cover
Contact Name
Achmad Riyanto
Contact Email
ariyanto@ub.ac.id
Phone
+62341-562454
Journal Mail Official
jtresda@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.167, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 27982386     EISSN : 27983420     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jtresda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air is a scientific journal published regularly twice per year by Water Resources Engineering Department, Universitas Brawijaya. The paper submitted in this journal covers the fields of Water Resources Information System, Water Resources Conservation, Water Resources Utilization and Efficiency, Water Structure Engineering Planning and Water Resources Engineering Basic Knowledge. The submitted paper can be a summary of research reports or scientific literature review. The language used in this journal is either English or Indonesian.
Articles 612 Documents
Analisis Stabilitas Perkuatan Lereng Sungai Jatiroto Bagian Hulu Kabupaten Lumajang dengan Menggunakan Software Geostudio Andaru Rahman Putra; Runi Asmaranto; Heri Suprijanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.016

Abstract

Peningkatan curah hujan dan debit air di area sungai Jatiroto, Kabupaten Lumajang berpotensi menyebabkan banjir dan tanggul runtuh. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merencanakan tanggul parapet guna mengurangi dampak banjir dan kerusakan tanggul. Studi analisis debit banjir rancangan dilakukan dengan menggunakan metode HSS Nakayasu. Analisis hidraulis dilakukan dengan menggunakan program HEC-RAS 5.0.7 agar mengetahui kondisi existing dan menentukan lokasi tanggul parapet. Perencanaan tanggul menggunakan Q25 tahun sebagai dasar yaitu sebesar 461,49 m3/detik. Perhitungan stabilitas dilakukan dengan menggunakan bantuan program Geostudio 2018. Hasil perencanaan didapatkan untuk tanggul A tinggi 2 m, lebar 1,4 m, kedalaman pondasi 0,25 m. Sementara di tanggul B tinggi 4 m, lebar 2,8 m, kedalaman pondasi 0,5 m. Perencanaan tanggul C tinggi 4 m, lebar 2,8 m, kedalaman pondasi 0,5 m. Dengan hasil aman terhadap segala kondisi.
Penilaian Kinerja Jaringan Irigasi Air Tanah di Daerah Oncoran SDMJ 552 Desa Purwojati Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokero Grant Walsen; Tri Budi Prayogo; Hari Siswoyo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.024

Abstract

Pada tahun 2012 Proyek Pengembangan Air Tanah (P2AT) Jawa Timur membangun sumur bor SDMJ 552 agar kebutuhan air irigasi di Desa Purwojati Kabupaten Mojokerto terpenuhi. Walaupun sudah dibangun sumur pompa seperti SDMJ 552, kurangnya sistem pengoperasian yang tepat menyebabkan sumur tersebut beroperasi kurang optimal, untuk menghindari mangkraknya SDMJ 552 pada studi ini akan dilakukan penilaian kinerja jaringan irigasi air tanah. Penilaian ini akan mencakup penilaian teknis dan non teknis berdasarkan parameter yang tercantum pada Permen PUPR No.12/PRT/M/2015. Aspek teknis yang dinilai meliputi kinerja pra sarana fisik dan sarana penunjang SDMJ 552, dimana dinilai dengan metode observasi/pengamatan di lapangan, mengukur efisiensi dari saluran irigasi, kemudian menilai produktivitas tanaman dengan menilai faktor K, realisasi luas tanam, pemenuhan kebutuhan air, produktivitas padi palawija dan nilai panen. Selain itu, wawancara akan dilakukan kepada petani terkait dengan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) untuk penilaian dari aspek sosial. Hasil penilaian indeks kinerja pada aspek teknis SDMJ 552 didapatkan nilai 87,78% untuk prasarana fisik yang termasuk dalam kategori baik dan dibutuhkan pemeliharaan secara berkala, sedangkan didapatkan nilai 40% untuk sarana penunjang dengan kategori buruk dan dibutuhkan perbaikan atau pengadaan komponen yang belum ada. Selain itu pada aspek ekonomi didapatkan nilai sebesar 89,6% untuk produktivitas tanaman dengan kategori sangat baik dan perlu dilakukan peningkatan sistem pemberian air agar produktivitas semakin optimal. Selanjutnya dari aspek sosial didapatkan nilai 49% dengan kategori buruk dan dibutuhkan upaya peningkatan kerjasama antar petani pemakai air dalam pengelolaan jaringan irigasi air tanah SDMJ 552.
Analisis Aliran Pada Terjunan Bertangga untuk Aliran Bebas dan Aliran Tenggelam Amatillah, Dhiannur; Very Dermawan; Sumiadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.118

