cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by CV Firmos
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JIPPM) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 191 Documents
Budidaya Maggot sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan dan Perekonomian Ibu Rumah Tangga di Desa Lok Baintan Luar Putri, Andini Octaviana; Salim, Agus; Andini, Najwa Femilia; Fathiah, Nazmina; Priyana, Putri Ayu
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.766

Abstract

Masyarakat Desa Lok Baintan Luar memiliki potensi besar dalam pengelolaan sampah organik, namun kurangnya pemanfaatan menyebabkan permasalahan lingkungan dan ekonomi. Program pengabdian masyarakat “From Grubs to Gold” bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga melalui pelatihan budidaya maggot sebagai solusi pengolahan sampah dan peningkatan pendapatan. Metode pengabdian meliputi penyuluhan, pelatihan keterampilan, serta distribusi alat dan bahan budidaya dengan jumlah peserta 10 ibu rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dengan pendekatan intervensi fisik dan non-fisik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta terkait pengelolaan sampah organik dan budidaya maggot. Selain itu, peserta berhasil menerapkan keterampilan secara mandiri dan menunjukkan kinerja komunitas yang positif. Program ini juga membentuk struktur komunitas maggot yang mendukung keberlanjutan praktik budidaya. Kesimpulannya, budidaya maggot terbukti efektif sebagai alternatif solusi ramah lingkungan yang sekaligus memberdayakan secara ekonomi. Hasil ini penting sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang layak untuk direplikasi di wilayah lain.
Pelatihan Kader Kesahatan untuk Meningkatkan Kompetensi Kader dalam Melakukan Pemeriksaan Gula Darah Mandiri dan Senam Kaki Diabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Jatiwarna, Kota Bekasi, Jawa Barat Riyanti, Eska; Yardes, Nelly; Pangastuti, Tri Endah; Silviani, Nadhia Elsa
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.768

Abstract

Peran kader kesehatan dalam monitoring kestabilan gula darah dan senam kaki pada klien dengan Diabetes Melitus sangat penting, terutama dalam konteks pencegahan dan pengelolaan penyakit ini di masyarakat. Pelatihan dan pemberdayaan, kader kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah pelatihan kader kesehatan yang diikuti oleh 22 orang kader di wilayah Jatiwarna. Pelatihan berlangsung selama 5 (lima) hari kerja dengan pemberian edukasi, demonstrasi dan praktik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dalam pemeriksaan gula darah mandiri dan senam kaki diabetes sebelum dan setelah mengikuti pelatihan mengalami peningkata rata-rata skor pengetahuan sebesar 1,62 (16 %), sedangkan peningkatan ketrampilan kader dalam pemeriksaan gula darah mandiri dan senam kaki diabetes sebelum dan setelah mengikuti pelatihan menunjukkan rata-rata skor ketrampilan 11,12 (11 %). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan pada kader meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang senam kaki diabetes dan pemeriksaan gula darah. Pelatihan ini berpotensi meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan monitoring kestabilan gula darah dan senam kaki di wialyah kerja Puskesmas Kecamatan Jatiwarna. Diharapkan pelatihan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di area fasilitas kesehatan primer.
Pelatihan Kewirausahaan Digital melalui Workshop bagi Remaja Yayasan Rumah Harapan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat Puspasari, Aprilia; Raharja, Irwan; Adawia, Popon Rabia; Suhendra, Asep Dony
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.777

