cover
Contact Name
Ahmad Nubli Gadeng
Contact Email
nubliyuslian@gmail.com
Phone
+6285270000352
Journal Mail Official
nubliyuslian@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Gedung Lama FKIP, Lantai 2. Jl. Teuku Hasan Kreung Kalee, Kopelma Darussalam, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 24415. email: jpgeosfer@gmail.com dan jurnalpendidikangeosfer@gmail.com
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Geosfer
ISSN : 25416936     EISSN : 28082834     DOI : https://doi.org/10.23701/jpg
Pendidikan dan Sains Geografi dengan fokus pembahasan pada: Pendidikan Sosial, Pendidikan Sains, Pendidikan Geografi, Fenomena Geosfer,Kelingkungan & Kewilayahan, Sistem Informasi Geografi, Penginderaan Jauh, Kajian Perpetaan, Evaluasi Lahan, Perencanaan Pembangunan, Pariwisata, serta Demografi, Sosial Budaya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 222 Documents
ANALISIS KESIAPSIAGAAN SISWA SMK MUHAMMADIYAH 01 SUKOHARJO DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN SUKOHARJO Kurniaaji, Bayu; Rahman, MS Khabibur; Wijayanti, Ary
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.46947

Abstract

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana adalah suatu kondisi baik secara individu maupun kelompok memiliki kemampuan secara fisik dan psikis dalam menghadapi bencana. Kesiapsiagaan merupakan bentuk apabila terjadi suatu bencana maka cara yang terbaik adalah menghindari resiko tempat terjadinya bencana, tempat tinggal, seperti jauh dari jangkauan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan siswa SMK Muhammadiyah 01 Sukoharjo menghadapi bencana banjir yang sering terjadi di sekitar sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif serta pengumpulan data menggunakan angket yang disebarkan dengan memanfaatkan google form. Populasi seluruh Siswa SMK Muhammadiyah 01 Sukoharjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil pengolahan data angket menunjukkan bahwa kesiapsiagaan siswa SMK Muhammadiyah 01 Sukoharjo menghadapi bencana banjir masuk dalam kategori kurang siap dengan nilai indeks sebesar 54. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan yang rendah berpotensi meningkatkan kerentanan siswa terhadap dampak bencana. Dalam konteks banjir, hal ini bisa berupa terlambatnya proses evakuasi, tidak mengetahui langkah pertolongan pertama, hingga meningkatkan risiko trauma atau korban jiwa. Sekolah sebagai institusi pendidikan formal memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik siswa, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan hidup, termasuk dalam menghadapi bencana alam.
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DESA PANTE KUYUN KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA Syaifullah, Said; Kartika, Devya
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.46889

Abstract

Desa Pante Kuyun merupakan sebuah desa yang terletak di mukim Lageun, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya. Desa yang memiliki 244 kepala keluarga dan berjumlah 795 jiwa. Desa Pante Kuyun tersebut berada di daerah pegunungan yang juga diapit oleh beberapa sungai. Desa Pante Kuyun sendiri termasuk ke dalam daerah yang rawan akan bencana banjir. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan dilapangan mengenai kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana Banjir. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Pante Kuyun Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 80 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutnya data dianalisis menggunakan analisa deskripstif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan terhadap tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Pante Kuyun Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya didapatkan hasil skor indeksnya sebesar 68,1% atau dapat dibulatkan menjadi 68. Maka dapat dilihat jika nilai indeks 68 berada pada kategori siap. Sesuai dengan tabel kriteria klasifikasi skor penilaian kesiapsiagaan 65-79 dengan kategori siap. Oleh sebab itu berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa, kategori tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Pante Kuyun Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya berada di kategori siap. Hal ini dibuktikan dengan, warga melakukan berbagai tindakan pencegahan dan penyelamatan salah satu contonya seperti saling berbagi informasi terkait bencana khususnya banjir, dan memiliki persediaan obat dan makanan serta memiliki tabungan untuk keadaan darurat.
TINGKAT DISTRIBUSI SPASIAL DAN TEMPORAL CURAH HUJAN TERHADAP RISIKO LINGKUNGAN DAN KETAHANAN SUMBER DAYA AIR DI KOTA TIDORE KEPULAUAN Ikhsan, Muhammad; Somantri, Lili; Setiawan, Iwan
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.46307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hidroklimatologi di Kota Tidore Kepulauan melalui integrasi data observasi curah hujan dan visualisasi spasial-temporal guna mengidentifikasi pola distribusi hujan, zona risiko lingkungan, serta memberikan rekomendasi kebijakan adaptasi iklim berbasis lokal. Kota Tidore merupakan wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada curah hujan sebagai sumber utama air bersih dan irigasi pertanian. Penelitian ini menggabungkan pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), menggunakan data curah hujan periode 20192023 dari lima pos pengamatan utama. Hasil analisis menunjukkan fluktuasi curah hujan yang signifikan secara spasial dan temporal, dengan ketimpangan distribusi antara wilayah lembab dan wilayah kering. Visualisasi spasial ini menjadi dasar penting dalam penyusunan RTRW, penentuan zona konservasi air, serta mitigasi bencana iklim lokal.
PERAN BUDAYA DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS REGIONAL DI ASIA TENGGARA Hotimah, Oot; Rahmawati, Sri; Walidah, Ziyanah; Veviani, Amelia
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.45284

