cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
anto.uptt@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
jurnalirje@gmail.com
Editorial Address
https://irje.org/index.php/irje/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Research Journal on Education
ISSN : 27759482     EISSN : 27758672     DOI : 10.31004/irje.v3i1.357
Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Indonesian Research Journal on Education publishes papers regularly three times in a year, in Januari, Mei, and September. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Indonesian Research Journal on Education is a multidisciplinary journal, recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Indonesian Research Journal on Education accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education Science Family 1. Sub-Group of Education Science a. Elementary School Teacher Education b. Early Childhood Education (ECE) c. Special Education d. Out of School Education e. Kindergarten Teacher Education f. Educational Psychology g. Educational Measurement and Evaluation h. Curriculum Development i. Education Technology j. Education Administration (Education Management) k. Curriculum and Educational Technology l. Guidance and Counseling m. Other relevant study topics 2. Social Science Education Sub-Cluster a. Pancasila and Citizenship Education b. History Education c. Economic Education d. Geography Education e. Sociology and Anthropology Education f. Accounting Education g. Business Administration Education h. Office Administration Education i. Japanese Language Education j. Sociology Education (Social Science) k. Koperasi Education l. Population and Environmental Education m. Other relevant study topics 3. Sub-Groups Of Math And Science Education Science (MIPA) a. Biology Education b. Mathematics Education c. Physics Education d. Chemistry Education e. Science Education f. Other relevant study topics 4. Sports And Health Education Sub-Cluster a. Physical Education, Health and Recreation b. Physical and Health Education c. Sports and Health Education d. Sports coaching education e. Sports Science f. Other relevant study topics 5. Sub-Area Of Language And Literature Education a. Indonesian Language, Literature and Regional Education b. English Language (and Literature) Education c. Arabic Language (and Literature) Education d. Javanese Language (and Literature) Education e. Chinese Language (and Literature) Education (Mandarin) f. Other relevant study topics 6. Technology And Vocational Education Sub-Cluster a. Mechanical Engineering Education b. Building Engineering Education c. Electrical Engineering Education d. Automotive Engineering Education e. Informatics Education f. Family Welfare Education (culinary, fashion, makeup, etc.) g. Technology and Vocational Education h. Other relevant study topics 7. Sub-Family Of Arts Education a. Drama, Dance and Music Education b. Fine Arts Education c. Music Education d. Dance Education e. Skills and Crafts Education f. Other relevant study topics B. Social Sciences, Humanities 1. Social Science Sub-Cluster a. Communication Science b. Journalism c. Hubungan Masyarakat d. Advertising e. Television and Movies f. Communication and Media Management g. Islamic Broadcasting Communication h. Social Welfare Science i. Sociology j. Other relevant study topics 2. Humanities Sub-Group a. Humanities b. Legal Science c. Development Studies (Development Planning, Region, City) d. Cultural Studies e. Archaeology f. Tourism g. Other relevant study topics Note: Articles have main citations and have not been published online or previously in print.
Articles 2,690 Documents
Penerapan Metode Data Mining Clustering terhadap Penjualan Produk Detergen pada Ritel Mart Menggunakan Algoritma K-Means Nurul Aulya; Fitri Safnita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 3 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4171

Abstract

Data mining dapat membantu pengguna mendapatkan informasi yang berguna serta meningkatkan pengetahuan bagi penggunanya. Informasi yang dihasilkan kemudian diolah untuk menghasilkan yang biasanya berbentuk sebuah pola. kemudian pola tersebut diubah menjadi sebuah pengetahuan. salah satu metode data mining adalah Clustering yaitu pengelompokkan data berdasarkan karakteristik data tertentu kedalam karakteristik objek yang sama untuk menghasilkan pengelompokkan objek yang mirip satu sama lain dalam kelompok-kelompok. K-means merupakan salah satu algoritma Clustering yang bertujuan untuk membagi data menjadi beberapa kelompok. Pada penelitian ini, Algorritma K-means akan digunakan untuk pengelompokkan pembelian detergen pada sebuah retail mart yang terletak dikota Payakumbuh. Pengelompokkan ini akan menghasilkan detergen mana yang paling laku atau yang paling banyak dibeli dan juga detergen mana yang kurang diminati pembeli sehingga pemilik toko dapat mencari alternatif lain agar produk detergen yang kurang diminati menjadi laku dan banyak diminati oleh konsumen.
Evaluasi Pendidikan di Indonesia : Kebijakan, Sistem Penilaian Nasional dan Implementasi Merdeka Belajar Sutrisno Sutrisno; Fatmawati H.A. Zakariah; Reni Dwi Susanti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 3 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i3.4311

