cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Pengembangan Media Papan Putar Nusantara pada Materi Keragaman Pakaian Adat di Indonesia untuk Kelas IV SD Devia Luthfi Oktaviani; Sumardi Sumardi; Akmad Nugraha
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.366 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.26462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media Papan Putar Nusantara layak digunakan pada pembelajaran IPS kelas IV SD. Pembelajaran IPS masih kurang dalam penyediaan media pembelajaran di sekolah dasar, IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang bertujuan untuk bermasyarakat yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan dalam pemahaman pada pembelajaran IPS memerlukan sumber untuk memudahkan menerima materi, manarik perhatian serta dapat memotivasi peserta didik dalam menerima materi. Sehingga peserta didik memerlukan media sebagai sumber belajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan menggunakan metode penelitian Design Based Research. Pengembangan ini sudah dikatakan layak dibuktikan dari hasil yang divalidasi leh ahli Materi dan media, serta Pedagogik dengan menunjukkan materi yang digunakan sesuai dengan Kompetensi Dasar, sesuai dengan media yang dikembangkan pada materi Keragaman Pakaian Adat di Indonesia dikembangkan sesuai dengan perkembangan peserta didik, dengan kompetensi Dasar, sederhana, aman untuk digunakan, menarik perhatian peserta didik, warna menarik dan jelas. Pengumpulan data dilakukan dengan Uji coba awal dilakukan dengan studi pendahuluan melalui kegiatan observasi dan wawancara kepada guru kelas IV, serta validator ahli materi dan validator media. Uji coba lapangan awal, revisi produk, uji coba lapangan, hasil uji coba pelaksanaan, dan penyempurnaan produk menunjukkan bahwa pengembangan media Papan Putar Nusantara menarik perhatian, petunjuk penggunaan jelas, mudah untuk digunakan, bahan yang dibuat aman, dan tepat untuk digunakan pada meteri Keragaman Pakaian Adat di Indonesia.
Desain Didaktis Konsep Luas Daerah Persegi Melalui Permainan Tradisional Dam-daman di Sekolah Dasar Anugerah Anugerah; Epon Nur'aeni L; Hodidjah Hodidjah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.877 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.13147

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hambatan belajar yang dialami oleh siswa pada materi konsep luas daerah persegi. Hambatan belajar tersebut terkait keterbatasan konteks yang dialami siswa pada saat pertama kali mempelajari konsep luas daerah persegi sehingga pemahaman konsep luas daerah persegi tidak dimiliki oleh siswa secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah desain didaktis pada pembelajaran konsep luas daerah persegi melalui permainan tradisional dam-daman. Permainan tradisional dam-daman mengandung aspek matematis geometri yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi konsep luas daerah persegi. Permainan tradisional dam-daman merupakan salah satu permainan tradisional yang menyerupai papan catur yang dimainkan oleh dua orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap analisis situasi didaktis sebelum pembelajaran yang bentuknya berupa Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dan Antisipasi Didaktis Pedagogis (ADP), analisis metapedadidaktis, analisis retrospektif yang mengaitkan hasil analisis situasi didaktis hipotesis dengan hasil analisis metapedadidaktik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik triangulasi (gabungan) yang menggabungkan data dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Proses pengembangan desain didaktis  berupa bahan ajar dilaksanakan di SDN 1 Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya dan SDN 1 Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Desain didaktis dikembangkan melalui permainan tradisional dam-daman pada materi konsep luas daerah persegi. Penelitian ini menghasilkan data mengenai hambatan belajar siswa pada materi konsep luas daerah persegi, desain didaktis yang dapat mengatasi hambatan belajar siswa pada materi konsep luas daerah persegi, dan implementasi desain didaktis konsep luas daerah persegi dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Media Kartu Permainan Uno Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Membandingkan Pecahan Sederhana Novita Dwi Lestari; Yusuf Suryana; Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.788 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7143

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa tentang materi membandingkan pecahan sederhana. Siswa masih kesulitan untuk memahami mana pecahan “lebih besar”, “lebih kecil” atau “sama dengan”. Selain itu, siswa juga masih kurang paham dengan tanda pertidaksamaan yang menunjukkan perbandingan pecahan. Hal ini disebabkan kurang adanya media pembelajaran dalam proses pembelajaran membandingkan pecahan sederhana. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya media pembelajaran. Berdasarkan studi literatur, media kartu permainan uno cocok digunakan pada materi membandingkan pecahan sederhana. Melalui media kartu permainan uno, maka siswa akan belajar matematika lebih mudah dan menyenangkan. Rumusan masalah secara umum dalam penelitian ini mengangkat bagaimana pengaruh media kartu permainan uno terhadap hasil belajar siswa pada materi membandingkan pecahan sederhana. Sedangkan, tujuan penelitian secara umum adalah mendeskripsikan pengaruh media kartu permainan uno terhadap hasil belajar siswa pada materi membandingkan pecahan sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan bentuk nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah kelas III-A dan III-B SDN 1 Lewo Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi membandingkan pecahan sederhana menggunakan media kartu permainan uno lebih baik daripada hasil belajar siswa tanpa menggunakan media kartu permainan uno.  Kata kunci: Media kartu permainan uno; hasil belajar siswa; membandingkan pecahan sederhana.
Efektivitas Literasi Keluarga Dalam Mendukung Aktivitas Belajar Anak Di Rumah Nova Yunita; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 1 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.511 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i1.53050

