cover
Contact Name
Apriana Rahmawati
Contact Email
anaapriana.ar@gmail.com
Phone
+6282231196117
Journal Mail Official
apriana.rahmawati@binawan.ac.id
Editorial Address
https://journal.binawan.ac.id/index.php/JNMS/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
The Journal of Nursing and Midwifery Sciences
Published by Universitas Binawan
ISSN : -     EISSN : 28294572     DOI : https://doi.org/10.54771/jnms.v1i2
Core Subject : Health,
The focus of the JNMS includes nursing and midwifery study with the scope of Biomedical in Nursing, Basic Nursing Science, Fundamental of Nursing, Pediatric Nursing Care, Mental Health Nursing, Maternity Care, Family Nursing, Aged Care Nursing, Community Nursing, Trend and Issue in Nursing and Midwifery, Emergency Nursing
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2" : 10 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA KEHAMILAN DI RSUD SLEMAN Magfuroh, Nurun Umi; Suyani, Suyani
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/d5hjsr78

Abstract

Hipertensi pada kehamilan adalah adanya tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg pada masa kehamilan. Hipertensi dalam kehamilan terjadi pada 5% dari semua kehamilan dan menjadi salah satu penyebab kematian pada ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada kehamilan. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain case control dengan data sekunder rekam medik Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang melakukan pemeriksaan di RSUD Sleman, yaitu 970 ibu dengan kasus hipertensi yang tercatat dalam buku rekam medis di RSUD Sleman Tahun 2023, yaitu 155. Penghitungan sampel menggunakan rumus slovin. Jumlah sampel 122 ibu yang terbagi dalam dua kelompok dengan perbandingan 1:1, yaitu 61 ibu sebagai kelompok kasus dan 61 ibu sebagai kelompok kontrol dengan kriteria eksklusi data rekam medik yang tidak lengkap. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan master tabel data. Uji statistik penelitian ini menggunakan chi-square untuk variabel usia dan paritas. Kemudian uji statsitika spearman rank untuk status gizi. Hasil uji statistik didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan usia dengan kejadian hipertensi pada kehamilan dengan nilai  p-value= 0,85 (p>0,05), tidak ada hubungan yang signifikan paritas dengan kejadian hipertensi pada kehamilan dengan nilai p-value= 0,123 (p>0,05), dan ada hubungan yang signifikan status gizi dengan kejadian hipertensi pada kehamilan dengan nilai p-value = 0,003 (p<0,05). 
PENGARUH KONSUMSI KOPI MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA. L) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI POSYANDU DESA KARANGSAMBIGALIH KABUPATEN LAMONGAN Sholikhah, Dwi Uswatun; Rozi, Fahrur; Sasmito, Nanang Bagus; Sari, Gevi Melliya
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/cs27n946

Abstract

Pengobatan farmakologi pada lansia hipertensi sering menimbulkan efek samping serta muncul gangguan interaksi obat sehingga disarankan pengobatan hipertensi secara kombinasi farmakologis dan nonfarmakologis seperti mengkonsumsi bahan alami berupa kopi mengkudu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh konsumsi kopi mengkudu (Morinda citrifolia L) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Karangsambigalih Kabupaten Lamongan. Rancangan penelitian yang dipakai yakni pra-eksperimen dengan one group pretest and posttest with control. Populasi merupakan lansia di Posyandu Karangsambigalih, sampel penelitian 24 responden yang terbagi menjadi 12 responden pada kelompok perlakuan dan 12 responden pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu alat tensimeter. Prosedur yang dipergunakan ialah purposive sampling dengan uji independent t-test. Uji statistik Independet T-Test data posttest kelompok perlakuan didapatkan nilai p=0,034 atau p< α 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada kelompok yang mengkonsumsi kopi mengkudu. Pada kelompok control nilai p=0,067 > α, artinya tidak terdapat penurunan tekanan darah pada kelompok control. Mengkudu memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan namun belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga peneliti mengembangkan mengkudu ke dalam bentuk kopi untuk menarik minat masyarakat dan untuk mengoptimalkan dampak yang bermanfaat melalui pengobatan non-farmakologis untuk lansia hipertensi.
PENERAPAN TEKNIK BRANDT DAROFF EXERCISE DALAM MENGATASI NYERI AKUT PADA PASIEN ANAK DENGAN VERTIGO: A SINGLE CASE STUDY Mutia, Jeihan; Pamungkas, Indra Gilang; Dewi, Aliana; Utami, Yuli
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/s2fe9a91