Abstract

Setiap bangunan memiliki saluran buatan yang memiliki aliran sehingga memengaruhi debit air. Salah satunya terdapat pada bangunan terjunan. Bangunan terjunan memiliki dua tipe aliran saluran terbuka yakni aliran bebas dan aliran tenggelam. Ketika perencanaan bangunan terjunan perlu diperhatikan perilaku hidrolikanya sehingga tidak terjadi kenaikan permukaan air dengan debit yang besar. Riset berikut tujuannya guna memahami pengaruh anak tangga terhadap kehilangan energi hulu dan hilir terjunan, mengetahui kondisi kedalaman tepi terjunan tegak pada tiap anak tangga dan berbagai variasi debit, serta mengetahui pengaruh adank tangga pada terjunan tegak terhadap kedalaman konjugasi pada berbagai variasi debit. Penelitian ini menggunakan 4 model terjunan yang terbuata dari bahan kayu tanpa mengikuti skala lapangan. Pada penelitian ini memanfaatkan 5 variasi debit dan 4 variasi anak tangga. Hasil dari riset memaparkan bahwasanya jumlah anak tangga yang makin banyak membuat nilai tinggi muka air di kaki terjunan semakin relatif tinggi dan panjang loncatannya semakin pendek.
Evaluasi dan Koreksi Data Curah Hujan Satelit GPM (Global Precipitation Measurement) Terhadap Data Stasiun Hujan Observasi Di DAS Dodokan Nusa Tenggara Barat Abiyyu Putra, Adin Fath; Donny Harisuseno; Runi Asmaranto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.110

Abstract

DAS Dodokan merupakan DAS terbesar di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dalam rangka mengatasi permasalahan kebutuhan data curah hujan yang terbatas dalam segi temporal di DAS Dodokan, maka perlu dilakukan alternatif penggunaan data satelit GPM. Pada studi ini dilakukan dengan tahapan metode evaluasi, koreksi, dan validasi. Hasil ketiga tahapan metode tersebut menghasilkan nilai koefisien koreksi berdasarkan interval besaran hujan yang digunakan sebagai koefisien pengali untuk mencari data curah hujan terkoreksi. Dari hasil analisis didapatkan hasil nilai koefisien koreksi untuk interval hujan (0 – 10 mm = 0.7), untuk interval hujan (10 – 20 mm = 0.71), untuk interval hujan (20 – 50 mm = 0.715), untuk interval hujan (50 – 100 mm = 0.72), untuk interval hujan (100 – 150 mm = 0.73), dan untuk interval hujan ( > 200 mm = 0.74), serta didapatkan interpretasi hubungan data terkoreksi yang “Sangat Kuat” dari metode r, dan “Sangat Memuaskan” dari metode RSR dan NSE.
Analisis Kinerja Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Plunturan Kabupaten Ponorogo Mus Mulyadi Retang; Dian Noorvy Khaerudin; Suhudi; Pamela Dinar Rahma
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.119

Abstract

Desa Plunturan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo terdapat Daerah Irigasi Plunturan yang luas operasionalnya 18 hektar. Kebutuhan air untuk pertanian memerlukan infrastruktur irigasi yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas dan efisiensi aset jaringan irigasi Daerah Irigasi Plunturan. Sesuai dengan Kinerja Pengelolaan Aset Elektronik dan Sistem Pengairan (e-PAKSI) dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 12/PRT/2015, penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan mekanisme survei berbasis e-PAKSI, data indeks kinerja sistem irigasi (IKSI) dan survei pengelolaan aset irigasi (PAI) dikumpulkan mulai dari tahapan jaringan irigasi sekunder hingga tersier. Sebelas ruas saluran dan empat belas sarana irigasi yang masing-masing mempunyai cirri khas membentuk jaringan irigasi Daerah Irigasi Plunturan, menurut data PAI. Nilai kondisi aset saluran sebesar 72,12% dan nilai kondisi aset bangunan irigasi jika dianggap bersama-sama termasuk dalam kelompok kondisi Sedang. Nilai kondisi aset saluran diketahui sebesar 56,24%. Kinerja jaringan irigasi Daerah Irigasi Plunturan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Dengan skor kinerja sebesar 63,79%, sistem irigasi primer tergolong memerlukan pemeliharaan cepat, sedangkan sistem irigasi tersier masuk dalam kategori sama dengan nilai kinerja sebesar 53,42%. Temuan kajian data IKSI menguatkan kesimpulan tersebut. Jika pelayanan pengoperasian dan pemeliharaan irigasi buruk, jaringan irigasi tidak terpelihara dengan baik. Tanggung jawab pemeliharaan meliputi melakukan pemeliharaan rutin dan sporadic serta perbaikan dan pemeliharaan kecil dan besar.
Analisis Efisiensi Saluran Irigasi Pada Kejuron Kepanjen, Daerah Irigasi Molek, Kabupaten Malang Prasetyo, Argo Nugroho; Tri Budi Prayogo; Sri Wahyuni
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.120

