cover
Contact Name
Opan Arifudin
Contact Email
admin@ojs-steialamar.org
Phone
+6285717166597
Journal Mail Official
admin@ojs-steialamar.org
Editorial Address
Jl. Ottista Gg. Saluyu Rt.33. RW.11 Kel. Sukamelang, Kec. Subang, Kab. Subang, Provinsi Jawa Barat, 41251
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2962990X     DOI : https://doi.org/10.57171/jesi
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), published by Study Program of Sharia Economics STEI Al-Amar Subang, West Java, Indonesia. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of Islamic economics, Islamic public finance, Islamic finance, Islamic accounting, Islamic business ethics, Islamic banking, Islamic insurance, Islamic economic thoughts, Islamic human resource management, Islamic microfinance, Islamic development economics, Islamic monetary economics, Islamic fiscal economics, Islamic capital market, and other relevant themes. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) is a peer-reviewed journal published twice a year on March and September. The editor accepts the manuscript with provisions according to the guidelines for the author.
Articles 88 Documents
INTEGRASI UMKM DAN PARIWISATA HALAL PADA WISATA HUTAN MANGROVE PULAU BAAI KOTA BENGKULU Rinda Aguspina; Khairiah Elwardah; Anwar Junaidi
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan UMKM dan pariwisata halal serta strategi UMKM dan pariwisata halal dalam mendukung pengembangan Wisata Hutan Mangrove Pulau Baai Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan berupa hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan UMKM dan pariwisata halal telah dilakukan melalui penyediaan produk dan layanan bagi wisatawan, fasilitas ibadah, makanan dan minuman halal, menjaga kebersihan, keamanan dan kenyamanan wisata. Strategi pengembangan dilakukan melalui kerja sama pengelola wisata dan pelaku UMKM, penyediaan fasilitas pendukung, penerapan produk halal, pemeliharaan kebersihan dan kelestarian kawasan, peningkatan kualitas pelayanan dan promosi wisata.
OBJEK FORMAL DAN OBJEK MSTERIAL SOSIOLOGI DAKWAH KONTEMPORER Rudi S; Abdul Syukur; Sonhaji Sonhaji; Mawardi Mawardi
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.458

Abstract

Penelitian ini membahas objek material dan objek formal sosiologi dakwah dalam aktivitas pembinaan keagamaan di Polresta Bandar Lampung. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya melihat dakwah tidak hanya sebagai penyampaian pesan keagamaan, tetapi sebagai realitas sosial yang berlangsung dalam lingkungan kelembagaan dengan karakter dan hubungan sosial tertentu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Polresta Bandar Lampung. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diperiksa melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek material sosiologi dakwah meliputi personel sebagai mad’u, pembina sebagai da’i, aktivitas pembinaan, pesan keagamaan, media dan metode penyampaian, serta lingkungan kelembagaan kepolisian. Objek formalnya tampak pada interaksi pembina dengan personel, komunikasi keagamaan, hubungan antar personal, partisipasi dalam Binrohtal, serta hubungan kepolisian dengan tokoh agama dan masyarakat. Hubungan kedua objek tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pembinaan keagamaan di Polresta Bandar Lampung merupakan realitas sosial dakwah yang berlangsung melalui interaksi dan proses sosial dalam lingkungan organisasi kepolisian. Konteks kontemporer tidak terutama ditunjukkan melalui digitalisasi, tetapi melalui penyesuaian dakwah terhadap perubahan karakter masyarakat, kompleksitas institusi, pola komunikasi, dan hubungan kepolisian dengan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa kajian sosiologi dakwah perlu memperhatikan keterkaitan antara unsur dakwah dan proses sosial yang membentuknya dalam lingkungan kelembagaan yang spesifik.
PERAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PENGAWASAN DAN PEMASARAN PRODUK HALAL Winda Rusmala Ningsih; Qiny Shonia Az Zahra; Triana Apriani; Dina Masrifa; Jarot Santosa
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 2 (2026): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i2.398