Abstract

Vertigo suatu penyakit yang memiliki sensasi berputar, penyebab utama terjadinya vertigo adalah gangguan keseimbangan. Serangan vertigo pada anak yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan dampak serius, bahkan berisiko mengancam nyawa. Pada pasien dengan vertigo, nyeri bisa menjadi salah satu masalah keperawatan yang muncul. Nyeri merupakan pengalaman fisik dan emosional yang muncul akibat kerusakan pada jaringan tubuh. Banyak tindakan atau terapi yang sering diterapkan pada penderita vertigo. Selain pengobatan medis, vertigo juga memerlukan latihan fisik yang dapat membantu mengurangi atau mengatasi gangguan keseimbangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adakah pengaruh secara klinis pemberian Brandt Daroff Exercise dalam menurunkan nyeri akut pada pasien anak dengan vertigo. Salah satu metode yang umum digunakan adalah latihan Brandt Daroff, yang merupakan bentuk terapi fisik atau senam vestibuler untuk mengatasi gangguan vestibular seperti vertigo. Pemberian terapi Brandt Daroff selama 3 hari menunjukkan hasil penurunan intensitas nyeri secara perlahan. Setelah dilakukan intervensi skala nyeri pasien menurun dari 6 menjadi 2. Terapi latihan Brandt Daroff mampu menurunkan skala nyeri dan jenis latihan yang aman untuk dilakukan di rumah sakit tanpa perlu mengikuti pelatihan khusus dan melibatkan praktisi terlatih.
EFFECTIVENESS OF PHYSICAL THERAPY AND OCCUPATIONAL THERAPY ON MOTOR FUNCTION RECOVERY IN STROKE PATIENTS: A SYSTEMATIC REVIEW Dimas Hadi Prayoga; Sujarwadi, Mokh.; Zuhroidah, Ida; Toha, Mukhammad; Zahra, Fatimah; Laili, Nadia Rohmatul; Rahmawati, Apriana
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/z4tzh976

Abstract

Stroke continues to be a leading cause of long-term disability and the most common and disabling of such disabilities is motor impairments. Return of motor function is essential to independence in activities of daily living. Intensive physical and occupational therapy are applied widely to promote neuroplasticity and motor response; however, there is a scarcity of evidence on their effectiveness. To review Effectiveness of Physical Therapy and Occupational Therapy on Motor Function Recovery in Stroke Patients . The research methodology used in this study is systematic review. A systematic search was undertaken in major databases, for the period 2019-2025. Included trials were randomised controlled trials of physical, occupational therapy, or combined interventions in adult stroke patients with assessment of motor outcome by standardised instruments. Narrative synthesis was undertaken and results were summarised by type of intervention. Fifteen studies met inclusion criteria which included robot-assisted training, mirror therapy, task-oriented training, exoskeleton-based therapy, and virtual reality. Most interventions were significantly better than conventional therapy or usual care in terms of upper extremity motor function, daily activity independence, and quality of life. When delivered at subacute and with sufficient intensity, technology-assisted or combined approaches yielded greater benefit. Physical and occupational therapy are very important for motor recovery after a stroke. Recent evidence for the integration of task-oriented, mirror-based, and technology-assisted approaches into rehabilitation is reviewed for their potential to maximise functional outcome. More high-quality research is needed to determine when, how much and how to combine therapies.  
KOMPETENSI PERAWAT DALAM MANAGEMEN SAFETY DENGAN PENCEGAHAN RESIKO INJURY PADA PASIEN DI RSCM Dewi, Aliana; Karim, Ulfah Nuraini
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/hmjd7s93

