cover
Contact Name
AGUNG ZULFIKRI
Contact Email
agungzulfikri11@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 2986139X     EISSN : 2964206X     DOI : https://doi.org/10.58812/jmws
Core Subject : Economy,
Jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, Ekonomi Bisnis , Koperasi & Perbankan, Ekonomi Syariah, Ekonomi Pembangunan, Pengembangan SDM, Perpajakan dan Asuransi Niaga. Jurnal ini diterbitkan oleh West Science Press.
Articles 801 Documents
Hubungan BBLR Dengan Kejadian Ikhterus Neonatorum di Wilayah Puskesmas Semboro Maulina, Rifzul; samitrawati, Kurnia
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2950

Abstract

Ikterus neonatorum sering terjadi pada bayi baru lahir, dengan prevalensi nasional 50–60% pada bayi cukup bulan dan sampai 80% pada bayi prematur. Selain itu, Indonesia masih memiliki angka kelahiran BBLR sekitar 6,7% (Riskesdas 2018), yang turut meningkatkan risiko terjadinya ikterus karena imaturitas fungsi hati dalam proses konjugasi bilirubin. Kondisi ini menempatkan BBLR sebagai faktor risiko penting yang perlu dikaji untuk mendukung upaya pencegahan komplikasi hiperbilirubinemia. Studi ini bertujuan menilai tingkat risiko serta perbedaan proporsi kejadian ikterus neonatorum antara bayi BBLR dan bayi dengan berat lahir normal di cakupan kerja Puskesmas Semboro. Penelitian observasional analitik ini dilakukan dengan desain cross-sectional dilakukan pada Mei–Juli 2024. Sampel sebanyak 30 bayi usia 0–28 hari Partisipan penelitian dipilih secara purposive, meliputi 15 bayi BBLR dan 15 bayi berat lahir normal. Data diperoleh dari buku KIA, register persalinan, catatan pelayanan neonatal, dan pemeriksaan klinis atau hasil pengukuran bilirubin. Data dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, dengan batas signifikansi p < 0,05. Proporsi kejadian ikterus pada neonatus BBLR tercatat lebih dominan (misalnya 70%) Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara BBLR dan ikterus neonatorum. Bayi BBLR memiliki risiko lebih besar mengalami ikterus dibandingkan bayi dengan berat lahir normal (20%). Bayi BBLR terbukti memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian ikterus neonatorum. Bayi BBLR memiliki proporsi dan risiko ikterus yang lebih tinggi, sehingga diperlukan pemantauan intensif, deteksi dini, dan edukasi pada keluarga. Tenaga kesehatan direkomendasikan melakukan skrining bilirubin lebih awal pada bayi BBLR, termasuk pemeriksaan visual dan alat non-invasif, untuk mencegah terjadinya hiperbilirubinemia berat.
Hubungan Frekuensi Antenatal Care Dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di PMB Nurul Asyroti Meiliana, Rully Dita; Safitri, Rani; Dita Meiliana, Rully
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2951

Abstract

Komplikasi persalinan masih menjadi salah satu kontributor utama morbiditas serta mortalitas ibu-ibu Indonesia. Di antaranya faktor yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut merupakan rendahnya frekuensi kunjungan antenatal care (ANC), yang berperan penting dalam deteksi dini risiko kehamilan dan pencegahan komplikasi obstetri. Penelitian bertujuan menilai hubungan frekuensi kunjungan ANC dengan kejadian komplikasi persalinan di PMB Nurul Asyroti Grenden Puger, Jember. Desain penelitian cross-sectional diterapkan pada 25 ibu bersalin yang dipilih dengan total sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan wawancara terstruktur, dianalisis menggunakan Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan 60% responden melakukan kunjungan ANC <8 kali, dan 56% mengalami komplikasi persalinan. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara frekuensi kunjungan ANC dan komplikasi persalinan (p = 0,021). Analisis multivariat memperlihatkan frekuensi kunjungan ANC sebagai faktor dominan yang berpengaruh terhadap komplikasi persalinan (OR = 0,24; 95% CI = 0,06–0,95; p = 0,042). Kesimpulan: Frekuensi kunjungan ANC terbukti berhubungan signifikan dengan komplikasi persalinan. Ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC teratur memiliki peluang lebih kecil mengalami komplikasi rutin sesuai standar WHO berisiko lebih rendah mengalami komplikasi persalinan. Diperlukan peningkatan edukasi dan mutu pelayanan ANC di tingkat praktik mandiri bidan untuk menekan angka komplikasi dan meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.
Hubungan Accessibility dan Affordability Dengan Pemanfaatan Layanan Rawat Jalan Vitreo Retina di Rumah Sakit XX Puryanti, Puryanti; Drastyana, Serlly Frida; Ramadhona, Aisya; Sari, Mega Galih
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2953