Abstract

Evaluasi pendidikan memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas serta kesesuaian sistem pendidikan nasional terhadap tuntutan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kebijakan evaluasi pendidikan di Indonesia, khususnya dengan menelaah transformasi sistem penilaian nasional dari Ujian Nasional (UN) menuju Asesmen Nasional (AN), serta menganalisis implementasi kebijakan Merdeka Belajar dalam praktik evaluasi pada berbagai jenjang dan satuan pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah systematic literature review dengan menghimpun dan menganalisis berbagai sumber berupa artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pemerintah, serta laporan resmi yang diterbitkan dalam rentang waktu 2022 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan dari UN ke AN mencerminkan adanya pergeseran paradigma evaluasi, dari yang berorientasi pada penguasaan konten menuju pengukuran kompetensi esensial, seperti literasi dan numerasi. Selain itu, kebijakan Merdeka Belajar turut mendorong penguatan evaluasi formatif yang lebih kontekstual, adaptif, dan berfokus pada pengembangan karakter peserta didik. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, antara lain kesenjangan kapasitas antarwilayah, keterbatasan infrastruktur digital, serta belum meratanya pemahaman pendidik terhadap instrumen evaluasi baru. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis berupa peningkatan kompetensi guru, pemerataan akses teknologi, serta harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah
Pengaruh Permainan Tradisonal Lompat Tali terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Tk Bina Insani Dumai Junaida Junaida; Nopa Wilyanita; Nelti Rizka
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4319