Abstract

Injury pada pasien menimbulkan ketidaknyamanan fisik dan rasa sakit dan mengganggu kualitas hidup. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Kompetensi Perawat Dalam Management Safety Dengan Pencegahan Risiko Injury  di Rumah Sakit Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu  deskriptif analitik dengan Survey dan Cross sectional dengan jumlah sampel 41 orang. Metode pengambilan sampel dengan  total sampling. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan chi square. Berdasarkan hasil analisa data, dapat diketahui Kompetensi perawat baik sebanyak 65,9 %, Risiko injury rendah sebanyak 92,2 %. Berdasarkan uji analisis, P-value menunjukkan nilai 0,04, sehingga Kompetensi Perawat Dalam Management Safety dengan Pencegahan Risiko Injury terbukti. Kompetensi Perawat dalam Management Safety dengan Pencegahan Risiko Injury setelah intervensi, dan mengaitkannya dengan efektivitas program edukasi, perawatan komprehensif dan praktik keperawatan yang lebih baik. Disarankan penelitian lanjut yang mencakup eksplorasi intervensi baru, evaluasi luaran jangka panjang, dan penerapan protokol standar di berbagai lingkungan pelayanan kesehatan
THE APPLICATION OF ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE (ACBT) TO IMPROVE AIRWAY CLEARANCE IN CHILDREN WITH BRONCHOPNEUMONIA Handayani, Dwining; Sari, Mia Yuspita
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/f9qv8685

Abstract

Bronchopneumonia is a respiratory tract infection that often affects children, with the main problem being ineffective airway clearance. This disease is caused by microbes or foreign substances entering the bronchioles and alveoli, leading to inflammation and the production of excessive sputum, which accumulates and obstructs the airways. If ineffective airway clearance is not managed promptly, it can cause shortness of breath and may even lead to death due to insufficient oxygen supply. The Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) can be an alternative intervention to address ineffective airway clearance in patients with bronchopneumonia. The aim of this study is to describe the application of ACBT in bronchopneumonia patients experiencing ineffective airway clearance. This study used a case study design with a nursing process approach. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and documentation. The results of nursing implementation over three days showed that applying ACBT for 10–15 minutes reduced shortness of breath, achieved a respiratory rate of 22 breaths per minute, and eliminated dyspnea, thus resolving the problem. It can be concluded that ACBT is effective in overcoming ineffective airway clearance in patients with bronchopneumonia. Implementing ACBT in healthcare services with proper approaches, education, and adaptation to the child’s age and ability can help clear the airway without complications.
PEMBERIAN TERAPI ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE PADA PASIEN ASMA BRONKIAL DENGAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF Wasilaningrum, Dwi Mardianti; Ida Zuhroidah; Eko Prasetya Widianto; Mokh. Sujarwadi; Dimas Hadi Prayoga
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/yex42752

Abstract

Asma bronkial merupakan penyakit kronis saluran napas ditandai dengan obstruksi akibat hipersekresi mukus yang menyebabkan bersihan jalan napas tidak efektif sehingga memerlukan penanganan segera. Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) merupakan salah satu metode nonfarmakologis yang dapat membantu membersihkan jalan napas. Tujuan studi kasus ini adalah untuk melakukan latihan active cycle of breathing technique terhadap peningkatan bersihan jalan napas pada pasien asma bronkial di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan subjek tunggal yakni Ny. L yang mengalami masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien asma bronkial. Asuhan keperawatan dilakukan di RSUD dr. R. Soedarsono selama tiga hari berturut-turut melalui tahapan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Penerapan latihan active cycle of breathing technique dilakukan selama 15 – 20 menit dalam 1 hari dilakukan 3 kali. Pemberian terapi ACBT selama tiga hari terbukti menurunkan frekuensi napas pasien dari 24x/menit menjadi 18x/menit. Terapi ini juga meningkatkan efektivitas batuk serta mengurangi jumlah produksi sputum. Penurunan bunyi napas wheezing mengindikasikan adanya perbaikan fungsi ventilasi dan kondisi pernapasan pasien secara keseluruhan. Terapi ACBT terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam membantu membersihkan jalan napas, mengurangi sesak napas, dan meningkatkan ventilasi paru pada pasien asma bronkial
PEMBERIAN KOMPRES  WARM WATER ZACK  PADA PASIEN COLIC ABDOMEN DENGAN NYERI AKUT Diana Nurmala Yulianasari; Ida Zuhroidah; Mukhammad Toha; Mokh. Sujarwadi; Dimas Hadi Prayoga; Fatimah Zahra; Nadia Rohmatul Laili
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/kk2p7107