Abstract

Rumah sakit berperan vital dalam menyediakan layanan kesehatan, salah satunya pencegahan kebutaan melalui pelayanan vitreo retina. Pada tahun 2024, kunjungan pasien rawat jalan di Rumah Sakit XX Jawa Timur terus mengalami fluktuasi yang menunjukkan esksistensi hubungan faktor aksesibilitas dan keterjangkauan biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor accessibility dan affordability dengan pemanfaatan layanan rawat jalan vitreo retina. Desain penelitian yang diaplikasikan ialah deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri atas 14.723 pasien rawat jalan vitreo retina dikaji berdasarkan data tahun 2025, dengan sampel sebanyak 90 responden yang dihitung menggunakan formula Slovin dan random sampling. Data dihimpun melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji koefisien phi. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel accessibility dinilai baik berkat dukungan teknologi digital dan transportasi online, sedangkan variabel affordability dinilai sesuai melalui penerimaan berbagai jenis asuransi, meski sebagian responden menilai waktu tunggu belum optimal. Mayoritas pasien menyatakan bersedia memanfaatkan kembali layanan, sementara lainnya enggan karena jarak tempat tinggal yang jauh. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara accessibility (p=0,002) dan affordability (p=0,000) dengan pemanfaatan layanan vitreo retina. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa kemudahan akses dan keterjangkauan biaya menjadi faktor utama dalam pemanfaatan layanan, dengan implikasi perlunya optimalisasi sarana akses serta manajemen pelayanan rumah sakit. 
Hubungan Usia Awal Hamil Saat ANC Pertama Dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Semboro Keswara, Nila Widya; Agustin, Selly
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2956

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas jangka panjang anak. Faktor maternal, termasuk usia ibu saat pertama kali hamil dan melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC), diketahui berpengaruh terhadap kondisi kesehatan janin dan risiko stunting. Usia ibu yang terlalu muda sering kali dikaitkan dengan ketidakmatangan biologis, kurangnya kesiapan psikologis, serta keterbatasan akses informasi kesehatan, sehingga dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan anak. Mengetahui hubungan antara usia awal hamil saat ANC pertama dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Semboro. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 35 ibu yang memiliki balita dan tercatat di wilayah kerja Puskesmas Semboro. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus melalui kuesioner dan data sekunder dari buku KIA. Analisis hubungan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Mayoritas responden melakukan ANC pertama pada usia ≥20 tahun (71,4%) dan sebagian besar balita termasuk kategori tidak stunting (65,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia awal hamil saat ANC pertama dengan kejadian stunting (p = 0,021). Terdapat hubungan bermakna antara usia awal hamil saat ANC pertama dengan kejadian stunting. Ibu yang memulai kehamilan pada usia <20 tahun memiliki risiko lebih tinggi memiliki anak stunting. Upaya edukasi kesehatan reproduksi dan peningkatan cakupan ANC dini sangat diperlukan untuk mencegah stunting.
Analisis Persepsi Orang Tua Terhadap Imunisasi Dasar Pada Anak Usia 0 – 24 Bulan di Puskesmas Semboro Kabupaten Jember Purwati, Anik; Hikmah, Ismiatul
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2964