Abstract

Dunia kewirausahaan melalui tehnologi digital mulai berkembang dengan pesat. Hal ini membuka peluang khususnya bagi remaja didalam memulai bisnis tanpa terikat batasan geografis maupun modal. Fenomenanya masih banyak remaja yang belum memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam bidang tehnologi digital untuk pengembangan usahanya. Hal ini disebabkan kurangnya akses dan informasi mengenai pelatihan kewirausahaan digital dan terdapatnya keterbatasan infrastruktur teknologi. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman mengenai kewirausahaan dan tehnologi digital, serta membekali remaja dengan keterampilan praktis dalam menjalankan bisnis berbasis teknologi. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode pelatihan secara tatap muka. Materi pelatihan disampaikan secara langsung kepada para remaja yang terdapat di Yayasan Rumah Harapan, Bekasi, Jawa Barat dengan mengggunakan slide presentasi. Adapun materi yang disampaikan meliputi pembuatan website toko online, pemasaran produk melalui media social dan pengelolaan bisnis digital secara efektif. Program ini juga mencakup pemberian wawasan tentang manajemen bisnis, pengelolaan keuangan dan strategi branding. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan kemampuan remaja dalam dunia digital, memperoleh kemandirian ekonomi, dan memperluas wawasan kewirausahaan. Kegiatan ini memberikan dampak positif, tidak hanya untuk pengembangan keterampilan usaha, tetapi juga untuk meningkatkan motivasi dan percaya diri dalam menghadapi tantangan dunia digital.
Implementasi Kompaksi melalui Metode Kompos Anaerob sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Lok Baintan Luar, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan Mentayani, Rizny Putri; Zahra, Meutya Az; Jolie, Citra Karenina; Juliana, Andini; Wulandari, Anggun; Pujianti, Nita
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.782

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga yang tidak tepat masih menjadi masalah utama di komunitas perdesaan Indonesia, yang berdampak pada pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan. Program ini memperkenalkan KOMPAKSI (Komunitas Pemberdayaan Kompos Sistematis), yaitu sebuah program pemberdayaan berbasis partisipatif yang dilaksanakan di Desa Lok Baintan Luar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kalimantan Selatan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan praktik masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos menggunakan metode anaerob yang sederhana dan berbiaya rendah. Intervensi dilakukan selama satu minggu melalui enam tahap: persiapan, asesmen awal, analisis masalah, pelaksanaan kegiatan, pemantauan hasil, dan perencanaan keberlanjutan. Metode evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test terhadap 11 partisipan aktif. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar 25% setelah intervensi, serta 54,55% peserta mulai mengimplementasikan pengomposan skala rumah tangga. Seluruh peserta menyatakan bahwa metode ini mudah diterapkan, terjangkau, dan layak direplikasi. KOMPAKSI menunjukkan bahwa pendekatan teknologi tepat guna yang berbasis komunitas dapat menjadi solusi berkelanjutan terhadap permasalahan sampah organik di wilayah perdesaan.
Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Tepat Guna: Inovasi Incinerator di Desa Tajau Landung, Kalimantan Selatan Fadillah, Noor Ahda; Muslim, Muhammad Ikhwani; Rosadi, Aristawidya Helika; Ramadhani, Yufita Kamila Isana
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.783

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Tajau Landung, Kalimantan Selatan, menjadi perhatian serius akibat praktik pembuangan langsung ke sungai dan pembakaran terbuka yang berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan menyediakan incinerator sederhana sebagai teknologi tepat guna, sekaligus memperkuat edukasi dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Intervensi dilaksanakan dalam lima tahap selama Februari–April 2025 mulai dari diagnosa komunitas, musyawarah, penyuluhan, pelatihan teknis, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 40,6 poin persentase dengan skor rata-rata post-test mencapai 78,3%. Jumlah rumah tangga pengguna incinerator meningkat dari 10 menjadi 20 KK dengan total sampah yang dikelola mencapai 416 kg dalam tiga bulan atau setara 50% dari potensi timbulan sampah wilayah sasaran. Keberhasilan program dipengaruhi oleh integrasi edukasi, keterlibatan kader lingkungan, serta kesesuaian teknologi dengan kondisi lokal. Intervensi ini juga menunjukkan efektivitas dalam membentuk komitmen kolektif dan perubahan perilaku masyarakat yang berkelanjutan. Temuan ini merekomendasikan pentingnya dukungan kelembagaan agar model serupa dapat direplikasi di wilayah lain.
Pelaksanaan Program Kelas Edukasi Ibu Hamil Berbasis Komunitas untuk Pencegahan Stunting di Desa Sukamanah, Kabupaten Bandung Komariah, Maria; Yulianita, Henny; Praptiwi, Atlastieka
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.784

