cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 577 Documents
Implementasi Program Bazar Jalan Sehat sebagai Model Pemberdayaan Ekonomi Keluarga pada Kelompok BISA Yatim Mandiri Jombang Aminah, Tutik; Faujiyah, Ani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/rdrg2m12

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini mengkaji implementasi Program Bazar Jalan Sehat sebagai model peningkatan pendapatan ekonomi keluarga pada Kelompok Bunda Mandiri Sejahtera (BISA) Yatim Mandiri Jombang. Tujuan utama Program pengabdian masyarakat adalah menganalisis efektivitas kegiatan ekonomi berbasis komunitas dalam memperkuat pendapatan keluarga melalui event sosial yang bersifat partisipatif. Program pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode  studi kasus, dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola yang berkaitan dengan peningkatan pendapatan, partisipasi, dan proses pemberdayaan. Program pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa program bazar berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga, penguatan keterampilan kewirausahaan, serta peningkatan modal sosial di antara anggota kelompok. Integrasi aktivitas ekonomi dan kegiatan sosial mendorong partisipasi masyarakat dan memperluas akses pasar bagi usaha mikro berbasis rumah tangga. Secara teoretis, Program pengabdian masyarakat memperkuat pendekatan pemberdayaan masyarakat dan penghidupan berkelanjutan (livelihood approach) dengan menegaskan peran event partisipatif sebagai model alternatif pembangunan ekonomi. Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi bagi lembaga sosial dan organisasi masyarakat dalam merancang program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, dan kontekstual, khususnya bagi keluarga rentan.
Penyuluhan dan Praktik Penyaringan Bertingkat Sederhana Terhadap Air Sumur di Desa Jayapura Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak Nasfianti, Iis; Mixsie, M. Daffa; Sefti, Mutiara; Hasibuan, Lanni; Oktaviani, Nurhalizah; Pratiwi, Egi Mayhani Novia; Sinaga, Noviteriani; Hasanah, Alvia Ulfatun; Rahman, Zaskia Aulia; Shabha, Haura; Auiyah, Siti Jum'atul; Azzahra, Haniffah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fcz8xf43

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia dan berperan besar dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Jayapura dalam membuat serta menerapkan sistem penyaringan air sederhana untuk kebutuhan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, praktik pembuatan alat penyaringan air sederhana berbasis filtrasi dan adsorps kepada 15 peserta, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar sampel air setelah penyaringan mengalami perbaikan kualitas fisik yang ditandai dengan air yang lebih jernih, tidak berwarna, tidak berbau, serta memiliki pH 6-7 mendekati netral. Hasil perbandingan pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan persentase masyarakat yang memahami metode penyaringan air meningkat dari sekitar 40% menjadi lebih dari 50-60% dan persepsi air yang tidak berbau meningkat dari 40% menjadi 80%. Dengan demikian, penyaringan air sederhana ini dapat diterapkan oleh masyarakat Desa Jayapura untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Penguatan Program Keluarga Sehat untuk Mendukung Pengendalian Tuberkulosis Paru Simangunsong, Dame Evalina; Marlisa, Marlisa; Apsari, Desy Ari; Sitorus, Samsidar; Elkadi, Elkadi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/647ct365

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pengendalian yang komprehensif di tingkat komunitas. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung program pengendalian TB, terutama dalam kegiatan edukasi, deteksi dini, serta pendampingan pasien selama menjalani pengobatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga penderita TB. Metode yang digunakan adalah pelatihan kader melalui pemberian materi edukasi TB, diskusi, serta simulasi komunikasi kesehatan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan kader serta observasi keterampilan komunikasi kader dalam memberikan edukasi kepada keluarga penderita TB. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kader setelah pelatihan, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata pada hasil post-test dibandingkan pre-test. Penilaian keterampilan komunikasi kader menunjukkan kemampuan yang cukup baik pada aspek pembukaan, kemampuan mendengarkan, penyampaian informasi TB, edukasi pencegahan penularan, serta tahap penutup. Namun, aspek edukasi mengenai pengobatan TB masih memiliki nilai rata-rata paling rendah sehingga memerlukan penguatan materi lebih lanjut. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan kader kesehatan dapat meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung program pengendalian TB di masyarakat melalui edukasi dan pendampingan pasien secara lebih efektif.
Pemberdayaan Komunitas Anak Melalui Pemenuhan Literasi Di Sanggar Pelita Kota Medan Ritonga, Fajar Utama; Muckhlis, Muckhlis; Sari, Novita; Atika, Tuti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/bw0wdv03

