Lembaga Adat Keujreun Blang Pada Generasi Z Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat Thaifuri, Rahmat; Gadeng, Ahmad Nubli; Sadida, Ade Naylan
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33386

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan generasi Z kaway XVI terhadap kearifan lokal yang berasal dari lembaga adat keujreun blang. Metode kuantitatif deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini, Masyarakat Kecamatan Kaway XIV yang menjadi populasi sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu 100 orang generasi Z Kecamatan Kaway XVI. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket benar-salah yang diberikan kepada Generasi Z ketika penelitian, teknik analisis data menggunakan rumus statistika sederhana . Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 % (16 orang) mengetahui kearifan lokal yang berasal dari lembaga adat keujreun blang, di sisi lain 84% (84 orang) tidak mengetahui kearifan lokal yang berasal dari lembaga adat keujreun blang. Dengan demikian, dapat disimpulkan yaitu kearifan lokal masyarakat Aceh yang berasal dari lembaga adat keujreun blang berpotensi hilang di masa yang akan datang khususnya pada masyarakat Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat. Sehingga dibutuhkan upaya serius dari pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan masyarakat Kecamatan Kaway XVI untuk mengsosialisasikan dan menginternalisasikan kembali kearifan lokal yang berasal dari lembaga adat keujreun blang kepada generasi muda Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat.
PRODUKTIVITAS, TEKNIK PENGOLAHAN DAN PELUANG MARKETPLACE EMPING MELINJO KABUPATEN PIDIE Zikra, Surya; Azis, Daska; Hadiyani, Rahmilia
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33384

Abstract

Emping Melinjo merupakan salah satu usaha industri rumah tangga hasil perkebunan melinjo yang dapat dimanfaatkan masyarakat Aceh. Usaha industri rumah tangga emping melinjo secara tradisional sudah sangat dikenal dalam masyarakat awam tetapi belum ada bentuk Produktivitas, Teknik pengolahan dan Peluang Marketplace Emping Melinjo secara modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Produktivitas, Teknik Pengolahan dan Peluang Marketplace Emping Melinjo Kabupaten Pidie. Penelitian ini dilakukan pada petani, pengolah serta pedagang emping melinjo di Kabupaten Pidie dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling, pengambilan sampel secara acak. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap data produktivitas, teknik pengolahan, dan marketplace, penelitian ini juga untuk mengetahui teknik pengolahan emping melinjo yang unik serta bagaimana marketplace menggunakan media online seperti Facebook, Instagram dan WhataApp yang dimanfaatkan pedagang dalam marketplace penjualan emping melinjo.
ANALISIS GARIS PANTAI LADONG ACEH BESAR TAHUN 2016-2022 DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI DIGITAL SHORELINE ANALYSIS SYSTEM (DSAS) Ferdana, Khalid; Desfandi, Mirza
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33383

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perubahan garis pantai Pantai Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Indonesia dari tahun 2016 hingga 2022. Pantai Ladong adalah kawasan dinamis yang terbentuk oleh endapan pantai dan sungai, dan merupakan daerah pertemuan interferensi antara darat, laut, dan udara. Metode penelitian ini menggunakan citra satelit Google Earth dari tahun 2016, 2018, 2020, dan 2022. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Software ArcGIS dan fitur Digital Shoreline Analysis System (DSAS) untuk menghitung laju perubahan garis pantai dari waktu ke waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pantai Ladong mengalami proses abrasi dan akresi. Nilai akresi pantai pada 2016-2022 lebih tinggi daripada nilai abrasi, dengan total penambahan luasan sebesar 4,87 hektar dan total pengurangan luasan sebesar 2,01 hektar. Secara keseluruhan, pantai mengalami perubahan dengan rata-rata penambahan sekitar 0,695 hektar per tahun dan rata-rata pengurangan sekitar 0,287 hektar per tahun.
STUDI MIKROGRAVITAS DI BUKIT TAMBUN, TAMBUN, IPOH Kardiana, Elsa
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.47109