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan global yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Intervensi gizi sejak masa kehamilan menjadi langkah strategis dalam upaya pencegahannya. Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, merupakan wilayah dengan tantangan khusus dalam penanganan stunting karena sebagian besar ibu bekerja di sektor industri dan memiliki keterbatasan waktu dalam pemenuhan gizi keluarga. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi, pencegahan stunting, serta menjaga kebugaran melalui kelas edukasi, senam hamil, dan pemberian makanan tambahan (PMT), sekaligus membangun kesadaran masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di Desa Sukamanah. Kegiatan meliputi kelas edukasi, senam hamil, sesi tanya jawab dengan dokter spesialis kandungan, serta pemberian makanan tambahan (PMT) melalui kolaborasi dengan Rumah Desa Sehat. Dari 25 peserta, terdapat peningkatan nilai pre-test 64,8±14,5 menjadi post-test 96±5,2, dengan peningkatan pengetahuan sebesar 31,2 poin dan n-gain score sebesar 0,88, menunjukkan efektivitas edukasi. Peserta juga melaporkan manfaat dari senam hamil dan PMT dalam mendukung kondisi fisik selama kehamilan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dan potensi keberlanjutan program melalui kader dan petugas kesehatan sebagai bentuk upaya promotif-preventif berkesinambungan.
Peningkatan Kesehatan melalui Edukasi Sanitasi dan Hygiene serta Deteksi Dini Penyakit melalui Skrining dan Workshop Herbal di Desa Banjarsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Maylinka, Kanita Putri Dwi; Haryanto, Rio Rafindra; Kiik, Bruno; Ferliyani, Maulidya; Margaretta, Stephany; Komarudin, Dede
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.786

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Desa Banjarsari, Ciawi-Bogor, merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak-anak sekolah dasar, terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Edukasi sanitasi dan hygiene dilakukan melalui penyuluhan interaktif kepada siswa SDN Banjarsari 01 yang dilengkapi dengan evaluasi Pretest dan postest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai postest mencapai 98,7 dari sebelumnya 69,7. Selain itu, kegiatan skrining kesehatan dilakukan kepada masyarakat umum untuk mendeteksi dini penyakit melalui pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Hasilnya menunjukkan sebagian masyarakat memiliki kadar kolesterol dan gula darah di atas normal. Sebagai pelengkap, dilakukan workshop pembuatan jus herbal dari bawang putih tunggal dan bahan alami lainnya yang dikenal memiliki manfaat kesehatan. Workshop ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman tradisional sebagai upaya pencegahan penyakit secara alami. Kegiatan KKN ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta membangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan guna mendukung program kesehatan berbasis masyarakat.
Pemanfaatan Limbah Pohon Pisang Menjadi Pupuk Kompos Cair di Dusun Nagrog Desa Kertabumi Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Herdianti, Nurul Azmi; Akmalia, Alifa Shafa; Gunawan, Dimas Alun; Arjawinata, Nisa Nindya; Sintya, Nita; Hamdan, Ahmad
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.787