Abstract

This study aims to analyze the role of digital technology in supporting the supervision and marketing of halal products in Indonesia. The research approach used is descriptive qualitative, with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies of business actors and halal supervisory institutions. The results show that the adoption of digital technologies, such as blockchain-based tracking systems, QR code scanning applications, and e-commerce platforms, significantly increases the efficiency and transparency of upstream and downstream halal supply chain supervision. Furthermore, the use of social media and integrated digital platforms expands the market reach of halal products and strengthens consumer confidence in their halal status. However, challenges remain, including limited digital literacy among MSMEs and uneven technological infrastructure. This study concludes that digitalization is a key catalyst in strengthening the global halal industry ecosystem, necessitating synergy between the government, business actors, and technology providers for comprehensive optimization.
DAMPAK BUDAYA ORGANISASI YANG MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI SYARIAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PELATIHAN KARYAWAN Siti Nurianti; Rully Ginanjar Anggadinata; Dikri Safarudin Sidki; Dayat Hidayat; Icha Apriliza
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 2 (2026): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i2.423

Abstract

This study aims to analyze the impact of integrating sharia values ​​into organizational culture on the effectiveness of employee training. The formation of a sharia-based work culture focuses not only on improving technical competence but also on fostering character and Islamic ethical values. The research approach used was descriptive qualitative, with data collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis in companies implementing sharia principles. The results indicate that the internalization of sharia values, such as assiddiq (honesty), trust (responsibility), tabligh(transparency), andFathanah(intelligence) creates a more conducive and meaningful learning environment. Employees are encouraged to participate in training programs not merely as a formal obligation, but as a form of worship and professional self-development. This has a positive impact on increased retention of training materials, application of new skills in the workplace, and engagement (employee engagement) employees.
DAMPAK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS LAPORAN MAHASISWA EKONOMI SYARIAH Cecep Wahyu Hoerudin
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 2 (2026): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i2.432

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dampak pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis laporan mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan mahasiswa dan dosen, observasi kegiatan pembelajaran, serta dokumentasi laporan yang ditulis mahasiswa. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia membantu mahasiswa memahami struktur laporan, menyusun gagasan secara lebih sistematis, menggunakan bahasa baku, serta menerapkan ejaan dan tanda baca dengan tepat. Namun, mahasiswa masih menghadapi kendala dalam mengembangkan analisis, memilih istilah ekonomi syariah secara akurat, dan mencantumkan sumber rujukan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia berperan dalam mendukung kemampuan menulis laporan mahasiswa. Penguatan melalui latihan menulis yang kontekstual dan pemberian umpan balik secara berkala diperlukan agar keterampilan tersebut semakin berkembang.
PENGEMBANGAN MODEL ISLAMIC FINANCIAL MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DAN KEBERLANJUTAN KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH DI INDONESIA Nunung Habibah
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.449

Abstract

Penelitian ini mengembangkan konstruk integratif Islamic Financial Management (IFM) yang berlandaskan Maqasid al-Shariah, amanah, transparansi, akuntabilitas, 'adl (keadilan), maslahah, efisiensi, keberlanjutan, risk sharing, dan etika keuangan serta memosisikannya sebagai penggerak multidimensi bagi Good Cooperative Governance, kinerja finansial, kinerja non-finansial, dan keberlanjutan koperasi jangka panjang, dengan kompetensi manajerial dan kapabilitas keuangan digital diajukan sebagai kondisi batas (boundary condition) serta manajemen risiko sebagai mekanisme paralel. Dengan bertumpu pada Maqasid al-Shariah Theory, Stakeholder Theory, Resource-Based View, Dynamic Capability Theory, dan Institutional Theory, sembilan hipotesis dirumuskan dan disematkan dalam model konseptual baru yang dirancang untuk Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Uji coba (pilot study) instrumen yang baru dikembangkan pada manajer KDMP dilaporkan untuk mendemonstrasikan kelayakan psikometrik konstruk (validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas) serta mengilustrasikan prosedur analitis sebelum validasi berskala nasional secara penuh. Estimasi struktural awal mengindikasikan bahwa IFM memperkuat secara bermakna jalur tata kelola dan kinerja menuju keberlanjutan. Kontribusi utama penelitian ini adalah model IFM baru yang dapat diuji secara empiris dan dirancang khusus untuk koperasi tingkat desa/kelurahan, sebuah konteks kelembagaan yang jauh lebih jarang dikaji dibandingkan bank syariah, BMT, dan UMKM berbasis syariah, disertai panduan praktis bagi Kementerian Koperasi, pemerintah daerah, dan manajer koperasi yang ingin menanamkan tata kelola keuangan berbasis syariah ke dalam gerakan koperasi terbaru dan terbesar di Indonesia.
METODE PENELITIAN KUALITATIF: KARAKTERISTIK, PENDEKATAN, TAHAPAN, DAN PROSES ANALISIS Rudi S; Khomsahrial Romli; Fitri Yanti; Syaifudin Syaifudin
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v4i2.472