Abstract

Asia Tenggara merupakan kawasan yang kaya akan keberagaman budaya yang terbentuk dari interaksi berbagai suku, ras, dan pengaruh peradaban luar. Artikel ini membahas peran budaya dalam pembentukan identitas regional di Asia Tenggara, dengan menyoroti aspek bahasa, kepercayaan, kuliner, seni, arsitektur, serta nilai sosial yang menjadi ciri khas kawasan ini. Berdasarkan studi literatur, ditemukan bahwa budaya Melayu menjadi akar utama budaya di Asia Tenggara, dengan pengaruh kuat dari Tiongkok, India, dan Islam. Identitas regional yang terbentuk dari kesamaan budaya ini berperan dalam memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di antara negara-negara ASEAN. Pemahaman mendalam mengenai budaya di kawasan ini diharapkan dapat memperkuat integrasi sosial dan menjaga keberagaman sebagai aset penting dalam dinamika global.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA MAKET TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA MAN 2 ACEH BARAT Muftiana, Dara; Diah, Husna; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul; Yulianti, Fitriani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.45205

Abstract

Model pembelajaran memegang fungsi esensial untuk meningkatkan pemahaman dan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning dengan berbantuan media maket terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental design yang melibatkan kelompok kontrol dan eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes (pre-test dan post-test) berupa soal pilihan ganda yang valid dan realiabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik parametrik t-test. Berdasarkan uji prasyarat t-test yang terdiri dari normalitas dan homogenitas didapatkan data penelitian normal dan homogen sehingga dapat dilakukan uji t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai thitung ttabel (4,601,68) yang berarti hipotesis diterima yang berarti penerapan model discovery learning dengan menggunakan media maket secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di MAN 2 Aceh Barat. Penerapan model pembelajaran discovery learning yang berbantuan media maket tidak hanya mendukung potensi berpikir kritis siswa secara optimal, tetapi juga sebagai keharusan bagi para pendidik untuk terus menerapkan model pembelajaran aktif dan penyelidikan kritis untuk mempersiapkan generasi penerus yang sesuai dengan tuntutan pendidikan di era industry 5.0.
METODE SCHOOL WATCHING DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI DI SATUAN PENDIDIKAN: TINJAUAN LITERATURE Utomo, Bambang Setya; Nugroho, Arif Rianto Budi; Paripurno, Eko Teguh; Purwanta, Jaka; Susilastuti, Susilastuti; Maharani, Yohana Noradika
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.44982

Abstract

Bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia, sehingga diperlukan upaya pengurangan risiko bencana yang efektif, terutama di satuan pendidikan. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah metode school watching, yaitu observasi partisipatif terhadap lingkungan sekolah guna mengidentifikasi potensi bahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah efektivitas metode School Watching dalam mengurangi risiko bencana gempa bumi di sekolah melalui kajian literatur. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis literature review dengan sumber dari berbagai database ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode school watching dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa secara signifikan, baik dari aspek pengetahuan maupun keterampilan mitigasi bencana. Namun, ditemukan pula sejumlah kesenjangan dalam implementasi metode ini, seperti belum adanya integrasi ke dalam kurikulum nasional, kurangnya pendekatan teoritis yang kuat, serta keterbatasan dalam penelitian jangka panjang dan lintas wilayah. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kebijakan dan pendekatan yang lebih sistematis untuk memperluas penerapan metode ini secara nasional.
Efektivitas Diseminasi Informasi Kebencanaan Melalui Media Massa Purwoto, Purwoto; Susilastuti, Susilastuti; Pratomo, Awang Hendrianto
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.44981

Abstract

Diseminasi informasi kebencanaan melalui media massa memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Indonesia sebagai negara yang rawan bencana memerlukan sistem penyebaran informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media massa dalam menyebarkan informasi kebencanaan serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, yang menganalisis berbagai sumber seperti jurnal ilmiah dan berita dari media online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa berkontribusi dalam menyebarkan peringatan dini, memberikan edukasi, dan membangun kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana. Namun, tantangan seperti aksesibilitas informasi di daerah terpencil dan validitas data masih menjadi kendala. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam meningkatkan efektivitas komunikasi kebencanaan.
Tingkat Pemahaman Masyarakat Terhadap Mitigasi Bencana Longsor Di Kampung Gajah Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues Agustizar, Agustizar; Sakdiah, Halimatun; Arsa, Muhammad Falik; Minarni, Minarni
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.44276