Abstract

Cakupan imunisasi dasar lengkap masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama dipengaruhi oleh persepsi orang tua terkait manfaat, risiko, dan kebutuhan imunisasi. Persepsi yang kurang tepat sering menyebabkan ketidaklengkapan imunisasi yang berdampak pada meningkatnya risiko penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi orang tua dan kelengkapan imunisasi dasar anak usia 0–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Semboro Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari orang tua yang memiliki anak usia 0–24 bulan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang menilai persepsi meliputi persepsi manfaat, keparahan, efikasi diri, dan isyarat tindakan. Analisis data meliputi distribusi frekuensi, uji chi-square, dan interpretasi hubungan antar variabel. Mayoritas responden memiliki persepsi positif terhadap imunisasi, selaras dengan capaian imunisasi dasar lengkap sebesar 77,5%. Analisis menunjukkan bahwa persepsi manfaat, efikasi diri, dan isyarat tindakan memiliki hubungan signifikan terhadap kelengkapan imunisasi, sedangkan persepsi keparahan tidak menunjukkan hubungan yang berarti. Persepsi manfaat merupakan faktor dominan yang memengaruhi status imunisasi anak. Persepsi orang tua memegang peran penting dalam imunisasi dasar. Penguatan edukasi tentang manfaat imunisasi, peningkatan efikasi diri orang tua dalam mengakses layanan kesehatan, serta optimalisasi dukungan lingkungan dan petugas kesehatan diperlukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.
Food, Emotion, And Communication: The Role of Culinary Influencers in Crafting Emotional Stories About Food Panuju, Redi; Prasetyo, Iwan Djoko; Syam Maella, Nur`annafi Farni; amallia, vinna
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kolaborasi antar food influencer Indonesia dalam seri 'Makan Online Challenge' tahun 2021 membentuk narasi emosional melalui komunikasi verbal, nonverbal, naratif, dan multimodal. Menggunakan pendekatan kualitatif analisis konten terhadap delapan video kolaborasi yang melibatkan Magdalena Fridawati, Nex Carlos, Ken & Grat, dan Tanboy Kun, penelitian ini menyoroti peran kolaborasi digital dalam membangun empati, kedekatan sosial, serta promosi kuliner lokal. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi komunikasi humor, ekspresi spontan, dan narasi personal mampu meningkatkan hubungan parasosial dan memengaruhi keterlibatan audiens terhadap konten kuliner. Fenomena ini menggambarkan bahwa komunikasi digital berbasis emosi menjadi strategi efektif dalam memperkuat koneksi antara influencer dan audiens di era media sosial.
Analisis Komunikasi Politik Kebijakan Redenominasi Rupiah Menkeu Purbaya dan Respon Publik Digital PERMATASARI, PRADITA DWI
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2973

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi politik mengenai kebijakan redenominasi rupiah yang akan dilakukan di Indonesia oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta respon publik di dunia digital. Analisis ini menggunakan metode kualitatif interpretative dengan pendekatan Analisis wacana Krisis (Critical Discourse Analysis/CDA) oleh Norman Fairclough. Beberapa post dari media sosial dipilih secara purposive dan dianalisis pada tiga dimensi Analisis Wacana Krisis, yakni: analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini memiliki dampak positif, seperti manfaat kemudahan transaksi, peningkatan kepercayaan publik, sekaligus menemukan tantangan komunikasi yang menimbulkan kebingungan. Respon publik digital pun bervariasi, mencerminkan dukungan juga skeptisme (rasa kawatir) terhadap penerapan kebijakan tersebut. Sehingga visualisasi melalui media sosial ini menghasilkan narasi dominan dan pro kontra yang mencerminkan ketegangan sosial politic di ranah digital. Penelitian ini berkontribusi pada penelitian komunikasi politik dengan mengintegrasikan analisis wacana visual yang lebih kritis menggunakan teori serta menawarkan wawasan baru mengenai symbol, platform media sosial membentuk opini baru melalui respon-respon publik yang diberikan secara kolektif. Penelitian ini menekankan pula pentingnya strategi komunikasi yang jelas, efektif, partisipatif dalam sosialisasi kebijakan guna membangun kepercayaan publik. Dengan demikian maka kebijakan redenominasi rupiah dapat dipahami sebagai hasil praktif diskursif yang mempengaruhi penerimaan (respon) masyarakat terhadap kebijakan tersebut.
Komunikasi Partisipatif dan Internalisasi Nilai Integritas pada Program Kelas Pemuda Antikorupsi KPK Tahun 2025 Miftachurrozaq, Tahmid; Ardica, Deryl
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3031