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan minat belajar anak-anak di lingkungan marginal melalui intervensi berbasis komunitas di Sanggar Pelita Medan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran serta rendahnya keterlibatan anak dalam aktivitas belajar yang produktif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pendampingan belajar, penyediaan fasilitas pembelajaran, serta penguatan partisipasi sebanyak 30 anak dan 5 Ibu Rumah tangga yang tinggal disekitar sanggar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif, ditandai dengan meningkatnya minat baca anak, keterlibatan aktif dalam mengerjakan pekerjaan rumah di sanggar, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif melalui penyediaan sarana dan prasarana. Selain itu, partisipasi masyarakat sekitar juga mengalami perubahan signifikan, yang ditunjukkan melalui dukungan moral yang awalnya tidak perduli dengan kegiatan belajar dan bermain anak sekarang memperhatikan anak-anak yang belajar di Sanggar Pelita Anak dan dukungan material dapat dilihat dari sumbangan para orang tua kepada para tutor dalam bentuk makanan dan minuman selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi komunitas yang didukung oleh partisipasi masyarakat mampumeningkatkan minat literasi, dari 30 orang anak tidak suka belajar atau membaca menjadi suka dan sangat suka membaca dan yang sebelumnya tidak mau mengerjakan Pekerjaan Rumah dari sekolah sekarang mau mengerajakan Pekerjaan Rumah dengan bantuan tutor di Sanggar Pelita. Dengan demikian, pendekatan berbasis komunitas menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi anak di wilayah marginal perkotaan.
Introduksi Budidaya Mikroalga Aurantiochytrium sp. Bernilai Ekonomis Tinggi Bagi Warga Pulau Pari, Kepulauan Seribu Hutari, Andri; Ranti An Nisaa, Ranti An Nisaa; Suhendra, Suhendra; Ramadhani, Sintha; Aslamia, Qurrota; Iqbal, Muhammad Yustinian
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/988d8r16

Abstract

Salah satu keanekaragaman hayati yang terdapat di pulau Pari dan kurang disadari adalah kelimpahan dan potensi mikroalga. Masyarakat belum menyadari bahwa di pulau Pari terdapat mikroalga yang bernilai ekonomi tinggi yang memerlukan terobosan dalam pemanfaatannya dan juga pelestarian ekosistem habitatnya. Hutan mangrove merupakan habitat dari beberapa mikroalga eukariotik yang bernilai ekonomi tinggi, seperti Aurantiochytrium sp. yang telah berhasil diisolasi dari hutan mangrove pulau Pari. Hutan mangrove yang memiliki keanekaragaman flora dan fauna menjadi faktor penarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke pulau ini serta sekaligus menjadi faktor pendorong bagi masyarakat untuk mengembangkan wisata bahari sebagai mata pencaharian alternatif. Dengan demikian perlu adanya edukasi pengenalan mikroalga kepada warga pulau terkhusus yang menekuni sektor wisata bahari. Kegiatan ini diharapkan membekali masyarakat pulau agar lebih menyadari akan potensi mikro yang tidak tampak mata namun dapat memberikan dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat pulau. Kegiatan dilakukan dengan pemberian materi mikroalga terhadap warga sebanyak 24 peserta dalam bentuk presentasi dan buku saku yang telah disediakan. Kegiatan diawali dengan pemberian soal pretest dan diakhiri dengan pemberian soal posttest serta angket tanggapan kegiatan. Skor pretest yang diperoleh 42,61 sedangkan posttest 39,57. Dengan demikian telah terjadi penurunan pemahaman terhadap mikroalga. Hal ini diduga karena adanya kesalahan dalam tahapan pelaksanaan, yakni buku saku diberikan di awal kegiatan. Saat pretest warga sudah mencari tahu jawabannya dari buku saku tersebut, sedangkan saat posttest warga sudah tidak fokus menjawab karena hendak segera pulang sehingga mengisi dengan asal. Harapannya dengan warga memiliki wawasan tentang mikroalga dapat mengedukasi masyarakat, wisatawan, dan pengunjung pulau akan pentingnya pelestarian hutan mangrove yang merupakan habitat mikroalga serta membuka potensi peluang lain dari mikroalga  
Program Restrukturisasi Pendidik di Taman Penitipan Anak Marfu’ah Musaddadiyah dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Manajemen Sumber Daya Manusia Aliyah, Siti; Maria, Anly; Firdaus, Agni; Jubaedah, Endah; Fauziah, Hapsah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ry1pv875