Abstract

Daerah Irigasi Molek, Malang, Jawa Timur menjadi daerah irigasi kedua terluas di Malang dan memiliki tingkat produktifitas pertanian yang cukup tinggi dengan banyaknya saluran pembawa air irigasi. Air yang disalurkan dari hulu ke hilir berpotensi berubah, hal ini bisa saja disebabkan oleh kehilangan air karena evaporasi, rembesan, hingga pengambilan air secara ilegal. Studi ini dilakukan untuk mengetahui apakah Saluran Primer dan Saluran Sekunder C memiliki tingkat efisiensi yang tinggi dengan cara analisis debit inflow dan outflow. Serta mengetahui kinerja irigasi kedua saluran tersebut dengan melakukan penilaian bangunan dan saluran menggunakan Permen PU No.12/PRT/M/2015. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa efisiensi dan kinerja Saluran Primer sebesar 89,758% dan 87,375%. Sedangkan efisiensi serta kinerja saluran Sekunder adalah 94,411% dan 90,775%. Hanya efisiensi Saluran Primer yang belum memenuhi ketentuan Kriteria Perencanaan Irigasi 03. Disamping itu kinerja irigasi kedua saluran tersebut telah sesuai dengan ketentuan.
Analisa Hidrodinamika Di Perairan PLTU Palu-3 Dengan Menggunakan Aplikasi Numerik Delft3D Riyadi, Bagus; Sisinggih, Dian; Sajali, Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.111

Abstract

Analisa di Perairan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Palu-3 ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi numerik Delft3D mempunyai tujuan untuk mengetahui pola hidrodinamika. Aspek-aspek hidrodinamika seperti, pola arus, pasang surut, gelombang, dan sedimentasi dilakukan dengan pendekatan metode numerik dalam mengetahui dan mengevaluasi pola aktifitas hidrodinamika di PLTU Palu-3. Pemodelan pasang surut menjadi parameter pembangkit utama dalam memahami perubahan ketinggian muka air secara periodik dengan memvalidasikan data observasi dengan pemodelan bedasarkan nilai RMSE = 0,043 m dan MAE = 0,0016 m. Analisa gelombang dilakukan untuk memahami pola distribusi ketinggian dan arah gelombang di perairan tersebut. Selain itu analisa sedimentasi untuk mengetahui pergerakan sedimen di sekitar perairan dengan pasang surut dan gelombang sebagai pembangkit pergerakan tersebut. Pengaruh sedimentasi terhadap perubahan morfologi sangat berpengaruh terhadap perubahan kedalaman perairan dan perubahan struktur bawah laut. Penggunaan aplikasi numerik Delft3D memberikan gambaran terhadap pemodelan berkaitan dengan fenomena hidrodinamika yang terjadi. Analisa ini memberikan pemahaman terhadap perencanaan dan pemeliharaan di sekitar perairan PLTU Palu-3. Perencanaan tersebut akan direalisasikannya terhadap pembangunan pengamanan pantai untuk menjamin bahwa ancaman seperti erosi dan sedimentasi dapat terelisasikan dengan adanya pembangunan Breakwater dan Revetment.
Studi Perencanaan Dan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih Di Daerah Reservoir Unit Beji Kabupaten Pasuruan Muhammad Azhar Thirafi Say; Very Dermawan; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.112