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang perlu distimulasi melalui kegiatan bermain yang aktif dan menyenangkan. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat digunakan adalah permainan tradisional lompat tali. Berdasarkan hasil observasi awal di TK Bina Insani Dumai, masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam menjaga keseimbangan, koordinasi gerak, serta mengikuti permainan fisik sesuai aturan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional lompat tali terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Bina Insani Dumai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi dengan menggunakan lembar penilaian perkembangan motorik kasar anak. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji komparatif (paired sample t-test). Adapun hasil penelitian  adalah pada kemampuan awal perkembangan motorik kasar anak pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebelum diberikan perlakuan berada pada kondisi yang relatif sama. Dimana nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 10,9 dan kelas kontrol sebesar 10,5. Setelah dilakukan perlakuan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan motorik kasar anak di kelas eksperimen. Adapun peningkatan nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 5,9 poin (dari 10,9 menjadi 16,8), sedangkan kelas kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 0,7 poin (dari 10,5 menjadi 11,2). Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan motorik kasar anak.
Konsep dan Implementasi Program Akselerasi Tahfidz Al-Qur’an Irfan Nawawi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dan implementasi program akselerasi tahfiz Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MataQu Bogor. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah data reducation, data display, dan verification. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep program akselerasi tahfidz yang dikembangkan lembaga tersebut adalah sistem menghafal Al-Qur’an 30 juz dalam waktu 40 hari. Implementasi program dilaksanakan dengan sistem yang terstruktur dan jelas meliputi: (1) Perencanaan yang dilakukan oleh pihak yayasan, ketua pelaksana dan para pengajar. (2) Proses pembelajaran dilaksanakan sesuai kurikulum yang telah ditetapkan dalam rapat kerja. dan (3) Evaluasi pelaksanaan program akselerasi tahfidz dilaksanakn oleh panitia pada akhir periode. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program akselerasi tahfidz yang dikembangkan oleh Pesantren Tahfidz Qur’ān MataQu memiliki konsep dan kurikulum yang baku dan dapat dimplementasikan. Tetapi masih terdapat beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian Lembaga pengelola program akselerasi tahfidz Al-Qur’an tersebut.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipas Kelas IV SD Katolik V Tomohon Thesya Susan Wales; Margareta Oktavia Sumilat; Sarah Stefana Nancy Tombokan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SD Katolik V Tomohon. Penelitian ini dijalankan melalui skema Penelitian Tindakan Kelas yang digulirkan dalam dua putaran intervensi. Pada masing-masing putaran, rangkaian kegiatan penelitian dibangun melalui empat fase berurutan, meliputi penyusunan rancangan, eksekusi tindakan, pelaksanaan pencermatan, dan penelaahan reflektif. Partisipan yang dilibatkan ialah 29 peserta didik kelas IV. Penjaringan data ditempuh lewat uji capaian belajar, instrumen observasi terhadap performa guru dan keterlibatan siswa, serta dokumentasi pendukung. Seluruh data yang terkumpul kemudian ditafsirkan dengan memadukan olah deskriptif bercorak kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menegaskan bahwa penggunaan Problem Based Learning memberikan daya ungkit yang kuat terhadap peningkatan performa akademik IPAS pada topik Keragaman Sosial Budaya di Indonesia. Indikasinya tampak jelas pada rerata capaian siswa yang semula hanya berada pada angka 65,3 dalam siklus pertama, lalu terdongkrak menjadi 78,4 pada siklus kedua. Pola peningkatan yang sama juga tercermin pada taraf ketuntasan belajar, yang pada mulanya hanya menyentuh 51,72%, kemudian melesat tajam hingga 96,55% pada putaran berikutnya. Perbaikan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan bergerak seiring dengan semakin intensnya partisipasi, keterlibatan, dan dinamika keaktifan siswa sepanjang proses pembelajaran. Atas dasar itu, dapat dipastikan bahwa model Problem Based Learning layak dinyatakan efektif sebagai strategi untuk mengerek hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Katolik V Tomohon.
Penggunaan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV di SD Katolik V Tomohon Siti Khodijah Mokoagow; Jeffry S. J. Lengkong; Deysti T. Tarusu
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SD Katolik V St. Agustinus Tomohon. Riset ini memanfaatkan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan melalui dua ronde tindakan. Pada masing-masing siklus, prosedur penelitian disusun ke dalam empat komponen utama, yaitu penyusunan rencana, implementasi tindakan, pelaksanaan pengamatan, serta kegiatan reflektif untuk menilai hasil tindakan yang telah dilakukan. Partisipan yang dilibatkan dalam kajian ini berjumlah 29 peserta didik kelas IV. Perolehan data ditempuh melalui beberapa teknik, meliputi tes untuk mengukur capaian belajar, instrumen observasi terhadap aktivitas guru dan siswa, serta pengarsipan dokumen pendukung. Sesudah itu, keseluruhan data diolah dengan mengombinasikan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan capaian pembelajaran IPAS, khususnya pada pokok bahasan bagian-bagian tumbuhan beserta fungsinya. Indikasi tersebut terlihat dari peningkatan rerata skor siswa yang semula berada pada angka 66,9 pada siklus pertama, lalu melonjak menjadi 84,1 pada siklus kedua. Perkembangan serupa juga tampak pada persentase ketuntasan belajar, yang awalnya hanya mencapai 55,1% pada siklus I, kemudian bertambah sangat signifikan hingga 96,5% pada siklus II. Kenaikan tersebut berjalan beriringan dengan semakin optimalnya partisipasi siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung, sehingga peserta didik memperlihatkan tanggapan belajar dan sikap akademik yang lebih konstruktif berdasarkan hasil pengamatan terhadap aktivitas guru maupun siswa pada dua siklus pelaksanaan. Oleh sebab itu, dapat dinyatakan bahwa penggunaan model Problem Based Learning terbukti efektif untuk mendongkrak hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Katolik V St. Agustinus Tomohon.
Peningkatan Hasil Belajar dengan menggunakan Model Artikulasi pada Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas IV SDN Lahendong Tharizza Hapsari Tatengkeng; Deitje A. Katuuk; Deysti T. Tarusu
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 3 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i3.4324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran artikulasi pada materi Organ Pencernaan Pada Manusia di kelas IV SD Negeri Lahendong. Penelitian ini memakai rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan melalui dua putaran tindakan. Setiap siklus tersusun atas empat fase utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Partisipan penelitian berjumlah 13 peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data ditempuh melalui tes untuk mengukur hasil belajar, pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dengan memadukan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Temuan penelitian menegaskan adanya perkembangan yang nyata pada capaian belajar siswa setelah model pembelajaran artikulasi diterapkan. Rata-rata nilai peserta didik pada siklus I berada pada angka 66, kemudian meningkat menjadi 78,5 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar pun memperlihatkan lonjakan yang cukup besar, dari 53 persen pada siklus pertama menjadi 92 persen pada siklus kedua. Peningkatan tersebut ditopang oleh semakin tingginya keterlibatan siswa dalam mengungkapkan pemahaman materi secara lisan melalui proses artikulasi. Dengan demikian, model pembelajaran artikulasi dapat dinyatakan efektif dalam mendongkrak hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri Lahendong.
Inovasi Penggunaan Playdough dengan Kombinasi Permainan Guided Storytelling untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina 3 Pekanbaru Astrid Dwika Tamara; Daviq Chairilsyah; Novidawati Tambunan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inovasi penggunaan playdough dengan kombinasi permainan guided storytelling dalam mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina 3 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 18 anak yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar kerja anak pada tahap pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji paired t-test, dan uji gain ternormalisasi dengan bantuan program SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal anak dalam kemampuan motorik halus anak sebelum diberikan perlakuan (pretest) berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Setelah diberikan perlakuan berupa penggunaan playdough yang dikombinasikan dengan guided storytelling (posttest), menunjukkan mayoritas anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) Hasil uji statistik paired t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, penggunaan playdough yang dikombinasikan dengan guided storytelling berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak. Selain itu, hasil uji gain ternormalisasi sebesar 0,72 (72%) menunjukkan bahwa peningkatan yang terjadi berada pada kategori tinggi. sehingga perlakuan ini cukup efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Dinamika Perkembangan Sistem Pendidikan Di Indonesia Dan Implikasinya Terhadap Mutu Pendidikan Nasional Sutrisno Sutrisno; Komariah Komariah; Dyah Worowirastri Ekowati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 3 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i3.4328