Abstract

Dusun Nagrog, Desa Kertabumi merupakan suatu wilayah yang memiliki potensi pertanian yang tinggi, khususnya pada budidaya tanaman pisang. Akan tetapi, limbah pohon pisang seperti pelepah, batang dan daun belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan demontrasi dan partisipatif melalui tiga tahapan yaitu, tahap persiapan meliputi identifikasi masalah dan output yang diharapkan masyarakat, serta strategis dalam perancangan program. Tahap pelaksanaan meliputi, penyuluhan dan demonstrasi pembuatan Pupuk Kompos Cair. Terakhir, tahap evaluasi, yaitu menilai hasil kegiatan penyuluhan dan memberikan masukan untuk perbaikan, serta melakukan monitoring secara berkelanjutan kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya pengelolaan limbah pohon pisang menjadi pupuk kompos cair secara mandiri dan menyadari manfaat ekologis dari kegiatan ini. Oleh karena itu, inovasi pembuatan POC berbahan dasar limbah pohon pisang dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Nagrog tidak hanya menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap penguatan ketahanan pangan lokal, tetapi juga mencerminkan pemanfaatan sumber daya lokal yang optimal. Hal ini dirasa menjadi solusi yang efisien secara ekonomi, ramah lingkungan, serta berdampak positif dan berkelanjutan terhadap aspek sosial. Sehingga implikasi dari kegiatan pengabdian ini dapat mendukung adanya peningkatan terhadap produktivitas pertanian di Dusun Nagrog secara sistematis.
Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri melalui Edukasi dan Pemeriksaan Kadar Hemoglobin (HB) Darah di SMK Khasanah Pekanbaru Juwita, Ratna; Fentia, Lia; Zalni, Rummy Islami
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.789

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan akibat kekurangan zat hemoglobin (Hb) atau sel darah merah di dalam tubuh. Penyebab anemia sangat banyak salah satunya adalah karena defisiensi zat besi. Remaja  putri merupakan salah satu kelompok yang beresiko mengalami anemia. Penyebab anemia pada remaja putri diantaranya karena banyaknya zat besi yang hilang saat mestruasi, kurangnya  asupan zat besi dan karena pola diet yang salah yang sering dilakukan oleh remaja putri. Secara global diperkirakan bahwa 30% wanita usia 15-49 tahun di seluruh dunia mengalami anemia. Menurut Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018 angka kejadian anemia pada kelompok usia remaja 15 sampai 24 tahun mengalami anemia sebanyak 32%. Berdasarkan data profil Dinas Kesehatan Provinsi Riau 2019 diketahui kejadian anemia pada remaja putri usia 10- 18 tahun yaitu 19.4%. Remaja  putri membutuhkan zat besi tiga kali lipat dari laki-laki untuk mencegah agar tidak megalami anemia.Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mendekteksi kejadian anemia dengan melakukan pemeriksaan kadar Hb dalam darah serta meningkatkan pengetahuan remaja puteri dengan memberikan edukasi tentang anemia dan cara pencegahannya.  Hasil menunjukkan bahwa 23% remaja putri mengalami anemia, terjadi peningkatan pengetahuan dari 56% menjadi 95%. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku konsumsi gizi seimbang pada remaja putri.
Sosialisasi Bidang Sains dan Teknik untuk Santri Pondok Daarul Ahsan Tangerang Lusiani, Milawati; Nahrowi, Djejen; Arianto, Dede Brahma; Utami, Nur Kharismawati
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.791

Abstract

Pondok pesantren Daarul Ahsan adalah salah satu pondok pesantren di Indonesia yang terletak di kabupaten Tangerang, Banten. Pondok pesantren ini mengadopsi sekolah formalitas berbasis agama. Namun pada dasarnya santri dan santriwati di pondok pesantren Daarul Ahsan lebih banyak diajarkan tentang ilmu agama. Melihat dari perkembangan zaman yang terus berubah bidang sains dan teknik menjadi salah satu peminatan yang semakin banyak dibutuhkan pada dunia kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendukung integrasi pendidikan sains dan teknik dengan kurikulum pesantren di Pondok Pesantren Daarul Ahsan. Melalui metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan ceramah, praktik, dan survei lapangan, tim pengabdi memberikan pelatihan tentang bidang sains dan teknik, termasuk pengenalan jurusan teknik, gambaran dunia kerja, serta seminar kecerdasan buatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner Pretest-Post-test berbasis Google Form untuk mengukur peningkatan pemahaman santri. Integrasi ini tidak hanya memperkuat kompetensi ilmiah santri tetapi juga kemampuan mereka menghubungkan sains dengan nilai-nilai agama, membentuk sikap kritis dan terbuka. Kegiatan ini menjadi model inovatif bagi pesantren dalam menjawab tantangan era globalisasi.