cover
Contact Name
Ali Rahman
Contact Email
ali@uinsgd.ac.id
Phone
+6285721730810
Journal Mail Official
conferences.uinbandung@gmail.com
Editorial Address
Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jl. AH Nasution No.105 Cibiru, Bandung 40614
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Gunung Djati Conference Series
ISSN : 27746585     EISSN : -     DOI : -
Gunung Djati Conference Series merupakan penyedia layanan publikasi dan konferensi berbagai bidang keilmuan yang diterbitkan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian. Penerbit ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel, kemudian penerbit menyerahkan semua template ke pelaksana konferensi keilmuan. Penerbitan artikel ini dilakukan sesuai kegiatan yang dilaksanakan oleh penyelenggara konferensi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,955 Documents
BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) DI CV. BUMI AGROTECHNOLOGY Muhamad Ariq Ranadipraja; Jajang Supriatna
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan sejenis sayuran yang berasal dari keluarga kubis-kubisan (Brassicacease) dan sering dikonsumsi di daerah Asia terutama di Indonesia. Sayuran ini umumnya dikonsumsi sebagai lalapan ataupun sebagai campuran berbagai makanan. Banyak kandungan gizi yang terkandung didalam sayuran pakcoy seperti sumber vitamin A, B1, B2, B3, C. Sayuran pakcoy juga kaya akan kalori, protein, lemak, karbohidrat, serat, fosfor, kalsium, dan zat besi. Kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini bertujuan untuk mengetahui proses budidaya tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) di CV. Bumi Agrotechnology. Metode yang dilakukan yaitu observasi, praktek lapangan, wawancara, dan studi literatur. Proses budidaya tanaman pakcoy terdiri dari beberapa tahap, yaitu pengolahan lahan, pembibitan & penanaman, pemupukkan, pemeliharaan, panen dan pasca panen.
PENGOLAHAN LAHAN UNTUK BUDIDAYA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) Rifan Jayanegara; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu komoditas yang termasuk kedalam golongan sayur-sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Salah satu wilayah dengan budidaya kentang di Jawa Barat adalah Pangalengan. Mayoritas kentang yang ditanam di Pangalengan adalah kentang dengan varietas Granola. Praktik Kerja Lapangan (PKL) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus meningkatkan kemampuan mengenai teknik budidaya tanaman kentang yang dilakukan di kelompok tani Mekar Setia Pangalengan, khususnya pada teknik pengolahan lahan tanaman kentang. Praktik Kerja Lapangan (PKL) jurusan Agroteknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober – 3 Desember 2022 dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa teknik pengolahan lahan yang dilakukan di kelompok tani Mekar Setia tergolong kedalam teknik pengolahan lahan secara konvensional. Kegiatan pengolahan tanah yang dilakukan di kelompok tani ini meliputi penggemburan tanah, pemberian dolomite, pemberian pupuk dasar, pemberian insektisida, pembuatan bedengan, pemasangan mulsa, dan pembuatan lubang tanam.
PENGENDALIAN PENYAKIT Phytophthora Infestans PADA BUDIDAYA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L. Var Granola) DI SUMBER JAYA, DESA CIHAWUK, KECAMATAN SUKAPURA Ahmad Taofik; Rika Rohmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia tanaman kentang masih perlu ditingkatkan agar hasil produksi meningkat secara kualitas dan kuantitas. Penyebab rendahnya hasil produksi kentang adalah adanya serangan penyakit Phytophthora infestans. Faktor terserangnya penyakit Phytophthora infestans adalah suhu dan kelembaban, serta teknik penyemprotan. Pengendalian terhadap penyakit Phytophthora infestans yaitu dilakukan secara sintetik dengan menggunakan fungisida. Pengendalian dilakukan dengan cara penyemprotan. Untuk mencegah terjadinya serangan penyakit yaitu memperhatikan pengolahan lahan, pemilihan bibit, pemupukan, pengobatan dan pemeliharaan. PKL ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian penyakit Phytophthora infestans secara sintetik pada tanaman kentang. PKL ini dilaksanakan sejak 23 Januari 2023 hingga 23 Februari 2023 di Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah metode observasi, praktik secara langsung di lapangan, wawancara, serta di dapat berdasarkan studi literatur.