Abstract

Analisis Komunikasi Matematis Siswa Kelas III Sekolah Dasar pada Penyelesaian Soal Cerita Materi Pengukuran Berat Benda Maudi Lestari; Karlimah Karlimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.085 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i1.32718

Abstract

Fakta dilapangan menunjukkan bahwa pemahaman siswa dalam menyelesaikan masalah pada matematika masih rendah. Hal ini terlihat dalam hasil pengerjaan penyelesaian soal cerita yang dikerjakan oleh siswa, belum mampu memunculkan komunikasi matematis dengan indikator dan cara penyelesaian yang telah ditentukan. Untuk itu, peran guru dalam membantu siswa untuk meningkatkan komunikasi matematis ini sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas III SD dalam penyelesaian soal cerita materi pengukuran berat benda secara lengkap sesuai indikator yang ditentukan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dengan fokus penelitian pada isi komunikasi secara keseluruhan baik tersurat maupun tersirat. Penelitian ini melibatkan guru kelas III dan siswa kelas III SDN 5 Manonjaya sebanyak 13 orang siswa, yang dilakukan secara BdR (Belajar dari Rumah) dimasa covid 19. Teknik pengumpulan data, berupa pemberian angket tertutup pada guru dan siswa, tes dan dokumentasi. Temuan yang didapat menunjukkan bahwa dari 4 indikator yang diteliti 1 diantaranya indikator yang tidak dapat dimunculkan oleh siswa yaitu melakukan pengecekkan kembali dari semua langkah yang dikerjakan pada penyelesaian soal cerita dengan cara lain, sehingga kemampuan komunikasi matematis siswa kelas III SD pada penyelesaian soal cerita materi pengukuran berat benda masih kurang.
PENGGUNAAN GADGET DALAM PROSES PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR Gin Gin Ginanjar; Kosasih Kosasih; Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.548 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7386

Abstract

Penelitian ini dilandasi adanya penggunaan gadget dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial oleh siswa kelas V, dengan tujuan meningkatkan proses pembelajaran siswa dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrifsikan penggunaan gadget dalam proses pembelajaran IPS siswa kelas V SDN II Panumbangan Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Partisipan sebanyak 17 siswa kelas V SD Negeri II Panumbangan. Pengumpulan data melalui lembar observasi, wawancara dan angket, pengolahan data diselesaikan melalui pendekatan data kualitatif,. Frekuensi penggunaan gadget pada siswa kelas V SDN II Panumbangan rata-rata tergolong sedang. Proses pembelajaran  IPS siswa kelas V SDN II Panumbangan rata-rata tergolong sangat baik. Upaya guru dalam meningkatkan proses pembelajaran IPS siswa kelas V SDN II Panumbangan dengan menggunakan gadget adalah melalui peningkatan personal sosial siswa, optimalisasi pengaruh teman dekat, memberikan gambaran positif dan negatif, menyusun langkah dan Jadwal kegiatan. Kata kunci: Gadget, Proses Pembelajaran IPS.Siswa.
Systematic Literature Review:Teori Van Hiele dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Geometris Siswa Sekolah Dasar Ulfi Silmi; Dindin Abdul Muiz L
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.999 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i2.53166

Abstract

PENGARUH METODE KARYA WISATA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG EKONOMI MASYARAKAT SEKITAR Via Widia; Dian Indihadi; Rustono WS
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.685 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.5099