Abstract

Pembangunan distribusi air bersih di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan oleh PDAM Giri Nawa Tirta belum sepenuhnya terjangkau. Dalam rangka menunjang dan meningkatkan pelayanan distribusi tersebut, dilakukan perencanaan sistem jaringan air bersih di Desa Cangkringmalang dan Desa Gununggangsir melalui reservoir Unit Beji yang memiliki kapasitas tampungan sebesar 1200 m3 debit pengaliran maksimal sebesar 70liter/detik. Perencanaan ini menggunakan program EPANET dan simulasi pengembangan jaringan distribusi air bersih dengan proyeksi 15 tahun (2022-2037) untuk mendapatkan analisa perhitungan kebutuhan air rata-rata. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan air rata-rata di tahun 2037 di kedua desa yaitu Desa Cangkringmalang sebesar 8,36 liter/detik dan Desa Gununggangsir sebesar 5,67 liter/detik. Dengan jumlah penduduk terlayani di kedua desa sebesar 17.351 jiwa. Analisis biaya (RAB) untuk pembangunan jaringan air bersih di daerah Reservoir Unit Beji Kabupaten Pasuruan adalah sebesar Rp 4.861.747.405. dengan jumlah total dibulatkan sebesar Rp 4.861.748.000
Studi Perencanaan Jaringan Air Bersih di Dusun Batur, Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo Siswoko, Bintang; Runi Asmaranto; Emma Yuliani
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.113

Abstract

Makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup tanpa air, dan saat ini belum ada cairan yang dapat menggantikan peran air, sehingga air dapat dikatakan sebagai sumber kehidupan. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih, maka Pemerintah Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo akan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat Dusun Batur, Desa Pelem. Tujuan studi ini untuk mengetahui kebutuhan air Dusun Batur sampai tahun 2032, kapasitas reservoir, perencanaan jaringan air bersih dengan aplikasi software WaterCAD V8i. Metode yang digunakan pada studi ini yaitu dilakukan dengan mengumpulkan data jumlah penduduk, peta kontur, dan debit sumur bor air yang berada di Dusun Batur, Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Hasil rata-rata kebutuhan air pada jam puncak di Dusun Batur yaitu sebesar 1,424 liter/detik. Hasil running jaringan menggunakan software WaterCAD V8i, bahwa sistem perpipaan berjalan dengan baik dan optimal. Pipa yang digunakan pada studi ini yaitu berjenis PVC dengan diameter pipa 1 inci dan 2 inci. Serta volume bangunan tandon yang didapatkan yaitu 24 m3. Hasil simulasi kondisi hidrolis dari segi tekanan, kecepatan, headloss gradient tersebut telah memenuhi standar yang telah ditetapkan. Anggaran biaya total yang digunakan yaitu sebesar Rp 867.179.047,00.
the Studi Perencanaan Distribusi Air Bersih Di Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo Menggunakan Software WaterCAD V8i Hadi, rafli mas; Sumiadi; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.137

Abstract

Seiring berkembangnya suatu wilayah populasi penduduk juga semakin bertambah yang kemudian diikuti meningkatnya kebutuhan air bersih. Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo memiliki permasalahan dimana ketersediaan air bersih yang tidak sebanding dengan kebutuhannya sehingga pada saat musim kemarau masyarakat mengalami krisis akan air bersih. Pemanfaatan air tanah merupakan salah satu upaya untuk menambah sumber pasokan air guna memenuhi kebutuhan akan air bersih. Pendugaan air tanah dilakukan dengan metode geolistrik dan untuk pendistribusian air bersih direncanakan dengan program WaterCAD v8i. Dari analisa geolistrik pada tiga titik duga menghasilkan lapisan tuf, breksi-lava dan aglomerat pada lokasi studi. Potensi debit air tanah dihitung dengan metode Darcy dan menghasilkan debit sebesar 6.18 l/dt. Pendistribusian air bersih bersumber dari sumur bor dengan menggunakan pompa submersible, tandon, serta pipa berbahan PVC. Berdasarkan Permen PU No. 18/PRT/M/2007, hasil analisa dari segi aspek hidolika sudah memenuhi kriteria dengan nilai kecepatan berkisar 0.1 -2.5 /dt, headloss gradient berkisar 0,125- 3,829 m/km dan nilai tekanan berkisar 0,4 -7,38 atm.