PENANGANAN PASCAPANEN TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L. Var. Granola) UNTUK BAHAN BIBIT DI KELOMPOK TANI MEKAR SETIA, PANGALENGAN, BANDUNG Rima Nur Maulida; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L. ) adalah tanaman yang banyak dibudidayakan di indonesia. Kentang banyak digunakan sebagai sumber karbohidrat. Faktor utama yang menunjang keberhasilan budidaya tanaman kentang ialah tersedianya bibit yang bermutu dalam harga terjangkau, waktu singkat, dan jumlah cukup. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui penanganan pascapanen tanaman kentang untuk bahan bibit yang bermutu. Praktik Kerja Lapangan(PKL) dilaksanakan di Kp Los Cimaung RT 04/ RW 18, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan PKL dilakukan mulai 23 januari 2023 - 24 februari 2023 di kelompok tani mekar setia. Metode yang digunakkan yaitu observasi, wawancara, praktik lapangan, dan studi literatur. Hasil dari budidaya tanaman kentang kelompok tani mekar setia berfokus pada pembibitan yaitu 70% untuk kentang bibit dan 30% untuk kentang konsumsi. Kelompok tani ini melakukkan budidaya tanaman kentang sebagai tempat pembibitan mulai dari G0, G1, G2, dan G3 yang sudah bersertifikat. Hasil yang didapatkan budidaya kentang iniselain menambah keuntungan bagi petani juga membantu memenuhi kebutuhan bibit kentang yang bermutu di Indonesia.
BUDIDAYA TANAMAN LOBAK (Rhapantus Sativus L.) SECARA ORGANIK di YUM ORGANIC FARM CIPANAS Ripni Marwiah; Ida Yusidah
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang skil teknis, khususnya dalam kegiatan budidaya tanaman Lobak (Rhapantus Sativus L.) secara organik. Kegiatan Praktik Kerja Lapangan dilakukan selama 5 minggu sejak tanggal 23 januari-24 Februari 2023 di Yayasan Usaha Mulia (YUM) Oranic Farm Cipanas, cianjur. Metode yang digunakan dalam budidaya lobak (Rhapantus Sativus L.) secara organik menggunakan beberapa metode diantaranya pengamatan primer dan data skunder. Pengamatan primer dilakukan dengan mengikuti kegiatan langsung ke lapangan dan observasi. Data skunder diperoleh dari studi literatur. Teknik budidaya tanaman Lobak (Rhapantus Sativus L.) secara organik diawali dengan pengolahan lahan, persemaian ,penanaman dengan jarak tanam kisaran antara 20cm X 20cm, penyiangan, panen, dan pascapanen. Media tanam budidaya Lobak (Rhapantus Sativus L.) menggunaakan bahan organik seperti kompos, pupuk kandang yang mampu meningkatkan kualitan tanaman. Hasil yang di dapatkan untuk satu umbi lobak berkisaran antara 1 kg-1,5 kg/ umbi, dengan luas bedengan 5 m X 1 m.
PENGARUH PENGGUNAAN MULSA PLASTIK HITAM PERAK (MPHP) TERHADAP BUDIDAYA TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) VARIETAS MODEL 21 F1 DI KELOMPOK DANGIANG TANI, CIKAWAO TANJUNG SARI Sarah Salsabila
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) adalah salah satu sayuran buah yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dalam bentuk segar. Hasil produksi yang baik dapat ditentukan dari teknik budidaya yang digunakan dan perawatan dari tanaman itu sendiri. Salah satu cara yang digunakan ialah penggunaan mulsa dan penggunaan bibit unggul. Laporan Praktik Kerja Lapangan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mulsa plastik hitam perak (MPHP) terhadap budidaya tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan selama satu bulan dimulai pada 23 Januari 2022 hingga 24 Februari 2022. Metode yang digunakan adalah praktik lapangan, observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil pengamatan menunjukkan penggunaan mulsa dapat memberikan pengaruh yang positif untuk menekan pertumbuhan gulma, intensitas serangan hama dan penyakit, serta mampu untuk memaksimalkan hasil panen. Benih unggul yang dipiliih juga menjadi faktor utama yang dapat menentukan optimalnya hasil produksi.