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya hasil belajar siswa tentang ekonomi daerah sekitar dengan penggunaan metode karya wisata, materi yang disampaikan mengenai ekonomi daerah sekitar hanya terpaku pada buku sumber, sehingga siswa tidak tahu perekonomian apa yang ada di daerahnya tersebut, khususnya di daerah kawalu yang terkenal akan kerajinan bordir. Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan metode karya wisata pada pembelajaran ekonomi daerah sekitar dalam mata pelajaran IPS. Alasan penggunaan metode karya wisata  dalam pembelajaran IPS diantaranya untuk membantu siswa mengetahui perekonomian apa saja yang ada di daerahnya tersebut secara nyata, dan siswa dapat mengetahui bordir sebagai salah satu kearifan lokal yang ada di daerah kawalu Kota Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) hasil  belajar siswa sebelum menggunakan metode karya wisata tentang ekonomi daerah sekitar di kelas IV; 2) hasil belajar siswa sesudah menggunakan metode karya wisata tentang ekonomi daerah sekitar di kelas IV; 3) perbandingan hasil belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan metode karya wisata tentang ekonomi daerah sekitar di kelas IV. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen bentuk control one group pretest-posttest design dengan pendekatan kuantitatif. Dengan populasi siswa kelas IV SD Negeri 2 Kawalu di kecamatan Kawalu berjumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh gambaran hasil belajar siswa dilakukan dengan tes soal pilihan ganda mengenai ekonomi daerah sekitar. Hasil penelitain menunjukan bahwa: 1.) Hasil belajar siswa tentang ekonomi daerah sekitar sebelum menggunakan metode karya wisata masih ada siswa yang berada pada kategori sangat rendah 2.) hasil belajar siswa setelah menggunakan metode karya wisata, yaitu sebagian siswa berada pada kategori tinggi dan kategori sangat tinggi 3.) terdapat pengaruh dari penggunaan metode karya wisata terhadap hasil belajar siswa tentang ekonomi daerah sekitar.
Buku Cerita Makanan Tradisional “Kue Serabi” sebagai Bahan Pembelajaran Membaca Lanjut di SD Dini Nuraeni; Aan Kusdiana; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.096 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i1.32918

Abstract

Tasikmalaya merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki berbagai macam kebudayaan. Keanekaragaman kebudayaan dapat menjadi ciri khas suatu daerah, yakni makanan tradisional salah satunya kue surabi. Berdasarkan survey, pengetahuan anak-anak tentang makanan kue surabi lebih rendah dibandingkan dengan pengetahuan mahasiswa dan masyarakat umum. Pada usia sekolah dasar pemberian pengetahuan terutama yang berkaitan dengan budaya kehidupan di sekitarnya, akan lebih mudah jika diterapkan melalui cerita anak. Cerita anak yang relevan untuk siswa Sekolah Dasar harus berdasarkan pada kurikulum. Kurikulum 2013 (revisi) buku cerita anak harus relevan dengan tujuan pendidikan dan konteks budaya. Namun faktanya hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa tidak ada bahan bacaan cerita anak yang mengandung konteks makanan tradisional khas Tasikmalaya. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan pengembangan yang menghasilkan produk berupa buku cerita anak tentang makanan tradisional kue surabi khas Tasikmalaya dengan menggunakan metode penelitian educational design research model reeves. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Produk awal dinyatakan layak setelah diujicoba berdasarkan hasil validasi ahli. Uji coba dilakukan di SDN Mekarsari. Hasil uji coba menunjukan bahwa buku cerita anak tentang makanan tradisional khas Tasikmalaya yang dikembangkan telah baik dan dapat menjadi alternatif solusi bagi guru dalam pemilihan bahan bacaan. Produk akhir berupa buku cerita anak tentang makanan tradisional kue surabi khas Tasikmalaya untuk siswa Sekolah Dasar, dengan judul “Warung Surabi Nini.”
Pengaruh Model Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Mengenal Ekspor Dan Impor Di Indonesia Suci Wening Nastiti; Hodidjah Hodidjah; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.778 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12614

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan yang peneliti lakukan melalui wawancara dengan guru kelas VI yang menyatakan bahwa proses pembelajaran khususnya dalam mata pelajaran IPS masih terdapat berbagai masalah diantaranya siswa cenderung pasif dan siswa susah diajak untuk mengajukan pertanyaan, siswa hanya diam dan hanya mendengarkan materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Selain itu, siswa juga menganggap bahwa bidang studi IPS kurang menarik bahkan cenderung membosankan karena guru memberi materi pembelajaran hanya dengan menggunakan metode ceramah dan penugasan tanpa ada variasi lain. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti memilih model mind mapping berdasarkan studi pustaka yang telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas VI SDN 1 Nagarasari Kota Tasikmalaya. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian yaitu nonequivalent control group design. populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 1 Nagarasari serta sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI B sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VI C sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi dan tes, adapun instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan soal berupa pilihan ganda. Analisis data kuantitatif menggunakan Microsoft Excel 2013, Anates V.4 dan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh informasi bahwa model mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model mind mapping dibandingkan dengan kelas yang tanpa menggunakan model mind mapping.