Abstract

Korupsi di Indonesia merupakan persoalan multidimensi yang tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga melemahkan integritas moral generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan antikorupsi berbasis nilai menjadi strategi penting dalam upaya pencegahan korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi partisipatif dalam proses internalisasi nilai integritas pada Program Kelas Pemuda Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif reflektif dengan paradigma fenomenologis. Populasi penelitian adalah seluruh peserta Program Kelas Pemuda Antikorupsi 2025, dengan sampel purposif sebanyak 50 peserta terpilih pada pelaksanaan program di Semarang, Jawa Tengah. Peneliti merupakan partisipan aktif dalam kegiatan, sehingga teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, jurnal refleksi, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik-induktif untuk mengidentifikasi pola komunikasi dan proses internalisasi nilai integritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif yang dialogis, egaliter, dan kolaboratif mampu mendorong internalisasi nilai integritas secara menyeluruh pada dimensi kognitif, afektif, dan konatif. Nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan keberanian moral menjadi nilai yang paling dominan terinternalisasi pada peserta. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan reflektif-partisipatif dalam mengkaji pendidikan antikorupsi pemuda, yang menempatkan komunikasi sebagai proses pembentukan kesadaran moral kolektif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif dapat dijadikan model strategis dalam pengembangan pendidikan antikorupsi dan pembentukan budaya integritas pemuda di Indonesia.
Penerapan Sistem Pengelolaan Inventaris di Sekolah Nurul Hasaniah, Tembung Hasibuan, Mhd Zulkifli; Habibie, Dian; Noviani, Nomi; Nurjannah, Nurjannah; Ramon, Herdi
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3036

Abstract

Pengelolaan inventaris di Sekolah Nurul Hasaniah merupakan aspek krusial yang mempengaruhi efektivitas operasional dan kualitas pendidikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengelolaan inventaris di sekolah tersebut, dengan fokus pada dampaknya terhadap ketersediaan sumber daya pendidikan dan kelancaran proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif, yang mencakup wawancara dan observasi terhadap staf sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan inventaris yang baik berkontribusi signifikan terhadap kualitas pendidikan, mendukung penggunaan sumber daya yang optimal seperti buku dan alat ajar lainnya. Teknologi, seperti penggunaan sistem informasi berbasis QR Code, terbukti meningkatkan efisiensi dalam administrasi inventaris dan mengurangi risiko kehilangan. Namun, terdapat tantangan terkait kurangnya kesadaran di kalangan staf dan siswa mengenai pentingnya manajemen inventaris yang efektif, yang dapat menghambat pengelolaan. Rekomendasi untuk meningkatkan pengelolaan inventaris meliputi peningkatan pelatihan bagi staf dan penerapan sistem informasi yang lebih terstruktur. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Sekolah Nurul Hasaniah dapat lebih siap dalam memenuhi tuntutan pendidikan yang terus berkembang dan kompleks.
Analisis Kelengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Inap: Narrative Review Triesnawati, Dina Alriani; Munasri, Eka; Elyas, Mochammad; Safrudin, M.; Hendrawan, Oky; Abdullah, Putri Miranti; Sutha, Diah Wijayanti; Nugraha, Dendy Bachtiar
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3038

Abstract

Kelengkapan rekam medis merupakan indikator penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan, efektivitas komunikasi antar tenaga kesehatan, pemenuhan aspek legal, serta kelancaran proses klaim pembiayaan. Namun, ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di berbagai rumah sakit. narative review ini bertujuan untuk menganalisis temuan penelitian tahun 2020-2025 terkait tingkat kelengkapan rekam medis rawat inap, komponen yang paling sering tidak lengkap, serta faktor penyebab dan rekomendasi perbaikan. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil review menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan rekam medis sangat bervariasi, dengan rentang 56,2% hingga 100%. Komponen yang paling sering tidak lengkap meliputi informed consent, autentifikasi petugas, laporan tindakan, dan resume medis. Faktor penyebab dominan adalah keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pengetahuan dan motivasi petugas, belum optimalnya implementasi SOP, serta kurangnya monitoring dan supervisi. Upaya perbaikan yang direkomendasikan meliputi peningkatan pelatihan, penegakan SOP, penambahan SDM, peningkatan sarana prasarana, serta evaluasi rutin terhadap pengisian rekam medis. Review ini menegaskan pentingnya manajemen rekam medis yang terstruktur untuk meningkatkan mutu pelayanan dan pemenuhan aspek legal di rumah sakit.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 11 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 09 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 08 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 05 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 04 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 03 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 12 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 11 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 10 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 09 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 08 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 06 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 09 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 08 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 06 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 04 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 03 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science More Issue