Budidaya Tanaman Hias Calathea White Fusion Menggunakan Teknik Perbanyakan Vegetatif Split di Art Garden, Cigugur Girang, Kabupaten Bandung Barat Sevi Sevtiani Hamdani; Agung Rahmadi
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Calathea White Fusion merupakan salah satu tanaman hias daun yang memiliki daya tarik utama pada perpaduan corak warna pada daunnya. Ketersediaan Calathea White Fusion yang cukup terbatas di Art Garden menjadi kendala serta penghambat dalam kegiatan komersial. Dari permasalahan tersebut makan perlu adanya kegiatan perbanyakan tanaman Calathea White Fusion dengan teknik split. Teknik split atau pemisahan anakan merupakan salah satu teknik perbanyakan dengan cara pemotesan atau memisahkan antara indukan dengan rumpun anakannya secara konvesional. Metode yang digunakan yaitu observasi lapangan, diskusi, dan wawancara serta studi lieratur. Teknik perbanyakan Calathea White Fusion terdiri dari pembibitan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, panen, dan pasca panen. Proses pelaksanaan praktik kerja dilakukan secara langsung ke lapangan. Perbanyakan tanaman Calathea White Fusion secara split menghasilkan ketersediaan tanaman semakin meningkat secara kuantitas, tetapi akibat mudahnya teknik split pada tanaman Calathea White Fusion menyebabkan penurunan bagi harga Calathea White Fusion.
TEKNIK PEMELIHARAAN TANAMAN BABY BUNCIS KENYA (Phaseolus vulgaris) DI KELOMPOK TANI DANGIANG TANI ABADI, KECAMATAN PAMULIHAN, SUMEDANG Siti Julaeha
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman buncis (Phaseolus vulgaris) adalah tanaman semusim yang banyak dimanfaatkan baik buah, biji, dan daunnya. Baby buncis Kenya termasuk salah satu tanaman yang dibudidayakan karena mempunyai peluang pasar dan nilai gizi yang cukup tinggi dan banyak diminati. Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan selama satu bulan sejak tanggal 23 Januari sampai 24 Februari 2023, di kelompok tani Dangiang Tani Abadi Desa Sukawangi, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat. Observasi dilakukan dengan melihat kondisi lapangan secara langsung, mengamati tanaman yang dibudidayakan, serta melakukan teknis budidaya secara langsung. Dari hasil observasi, budidaya baby buncis kenya dilakukan dengan beberapa tahapan mulai dari pengolahan lahan, pemupukan dasar, persiapan bedengan, pemasangan mulsa dan persiapan lubang tanam, penanaman, dan pemeliharaan tanaman. Teknis pemeliharaan tanaman dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya penyiraman dengan memanfaatkan tadah hujan, penyulaman yang dilakukan apabila bibit yang ditanam mati, pemasangan ajir yang dilakukan paling lambat satu minggu setelah proses penanaman, pemupukan susulan yang dilakukan sebanyak 4x dengan menggunakan pupuk NPK dan MKP, penyiangan gulma, dan pengendalian hama penyakit tanaman dengan menggunakan pestisida.
BUDIDAYA TANAMAN CABAI GENDOT LOKAL (Capsicum pubescens) SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI LAHAN KEBUN TEH DI POKTAN LESTARI TANI PANGALENGAN Siti Nurhalimah; Esty Puri Utami
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman cabai merupakan salah satu jenis tanaman perdu yang berasal dari Benua Amerika. Tanaman ini memiliki banyak ragam bentuk buah dan warna serta tipe pertumbuhan. Capsicum pubescens merupakan salah satu spesies dari banyaknya spesies cabai yang ada serta mudah diidentifikasi dan dibedakan dari spesies Capsicum lainnya. C. pubescens memiliki lembar mahkota ungu dengan kepala sari ungu dan biji keriput serta memiliki warna hitam dengan jaringan dinding buah yang tebal. Sistem tanam tumpang sari cabai gendot pada lahan kebun teh menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan lahan yang ada. Kegiatan ini dilaksanakan di POKTAN Lestari Tani Pangalengan, dengan data yang diperoleh berdasarkan hasil observasi langsung dan wawancara. Adapun tahapan budidaya cabai gendot lokal yang dilakukan mulai dari persiapan lahan, persemaian, penanaman, pemeliharaan serta panen yang harus diperhatikan karena panjangnya usia tanam cabai . Produksi cabai gendot lokal per 1000 lubang tanam dapat menghasilkan 50 ton cabai gendot dalam umur 1,5 tahun.