Abstract

Studi Mikrogravitasdilakukan di Bukit Tambun, Tambun, Ipoh untuk mengidentifikasi struktur geologi bawah permukaan, terutama keberadaan rongga dan batas batuan. Sebanyak 121 titik pengukuran gravitasi dikumpulkan dan diolah untuk menghasilkan peta anomali Bouguer. Data kemudian dianalisis menggunakan beberapa teknik geofisika, termasuk Low Pass Filter (LPF), High Pass Filter (HPF), Total Horizontal Derivative (THD), dan 3D Euler Deconvolution. Peta anomali Bouguer menunjukkan anomali rendah di bagian tenggara dan barat yang mengindikasikan zona sedimen tebal, sedangkan anomali tinggi di utara menunjukkan keberadaan batuan dasar, terutama batu kapur dan granit. Analisis THD memperlihatkan pola sesar dominan berarah tenggarabarat laut. 3D Euler Deconvolution mengidentifikasi tiga zona rongga potensial pada kedalaman 12 hingga 43 meter serta struktur sesar pada kedalaman 4 hingga 39 meter. Pemodelan bawah permukaan melalui profil 2D menunjukkan keberadaan tiga lapisan utama: aluvium, batu kapur, dan granit, dengan batas yang hampir vertikal. Zona anomali rendah berbentuk bulat hingga semi-sferis dalam model ditafsirkan sebagai rongga atau zona depresi yang terisi sedimen, yang kemungkinan menunjukkan perkembangan sinkhole. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman potensi bahaya geologi dan kerangka struktur geologi wilayah studi.
MENUMBUHKAN SIKAP SPIRITUAL MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN IPBA: INTEGRASI VIDEO THEISTIC PADA KONSEP SIKLUS HIDROLOGI Saminan, Nurul Fajri; Khairul, Muhammad; Diniya, Diniya; Ridwan, Irwan Muhammad; Saminan, Saminan
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.47089

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA) menghadirkan tantangan dalam membumikan konsep-konsep ilmiah yang kompleks sekaligus menumbuhkan nilai spiritual mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan video Islamic Theology of Natural Phenomena (VITONA) dalam perkuliahan IPBA terhadap penumbuhan sikap spiritual mahasiswa calon guru fisika, khususnya pada topik siklus hidrologi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan desain survei, melibatkan mahasiswa yang mengambil mata kuliah IPBA sebagai responden. Instrumen yang digunakan berupa angket sikap spiritual yang terdiri dari delapan indikator keimanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 90% mahasiswa mengalami peningkatan kadar keyakinan pada seluruh indikator, termasuk keyakinan terhadap keberadaan Tuhan, keteraturan ciptaan-Nya, keluasan ilmu-Nya, serta kesesuaian fenomena alam dengan firman dalam kitab suci. Video VITONA terbukti mampu menjembatani pemahaman ilmiah dan religius melalui pendekatan tafaakur dan visualisasi naratif bernuansa ketuhanan. Penelitian ini menegaskan bahwa media pembelajaran berbasis teistik efektif digunakan dalam pendidikan sains untuk membentuk karakter spiritual yang kuat di kalangan mahasiswa
SPATIAL THINKING DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI ERA DIGITAL 4.0 DALAM PERSFEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN Listiqowati, Ika -
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.47063

Abstract

Era Digital 4.0 memberikan keberuntungan namun juga tantangan. Setiap sendi kehidupan berhubungan dengan internet, teknologi digital terhubung tanpa batasan waktu dan ruang. Menghadapi hal ini perlu keterampilan spatial thinking sebab spatial thinking merupakan keterampilan berfikir yang kompleks meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap, dan cara berfikir dengan konsep keruangan. Spatial thinking adalah salah satu keterampilan yang dicapai dalam pembelajaran geografi. Masalahnya pembelajaran geografi secara umum belum semua berorientasi pada keterampilan spatial thinking namun masih berorientasi pada penguasaan konsep dan teori. Artikel ini bertujuan memberikan edukasi melalui persfektif filsafat pendidikan bahwa spatial thinking perlu dikuasai siswa melalui pembelajaran geografi sebagai adaptasi terhadap Era Digital 4.0. Dalam persfektif filsafat pendidikan spatial thinking dalam pembelajaran geografi di Era Digital 4.0 dilihat dari ontologi, epistemologi dan aksiologi. Ontologi adalah hakikat dari suatu ilmu, epistemologi berkaitan dengan metode bagaimana ilmu itu diperoleh, aksiologi adalah nilai guna dari suatu ilmu.