Abstract

Penelitian kualitatif merupakan pendekatan yang digunakan untuk memahami fenomena secara mendalam melalui konteks alamiah, pengalaman subjek, serta proses interpretasi terhadap data yang diperoleh. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan karakteristik, pendekatan, tahapan, dan proses analisis dalam penelitian kualitatif secara sistematis. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari berbagai literatur akademik yang relevan, berupa buku metodologi penelitian, artikel jurnal ilmiah, dan sumber akademik lainnya, kemudian dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, perbandingan, interpretasi, dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian kualitatif memiliki karakteristik berupa penelitian dalam konteks alamiah, peneliti sebagai instrumen utama dengan dukungan instrumen pendukung, penggunaan data berupa kata, narasi, tindakan, dan dokumen, penekanan pada makna, fleksibilitas proses penelitian, serta kecenderungan analisis induktif. Pendekatan penelitian kualitatif meliputi studi kasus, fenomenologi, etnografi, grounded theory, naratif, dan penelitian tindakan yang dipilih berdasarkan fokus dan tujuan penelitian. Tahapan penelitian mencakup penentuan masalah dan fokus, lokasi serta sumber data primer dan sekunder, informan, pengumpulan dan pengolahan data, pemeriksaan keabsahan data, serta interpretasi dan penarikan kesimpulan. Proses analisis bergerak dari kondensasi data, pengkodean, kategorisasi dan pembentukan tema, penyajian pola, interpretasi, hingga verifikasi kesimpulan. Kajian ini menegaskan bahwa kualitas penelitian kualitatif ditentukan oleh keterpaduan antara karakteristik pendekatan, ketepatan pemilihan desain dan sumber data, keterlibatan reflektif peneliti, serta kemampuan menganalisis dan menginterpretasikan data secara sistematis.
HUMAN CAPITAL MANAGEMENT SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG: PENGEMBANGAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME PERSONEL POLANTAS DI KOTA BANDAR LAMPUNG Rudi S; Mubasit Mubasit
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 2 (2026): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i2.473

Abstract

Human Capital Management (HCM) pada organisasi kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan tugas, tetapi juga dapat dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk kapasitas dan profesionalisme personel. Penelitian ini bertujuan menganalisis Human Capital Management sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan kompetensi dan profesionalisme personel Polantas di Kota Bandar Lampung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi HCM dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, pembinaan, pengalaman penugasan, dan pengembangan karier. Investasi tersebut secara bertahap menghasilkan akumulasi pengetahuan, pemantapan keterampilan, penguatan kemampuan adaptif, serta pemanfaatan pengalaman sebagai modal kompetensi. Akumulasi kompetensi selanjutnya membentuk profesionalisme melalui disiplin dan tanggung jawab, etika dan integritas, kesiapan profesional, serta orientasi pelayanan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa nilai investasi HCM tidak berhenti pada hasil pengembangan dalam jangka pendek, tetapi melekat pada personel sebagai modal kompetensi dan nilai profesional yang dapat terus digunakan, dikembangkan, dan dipertahankan sepanjang perjalanan tugas dan karier. HCM pada personel Polantas dengan demikian merupakan investasi jangka panjang yang membentuk nilai manusia melalui proses pengembangan kompetensi dan profesionalisme secara berkelanjutan.