Abstract

Pendidikan merupakan sektor strategis dalam pembangunan nasional yang terus berkembang seiring dinamika sosial, politik, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan sistem pendidikan di Indonesia serta implikasinya terhadap mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur terhadap jurnal ilmiah dan kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem pendidikan Indonesia mengalami transformasi dari masa kolonial hingga era reformasi yang ditandai dengan desentralisasi dan inovasi kurikulum. Kebijakan pendidikan, termasuk digitalisasi pembelajaran dan sistem penjaminan mutu, berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Namun, tantangan seperti kesenjangan wilayah, kualitas pendidik, dan manajemen pendidikan masih memengaruhi mutu pendidikan. Dinamika ini berimplikasi pada pentingnya penguatan kompetensi dan adaptasi tenaga kependidikan terhadap perubahan
Teori Kepemimpinan Pendidikan: Relevansi Teori Kepemimpinan Transformasional dalam Pendidikan Abad 21 Kepler Sianturi; Sarjani J.M. Sianturi; Novalina S. Silaban; Hely Joisen; Lustani Samosir; Arip Surpi Sitompul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4329

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji secara mendalam relevansi teori kepemimpinan transformasional dalam konteks pendidikan abad ke-21 yang ditandai oleh disrupsi teknologi, globalisasi, serta meningkatnya tuntutan terhadap kompetensi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Kajian ini mengintegrasikan berbagai perspektif teoretis, antara lain konsep The Five Practices of Exemplary Leadership dari James M. Kouzes dan Barry Z. Posner, pemikiran kepemimpinan transformatif berbasis keadilan pendidikan dari Carolyn M. Shields, konsep kepemimpinan kepala sekolah dalam konteks nasional oleh E. Mulyasa, serta kontribusi pemikiran lokal dari Listani Samosir, Binur Panjaitan, dan Arif Sitompul. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan analitis-kritis dan sintesis teoretis untuk mengidentifikasi keterkaitan antar konsep serta relevansinya dalam praktik kepemimpinan pendidikan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak hanya relevan, tetapi juga menjadi suatu keniscayaan dalam menghadapi dinamika pendidikan modern. Pemimpin pendidikan transformasional terbukti mampu membangun visi bersama, mendorong inovasi berkelanjutan, memberdayakan pendidik dan peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Makalah ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kepemimpinan transformasional sangat ditentukan oleh kemampuan pemimpin dalam menginternalisasi nilai-nilai perubahan, keteladanan, dan keberpihakan pada kualitas pembelajaran. Implikasi praktis dari kajian ini mencakup pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah, pengembangan kebijakan pendidikan yang responsif terhadap perubahan, serta perlunya integrasi nilai-nilai kepemimpinan transformasional dalam program pelatihan dan pengembangan profesional pendidik.