Abstract

Taman Penitipan Anak Marfu'ah Musaddadiyah menghadapi krisis manajemen Sumber Daya Manusia yang ditandai dengan temuan supervisi bahwa seluruh guru belum menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), sehingga hal tersebut mengindikasikan lemahnya kompetensi pedagogik serta kurangnya budaya perencanaan pembelajaran. Selain itu, sistem kontrol internal tidak berjalan seperti seharusnya. Jika hal tersebut terus-menerus terjadi maka akan sangat berpengaruh pada kualitas dan tujuan lembaga untuk memberikan pelayanan holistik integratif bagi anak-anak yang ada di TPA Marfu’ah. Penelitian ini bertujuan melaksanakan program restrukturisasi pendidik untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan manajemen SDM di TPA Marfu'ah Musaddadiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan intervensi melalui Forum Group Discustions, pelaksanaan open recruitment dan inhouse training, serta evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas pendidikan melalui keaktifan Pendidik/guru menyusun RPPH dan metode pembelajaran bervariasi, serta perbaikan manajemen SDM melalui sistem rekrutmen terstandar, pembagian tugas jelas, dan terbangunnya sistem supervisi internal berkelanjutan.
Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang Zuhra, Nur Halimatuz; Munawaroh, Siti; Rizva, Dian Novira; Surbakti, Dian Permata Sara Br; Asri, Dian; Dary, Raihan; Akbar, Fachrul; Pulungan, Ahyar; Mulyana, Budi; Assayuti, Mufazzal
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/yktd0495

Abstract

Banjir yang terjadi secara berulang di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Kondisi pascabanjir sering menyebabkan menurunnya ketersediaan pangan, buruknya sanitasi, serta meningkatnya risiko penyakit infeksi yang dapat memperburuk status gizi balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah penurunan status gizi anak pascabanjir melalui intervensi pemberian makanan bergizi serta edukasi gizi kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan aksi partisipatif dengan melibatkan tim pengabdian, kader Posyandu, dan perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Desa Simpang Lhee dengan sasaran anak-anak yang terdampak banjir. Intervensi dilakukan melalui penyusunan dan distribusi 100 paket bubur bergizi berbahan dasar beras lokal yang diperkaya dengan protein hewani dan sayuran, serta pemberian air minum kemasan. Selain itu, dilakukan edukasi singkat mengenai pola asuh gizi darurat dan pembagian leaflet panduan gizi kepada para ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian makanan bergizi disertai edukasi kepada ibu dapat membantu mencegah penurunan status gizi anak dengan cara meningkatkan kesadaran ibu dari skor rata-rata 3,7 menjadi skor rata-rata 7,6 mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada masa pemulihan pascabencana. Dengan demikian, intervensi gizi berbasis komunitas ini berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah risiko gizi kurang maupun stunting pada anak di wilayah rawan bencana.