Abstract

Colic abdomen merupakan nyeri spasmodik hebat yang terjadi akibat peradangan, peregangan, atau penyumbatan pada organ-organ berotot polos seperti ginjal, kantong empedu, usus, saluran kemih dan lain-lainnya. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri akut akibat distensi atau spasme saluran cerna, yang jika tidak segera ditangani berisiko menyebabkan syok hingga dehidrasi. Studi Kasus ini bertujuan untuk melakukan pemberian kompres hangat warm water zack terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien colic abdomen di Klinik Al-Aziz Kota Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui desain studi kasus pada satu orang pasien colic abdomen dengan nyeri akut. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, dan dokumentasi. Intervensi keperawatan dilakukan dengan pemberian kompres hangat menggunakan warm water zack selama 10 menit sekali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri yang signifikan pada pasien setelah diberikan intervensi. Skala nyeri pasien yang awalnya pada skala 6 menurun menjadi skala 2. Intervensi kompres hangat warm water zack menunjukkan bahwa efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien colic abdomen. Penerapan kompres hangat warm water zack dapat menurunkan intensitas nyeri dari skala nyeri sedang menjadi skala nyeri ringan.
PEMBERIAN TRIPOD POSITION DAN PURSED-LIP BREATHING PADA PASIEN PPOK DENGAN POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF Wulandari, Eka Ananda Agustina Lilis; Ida Zuhroidah; Ayu Dewi Nastiti; Mokh. Sujarwadi; Dimas Hadi Prayoga; Fatimah Zahra; Nadia Rohmatul Laili
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/3fnhq480

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan masalah kesehatan global dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi, serta menjadi penyebab kematian ketiga menurut WHO pada tahun 2019. Di Indonesia, prevalensi PPOK terus meningkat dengan gejala utama sesak napas akibat pola napas tidak efektif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas tripod position dan pursed-lip breathing pada pasien PPOK di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Desain penelitian kuantitatif deskriptif eksploratif dengan pendekatan observasi. Subjek penelitian adalah seorang pasien PPOK berusia 65 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi tripod position dan pursed-lip breathing diberikan selama tiga hari, dengan penilaian kondisi respirasi melalui frekuensi napas, penggunaan otot bantu, rasio inspirasi-ekspirasi, saturasi oksigen, dan tingkat sesak berdasarkan skala Borg. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi rekam medis, kemudian dianalisis secara deskriptif. Setelah intervensi, frekuensi napas menurun dari 26 menjadi 20 kali/menit, saturasi oksigen meningkat dari 94% menjadi 99%, dan tingkat sesak berkurang dari skala Borg 6 (berat) menjadi 2 (ringan). Penggunaan otot bantu pernapasan dan flaring cuping hidung tidak ditemukan lagi, serta rasio inspirasi-ekspirasi membaik dari 1:3 menjadi 1:2. Tripod position dan pursed-lip breathing efektif memperbaiki pola napas tidak efektif pada pasien PPOK, sehingga direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan klinis.
PENGETAHUAN MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PARU Rohmah, Ulfa Nur; Kiani, Safa Tiara; Fitriani, Dhia Diana; La Ramba, Hardin
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/93yrgb44

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi di dunia. Indonesia menempati urutan kedua dengan beban TB terbesar. Mahasiswa keperawatan memiliki peran penting dalam pencegahan TB, namun pengetahuan mereka seringkali masih terbatas.Tujuan penelitian ini Adalah mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa keperawatan dalam pencegahan tuberkulosis paru. Metode yang digunakan desain deskriptif kuantitatif dengan accidental sampling. Instrumen berupa kuesioner karakteristik responden dan pengetahuan pencegahan TB. Analisis dilakukan dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini didapatkan mayoritas responden berusia 19–21 tahun (65,3%), perempuan (91,7%), bersuku Melayu (43,8%), tidak merokok (96,7%), belum mendapat vaksin BCG (74,4%), dan tidak tinggal dengan penderita TB (94,2%). Tingkat pengetahuan menunjukkan 21,5% kategori baik, 68,6% cukup, dan 9,9% rendah. Sebagian besar mahasiswa memiliki pengetahuan cukup tentang pencegahan TB paru. Hal ini menegaskan perlunya penguatan kurikulum keperawatan melalui praktik klinis, simulasi, studi kasus, dan pelatihan berbasis komunitas untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan dalam pengendalian TB.

Page 1 of 1 | Total Record : 10