Abstract

Pemahaman penduduk terhadap longsor didasarkan pada pola pikir dari masing-masing setiap individu. Penentu pemahaman ini dilakukan berdasarkan data hasil sosialisasi dengan penduduk. Kampung Gajah merupakan daerah pegunungan yang termasuk dalam jenis pegunungan muda dengan lembah yang curam. Keadaan yang demikian menyebabkan sering terjadinya bencana alam seperti tanah longsor. Potensi kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana tanah longsor angat besar, pemahaman masyarakat akan bencana tanah longsor terbentuk dari pengetahuan dan pola pikir penduduk yang tinggal di lokasi sering terjadi tanah longsor, pendekatan studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deduktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei deskriptif. Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk mengukur secara objektif tingkat pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana longsor melalui pengumpulan data numerik yang dapat dianalisis secara statistik. Survei deskriptif dipilih agar dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi saat ini terkait pemahaman masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang tinggal di Kampung Gajah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 20 orang warga Kampung Gajah yang dipilih dengan teknik random sampling. Teknik ini dipilih agar setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk menjadi bagian dari sampel, sehingga hasil penelitian dapat mewakili populasi secara akurat. Angket terdiri dari 11 pernyataan yang mewakili tiga indikator yang ingin diketahui perihal kondisi Kampung Gajah. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap tingkat pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana longsor di Kampung Gajah Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues didapatkan hasil skor indeksnya sebesar 36,81 atau dapat dibulatkan menjadi 37 maka dapat dilihat jika nilai indeks 37 pada kategori rendah. pemahaman masyarakat terhadap bencana longsor di Kampung Gajah Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues masih berada di kategori rendah.
Hubungan Antara Persepsi Dan Tingkat Kesadaran Siswa SMAN 02 Wonogiri Dalam Menghadapi Bencana Klimatologis Putri, Ajeng Santika; Ristiani, Trifia Safira; Rahmawati, Unsa Laini; Susilawati, Siti Azizah
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.44046

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara persepsi dan tingkat kesadaran siswa SMAN 02 Wonogiri dalam menghadapi bencana klimatologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang diisi oleh 251 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian meliputi persepsi siswa dan tingkat kesadaran siswa. Menurut Arum Ariningtyas, indikator persepsi siswa meliputi pengetahuan, pemahaman, serta penerapan dan indikator tingkat kesadaran siswa meliputi pengetahuan, sikap, serta tindakan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antara persepsi dan tingkat kesadaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang lemah antara "Persepsi" dan "Tingkat Kesadaran" artinya ketika nilai "Persepsi" meningkat, maka nilai "Tingkat Kesadaran" cenderung ikut meningkat, tetapi hubungan tersebut tidak terlalu kuat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program pendidikan kebencanaan yang lebih efektif di sekolah-sekolah, terutama di wilayah rawan bencana klimatologis
Hubungan Antar Kedalaman Muka Air Tanah Freatik Dan Kualitas Air Tanah Berdasarkan Parameter Fisik Dan Parameter Kimia Afriyani, Mice Putri; Alisda, Mela; Zahara, Amelia; Ridayani, Ridayani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.42776

Abstract

Sumur freatik merupakan salah satu alternatif masyarakat dalam mengantipasi berkurangnya pasokan air bersih yang disediakan oleh PDAM. Air sumur freatik rentan terhadap pencemaran karena kontruksi sumur yang buruk dan kedalamannya kurang dari 15 meter sehingga memungkinkan adanya bahan pencemar masuk kedalam sumur. Gampong jawa adalah sebuah Gampong yang terletak di kecamatan kutaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah dengan parameter fisika, warna, bau, rasa. Dhl, ph, suhu. Terutama yang digunakan untuk kebutuhan komsumsi. Metode yang digunakan adalah analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis secara kualitatif mengamati kualitas air tanah freatik berdasarkan parameter fisika seperti warna, bau, rasa. Dhl, ph,suhu. Untuk analisis kuantitatif yang dilakukan mengukur dan koordinat, elevasi, kedalaman airtnah. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa kedalam muka air tanah dari 30 sumu, empat lokasi yaitu 0,3 sampai 8,6 M. Analisis kualitas air berdasarkan parameter fisika untuk bau terdapat 4 sampel air yang tidak memenuhi kategori yaitu berbau amis, payau, dan lagang. Hasil pengamatan kualitas fisika untuk rasa 18 sampel air yangg tidak memenuhi syarat, terdapat rasa asin dan payau. Bersadarkan analisis kualitas fisika warna terdapat 18 sampel air yang perlu tindak lanjut analisi laboratorium karna air tersebut memiliki warna.