BUDIDAYA DAN PASCAPANEN TANAMAN SELADA KERITING MERAH (Lactuca sativa var. Crispa) DI CV. BUMI AGROTECHNOLOGY, LEMBANG Sopiyani Sopyan; Jajang Supriatna
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Bumi Agrotechnology merupakan salah satu perusahaan hortikultura yang membudidayakan tanaman selada keriting merah. Selada keriting merah merupakan tanaman yang memiliki nilai eksotis dan komersial yang tinggi karena karakteristiknya yang menarik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui informasi mengenai teknik budidaya tanaman selada keriting merah di CV. Bumi Agrotechnology. Kegiatan penelitian dilaksanakan di CV. Bumi Agrotchnology yang bertempat di Jl. Baruajak, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, periode pelaksanaan dari 23-Januari-2023 sampai 24-Februari-2023. Metode yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara dan diskusi, praktik lapangan, dan studi literatur. Teknik budidaya selada keriting merah dimulai dari persemaian, persiapan media tanam, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pascapanen.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 62 (2026): Education and Social Humanities Conference (ESHCo) Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025 Vol. 58 (2025): Seminar Nasional Kimia Tahun 2025 Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020 Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019 Vol. 61 No. 1 (2025): International Conference of the 17th OISAA’s International Symposium Türkiye Vol. 60 (2025): The 10th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora Vol. 55 No. 1 (2025): International Conference on Language Learning and Literature (ICL3) Vol. 54 No. 3 (2025): Mathematics Education on Research Publication (MERP) III Vol. 52 (2025): The 9th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora Vol. 50 (2025): The 3rd Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 51 (2025): SCOPE – Sustainability Conference on People and Environment Vol. 47 (2024): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-9 Tahun 2024 Vol. 45 (2024): The 2nd Annual Islamic Education Management Conference 2024 Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024 Vol. 38 (2024): Seminar Nasional Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) 2023 Vol. 46 (2024): The 8th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 43 (2024): The 7th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 41 (2024): The 6th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 39 (2024): The 2nd Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 42 (2024): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 40 (2024): Mathematics Education Research Publication II Vol. 37 (2024): Conference on Participation and Development in Community Creative Industries (CPD-CC Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023 Vol. 36 (2023): Annual Islamic Education Management Conference 2023 Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023 Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023 Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023 Vol. 18 (2023): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2022 Vol. 32 (2023): The 5th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 31 (2023): The 4th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 27 (2023): The 1st Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 26 (2023): The 1st Arabic Language Learning International Conference (ALLICO) Vol. 21 (2023): The 1st Nurjati Conference Vol. 20 (2023): The 2nd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) Vol. 29 (2023): Conference on Islamic Civilization (CIC) Vol. 25 (2023): Seminar Isu Kontemporer Vol. 24 (2023): Multidisciplinary Research Vol. 23 (2023): Religious Studies Vol. 22 (2023): Conference Series Learning Class Tauhid and Akhlak Vol. 15 (2022): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2022 Vol. 14 (2022): Mercusuar 2022: Studi Keislaman dan Pemberdayaan Umat Vol. 7 (2022): Seminar Nasional Kimia 2021 Vol. 10 (2022): Islamic Religions Education Conference (IRECON) Series 1 Vol. 9 (2022): The 3rd Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) Vol. 8 (2022): The 2nd Conference on Ushuluddin Studies Vol. 17 (2022): Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 16 (2022): CATAH: Conference Article of Takhrij Al-Hadith Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE) Vol. 12 (2022): Mathematics Education on Research Publication (MERP I) Vol. 11 (2022): Conference Series Learning Class Vol. 6 (2021): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) 6 Tahun 2021 Vol. 3 (2021): Mini Seminar Kelas Data Mining 2020 Vol. 2 (2021): Seminar Nasional Tadris Kimiya 2020 Vol. 4 (2021): The 1st Conference on Ushuluddin Studies Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadits Studies Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadith Studies Vol. 1 (2021): Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) More Issue